Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PREFERENSI PETANI TERHADAP KARAKTERISTIK PADI VARIETAS UNGGUL DI DESA KENDAWA JATIBARANG BREBES Nursidik, Mohamad; Rajiman; Tri Wibowo, Haris
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v3i1.1132

Abstract

This study aims to determine farmers' preferences for the characteristics of high-yielding rice varieties. The study was carried out from October 2022 – February 2023 in Kendawa Village, Jatibarang District, Brebes Regency. This type of descriptive study uses a survey method, namely collecting data from respondents with a questionnaire. How to determine the sample using proportional random sampling with the slovin formula, the selected sample is 39 respondents. The data analysis method used is the distribution of frequency tables. The results of the study showed that most respondents had a preference for high yielding rice varieties that were resistant to pests and diseases 97%, the appearance of clear white rice 92%, medium plant height 89%, the early maturity of the plant (105-125 DAP) 80%, the number of grains per panicle was 64% more. medium fertilization dose with high absorption 56%, unbalanced fertilization wind factor, water management and planted variety 56%, number of tillers per clump and number of seeds per planting hole, amount of fertilizer used 49% and rice flavor 41%. The distribution of superior varieties in Kendawa Village according to the first planting season of the Inpari 32 variety was 44%, 10% ciherang variety, 2% mekongga variety and 44% IR64 variety. Whereas in the growing season of the two Inpari 32 varieties it was 49%, mekongga 13%, situbagendit 8%, ciherang 5% and IR64 variety 25%.
PENINGKATAN PRODUKSI PADI MELALUI PEMANFAATAN LAHAN SUBOPTIMAL DI DESA BANJARANYAR KECAMATAN BREBES Mardiyanti, Titik; Rajiman; Tri Wibowo, Haris
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v3i2.1133

Abstract

This study aims to determine the increase in rice production with sub-optimal land use in the Makmur I Farmer Group in Banjaranyar Village. The research method used is survey. The sampling technique was purposive sampling, with a total sample of 30 respondents belonging to the Makmur I Farmer Group. Data analysis used descriptive analysis using a Likert scale tool. The results showed that there was an increase in rice production on sub optimal land. Increased rice production in sub-optimal land occurs due to the application of technology, namely tillage with tractors, pumping irrigation technology, use of superior and early maturing varieties, use of balanced fertilizers with organic fertilizers, and adjusting cropping patterns
PROSPEK PUPUK ORGANIK UNTUK BUDIDAYA BAWANG MERAH DI DESA KUPU, WANASARI, BREBES Sribiyanto, Bowo; Rajiman, Rajiman; Tri Wibowo, Haris
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v3i2.1134

