Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE DI BPS REZA MAHARRANI NGEMPLAK KIDUL KABUPATEN PATI TAHUN 2010 Ajeng Armananty; Noor Cholifah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein di sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh. Selama kehamilan, volume darah bertambah untuk menampung perubahan pada tubuh ibu dan pasokan darah bayi. hal ini menyebabkan kebutuhan zat besi bertambah sekitar dua kali lipat, Jika kebutuhan zat besi tidak tercukup, ibu hamil akan mudah lemah dan rentan infeksi. Hasil survey di lapangan pada bulan Nopember 2010 di BPS Reza Maharrani Ngemplak kidul Kabupaten pati dari jumlah 30 ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe hanya didapatkan  23 orang (75%) dan didapatkan 7 orang (25%) ibu hamil belum mengkonsumsi tablet Fe, berarti di BPS Reza Maharrani Ngemplak kidul Kabupaten Pati hanya 60 % yang mengkonsumsi tablet Fe. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi komsumsi tablet pada ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di BPS Reza Maharrani Ngemplak Kidul Kabupaten Pati dengan jumlah sampel 30 Responden. Rancangan penelitian adalah Cross Sectional jenis penelitian deskriptif korelatif dengan metode sampling quota sampling. jenis data yang diolah adalah data primer, hasil dengan kuisoner sedangkan pengolahan data dengan chi-square program komputer SPSS for windows versi 12.0S. Hasil penelitian menyatakan  bahwa ada hubungan pendidikan ibu hamik dalam mengkonsumsi tablet Fe dengan nilai X2 hitung =8.991. Ada Hubungan pengetahuna ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe dengan X2 hitung = 5.991. Ada hubungan sosial  budaya dalaam mengkonsumsi tablet Fe dengan X2 hitung = 5.568 x2 tabel = 3.84. Dari hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan dalam mengkonsumsi tablet Fe pada ibu hamil khususnya di BPS Reza Maharrani Ngemplak Kidul Pati sehingga nanti ibu dapat merubah perilaku mengkonsumsi tablet Fe dengan baik dan benar serta ibu dapat mengerti manfaat dari  tablet fe serta pada prosfesi kesehatan terutama bidan mempunyai  peran sebagai edukator dengan cara memberi penyuluhan atau pendidikan kesehatan kepada ibu tentang manfaat tablet Fe selama kehamilan.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP TENAGA PENOLONG PERSALINAN,PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEBERHASILAN INISIASI MENYUSUI DINI ( IMD ) DI RSU Noor Cholifah; Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMD adalah proses bayi menyusu  segera setelah bayi dilahirkan,dimana bayi dibiarkan mencari putting susu ibunya sendiri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap tenaga penolong persalinan,pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi.Pengambilan data dilakukan pada bulan Januari 2014,dengan subjek penelitian sebanyak 30 responden di tentukan dengan total sampling.Hasil penelitian dengan menggunakan analisis bivariat menunjukkan sikap tenaga penolong persalinan berhubungan dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug dengan nilai p ( 0,008) 0,05.Pengetahuan ibu berhubungan dengan keberhasilan  pelaksanaan  IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug dengan nilai p ( 0,000 ) 0,05.Dukungan keluarga dengan keberhasilan  pelaksanaan  IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug dengan nilai p ( 0,020 ) 0,05.Penelitian ini merokemendasikan agar tenaga penolong persalinan memberikan informasi tentang IMD kepada ibu di saat masa kehamilannya.Kata Kunci : Inisiasi Menyusui Dini,Sikap Tenaga Penolong Persalinan,Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarga
PROMOSI KESEHATAN DALAM PEMBERIAN MINUM OBAT CACING DAN KEJADIAN KECACINGAN OXYURIS VERMICULARIS Noor Cholifah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecacingan merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat. Cacing kremi (Oxyuris Vermicularis) sering menyerang pada anak usia sekolah dasar, yang didalam usus anak terdapat satu atau beberapa jenis cacing yang merugikan pertumbuhan dan kecerdasan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui hubungan frekwensi minum obat cacing dengan kejadian kecacingan oxyuris vermicularis pada siswa di SD I Setrokalangan Kaliwungu Kabupaten Kudus. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian non-eksperimental observasional bersifat korelational analitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi berjumlah 40 responden dan sampel 40 responden.Teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling. Hasilnya adalahnilai p value = 0,011 dan nilai X2 hitung 8.947 dengan df 1 sehingga didapatkan nilai X2 tabel 3.811 jadi terdapat hubungan yang signifikan antara frekwensi minum obat dengan kejadian kecacingan oxyuris vermicularis pada siswa kelas 2 di SD I dan SD II Setrokalangan Kaliwungu Kabupaten Kudus.
