Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Formulasi Lengkap Larutan Pengawet Bunga Potong Anyelir (Dyanthus caryophillus) Farida Iriani
Agrikultura Vol 20, No 3 (2009): Desember, 2009
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.038 KB) | DOI: 10.24198/agrikultura.v20i3.965

Abstract

Pemanfaatan larutan pengawet berfomula bahan dasar sukrosa, asam sitrat, dan lisol adalah efektif mempertahankan kualitas bunga potong anyelir. Pemanfaatan larutan pengawet berformula bahan dasar yang ditambahkan senyawa pengatur tumbuh sitokinin atau senyawa anti etilen telah dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji keefektifannya dalam meningkatkan kualitas bunga potong itu. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok terdiri atas lima faktor yang diulang tiga kali. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan kinetin atau perak tiosulfat ke dalam formula dasar memberi efek yang lebih baik terhadap kualitas bunga potong anyelir dibandingkan dengan perendaman dalam larutan pengawet berformula dasar saja, sebagaimana terukur melalui umur peragaan, jumlah koloni mikroba, perkembangan bobot segar relatif 2-harian, etilen yang disintesis dan respirasi.
FORMULASI BAHAN DASAR LENGKAP LARUTAN PENGAWET BUNGA POTONG KRISAN (Dendranthema indicum) Farida Iriani
Jurnal Agroekoteknologi Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.045 KB) | DOI: 10.33512/j.agrtek.v1i2.581

Abstract

ABSTRACTThe quality of cut flowers can be improved by soaking them in a preservative solution, containing three basic compounds, sucrose, citric acid, and Lysol (called the basic formula). A research was conducted to find out an exact formulation which can give an optimal result by mixing the basic formula with cytocinine as a growth substances or anti-ethylene molecule as an completing agent (called the complete basic formula) for chrysanthemum cut flower. This research was done in the plant physiology laboratorium at Faculty of Agriculture of Bandung Raya University, Bandung on July to August 2004 by using univariat Randomized Block Design method consists five treatments, which are basic formula, basic formula + cynetine, basic formula + BAP, basic formula + AOA, and basic formula + STS. The result shows that the quality of chrysanthemum cut flowers can be kept by soaking it in a basic formulation preservative solution only, which containts 48 x 103 mgL-1 sucrose + 241 mgL-1 citric acid + 800 mgL-1 lysol in 14 hours. Soaking the cut flowers in a preservative solution, the decreasing of fresh weight is also minimalized and relative 2-days water uptake is maximalized. The number of ethylene that synthesized and respiration activity of chrysanthemum cut flowers can be pushed by adding the cytocinine into basic formula. Key Words:  Preservative Solution, Quality Of Chrysanthemum Flowers, Growth Substances Cytocinine, Anti-Ethylene
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat pada Media Tanam Kascing dengan Takaran yang Berbeda Indika Firmansyah; Farida Iriani; Sri Nur Widyastuti L
Jurnal Agroekoteknologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jur.agroekotetek.v11i2.7691

Abstract

ABSTRACTExperiments were carried out to determine the effect of vermicompost media onthe growth and yield of land kale plants located in Sukasari, Tanjungsari, Sumedang, West Java Provinces from September to October 2018. It was conducted using a randomized block design consisting of five treatments and five replications, while the treatment consisted of A = 0.0 kg vermicompost + 2.0 kg soil, B = 0.5 kg vermicompost + 1.5 kg soil, C = 1.0 kg vermicompost + 1.0 kg soil, D = 1.5 kg vermicompost + 0.5 kg soil, E = 2.0 kg vermicompost + 0 kg soil. The results showed that giving vermicompost significantly affected plant height at the age of 29 HST, 36 HST, 43 HST, root length, shoot fresh weight, fresh weight, shoot/root ratio of plant at 43 HST. The use of vermicompost at a doses 1 kg kg-1 soil given the best effect than the other doses.
EFEK SUSPENSI PENGAWET TERHADAP KUALITAS BUNGA POTONG HERBRAS Farida Iriani
Jurnal Agroekoteknologi Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/j.agrtek.v2i2.647

Abstract

ABSTRACTThe usage of preservative solution as a force to improve the quality of Transvaal daisy cut flower  Ornella cultivar is effective. A preservative that was formulated from sucrose + citric acid + lysol + oxyacetate acid was made as suspension by adding of cmc, will be examined its effectivity in this experiment. An experiment by using Randomized Block Design bifactor, which are dosage of suspension and suspension saving period before it was going to be added into the soaking water of Transvaal daisy cut flower. Respons of variable which analyzed are vase life, petal blooming capacity, dynamics of fresh weight relative and water absorpsiton relative 2-days. The result showed that dosage a 50 mLL-1 of suspension and three months saving period was the best compare to another respons variable.Keywords: Cut flower preservative, Dosage suspension
Efek Suspensi Pengawet terhadap Kualitas Bunga Potong Anyelir Farida Iriani
Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4048.753 KB) | DOI: 10.35138/paspalum.v1i1.38