Abstract

This study aims to determine the prospects for the use of organic fertilizers in the cultivation of shallot bulb seeds in the Sumber Pangan farmer group, Butterfly Village, Wanasari District, Brebes Regency. The research method used is a survey with a questionnaire. The sampling technique used was the population sampling technique, namely from the entire population of 48 respondents taken by census. Data analysis used descriptive analysis using a Likert scale tool. The results showed that the prospects for using organic fertilizers were classified as good with the parameters measured being in the medium category, as evidenced by the results of the parameters measured starting from the achievement of the level of development in the high category, the ease of obtaining organic fertilizers and organic raw materials in the high category. Understanding of the function and dosage of organic fertilizers in the moderate category. Achievement of the level of use of organic fertilizers, in the medium category, achievement of the use of liquid organic fertilizers, all in the medium category. The use of solid organic fertilizers in the low category. The application of organic fertilizers is still in the low category. From the results of this study, the empowerment strategy for the Sumber Pangan farmer group is counseling with material on the manufacture and use of organic fertilizers. The development strategy is by increasing counseling to increase farmers' knowledge of attitudes and skills (PSK) regarding organic fertilizers, and attempted with demonstration plots on the use of organic fertilizers.
Potensi Hasil Tiga Galur Semangka (Citrullus vulgaris) Generasi Pertama (F1) dengan Tipe Warna Kulit Gelap Indri Mulyani; Agus Wartapa; Rajiman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hasil tiga galur semangka (Citrullus vulgaris) generasi pertama dengan tipe warna kulit gelap. Penelitian ini dilaksanakan di kebun RnD PT Tunas Agro Persada Boyolali pada bulan September hingga Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metode single plant, yaitu setiap individu tanaman ditanam dan diamati secara terpisah di lingkungan pertanaman yang seragam tanpa ulangan, dalam penelitian ini terdapat 3 ulangan dengan jumlah 40 tanaman setiap ulangan sehingga terdapat 120 tanaman. Parameter yang diamati meliputi bentuk daun, bentuk penampang batang, warna batang, warna tulang daun, warna buah, warna kulit buah, keberadaan lirik/strip, waktu polinasi, posisi buah, jumlah benih, bobot buah, panjang buah, tebal kulit, lebar buah, dan tingkat kemanisan, data yang diperoleh di analisis menggunkan ANOVA di lanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur S061 memiliki produktivitas tertinggi dibandingkan dua galur lainnya (galur S072, dan S083). Galur S061 menunjukkan posisi buah berada di rata-rata ketiak daun ke-10,4, bobot buah rata-rata 5,1 kg, panjang buah rata-rata 37,36 cm, dan lebar buah rata-rata 15,6 cm. Galur S061 berpotensi menjadi kandidat unggul untuk pengembangan semangka berkulit gelap dengan hasil optimal.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN METODE BOW TIE ANALYSIS (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL AZANA BANDAR LAMPUNG): ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN METODE BOW TIE ANALYSIS Dharmais, Fajri; Budi Ribowo, Anggarani; Rajiman; Ayu Dwiyana, Putri
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 1 (2025): Statika: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan Hotel Azana Bandar Lampung merupakan proyek gedung berlantai 11 yang memiliki potensi risiko kecelakaan kerja tinggi. Identifikasi risiko dilakukan terhadap beberapa faktor, seperti kurang fokusnya pekerja, penggunaan alat berat, area proyek yang tidak bersih, dan rendahnya kesadaran penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko kecelakaan melalui identifikasi risiko, survei lapangan, penilaian tingkat kecelakaan (likelihood index dan severity index), serta penentuan peringkat risiko. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko paling dominan adalah pekerja terjatuh dari ketinggian dengan likelihood index 21% dan severity index 64%, serta putusnya sling crane dengan likelihood index 7% dan severity index 61%. Analisis risiko menggunakan diagram Bow Tie mengungkap bahwa risiko pekerja terjatuh disebabkan oleh kecerobohan pekerja, tidak adanya alat pengaman, fasilitas yang tidak memadai, dan kebersihan lokasi yang buruk, dengan konsekuensi berupa luka ringan, luka berat, atau kematian. Sementara itu, risiko putusnya sling crane dipicu oleh usia alat yang sudah tua, kondisi sling tidak aman, kelebihan beban, cuaca ekstrem, kurang fokusnya operator, dan tidak adanya rambu pengaman, yang berakibat pada luka berat, kematian, atau kerusakan alat berat. Kontrol peristiwa dan faktor eskalasi juga dianalisis untuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi.
Evaluasi Tata Ruang dan Pencahayaan pada Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) di Kampung Deret Petogogan Kebayoran Baru Jakarta Selatan Sulindra, Muhammad Rizky; Rajiman; Susanti, Junita
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 11 No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol11.no1.a19167

