Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

PELATIHAN DASAR “MANAJEMEN ORGANISASI” BAGI PENGURUSKELOMPOK PENERIMA MANFAAT (DEBITUR) PINJAMAN DANA BERGULIR DANA AMANAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PDB DAPM) DI KECAMATAN KALIJAMBE KABUPATEN SRAGEN Etty Indriani; Adi Penawan; Tri Nurdyastuti
WASANA NYATA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i1.188

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar terbentuknya struktur organisasi yang tertata dan terciptanya budaya organisasi yang kondusif, tim kerja yang solid dalam kompak sehingga akan lebih mudah dalam mencapai tujuan organisasi serta tertib administrasi dalam pengelolaan organisasi dan mengelola keuangan kelompok.Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berbentuk pelatihan tentang manajemen organisasi bagi pengurus kelompok penerima manfaat (debitur) Pinjaman Dana Bergulir Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (PDB DAPM) di Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen.Dari hasil Pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman terhadap materi sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan pada peserta kelompok I,sebelum pelatihan rata-rata pemahaman terhadap materi dari 51 orang peserta adalah sebesar 40,3, sementara setelah diberikan pelatihan rata-rata pemahaman peserta sebesar 90,6.Nilai thitung adalah sebesar -24.761 dengan sig 0.000 < 0.05, artinya rata-rata pemahaman sebelum dan sesudah pelatihan manajemen organisasi terhadap peserta terdapat perbedaan. Sedangkan untuk kelompok II menunjukkan bahwa sebelum pelatihan rata-rata pemahaman terhadap materi dari 32 orang peserta adalah sebesar 37,8, sementara setelah diberikan pelatihan rata-rata pemahaman peserta sebesar 93,1.Nilai thitung adalah sebesar -24.051 dengan sig 0.000 < 0.05, artinya rata-rata pemahaman sebelum dan sesudah pelatihan manajemen organisasi terhadap peserta terdapat perbedaan.Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penyampaian materi tentang manajemen organisasi sangat mempengaruhi terhadap pemahaman peserta pelatihan. Kata kunci: Manajemen Organisasi, Dana Bergulir
PENTINGNYA PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI KELOMPOK UMKM KUB MURAKABI DESA NGARGOYOSO Cahyani Tunggal Sari; Etty Indriani
WASANA NYATA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i1.189

Abstract

Kelompok Usaha Bersama MURAKABI merupakan salah satu kelompok usaha yang ada di Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. Kelompok Usaha Bersama ini memproduksi aneka makanan olahan dengan bahan ubi ungu. Produk yang dihasilkan antara lain timus dan bakpia. KUB Murakabi ini merupakan inisiatif dari Bu Endang selaku ketua UMKM untuk memberdayakan ibu-ibu yang ada di wilayah Ngargoyoso. Awalnya Bu Endang mengikuti pelatihan boga dari Dinas Koperasi dan UMKM kemudian, ilmu dari pelatihan yang didapat, ditularkan kepada ibu-ibu di wilayah Ngargoyoso. Ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok usaha bersama Murakabi sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan petani. Kegiatan mengolah ubi ungu menjadi bakpia dan timus ini dilakukan di  malam hari karena di pagi harinya, produk timus dan bakpia diambil oleh para pedagang. Sistem pemasarannya masih sederhana karena produksi dilakukan hanya jika ada pesanan. Dan penjualan hanya dengan sistem beli putus, tidak melayani sistem konsinyasi. Pencatatan keuangan masih sangat sederhana, yaitu hanya dicatat pengeluaran dan pemasukan, belum ada pos-pos sesuai dengan departemennya baik produksi, pemasaran, maupun sumber daya manusia. Kegiatan Pelatihan diperuntukkan bagi seluruh sumber daya manusia yang terlibat dalam Kelompok Usaha Bersama Murakabi. Pengusul mengajukan tema pembukuan sederhana UMKM sejalan dengan program studi yang menaungi pengusul yaitu program studi manajemen. Selain itu, program pelatihan pembukuan sederhana UMKM juga sejalan dengan program pemerintah yang mengharapkan UMKM naik kelas.Kata Kunci : pembukuan sederhana, UMKM, KUB Murakabi Desa Ngargoyoso
PILOT PROYEK PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK BUDIDAYA TANAMAN DALAM RANGKA UPAYA EFISIENSI BIAYA HIDUP KELUARGA DI DESA DENGGUNGAN BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI Dibyo Iskandar; Etty Indriani
WASANA NYATA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i1.243

