Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EDUKASI DIGITAL: OPTIMALISASI PERAN KADER KESEHATAN MELALUI VIDEO PEMBELAJARAN PEDULI STUNTING Masmuri Masmuri; Nurul Hidayah; Dodik Limansyah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting membutuhkan peran aktif kader kesehatan serta dukungan masyarakat melalui edukasi yang efektif dan berkesinambungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dan masyarakat mengenai pencegahan stunting dengan memanfaatkan media video edukatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi program, pelatihan kader kesehatan terkait konsep dasar stunting dan teknik komunikasi, implementasi video pembelajaran pada kegiatan posyandu dan forum kesehatan, serta pendampingan dan evaluasi melalui observasi, pre-test, post-test, dan wawancara. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan masyarakat bervariasi, yaitu rendah (16,7%), sedang (36,7%), dan tinggi (46,7%). Setelah intervensi, hasil post-test memperlihatkan peningkatan signifikan, di mana seluruh peserta (100%) mencapai kategori pengetahuan tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa media video edukatif efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stunting. Sebagai tindak lanjut, video diserahkan kepada Puskesmas Sukadana dan kader kesehatan untuk dimanfaatkan secara mandiri, serta dijalin kerja sama dengan pemerintah desa di Kabupaten Kayong Utara guna memperluas cakupan edukasi.
PENINGKATAN KESADARAN REMAJA TERHADAP BAHAYA PERGAULAN BEBAS DI ERA DIGITAL MELALUI PENDEKATAN PEER EDUCATION Dodik Limansyah; Masmuri Masmuri; Nurul Hidayah; Ruri Virdiyanti
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergaulan bebas di era digital dapat membawa dampak serius bagi remaja jika tidak diwaspadai. Namun, dengan dukungan dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar, remaja dapat belajar untuk memilih pergaulan yang sehat dan positif. Prinsip “Love Yourself, Protect Yourself” dapat dijadikan pegangan bagi setiap remaja dalam menjalani kehidupan sosialnya di era digital. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya pergaulan bebas adalah melalui pendidikan kesehatan dengan metode peer education. Metode ini dikemas secara sistematis dan menarik, sehingga mampu meningkatkan partisipasi serta minat peserta. Pelatihan peer educator menjadi komponen kunci dalam memastikan para pendidik sebaya memiliki pengetahuan, sikap, dan kepercayaan diri yang memadai. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap partisipan remaja dalam keterampilan pendidikan teman sebaya (peer education) setelah diberikan intervensi edukasi tentang bahaya pergaulan bebas di era digital. Peningkatan tersebut mencapai ≥ 70%, melampaui target capaian sebelumnya sebesar ≥ 30%, berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui sesi diskusi tanya jawab serta pengisian lembar kuesioner. Melalui metode edukasi ini, diharapkan remaja mampu menghadapi berbagai bahaya dan dampak negatif dari pergaulan bebas di era digital, serta berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik, khususnya bagi remaja di wilayah Kabupaten Kayong Utara
Efektivitas Media Website Berbasis Budaya Dalam Peningkatan Keterampilan Deteksi Dini Stunting Oleh Kader Kesehatan Kota Pontianak Masmuri Masmuri; Nurul Hidayah; Dodik Limansyah
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : Institut Kesehatan Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v11i1.985

Abstract

In order to enable early detection and prevention of stunting, it is necessary to improve the early stunting detection skills of health cadres. Currently, research on stunting prevention and early detection generally still utilizes generic educational media and has not yet integrated local cultural approaches for multiethnic communities in the Kapuas River peripheral area. This study aimed to examine the effectiveness of a culture-based website media on the early stunting detection skills of health cadres. This study employed a quasi-experimental design using a pre-test and post-test with a control group approach. Sampling was conducted using a total sampling technique involving 110 respondents, who were divided into two groups. Statistical analysis included the Marginal Homogeneity test to assess differences in cadres’ skills between the two groups, as well as the Mann–Whitney U test to compare post-test skills between the intervention and control groups. The research instrument was a questionnaire measuring health cadres’ skills in early stunting detection. The results showed a significant improvement in cadres’ skills in the intervention group, with the proportion of cadres in the good category increasing from 45.5% to 85.5%, compared to the control group, which experienced a decrease from 69.1% to 65.5%, although remaining within the good category. The Marginal Homogeneity test revealed a statistically significant result (p = 0.001; p < 0.05), indicating that the culture-based website media was effective in improving health cadres’ early stunting detection skills. The use of culture-based website media was proven to be effective in enhancing cadres’ skills in early stunting detection. This study recommends cross-sector collaboration to improve internet access, provide assistance to health cadres, and integrate digital educational media in order to enhance the effectiveness of stunting prevention efforts.