Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Gambaran status gizi balita pada keluarga perokok di wilayah kerja Puskesmas anreapi Sitti Sohorah; Yuliani Soerachmad; Masturi Julatha
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5475

Abstract

Masalah kekurangan gizi pada balita memberikan implikasi pada tumbuh kembang balita baik secara fisik, mental, dan intelektual yang dapat terus dibawa hingga anak menjadi dewasa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskripptif. Pengambilan informan dilakukan dengan menggunakaN teknik Purposive Sampling yaitu pengambilan sampel dengan menggunakan pertimbangan tertentu dengan jumlah informan 15 informan, terdiri dari 1 orang tenaga promosi kesehatan, 2 orang ketua kader yaitu kader Desa Duampanua dan kader Kelurahan Anreapi, 3 ibu dan 3 ayah balita dari Desa Duampanua, 3 ibu dan 3 ayah dari Kelurahan Anreapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi balita pada keluarga perokok dapat menyebabkan balita mengalami status infeksi yaitu diare, demam, dan sesak nafas, serta kurang nafsu makan yang disebabkan oleh status infeksi sehingga berakibat pada turunnya berat badan balita serta tidak bertambahnya tinggi badan balita. faktor lain yaitu kurang berfariasinya makanan pada balita, kurangnya pengetahuan orang tua balita tentang bahaya rokok dan bagaimana mencapai status gizi baik pada balita, serta status ekonomi yang rendah.Saran dari peneliti, diharapkan ibu dan ayah balita senantiasa lebih memperhartikan tumbuh kembang balita yaitu salah satunya dengan menjauhkan balita dari paparan asap rokok, memperhatikan asupan nutrisi yang dikonsumsi balita, serta orang tua menambah pengetahuan bagaimana mencapai derajat kesehatan optimal. 
Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat di Puskesmas Mambi Sri Nengsi; Yuliani Soerachmad; Nadia Aspika
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.4731

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas   sebagai   salah   satu   instalasi yang   menghasilkan   limbah,   memiliki kewajiban untuk memelihara lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta memiliki tanggung   jawab   khusus   yang   berkaitan dengan limbah yang dihasilkan tersebut. Kewajiban   yang dimaksud   diantaranya adalah   kewajiban    sangat   penting untuk mencapai lingkungan yang baik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Mambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan informan dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 5 orang, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara mendalam. Data ini di kumpulkan akan di lakukan triangulasi gata, sumber dan metode dan analisis melalureduksi data, penyajian dan kesimpulan.Hasil penelitian didapatkan dalam pengelolaan  limbah medis di puskesmas mambi belum memenuhi syarat karena dalam pemilahan limbah terkadang limbah yang di dapatkan bercampur, tempat penampungan/ wadah kadang tidak di sertai dengan kantong plastik, dan dalam pemusnaan akhir tidak di lakukan secara mandiri tetapi bekerja sama dengan pihak ketiga yaitu PT Mitra Jaya, S
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Anak Stunting Usia 2 – 4 Tahun Muhammad Anwar; Aco Dahrul; Yuliani Soerachmad; Riska Riska
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.4742

Abstract

Berdasarkan data awal yang diperoleh di Puskesmas Anreapi pada tanggal 3 Februari 2023, melalui dari petugas Puskesmas Anreapi jumlah kasus keseluruhan yang terkena Stunting di Puskesmas Anreapi kabupaten polewali mandar pada tahun 2022 sebanyak 118 atau 77,97%.Penelitian ini menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan case control. Instrument menggunakan kusioner dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 2-4 tahun stunting dan tidak stunting di wilayah kerja puskesmas tutallu dengan jumlah keseluruhan 91 sampel.Hasil Penelitian Ini pengaruh antara variabel independen dan variabel dependen yang didapatkan adalah tidak ada hubungan jenis kelamin anak pada kualitas hidup anak stunting usia 2-4 tahun dengan (p value,<5,28) ada hubungan pekerjaan ibu terhadap kualitas hidup anak stunting usia 2-4 tahun dengan (p value,<0,05) dan juga menunjukkan ada hubungan pendapatan keluarga dengan kualitas hidup anak stunting usia 2-4 tahun dengan (p value <0,05) di wilayah kerja puskesmas anreapi kecamatan anreapi kabupaten polewali mandar. 
HUBUNGAN PENGETHUAN DAN SIKAP DENGAN PRAKTIK HIGIENE SANITASI PENJAMA MAKANAN DI RUMAH MAKAN KERJA PUSKESMAS MATAKALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Reka Ahmad; Sri Nengsi; Yuliani Soerachmad
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 1 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i1.2911

Abstract

Higiene sanitasi merupakan kesehatan masyarakat yang meliputi semua usaha dan memperinggi derajat kesehatan badan, jwa, baik untuk umum dn perorangan. Keracunan makanan sudah menjadi permasalahan mendunia. Negara maju angka keracunan makanan terjadi karena masyarakat membeli makanan di luar. Tujuan dari penlitin yaitu untuk mengetahui dan menganalisis antara hubungan dan pengtahuan dengan sikap makanan di wilayah kerja puskesmas Matakali Kabupaten Polewali Mandar. Metodeh yang di gunakan adalah penelitian analitik obsefasional dengan desain studi cross sectional penulis melakukan observasi atau penelitian atau pengukuraan variable dengan menggunakan metode kuantitatif. Dengan sampel yang berjumlah ialah 40 orang responden yang terdiri darih penjamah makanan. Diketahui hasil dari peneliti tidak adanya hubungan antara pengetahuan dengan praktik higiene sanitasi penjamah makannya Dalam praktik sanitasi hygiene tidak baik sebanyak 1 sedangkan dalam praktik sanitasi baik hygiene2responden. Pengetahuan baik sebanyak 37 responden dalam praktik hygiene sanitasi penjamah makanan tidak baik sebanyak 19 responden dan yang tidak baik 18 responden. Berdasarkan hasil dari penulis diketahui tidak adanya hubungan. Mereka hnaya mengikuti aturan dari atasanny saja merek tidak tau apa manfaatnya sehingga tujuan pemakaian perlengkapan tidak tercapi.
GAMBARAN PERILAKU PEDAGANG TERHADAP SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR WONOMULYO Sukmawati Sukmawati; Paramita Paramita; Yuliani Soerachmad
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 1 (2023): Vol 5, No 1 (2023): Peqguruang, Volume 5, No.1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i1.3599

Abstract

Perilaku adalah semua tindakan yang dilakukan oleh tubuh. Pedagang adalah orang yang menawarkan barang mereka kepada pelanggan untuk mendapatkan keuntungan, berusaha untuk memenuhi kebutuhan vital mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pelaku pengelolaan sampah di pasar Wonomulyo ditinjau dari pengetahuan, sikap dan tindakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif, diberikan metode random sampling. Sampel diperoleh sebanyak 91 pedagang, dimana data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner.Diketahui dari segi pengetahuan, pedagang kurang bisa membedakan jenis sampah. Namun sikap masyarakat terhadap penyediaan tempat sampah sudah baik, namun sikap masyarakat terhadap pembuangan sampah di CHP masih kurang baik. Sementara itu, aktivitas para pelaku dalam menangani sampah di rumahnya masih belum berjalan dengan baik, para pedagang juga tidak memiliki tempat sampah yang memenuhi syarat sanitasi.Hasil penelitian menggunakan uji analisis univariat menunjukkan bahwa secara umum tanggapan rasio perilaku pengelolaan sampah pada kategori “kurang” sebanyak 38 orang (41,8%), dan pada kategori “baik” sebanyak 53 orang (58,2 orang).