Abstract

Lahan tidur di Indonesia, sangat luas baik lahan pertanian yang beralih fungsi yang untuk sementara waktu belum difungsikan sesuai peruntukkan dan lahan pekarangan yang dibiarkan menganggur tidak diolah  atau belum dimanfaatkan dengan baik. Padahal jika lahan tersebut dioptimalkan, pemanfaatannya  dapat memberikan banyak hal yang positif  misalnya mengurangi pengangguran,menambah supply bahan pangan dan lingkungan tidak terkesan kumuh dan sekaligus sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan peningkatan pendapatan keluarga. Yang berkaitan dengan kepemilkkan pribadi terutama lahan pekarangan jika diolah memiliki potensi dalam menyediakan bahan pangan keluarga, mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk pembelian pangan yang menjadi ironi.dan  permasalahan atau fenomena yang tidak disadari oleh sebagian besar masyarakat,yang ditandai masih banyak  dijumpai kurang optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan diantaranya belum membudaya budidaya pekarangan secara intensif, masih bersifat sambilan dan belum berorientasi pasar dan belum adanya program khusus dari petugas atau kader.Tujuan pengabdian ini adalah memberikan motivasi kepada masyarakat demgan cara memberikan bukti nyata melalui Pilot Proyek pemanfaatan lahan pekarangan seluas kurang lebih 1000 meter  dengan ditanami  empat jenis sayuran yaitu bayam cabut,   kangkung cabut kacang panjang dan terong setelah melihat bukti sehingga masyarakat bisa tertarik untuk memanfaatkan lahan miliknya untuk difungsikan  dengan baik..Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Denggungan  Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali.Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta yang hadir bersedia membentuk kelompok yang terdiri bapak dan Ibu – ibu berkenan sebagai penggiat pengoptimalan lahan pekarangan melalui kesediaannya menggarap lahan pilot proyek  secara suka rele dan bersedia membagikan hasil tanaman secara gratis kepada masyarakat pada awal pertama panen. Kata kunci: lahan pekarangan, pilot proyek,penggiat,hasil,ketertarikan.
PENGEMBANGAN STRATEGI CLUSTER DAN LITERASI DESAIN PACKAGING BAGI PELAKU UMKM DI KABUPATEN KARANGANYAR Etty Indriani; Agus Utomo; Cahyani Tunggal Sari
WASANA NYATA Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i1.460

Abstract

Indonesia saat ini tengah berada di era MEA dan UMKM diharapkan mampu mengikuti perkembangan ini dengan meningkatkan kinerja pemasaran melalui berbagai inovasi produk. Inovasi produk tersebut dapat berupa inovasi dalam bentuk kemasan dan juga proses pengolahannya. Sehingga produk dari UMKM tidak hanya menembus pasar domestik tetapi juga mancanegara. Pentingnya inovasi produk, terutama kemasan bagi pelaku UMKM khususnya pelaku usaha di Kabupaten Karanganyar ini, mendorong untuk dilakukannya pengabdian ini. Kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu mengungkapkan peran kemasan produk dalam pemasaran produk UMKM  dalam pasar domestik maupun mancanegara. Kegiatan Pelatihan diperuntukkan bagi seluruh sumber daya manusia terutama yang memiliki usaha mikro kecil menengah di Kabupaten Karanganyar khususnya yang tergabung dalam klaster Mbangun Makutoromo. Pengusul mengajukan tema pelatihan pengembangan literasi design pada produk UMKM dan manfaatnya bagi pemasaran, sejalan dengan program studi yang menaungi pengusul yaitu program studi manajemen.Kata Kunci: strategi, cluster, desain kemasan, UMKM
Membangun Keberlanjutan Dan Tata Kelola Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kabupaten Sragen Etty Indriani; Hartawan Hartawan; Adi Penawan
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1513

Abstract

Keberadaan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) memberikan inklusi keuangan masyarakat miskin perdesaan yang tidak terjangkau layanan bank dan berbasis pemberdayaan.  Dalam pengelolaan DAPM menghadapi masalah keberlanjutan dan tata kelola. Permasalahan dasar DAPM berkaitan dengan ekonomi kelembagaan yaitu tentang hak kepemilikan, modal social, kelembagaan dan payung hukum organisasi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan DAPM agar tetap berlanjut dengan tata kelola yang baik. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan, forum group discussion, workshop untuk penyelesaian masalah dalam pengembangan dan keberlanjutan DAPM. Hasil yang diperoleh dengan pendampingan antara lain DAPM mampu mengidentifikasi masalah dan solusi dengan metoda Analytic Network Process; melakukan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan dan keberlanjutan yang tepat, membangun tata kelola dan pendampingan penentuan badan hukum kelembagaan DAPM dan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) DAPM.
Digitalisasi dan Perluasan UMKM Kampung Batik di Desa Pungsari Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen Khristiana, Yenni; Kardha, Dessyana; Indriani, Etty; Khoiruman, Muhammad; Wariati, Ambar
WASANA NYATA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v8i2.1850

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2024 di Balai Desa Pungsari, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. Program ini bertujuan untuk mendorong digitalisasi dan perluasan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kampung Batik Desa Pungsari melalui pendampingan dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi digitalisasi UMKM, pelatihan pemanfaatan teknologi digital, serta pendampingan langsung dalam pembuatan NIB bekerja sama dengan PT. Mikrobisnis Digital Sejahtera melalui program INAmikro. Kegiatan ini berlangsung dalam tiga sesi utama, yaitu pembukaan oleh Kepala Desa, pemaparan materi digitalisasi, serta sesi praktik dan pendampingan langsung.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta, yang terdiri dari pelaku UMKM setempat, sangat antusias dalam mengikuti program ini. Sebagian besar berhasil memperoleh NIB dan memahami pentingnya digitalisasi dalam pengembangan usaha mereka. Masukan dari peserta menunjukkan perlunya pendampingan lebih lanjut, khususnya dalam aspek pemasaran digital dan pengelolaan keuangan usaha. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM Kampung Batik di Kecamatan Plupuh dapat lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.