Abstract

Pemanfaatan bahan pengawet sebagai upaya meningkatkan kualitas bunga potong anyelir kultivar Red Sims adalah efektif. Bahan pengawet yang diformulasi dari  senyawa sukrosa  + asam sitrat + lisol + perak tiosulfat yang telah dibuat menjadi bentuk sediaan suspensi dengan penambahan penyuspensi cmc, akan dikaji dalam keefektifannya dalam percobaan. Percobaan menggunakan Acak Kelompok dwi faktor, yaitu takaran susfensi dan lama susfensi tersimpan yang akan ditambahkan ke dalam air perendam sebelum bunga potong tersebut diperagakan. Peubah yang diamati adlah umur peragaan, diameter mekar maksimum, dinamika perkembangan bobot segar relatif dan serapan air relatif 2- harian. Hasil percobaan menunjukkan bahwa takaran susfensi 50 mlL-1 dan tersimpan tiga bulan adalah terbaik terhadap semua peubah yang diamati.
Implementasi Nilai Inovator KejarAURORA Bagi Anak-Anak Pra Sejahtera Puji Prabowo; Farida Iriani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2017): Agustus 2017
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.232 KB) | DOI: 10.30999/jpkm.v7i1.168

Abstract

Many problems in Indonesia need to be solved by innovations. Creating innovators is believed as the way of giving solutions for the future. However, creating innovators need to be prepared since the early years. Started in 2012, a non-profit organization named kejarAURORA provides non-formal education for the underprivileged children to learn skills freely. KejarAURORA aims to increase the quality of human resources and create innovator as the change agent of Indonesia in the future. Learning activities are conducted based on curriculum written by kejarAURORA team. Positive changes from the children as learning participants and parents are used as evaluation tools. Response towards activities, personal development, and positive impacts happening on school become three main aspects that evaluated from the children. While for parents, their children's learning attitudes, skills, and knowledge received during participation in kejarAURORA are evaluated. Positive impacts also found from the volunteer teachers about direct learning from the kids, self-development, understanding the happiness, as well as being grateful. In addition, some media interviews and inspirational talks were done to deliver the progress and impacts of this program. Overall, kejarAURORA has been giving positive impacts toward its participants.
EFEK KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN DALAM LARUTAN URINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK MAWAR Farida Iriani Noeh
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 11, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v11i2.1790

Abstract

Mawar adalah kelompok florikultura yang dimanfaatkan sebagai tanaman hias halaman, tanaman dalam pot, bunga tabur, bunga potong, bahan baku kosmetika dan obat-obatan. Permintaan bunga potong mawar terus meningkat dari tahun ke tahun, baik internasional maupun domestik, sehingga teknik perbanyakan tanaman mawar dalam waktu singkat, perlu diteliti. Percobaan telah dilaksanakan  pada bulan Agustus  sampai September  2020 di Kampung Ciburial Desa Cibogo Kec. Lembang Kab. Bandung Barat, Prov. Jawa Barat dengan ketinggian tempat 1.214 mdpl. Percobaan menggunakan  metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu konsentrasi urine sapi dan lama perendaman dengan masing-masing faktor perlakuan terdiri atas tiga taraf. Terdapat sembilan  kombinasi perlakuan, dan setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali.  Jenis perlakuan faktor pertama, yaitu k1  (10 mlL-1),  k2 (20 mlL-1), dan k3 (30 mlL-1), sedangkan faktor kedua,  yaitu  l1 (30 menit), l2 (45 menit), dan l3 (60 menit). Variabel respon yang diamati adalah panjang tunas, jumlah tunas, jumlah daun, panjang daun, luas daun, panjang akar, dan volume akar. Tidak terjadi interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman dalam urine sapi terhadap pertumbuhan setek batang mawar varietas first red. Berdasarkan hasil sidik ragam,  setek mawar yang direndam selama 45 menit dalam larutan yang mengandung urine sapi, adalah memberi efek terbaik terhadap variabel respon panjang tunas dan volume akar. 
Respon Pertumbuhan Setek Cincau ( Premna oblongifolia Merr.) yang Direndam Dalam Berbagai Konsentrasi Air Kelapa ana farida iriani; Sri Nur Widyastuti
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Agroecotania: Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.084 KB) | DOI: 10.22437/agroecotania.v2i2.8736

