Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search
Journal : REKA INTEGRA

Algoritma Penjadwalan Job Shop Kelompok Mesin Homogen dan Heterogen Menggunakan Variable Neighborhood Descent with Fixed Threshold Menggunakan Kriteria Minimasi Makespan UTOMO, MALINDA MULYAWATI; Imran, Arif; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.839 KB)

Abstract

Makalah ini membahas penjadwalan job shop kelompok mesin homogen dan heterogen menggunakan algoritma variable neighborhood descent (VND) with fixed threshold dengan kriteria minimasi makespan. Tahap-tahap yang dilakukan dalam algoritma ini yaitu tahap konstruksi yang diperbaiki dengan menggunakan local serach. Pada tahap kostruksi, inisial solusi dibangkitkan dengan penjadwalan non delay, setelah itu jadwal tersebut diperbaiki pada tahap local search dimana local search yang digunakan adalah exchange dan insert terhadap struktur neighborhood secara deterministik. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data-data dari literatur. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sama dengan peneletian sebelumnya yang dilakukan oleh Putra (2010). Kata kunci: Job shop, kelompok mesin, variable neighborhood descent with fixed threshold Abstract This papper discusses the scheduling of job shop with machine groups homogen and heterogen using variable neighborhood descent (VND) with fixed threshold for the makespaan minimization criteria. The stage are performed on this algorithm, namely the construction phase is improved by using of local serach. At this stage of constructs, the initial scheduling solution generated by the non-delay, after which the schedule is fixed at a stage where local search local search is used to exchange and insert process of deterministic structure in neighborhood. The data used in this papper is the data form the literature. The results obtained from this study together with the previous intensive search conducted by Putra (2010). Keywords: Job shop, machine groups, variable neighborhood descent with fixed threshold
Algoritma Variable Neighborhood Descent with Fixed Threshold untuk Keseimbangan Lintasan Perakitan Paralel dengan Kriteria Minimisasi Jumlah Stasiun Kerja Agustin, Tika; Zaini, Emsosfi; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.003 KB)

Abstract

ABSTRAK Keseimbangan lintasan perakitan merupakan masalah proses penempatan elemen kerja pada setiap stasiun kerja tanpa melanggar precendence constraint dan waktu siklus. Pada permasalahan ini lintasan yang diteliti yaitu lintasan perakitan paralel. Metode yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah VND with fixed threshold. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengembangkan algoritma keseimbangan lintasan perakitan paralel menggunakan metode VND with fixed threshold dengan kriteria minimisasi jumlah stasiun kerja. Langkah yang dilakukan pada penelitian ini yaitu menggunakan perhitungan rank position weight (RPW) untuk initial solution. Pada tahap 2 yaitu local search terdiri dari proses exchange dan insert agar dapat meminimasi jumlah stasiun kerja. Algoritma usulan yang diuji menggunakan 3 skenario. Skenario 1 bertujuan untuk menguji cara kerja algoritma usulan, Skenario 2 dan Skenario 3 bertujuan untuk menguji keandalan algoritma usulan. Pada Skenario 1 mendapatkan hasil yang sama dengan literatur, pada Skenario 2 mendapatkan hasil yang lebih baik dari literatur, sedangkan pada Skenario 3 mendapatkan hasil yang tidak lebih baik dari literatur. Kata kunci: keseimbangan lintasan, paralel, VND with fixed threshold ABSTRACT The balance of the line assembly is a matter of the work placement element at each work station without breaking precendence constraint and cycle time. In this issue examined the line path parallel assembly. The method used in the final project is VND with fixed threshold. The purpose of this research is to develop algorithms balance trajectory parallel assembly VND method with fixed threshold criteria minimization of the number of work stations. Steps taken in this research is to use the calculation rank position weight (RPW) for the initial solution. In phase 2 which consists of local search and insert exchange process in order to minimize the number of work stations. Proposed algorithm is tested using three scenarios. Scenario 1 aims to examine how the proposed algorithm, Scenario 2 and Scenario 3 aims to test the reliability of the proposed algorithm. In Scenario 1 get the same results with the literature, in Scenario 2 get better results from the literature, whereas in Scenario 3 to get better results from the literature. Keywords: line balancing, parallel, VND with fixed threshold
Pembentukan Rute Distribusi Menggunakan Metode Nearest Neighbor dan Perbaikan Tur Menggunakan Metode 1-Insertion BENGE, EMILIANA HOSTYA R.; Imran, Arif; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.586 KB)

