Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PERPINDAHAN PANAS PADA KOLEKTOR PLAT DATAR SEBAGAI SUMBER ENERGI TERMAL PADA PENGERING TIPE RAK Budiman Sudia; Lukas Kano Mangalla; Samhuddin Samhuddin; Wa Ode Zulkaidah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.958 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v10i2.6936

Abstract

Solar collectors are devices that convert solar radiation energy into thermal energy which is used for  various purposes. This study is used to determine the heat in the flat plate collector as a source of thermal energy. Data collection was carried out at Kambu, Kendari City with a latitude of 40 LS, in May 2018. The intensity of solar radiation measured  using solar power meter : collector temperature measured using a thermocouple type CC (Cooper Constanta), wind speed  measured using anemometer,  the ambient temperature uses a mercury air thermometer. The Results show that the maksimum useful energy was 100, 09 W (Qu.act) and 182,01 W (Qu.teo) ; maksimum efficiency was 36,54 (hact ) and 77,2 % (hteo).
Pengaruh Kuat Arus Listrik Terhadap Kekuatan Bending Akar Las dan Kekerasan Pada Pengelasan SMAW Samhuddin Samhuddin; Aminur Aminur; Al Ichlas Imran; Sartirlan Ali
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Elektroda Vol 7 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v7i2.23323

Abstract

Struktur sambungan pada konstruksi baja yang rigid tidak terlepas dari pengelasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kuat arus terhadap kekuatan bending pada akar las dan kekerasan pada daerah logam las, base metal dan Heat Affected Zone. Bahan yang digunakan adalah plat baja karbon rendah tebal 8 mm. Pada kedua bagian sisi ujung yang disambung masing-masing dibuat groove sudut 30 derajat yang membentuk sebuah kampuh V sudut 60 derajat. Pada kampuh V dilas dengan proses SMAW posisi 1G dengan variasi arus pengelasan 70 A, 90 A dan 110 A dengan elektroda berdiamter 2,6 mm. Hasil penelitian didapatkan bahwa kekuatan bending terendah 23,20 kg/mm2 pada arus 70 A dan tertinggi 26,82 kg/mm2. Kekerasan tertinggi 192,40 kg/mm2 pada daerah logam las 110 A.Kata kunci: Baja Karbon rendah, SMAW, kampuh V, kekuatan bending dan kekerasan.
Pengaruh Kuat Arus Listrik Terhadap Kekuatan Bending Akar Las dan Kekerasan Pada Pengelasan SMAW Samhuddin Samhuddin; Aminur Aminur; Al Ichlas Imran; Sartirlan Ali
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Elektroda Vol 7 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v7i2.23323

Abstract

Struktur sambungan pada konstruksi baja yang rigid tidak terlepas dari pengelasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kuat arus terhadap kekuatan bending pada akar las dan kekerasan pada daerah logam las, base metal dan Heat Affected Zone. Bahan yang digunakan adalah plat baja karbon rendah tebal 8 mm. Pada kedua bagian sisi ujung yang disambung masing-masing dibuat groove sudut 30 derajat yang membentuk sebuah kampuh V sudut 60 derajat. Pada kampuh V dilas dengan proses SMAW posisi 1G dengan variasi arus pengelasan 70 A, 90 A dan 110 A dengan elektroda berdiamter 2,6 mm. Hasil penelitian didapatkan bahwa kekuatan bending terendah 23,20 kg/mm2 pada arus 70 A dan tertinggi 26,82 kg/mm2. Kekerasan tertinggi 192,40 kg/mm2 pada daerah logam las 110 A.Kata kunci: Baja Karbon rendah, SMAW, kampuh V, kekuatan bending dan kekerasan.
PENGARUH JARAK TOOL-PENDINGIN TERHADAP SIFAT MEKANIS PADA SAMBUNGAN FRICTION STIR WELDING DENGAN PERLAKUAN TTT + DC-LSND Jaka Seru Dwi Saputra; Prinob Aksar; Salimin Salimin; Samhuddin Samhuddin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 14, No 1 (2022): Dinamika Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v14i1.29849

Abstract

Friction stir welding (FSW) merupakan proses pengelasan yang inovatif dikenal sebagai proses pengelasan solid state. Dalam penyambungan pengelasan TIG dan MIG memiliki kekurangan dibanding pengelasan FSW yaitu, distorsi cukup besar dan adanya gas yang menyebabkan lingkungan tercemar. Metode FSW juga memiliki kekurangan yaitu meninggalkan lubang dan membutuhkan pencekaman yang kuat. Untuk itu tujuan FSW dengan metode Dynamically Controlled - Low Stress No Distortion (DC-LSND) dan Transient Thermal Tensioning (TTT) dapat menurukan distorsi. Konsep kerja FSW yaitu benda dijepit kemudian digesekkan dengan kecepatan tertentu sehingga timbul panas. Karena panas akibat gesekan, material logam tersebut akan meleleh dan menyatu setelah melalui proses pendinginan. Saat proses pencairan logam dengan gesekan terjadi, tekanan arah aksial diberikan. Pengujian dilakukan pada dua spesimen yaitu tanpa perlakuan dan kombinasi TTT+DC-LSND dengan jarak tool-pendingin 40 mm. Hasil pengelasan dilakukan pengujian diataranya uji komposisi, uji kekerasan, kekuatan tarik, dan mikro struktur. Hasil pengujian kedua sepesimen didapatkan bahwa metode dengan perlakuan TTT+DC-LSND mampu meningkatkan nilai kekuatan mekaniknya. Penggunaan metode DC-LSND memberikan hasil pada peningkatan kekerasan pada daerah las. Sebagai kesimpulannya, hasil yang paling optimum pada proses FSW yaitu perlakuan gabungan TTT+DC-LSND.