Abstract

Tanaman cincau merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang sudah sejak dulu dimanfaatkan penduduk untuk mengobati berbagai penyakit. Kembali maraknya variasi pangan tradisional, maka dianggap perlu adanya perluasan areal sentra penanaman sehingga berakibat penambahan jumlah pengadaan bibit. Perbanyakan tanaman cincau hanya efektif melalui organ vegetatif, yaitu melalui setek batang. Upaya stimulasi keberhasilan perbanyakan melalui setek dapat dengan penggunaan zat pengatur tumbuh alami seperti air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi berapa konsentrasi air kelapa yang tepat untuk memacu pertumbuhan setek cincau. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas lima perlakuan dan lima ulangan, yaitu: A konsentrasi air kelapa 0%, B konsentrasi air kelapa 15%, C konsentrasi air kelapa 30%, D konsentrasi air kelapa 45%, dan E konsentrasi air kelapa 60%. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam pada taraf uji 5%, kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air kelapa adalah positif terhadap percepatan pertumbuhan setek tanaman cincau. Perendaman setek dalam air kelapa sebelum tanam pada konsentrasi 30%, mampu menstimulasi jumlah tunas dan jumlah daun, sedangkan pada konsentrasi 45% menstimulasi jumlah akar adventif terbanyak pada tanaman cincau hijau perdu baru.
Respon Orangtua Pra Sejahtera Terhadap Penambahan Program Pendidikan Anak Pada KejarAURORA Farida Iriani; Adinda Gladya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.194 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.507

Abstract

Perkembangan teknologi akhir-akhir ini telah banyak mengubah tatanan kehidupan di berbagai aspek. Khususnya di bidang pendidikan, tentang bagaimana nilai-nilai yang diberikan kepada anak, agar dapat menjadikan mereka siap menghadapi tantangan industri global 4.0. Sejak tahun 2012 kegiatan Kelompok Belajar (KejarAURORA) bertujuan untuk mengimplementasikan nilai-nilai inovator khusus bagi anak-anak pra sejahtera di daerah Cihanjuang, kota Cimahi, Jawa Barat. Sejenis kegiatan pendidikan non formal tanpa berbayar telah diterapkan oleh pembina Kejar Aurora, dan berhasil memberikan efek positif bagi anak-anak didik sehingga mampu meningkatkan kemampuan dan sikap percaya diri mereka sebagai cikal bakal inovator di masa depan. Setelah kegiatan berlangsung tujuh tahun, Yayasan Kejar Aurora mengelola kegiatan formal yang terjangkau secara ekonomi bagi anak-anak pra sejahtera. Sebagian besar peserta kegiatan merupakan anak-anak yang telah mengikuti kegiatan non formal sebelumnya. Metode penelitian berupa survey dan cara wawancara kepada orang tua yang mendaftarkan anaknya karena sudah mengetahui atau sudah pernah mengikuti kegiatan kejarAURORA sebelumnya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingginya tingkat kepercayaan orang tua terhadap kegiatan kejarAURORA merupakan faktor penyebab diterimanya penambahan program pendidikan baru kejarAURORA. Orang tua mempercayakan anaknya untuk mendaftar di program baru kejarAURORA karena ada efek positif perubahan sikap anak, serta pelayanan dan keseriusan kejarAURORA dalam mendidik anak.
PELATIHAN KETERAMPILAN MEMBUAT PUPUK ORGANIK ASAL LIMBAH AYAM BAGI PESERTA DIDIK KejarAURORA Farida Iriani; Syifa Nurjannah; Hana Kusuma Wardani; Sinta Sri Rahayu
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1738

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh tim PkM UICM atas dana hibah Kemendikbudristek melalui program BIMA tahun anggaran 2022 yaitu, memberikan pelatihan keterampilan usaha tani terpadu (beternak ayam broiler, budidaya tanaman hias daun, dan membuat pupuk organik) kepada peserta didik Kelompok Belajar AURORA (KejarAURORA) yang dikelola oleh Yayasan KejarAURORA. Yayasan KejarAURORA didirikan sejak tahun 2012 dengan kurikulum pendidikan non formal bagi peserta didik berusia 5-18 tahun khusus berasal dari keluarga pra sejahtera. Taman belajar AURORA beralamat di Gg.Bagja III Rt 03 Rw 11 Jl. Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat. Pelatihan keterampilan membuat pupuk organik asal limbah ayam pedaging jenis broiler yang difermentasi dengan bakteri dekomposer, telah dilaksanakan secara daring dan luring. Kegiatan daring melalui meet zoom untuk menyampaikan pembekalan materi atau petunjuk teknis pelatihan, diskusi tentang pemanfaatan limbah organik untuk budidaya tanaman hias, serta dibagikan buku panduan pada saat luring pelatihan. Peserta didik yang terlibat aktif dalam kegiatan ini berjumlah 22 orang, berusia 10-18 tahun, dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2022 dengan produk akhir berupa pupuk organik kering halus dalam kemasan plastik yang siap dipasarkan.