Abstract

PT Panca Lestari Primamulya merupakan salah satu distributor produk Mayora di kota Bandung. PT Panca Lestari Primamulya menggunakan pengalamannya dalam mengirimkan produk ke toko-toko karena tidak memiliki perencanaan kendaraan sebelumnya. Permasalahan yang dihadapi oleh PT Panca Lestari Primamulya dalam mendistribusikan produknya adalah banyaknya jumlah toko yang dikunjungi (51 toko), jarak antara toko dan distributor yang berjauhan, kapasitas kendaraan sebesar 620 karton dan adanya keterbatasan waktu kerja yaitu 8 jam kerja. Dengan kata lain, PT Panca Lestari Primamulya memiliki permasalahan Vehicle Routing Problem (VRP). Metode penyelesaian VRP yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma nearest neighbor dan 1-insertion. Nearest Neighbor menghasilkan solusi awal pembentukan rute, sedangkan 1-insertion memperbaiki solusi yang dihasilkan oleh metode nearest neighbor . Kata Kunci: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbor, 1-insertion. ABSTRACT PT Panca Lestari Primamulya is one of Mayora’s product distributor in Bandung city. PT Panca Lestari Primamulya uses its experience in delivering the product to the stores because they do not have a vehicle prior planning. Problems faced by PT Panca Lestari Primamulya in distributing their products is the large number of stores visited (51 stores), the distance between the store and the distributor apart, the vehicle capacity of 620 cartons and the limited working time is 8 hours. Or in other words, PT Panca Lestari Primamulya have Vehicle Routing Problem (VRP). VRP settlement method used in this study is the nearest neighbor algorithm and  1-insertion. Nearest Neighbor result in the formation of the initial solution, while the 1-insertion repair solution generated by the nearest neighbor method. Keyword: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbor, 1-insertion
Penentuan Rute Distribusi Es Balok Menggunakan Algoritma Nearest Neighbour dan Local Search (Studi Kasus di PT. X) HUTASOIT, CLAUDYA SANIN; Susanty, Susy; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.652 KB)

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bertugas mendistribusikan es balok kepada pelanggan dalam lingkup Daerah Pelabuhanratu dan sekitarnya. Persoalan yang diteliti yaitu rute pendistribusian dari distributor kepada pelanggan. Rute pendistribusian sebelumnya dilakukan berdasarkan intuisi sehingga rute pendistribusian belum optimal dan pelanggan tidak dapat dilayani dalam satu hari. Persoalan pendistribusian ini akan diselesaikan dengan metode Nearest Neighbour dan diperbaiki oleh Local Search dengan harapan didapatkan rute terpendek. Cara kerja metode Nearest Neighbour adalah pemilihan lokasi pelanggan berdasarkan jarak terdekat dari lokasi terakhir dan perbaikan solusi dilakukan dengan menggunakan Local Search (insertion intra-route (1-0)) dengan memindahkan posisi satu pelanggan dalam satu rute sehingga dihasilkan rute distribusi yang baik. Kata kunci: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Local Search, Insertion Intra-Route (1-0). Abstract PT. X is a depot who distribute ice to customers in scope city of Pelabuhanratu and around. The issues examined are routes of distribution from the distributor to the customers. The route of the distribution before is based on the intuition so the route of the distribution are not optimal and the customers cannot served in one day. This problem is solved with Nearest Neighbour method and Local Search. Nearest Neighbour is a method that select the nearest distance from the last a customers location and this solution will be completed with Local Search (insertion intra-route (1-0)) that relocate one node in same route thus produced good route distribution. Keywords: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Local Search, Insertion Intra-Route (1-0).
Algoritma Guided Greedy Randomized Adaptive Search Procedures with Fixed Threshold untuk Keseimbangan Lintasan Perakitan U-Shaped dengan Kriteria Minimisasi Jumlah Stasiun Kerja Putra, Khairan Adi; Imran, Arif; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.668 KB)

Abstract

ABSTRAK Assembly line balancing (ALB) adalah suatu penugasan penempatan pekerjaan pada stasiun kerja yang saling berhubungan antar lintasan produksi untuk memenuhi target laju produksi. Pada penelitian ini akan dibahas keseimbangan lintasan perakitan U-shaped dengan kriteria minimisasi jumlah stasiun kerja. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dikembangkan algoritma Guided GRASP with Fixed Treshold. Pengujian algoritma usulan dilakukan dengan menggunakan tiga skenario, Skenario 1 menggunakan set data Scholl (1999) dengan  n  = 12, Skenario 2 menggunakan set data Jackson (1956) dalam Rahayuningtyas (2011) dengan n = 11, Skenario 3 menggunakan set data Baykasoglu (2006) dengan n = 12. Skenario 1 menghasilkan solusi yang sama dengan hasil yang telah dipblikasikan, sedangkan skenario 2 dan 3 menghasilkan solusi yang lebih baik dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Kata Kunci: Keseimbangan Lintasan, U-shaped, Guided GRASP, Fixed Threshold ABSTRACT Assembly line balancing (ALB) is a job placement assignment on workstations that are interconnected across the line to meet the production rate. The discussion carried out in this study is about the balance of the line assembly using U-shaped with a minimization criterion number of work stations. The Guided GRASP with Fixed Treshold algorithm is developed to tackle this problem. The proposed algorithm is tested by using three scenarios, Scenario 1 using data set from Scholl (1999) with n = 12, Scenario 2 using data set from Jackson (1956) in Rahayuningtyas (2011) with n = 11, Scenario 3 using data set from Baykasoglu (2006) with n = 12. Scenario 1 produces the same solution while scenario 2 and 3 produces a better solution than the research that has been done before. Keywords: Line Balancing, U-shaped, Guided GRASP, Fixed Threshold
Model Simulasi Sistem Antrean Elevator NASHRULHAQ, MOCHAMAD IQBAL; Nugraha, Cahyadi; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.498 KB)

