Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Hitungan Debit Banjir Menggunakan Data Curah Hujan Pada Stasiun Penakar Hujan Polinela Dengan Stasiun Penakar Hujan Bandar Lampung OFIK TAUPIK PURWADI; LUSMEILIA AFRIANI; IRZA SUKMANA
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem hidrolgi dalam ekosistem DAS mempunyai karakteristik spesifik dengan unsur utama seperti jenis tanah, jenis penutupan lahan, kemiringan, topografi, dan panjang lereng yang dapat mempengaruhi evapotranspirasi, infiltrasi, limpasan, debit, dan aliran sungai. Jika intensitas curah hujan melebihi laju infiltrasi, maka kelebihan air mulai berakumulasi sebagai cadangan permukaan. Bila kapasitas cadangan permukaan dilampaui, maka limpasan permukaan mulai sebagai suatu aliran lapisan yang tipis. Lama waktu hujan, intensitas, dan penyebaran hujan mempengaruhi laju volume limpasan permukaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan nilai hujan rata-rata maksimum, menghitung debit banjir rencana, dan membandingkan data hujan antar stasiun hujan. Nilai hujan rata-rata maksimum pada stasiun Polinela dari tahun 2007-2016 sebesar 94,66 mm sedangkan pada stasiun Bandar lampung dari tahun 1995-2014 sebesar 29,83 mm, dari hasil pengolahan data pada stasiun curah hujan polinela tahun 2013 didapatkan nilai R maksimum 107,2 mm, sedangkan pada stasiun Bandar lampung nilai R max lebih besar yaitu 177,41 mm pada tahun 2006, setelah mendapatkan Rmax maka dapat dihasilkan nilai debit banjir rencana pada stasiun polinela sebesar 0,1840 sedangkan pada stasiun hujan Bandar lampung sebesar 141,8 .
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA SAMPAH UNIVERSITAS LAMPUNG MENGGUNAKAN MODEL PROTOTYPE Fikri Aslam Taufiqurrahman; Rico Andrian; Ofik Taupik Purwadi; Didik Kurniawan
Jurnal Komputasi Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Komputasi
Publisher : Jurusan Ilmu Komputer Fakultas MIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/komputasi.v12i2.271

Abstract

Pengelolaan data sampah yang efektif merupakan tantangan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung upaya daur ulang. Sistem informasi pengelolaan data sampah diperlukan untuk memudahkan proses pencatatan, pemantauan, dan analisis data sampah yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pengelolaan data sampah dengan menggunakan model pengembangan prototype. Model ini dipilih karena fleksibilitasnya dalam merespon kebutuhan pengguna melalui pengujian dan iterasi yang berkelanjutan. Sistem informasi yang dirancang meliputi beberapa modul utama, seperti pencatatan jenis sampah, pengelolaan data transaksi, dan pelaporan hasil pengelolaan sampah berbasis diagram. Pengujian sistem akan dilakukan pada beberapa aspek, seperti fungsional dan kompatibilitas. Hasil dari pengujian fungsional ini menunjukkan bahwa semua fungsi berjalan dengan baik, sedangkan pengujian kompatibilitas memiliki beberapa potensi masalah pada tampilan di beberapa browser.
Analisis Oceanografi Untuk Penanganan Abrasi Pantai Bengkulu Ofik Taupik Purwadi; Eria Zundi Rahmadani
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1268

Abstract

Abstrak   Permasalahan abrasi pantai di beberapa wilayah yang ada di Indonesia menjadi salah satu fenomena alam yang secara alami terjadi, fenomena abrasi pantai yang terjadi di sepanjang wilayah pesisir Bengkulu, khususnya pada ruas jalan negara (Bintunan - Lais). Metode yang digunakan meliputi survei in situ dan wawancara dengan masyarakat setempat untuk mengumpulkan data mengenai kejadian abrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus laut dominan bergerak ke arah Selatan Tenggara dengan kecepatan rata-rata 0,81 m/s, yang berkontribusi pada proses transportasi sedimen. Tinggi gelombang yang terukur mencapai 2,3 m pada saat pasang, yang mempercepat proses abrasi. Selain itu, analisis sedimentasi menunjukkan bahwa jenis partikel dominan adalah pasir halus, dengan laju sedimentasi berkisar antara 25,16-34,25 mg/cm³/det. Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan pantai yang berkelanjutan untuk mengurangi dampak abrasi dan melindungi infrastruktur yang ada.   Kata kunci: Abrasi, Oceanografi, Pesisir Bengkulu     Abstract   The problem of coastal abrasion in several regions in Indonesia is one of the natural phenomena that naturally occurs, the phenomenon of coastal abrasion that occurs along the coastal areas of Bengkulu, especially on the state road (Bintunan - Lais). The methods used include in situ surveys and interviews with local communities to collect data on abrasion events. The results showed that the dominant ocean currents moved towards South-Southeast with an average speed of 0,81 m/s, which contributed to the sediment transportation process. The measured wave height reaches 2,3 m at high tide, which accelerates the abrasion process. In addition, sedimentation analysis showed that the dominant particle type was fine sand, with sedimentation rates ranging from 25,16-34,25 mg/cm³/det. This research emphasizes the importance of sustainable beach management to reduce the impact of abrasion and protect existing infrastructure.   Keywords: Abrasion, Oceanography, Coastal Bengkulu