Abstract

Simple Healthy Instant Homes (RISHA) was developed as a fast and affordable housing solution to reduce slum settlements and improve housing quality. However, optimal spatial planning and natural lighting are still needed to meet comfort and health standards. This research evaluates the suitability of spatial planning and natural lighting in RISHA housing in Kampung Deret Petogogan, focusing on type 18 and type 36 houses. The methods used include primary and secondary data collection and analysis based on the Housing and Settlement Development Guide and the Healthy Home Module. Evaluation of natural lighting using Dialux Evo 12.1 refers to SNI 03-2396-2001. The research results show that spatial planning suitability reaches 50% in type 18 houses and 53% in type 36 houses, classified as "quite suitable." The distribution of natural light only meets the standard of 50% in type 18 and 40% in type 36, with the multipurpose room and bathroom being the most affected. Improvements are needed in RISHA design to improve occupant comfort and health, such as optimizing openings and transparent materials to increase natural lighting. Further research is recommended to develop more adaptive design strategies for environmental conditions.
Potensi Hasil Tiga Galur Semangka (Citrullus vulgaris) Generasi Pertama (F1) dengan Tipe Warna Kulit Gelap Indri Mulyani; Agus Wartapa; Rajiman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hasil tiga galur semangka (Citrullus vulgaris) generasi pertama dengan tipe warna kulit gelap. Penelitian ini dilaksanakan di kebun RnD PT Tunas Agro Persada Boyolali pada bulan September hingga Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metode single plant, yaitu setiap individu tanaman ditanam dan diamati secara terpisah di lingkungan pertanaman yang seragam tanpa ulangan, dalam penelitian ini terdapat 3 ulangan dengan jumlah 40 tanaman setiap ulangan sehingga terdapat 120 tanaman. Parameter yang diamati meliputi bentuk daun, bentuk penampang batang, warna batang, warna tulang daun, warna buah, warna kulit buah, keberadaan lirik/strip, waktu polinasi, posisi buah, jumlah benih, bobot buah, panjang buah, tebal kulit, lebar buah, dan tingkat kemanisan, data yang diperoleh di analisis menggunkan ANOVA di lanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur S061 memiliki produktivitas tertinggi dibandingkan dua galur lainnya (galur S072, dan S083). Galur S061 menunjukkan posisi buah berada di rata-rata ketiak daun ke-10,4, bobot buah rata-rata 5,1 kg, panjang buah rata-rata 37,36 cm, dan lebar buah rata-rata 15,6 cm. Galur S061 berpotensi menjadi kandidat unggul untuk pengembangan semangka berkulit gelap dengan hasil optimal.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE SEVERITY INDEX DAN CONSTRUCTION SAFETY ANALYSIS Azzakiyah, Narindha Nasywa; Zhafira, Elian; Rajiman; Dwiyana, Putri Ayu
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 4, November 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i4.34577

Abstract

The dominance of the construction sector presents its own challenges, one of which is the risk of occupational accidents. This fact is evidenced by cases of work-related accidents in structural work at the Crystal Boulevard Shop House development project in Summarecon Bekasi. This situation is driven by the occurrence of unsafe actions and unsafe conditions during the implementation of work activities. This study aims to identify potential occupational accident risks, analyze the level of these risks, and assess risk control measures in structural work, including rebar installation, formwork, and concreting activities. The methods employed in this study are the Severity Index and Construction Safety Analysis. The results are 27 risk variables related to occupational accidents were identified in structural work, with 27% categorized as low risk and 73% as medium risk. The risk control analysis conducted refers to the hierarchy of controls based on ISO 45001:2018 standards. This approach provides systematic results by organizing controls according to priority order, include substitution, engineering controls, administrative controls, and the use of personal protective equipment (PPE). Abstrak Dominasi sektor konstruksi memunculkan tantangan tersendiri, salah satunya adalah risiko kecelakaan kerja. Fakta ini diperkuat oleh adanya kasus kecelakaan kerja pada pekerjaan struktur di proyek pembangunan Ruko Crystal Boulevard Summarecon Bekasi. Hal tersebut dipicu oleh adanya tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman selama pelaksanaan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan kerja, menganalisis tingkat risiko dan menganalisis pengendalian risiko pada pekerjaan struktur yaitu pembesian, perancah, bekisting dan pengecoran. Metode yang digunakan yaitu Severity Index dan Construction Safety Analysis (CSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 27 variabel risiko kecelakaan yang teridentifikasi pada pekerjaan struktur, diantaranya 27% risiko rendah (low) dan 73% risiko sedang (medium). Analisis pengendalian risiko yang dilakukan mengacu pada hierarki pengendalian berdasarkan standar ISO 45001:2018. Pendekatan ini memberikan hasil yang sistematis dengan menyusun pengendalian berdasarkan urutan prioritas, yaitu subtitusi, engineering control, administratif dan Alat Pelindung Diri (APD).
Keragaman Karakter Agronomi dan Morfologi Beberapa Varietas Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) Diva Izzatu Resti; Rajiman Rajiman; Suharno Suharno
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9 No 1 (2025): Agustus-Desember 2025
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v9i1.9928

