Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TERHADAP KEJADIAN COVID-19 DI PASAR WONOMULYO POLEWALI MANDAR Patmawati Patmawati; Sri Nengsi; Lisnawati Lisnawati
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v9i1.809

Abstract

Di pasar tradisional pedagang di sarankan tidak menyentuh area wajah dan sering mencuci tangan pada air mengalir dengan mengguankan sabun selain itu, pedagang yang di perbolehkan melakukan aktivitas jual beli di pasar adalah mereka yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,7?C. Orang dengan gangguan pernafasan seperti batuk dan flu di anjurkan tidak masuk ke pasar. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah mengetahui efektifitas penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di pasar tradisional wonomulyo polewali mandar dalam mencegah covid-19. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif, dengan responden 121. Data penelitian ini dikumpul melalui pengisian kuesioner dan wawancara. Data-data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis univariat  yang kemudian lanjut dengan tahap wawancara. Hasil pada penelitian ini mengetahui bahwa penerapan PHBS dalam mencegah covid-19 sudah lumayan baik, namun masih saja kadang ada pedagang yang tidak memperhatikan  kebersihan
Komik Pendekar Pappaseng: Komik Pendidikan Karakter Bertema Petuah Bugis Novitasari; Muhammad Akhir; Sri Nengsi; Amnur; Didin Ferdiansyah
ABDIMAS DEWANTARA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v4i2.11063

Abstract

Dampak negatif senantiasa siap untuk menyerang orang yang berada di lingkungan perkotaan seperti di MTS As'adiyah Putra 1 pusat Sengkang. Sering terjadi penuturan bahasa-bahasa negatif yang diucapkan oleh santri dan tersebar dengan sendirinya sehingga banyak budaya yang akan ditinggalkan seperti budaya mappaseng. Mappaseng yaitu menasihati sesama masyarakat Bugis. Upaya kami melestarikannya dengan menerapkan komik Pendidikan karakter yang berisi tentang nasihat Bugis didasarkan pada lima poin penguatan Pendidikan karakter. Metode pelaksanaan terbagi menjadi tiga tahap yaitu persiapan, penerapan, dan evaluasi.  Persiapan dilakukan dengan membuat komik sehingga dan dapat diakses oleh Santri. Pelaksanaan diadakan selama 5 hari hari. Hari pertama melakukan pembukaan dan tes pemahaman, hari kedua melakukan penyuluhan kepada santri, hari ketiga melakukan pendampingan. Hari keempat melakukan pendamping dan praktek langsung, hari kelima melakukan tes pemahaman akhir dan penutupan.  Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini yaitu program ini menghadirkan Komik Pappaseng yang dapat diakses pada perpustakaan MTs As'adiyah Putra 1 Pusat Sengkang. Kemudian peningkatan dari tes pemahaman awal dan akhir terkait budaya dan paseng yaitu dari 6,25 meningkat menjadi 8,25 dari total 10 rata-rata maksimal nilai dari pemahaman santri. Kemudian untuk survei penerapan paseng, semua semua Santri telah menyampaikan pesan kepada orang-orang terdekatnya sekaligus memperkuat atau mempertahankan budaya paseng ini di lingkungan MTs As'adiyah Putra 1 Pusat Sengkang. Kata Kunci: Komik, Pendidikan Karakter, Pappaseng.
Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Berbasis Sets (Science, Environment, Technologi And Society) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Yendrita Yendrita; Sri Nengsi; Irma LR
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4747

Abstract

ABSTRACTBiology learning modules used in MAN 1 Payakumbuh do not have color and do not used the SETS approach, whereas Biology learning on environmental change material is very suitable with the SETS approach, so that students are less motivated in reading the learning material in the module. Based on this problem, the module should be colored with an attractive appearance. In this development research                 designed    modules   that    are   SETS-based   (Science,    Environment, Technology, and Society) using colored images, especially in the material of environmental change with the aim of producing SETS-based Biology modules (Science, Environment, Technology, and Society for students class X MAN 1 Payakumbuh is valid and practical.This research is Research and Development research. Development procedures using a 4-D (four D) model design research, define, design, develop and disseminate In the development stage, the module was validated which was developed by 3 validators using a validation questionnaire sheet and to see the practicality of the module developed, the questionnaire used was the response of teachers and students 80.21% with valid criteria, practical results through filling The teacher response questionnaire obtained an average of 90.29% which is classified as a very practical criterion. Practical results through filling out the questionnaire responses of students on average by 88.61% with very practical criteria. Thus, it can be concluded that the Biology module based on SETS (Science, Environment, Technology, and Society) that has been developed has valid quality and is practically used by teachers and students, so that it is feasible to be used as a Biology module in the material of environmental change.Keyword: Enviromental change, Module, SETS Approach
SOSIALISASI ALAT PERAGA SMART CLOCK SEBAGAI SRATEGI PEMBELAJARAN DI SDN 031 INPRES TUMPILING Andi Liliandriani; Sri Nengsi; Iqbal Iqbal
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Sipissangngi Volume 4, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v4i2.5176