TINGKAT PENGETAHUAN SUAMI DALAM PENDAMPINGAN ISTRI PADA SAAT PROSES PERSALINAN DI RB WILAYAH KABUPATEN KUDUS BULAN JUNI 2012 Noor Cholifah; Dwi Astuti; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses persalinan merupakan sebuah peristiwa penting dalam kehidupan manusia dan merupakan satu rangkaian yang menyatu dalam kehamilan. Peristiwa yang merupakan suatu proses yang dalam melestarikan spesies manusia. Kini berkembang suatu pandangan dan dorongan untuk lebih memanusiakan manusia dalam melalui proses kehamilan. Adanya perubahan pandangan bahwa keterlibatan suami akan memberi  kontribusi positif dalam  peningkatan ibu  dan anak. Hal ini dapat di lakukan dengan cara  meningkatkan  partisipasi suami  dalam kesehatan reproduksi  adalah membekali suami dengan informasi dan mengikut sertakan suami dalam setiap upaya  meningkatkan  kesehatan reproduksi. Salah satu kegiatan yang  dapat dilakukan suami dalam upaya peningkatan  kesehatan ibu dan anak  adalah mendampingi istri selama proses persalinan dan mendukung upaya rujukan bila di perlukan. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui tingkat pengetahuan suami dalam pendampingan istri selama persalinan di RB Wilayah Kabupaten Kudus dengan jumlah sampel 15 orang.Rancangan penelitian ini adalah diskriptif dengan metode totally sampling. Jenis data yang diolah adalah data primer, hasil wawancara dengan kuesioner sedangkan pengolahan data dengan program komputer SPSS for windows versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan suami dalam pendampingan istri saat proses persalinan X2hitung  = 15,000  X2tabel = 5,591. Dari hasil penelitian ini diharapkan sebaiknya dapat menambah pengetahuan suami dalam dampingan istri saat persalinan sehingga nanti suami dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap istri saat proses persalian serta  profesi bidan mempunyai peran sebagai edukator dengan cara memberi penyuluhan atau pendidikan kesehatan kepada suami tentang bagaimana cara memberikan dukungan berupa motivasi dengan baik sehingga istri merasa terlindungi saat suami mendampingi istri terutama pada saat proses persalinan.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GDS PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) TIPE II DI PUSKESMAS MAYONG II JEPARA TAHUN 2015 Noor Cholifah; Noor Azizah; indanah indanah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kongres Federasi Diabetes Internasional di Paris tahun 2003, diabetes mellitus menduduki peringkat keempat setelah penyakit jantung, pembuluh darah, dan penyakit kanker. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penderita diabetes mellitus tahun 2005 mencapai 200 juta orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar GDS pada pasien DM Tipe II di Puskesmas Mayong II Jepara. Penelitian ini merupakan  Studi Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dengan uji Kendall tau. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien DM tipe II  di wilayah kerja puskesmas Mayong II Jepara yang berjumlah sebanyak 139 orang pasien DM tipe II, didapatkan sampel 34 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai p value 0,05. Dimana nilai p value (p=0,002 dan p=0,000). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar GDS pada pasien DM tipe II di Puskesmas Mayong II Jepara. Adapun hubungan tersebut adalah sedang dan kuat. Ada hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar GDS pada pasien DM tipe II di Puskesmas Mayong II Jepara
HUBUNGAN ANTARA UMUR, PARITAS, RIWAYATENYAKIT DAN STATUS GIZI DALAM KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BBLR DI RSI SULTAN HADLIRIN JEPARA Islami Islami; Noor Cholifah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 2 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i2.1191

Abstract

Latar Belakang: Hingga saat ini BBLR masih merupakan masalah di seluruh dunia karena merupakan penyebab kesakitan dan kematian pada masa bayi baru lahir. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya BBLR antara lain faktor internal meliputi umur ibu, paritas, jarak kelahiran, kesehatan ibu, kadar Hb, ukuran antropometri ibu hamil dan faktor eksternal meliputi kondisi lingkungan, masukan   makanan ibu selama hamil, jenis perkerjaan, tingkat pendidikan ibu dan bapak (kepala keluarga) dan tingkat sosial ekonomi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara umur, paritas, riwayat penyakit dan status gizi dalam kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara Metode: Penelitian ini adalah korelasi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSI Sultan Hadlirin Jepara dalam 1 tahun sebanyak 69 bayi. Sampel 59 orang, analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian Tidak ada hubungan antara umur dengan kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara (p value = 0,775 dan RR = 0,037), Ada hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara (p value = 0,001 dan RR = 0,686), Tidak ada hubungan antara riwayat penyakit dengan kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara (p value = 0,57 dan RR = 0,240). Ada hubungan antara status gizi dalam kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara (p value = 0,008 dan RR = 0,325).