Abstract

Sistem antrean elevatorterdiri dari proses kedatangan penumpang untuk dilayani elevator, menunggu dilayani jika elevator sibuk, mendapatkan pelayanan, dan kemudian meninggalkan sistem setelah dilayani. Sistem antrean elevator merupakan sebuah sistem yang kompleks sehingga sulit untuk dianalisis performansinya dengan menggunakan model matematika analitik. Makalah ini menyajikan suatu model simulasi untuk menganalisis sistem antrean elevator. Model simulasi tersebut dikembangkan dalam perangkat lunak Arena dan telah dilakukan verifikasi, pengujian logikanya, serta telah dikembangkan sampai dengan sistem yang terdiri dari tiga elevator dan delapan lantai. Model masih bisa dikembangkan lagi untuk jumlah elevator paralel, jalur antrean, dan jumlah lantai yang lebih banyak. Model simulasi ini menghasilkanoutput ukuran performansi yang terdiri dari ekspektasi waktu tunggu, ekspektasi panjang antrean, dan utilisasi elevator, yang dapat digunakan untuk menganalisis beberapa alternatif rancangan sistem layanan elevator. Kata kunci: Antrean, Elevator, Model, Simulasi ABSTRACT The elevator queueing system comprises the arrival process of passangers to be served by the elevators, waiting to be served if the elevators are busy, getting service, and then leaving the system after being served. The elevator queueing system is a complex system that is difficult to be analyzed by using an analytical mathematical model. This paper presents a simulation model for analyzing elevator queueing system. This simulation model is developed in the Arena software and has been verified, logically tested, and extended to model a system with three elevators and eight floors. The model is possible to be extended to include more numbers of parallel elevators, queueing lines, and floors.This simulation model has outputs of performance measures that consists of expected waiting time, expected queue length, and elevators utilization, which can be used for analyzing some design alternatives of elevator service system. Keywords: Queue, Elevator, Model, Simulation
Algoritma Variable Neigborhood Descent with Fixed Threshold untuk Keseimbangan Lintasan Perakitan Mixed Model Dengan Kriteria Minimisasi Jumlah Stasiun Kerja Yuniar, Renita; Imran, Arif; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.507 KB)

Abstract

Keseimbangan lintasan perakitan mixed model adalah lintasan produksi dimana berbagai macam model produk yang dirakit memiliki karakteristik serupa. Produk yang dihasilkan dalam MMAL biasanya memiliki perbedaan dalam jumlah produksi, isi kerja, dan waktu perakitan tergantung pada model.Tujuan dari model tersebut adalah menugaskan elemen kerja ke dalam beberapa stasiun kerja dengan memperhatikan hubungan precedence. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah algoritma variable neighborhood descent with fixed threshold. Variable Neighborhood Descent (VND) with fixed threshold adalah algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan optimasi kombinatorial dengan cara melakukan perubahan pada struktur neighborhood. Setiap perubahan struktur neighborhood yang menghasilkan nilai yang lebih baik dari sebelumnya atau lebih kecil tetapi masih dalam batas ambang threshold maka diterima dan digunakan untuk iterasi selanjutnya. Perubahan struktur neighborhood ini dilakukan dengan cara exchange dan insert.   Kata kunci: Assembly Line Balancing, Variable Neighborhood Descent, Threshold Accepting, Mixed Model ABSTRACT Mixed model assembly line (MMAL) is a line production of a variety of models that are assembled product with similar characteristics. Products who produced in MMAL usually have a difference in the amount of production, the content of work, and assembly time depends on the model. The goal is to assign work elements into multiple work stations with respect to precedence relationships. The method used in this research was variable neighborhood descent algorithm with fixed threshold. Variable neighborhood descent (VND) algorithm with fixed threshold is used to solve combinatorial optimization problems by making changes to the structure of the neighborhood. Any changes in neighborhood structure that produces a better value than before or smaller but still within the acceptable threshold and the threshold used for the next iteration. Changes in the structure of neighborhood are done by way of exchange and insert.   Keyword: Assembly Line Balancing, Variable Neighborhood Descent, Threshold
Penentuan Rute Distribusi CV. IFFA Menggunakan Metode Nearest Neighbour dan Local Search Mukhsinin, Ali; Imran, Arif; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.711 KB)