Abstract

SDN 031 INPRES Tumpiling merupakan sasaran kami dalam pengimplementasian produk pengabdian pada pelaksanaan program unasman membangun desa. Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan di SDN 031 INPRES Tumpiling, di peroleh informasi bahwa metode belajar yang di gunakan selama pandemi Covid-19 yaitu di lakukan secara berkelompok atau di luar sekolah. Proses pembelajaran belum mampu memenuhi kriteria proses pembelajaran yang efektif, hal ini di sebabkan karna penyampaian materi dengan menggunakan metode konvensional, guru masih kurang menggunakan alat peraga, guru hanya menggunakan buku tema pembelajaran dalam menyampaikan konsep pembelajaran. Olehnya itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru dan peserta didik agar proses belajar mengajar lebih efektif utamanya dengan adanya penggunaan alat peraga “Smart Clock” sebagai strategi pembelajaran. Smart clock (jam pintar) adalah suatu alat peraga yang berbentuk jam, yang cara kerjanya di putar searah dengan jarum jam. Alat peraga ini dapat di gunakan untuk semua mata pelajaran pada semua tingkatan kelas. Dengan adanya produk ini, diharapkan dapat menjadi inovasi baru dalam proses belajar mengajar sehingga dapat dijadikan sebagai sarana dalam pembelajaran agar dapat mempermudah guru dalam penyampaian materi pembelajaran dan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik sehingga prestasi belajar peserta didik meningkat
ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI DI DESA BONRA sukmawati Sukmawati; Sri Nengsi; Ulfa Ulfa
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 1 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i1.5616

Abstract

Air merupakan kebutuhan kedua manusia untuk kelangsungan hidup setelah udara. 50-70% dari seluruh berat badan manusia terdiri dari air. Manusia hanya bisa bertahan selama tiga hari sampai lima hari tanpa minum air, tidak bisa lebih lama dari itu tanpa minum air. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas air sungai di Desa Bonra dan memastikan air sungai aman untuk digunakan sebagai sumber air minum, irigasi pertanian, dan keperluan industri sehingga tidak membahayakan kesehatan masyarakat. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan teknik  pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan observasi, wawancara, dan dokumentasi). Bonra dari hasil penelitian yang telah dilakukan Di Desa Bonra Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar. yaitu : 1 Air sungai di Desa Bonra pada parameter fisika tidak memenuhi standar. 2 Air sungai di Desa Bonra pada parameter Kimia memenuhi standar. 3 Air sungai di Desa Bonra pada parameter Bakteriologi (E.coli) tidak memenuhi standar.
HUBUNGAN PENGETHUAN DAN SIKAP DENGAN PRAKTIK HIGIENE SANITASI PENJAMA MAKANAN DI RUMAH MAKAN KERJA PUSKESMAS MATAKALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Reka Ahmad; Sri Nengsi; Yuliani Soerachmad
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 1 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i1.2911

Abstract

Higiene sanitasi merupakan kesehatan masyarakat yang meliputi semua usaha dan memperinggi derajat kesehatan badan, jwa, baik untuk umum dn perorangan. Keracunan makanan sudah menjadi permasalahan mendunia. Negara maju angka keracunan makanan terjadi karena masyarakat membeli makanan di luar. Tujuan dari penlitin yaitu untuk mengetahui dan menganalisis antara hubungan dan pengtahuan dengan sikap makanan di wilayah kerja puskesmas Matakali Kabupaten Polewali Mandar. Metodeh yang di gunakan adalah penelitian analitik obsefasional dengan desain studi cross sectional penulis melakukan observasi atau penelitian atau pengukuraan variable dengan menggunakan metode kuantitatif. Dengan sampel yang berjumlah ialah 40 orang responden yang terdiri darih penjamah makanan. Diketahui hasil dari peneliti tidak adanya hubungan antara pengetahuan dengan praktik higiene sanitasi penjamah makannya Dalam praktik sanitasi hygiene tidak baik sebanyak 1 sedangkan dalam praktik sanitasi baik hygiene2responden. Pengetahuan baik sebanyak 37 responden dalam praktik hygiene sanitasi penjamah makanan tidak baik sebanyak 19 responden dan yang tidak baik 18 responden. Berdasarkan hasil dari penulis diketahui tidak adanya hubungan. Mereka hnaya mengikuti aturan dari atasanny saja merek tidak tau apa manfaatnya sehingga tujuan pemakaian perlengkapan tidak tercapi.