Abstract

Salah satu tanaman hortikultura yang populer di Indonesia adalah sawi hijau. Tanaman ini mempunyai nilai ekonomi yang tinggi setelah tanaman lainnya seperti kubis, kol, dan brokoli, sehingga sayuran jenis ini mempunyai prospek pengembangan yang potensial di bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter agronomi dan morfologi beberapa varietas tanaman sawi hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2025 di lahan CV. Triasputra Agro Maju Sejahtera yang terletak di Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada ketinggian tempat 202 mdpl dan suhu rata-rata 22-32ºC. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 4 perlakuan varietas dan 4 ulangan. Perlakuan varietas terdiri dari A: Varietas PSA, B: Varietas Tossan, C: Varietas Juwita 01, dan D: Varietas Kometa. Parameter pengamatan terdiri dari karakter agronomi umur panen, tinggi tanaman, panjang daun, panjang tangkai, lebar daun, jumlah daun, produktivitas dan daya simpan. Karakter morfologi terdiri dari bentuk daun terluar, warna daun terluar, bentuk biji, warna biji. Data karakter agronomi dianalisis dengan uji F apabila terdapat beda nyata maka pengujian dilanjutkan dengan Uji BNJ 5% menggunakan software PKBT-STAT versi 3.2. Karakter morfologi dianalisis deskriptif dengan berpedoman pada Panduan Pelaksana Uji (PPU) dan International Union for the Protection of New Varieties of Plants (UPOV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara agronomi, perlakuan varietas nyata berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, panjang daun, panjang tangkai, lebar daun, jumlah daun, dan produktivitas. Secara morfologi menunjukkan Varietas PSA mempunyai perbedaan pada parameter warna daun dan bentuk daun terluar dari varietas lainnya.
Cost and Time Optimization Analysis using the Time Cost Trade Off Method Dwiyana, Putri Ayu; Siti Agmaliza; Rajiman
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v6i2.11446

Abstract

The implementation of construction projects often faces delays that are difficult to avoid, as experienced in the construction of the City X Hospital Building, where there was a discrepancy between the initial plan and actual field implementation, resulting in a two-week delay in weekly progress. This study aims to analyze time and cost efficiency and compare the effectiveness of alternatives between extending working hours and adding labor using the Time Cost Trade Off method. This research is comparative, comparing the total cost and duration of the project for both acceleration alternatives. The total project cost under normal conditions was recorded at IDR 7,289,386,643.45 with a duration of 86 days until the completion of the third floor. The analysis shows that extending working hours by 1 to 4 hours resulted in costs of IDR 14,584,817,481; IDR 21,871,659,072; IDR 28,672,701,971; and IDR 34,564,808,294, with cost efficiency of –100.08%, –200.05%, –293.35%, and –374.18%, respectively. The project duration was reduced to 64, 50, 41, and 36 days, with time efficiency of 26%, 42%, 53%, and 58%. Meanwhile, the alternative of adding labor resulted in a total cost of IDR 13,660,989,499 with a cost efficiency of –87.41% and a project duration of 64 days (26% time efficiency). Based on these results, both extending working hours by one hour and adding labor showed the most efficient outcomes, but overall, adding labor was considered more optimal as it achieved the same acceleration with the lowest total cost.