Abstract

CV. IFFA merupakan distributor produk sanitary. CV. IFFA sering mengalami keterlambatan dalam proses pengiriman barang yang seherusnya berlangsung selama satu hari. Permasalahan distribusi yang dihadapi CV. IFFA merupakan permasalahan Vehicle Routing Problem (VRP). VRP merupakan permasalahan penentuan rute untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan terbatasnya kapasitas kendaraan. Metode penyelesaian permasalahan VRP yang digunakan adalah algoritma nearest neighbour dan algoritma local search. Variabel permasalahan VRP yang digunakan adalah time windows, single depot, single trips, dan waktu istirahat. Ruang lingkup penelitian adalah Vehicle Routing Problem with Time Windows (VRPTW) tanpa waktu istirahat dan VRPTW dengan waktu istirahat. Berdasarkan analisis dari perhitungan, total waktu penyelesaian VRPTW tanpa waktu istirahat adalah 2027,826 menit sedangkan total waktu penyelesaian VRPTW dengan waktu istirahat adalah 2006,652 menit. Hal tersebut dikarenakan waktu operasi VRPTW tanpa istirahat terlalu lama dan dengan penambahan waktu istirahat pada VRPTW dengan waktu istirahat dapat mendekati waktu operasi yang optimal. Kata kunci: Vehicle Routing Problem with Time Windows, Nearest neighbour, Local Search, dan sanitary.
Algoritma Variable Neighbourhood Descent with Fixed Threshold untuk Keseimbangan Lintasan Perakitan Tunggal dengan Kriteria Minimisasi Jumlah Stasiun Kerja Hardini, Septa; Zaini, Emsosfi; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.299 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas simple assembly line balancing problem tipe I (SALBP I) menggunakan algoritma variable neighbourhood descent with fixed threshold dengan kriteria minimisasi jumlah stasiun kerja. Algoritma variable neighbourhood descent with fixed threshold ini terdiri atas dua tahap, yaitu tahap pembangkitan solusi inisial dan tahap local search. Prinsip dasar dari algoritma ini ialah dengan melakukan pencarian solusi pada neighbourhood yang terbentuk dari sekumpulan elemen kerja dengan melakukan modifikasi atau perubahan struktur neighbourhood dengan mempertimbangkan %Th serta solusi yang bukan solusi terbaik dalam algoritmanya. Performansi algoritma usulan diuji dengan menggunakan 3 set data dari data literatur. Hasil pengujian algoritma usulan tersebut memberikan solusi yang lebih baik dibandingkan dengan hasil penelitian-penelitian sebelumnya yang telah dipublikasikan. Kata kunci: simple assembly line balancing problem, lintasan perakitan tunggal, minimisasi stasiun kerja ABSTRACT This study discusses the simple assembly line balancing problem of type I (SALBP I) using variable neighbourhood descent algorithm with fixed threshold by considering minimum number of work stations criteria. Variable neighbourhood descent algorithm with fixed threshold consists of two stages, namely initial solution generation stage and local search stage. The basic principle of this algorithm is to perform the search for solutions to the neighbourhood made ​​up of a set of elements of the work by making modifications or changes to the structure by considering the neighbourhood %Th, and the solution is not the best solution in the algorithm. Performance of the proposed algorithm was tested using three sets of data from the literature data. Test results of proposed algorithm gives better solutions with the results of previous studies that have been published.   Keywords: simple assembly line balancing problem, single-track assembly, minimization work station
Penentuan Rute Kendaraan Pengangkutan Sampah dengan Menggunakan Metode Nearest Neighbour (Studi Kasus PD. Kebersihan Kota Bandung) Arinalhaq, Fatharani; Imran, Arif; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.525 KB)

Abstract

Vehicle Routing Problem (VRP) merupakan suatu hal yang diperhitungkan dalam permasalahan distribusi.VRP memililki banyak variasi VRP tergantung dari kondisi atau batasan yang ada. Model VRP yang akan dibahas pada tugas akhir ini adalah model Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF) yang mengambil permasalahan pengangkutan sampah di Kota Bandung sebagai studi kasus. Tugas akhir ini akan membandingkan rute yang dihasilkan pada penelitian sebelumnya yang menggunakan metode Sequential Insertion dengan rute yang akan dihasilkan dengan menggunakan metode Nearest Neighbour. Hasil perbandingan yang didapatkan yaitu metode Nearest Neighbour memiliki waktu penyelesaian yang lebih pendek dibandingkan dengan rute yang dihasilkan oleh metode Sequential Insertion dalam kasus pengangkutan sampah di Kota Bandung. Kata kunci: Rute, Model Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility