Dina Afriani
Pendidikan Teknologi Informasi STKIP PGRI Banjarmasin

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Development of contextual learning tools to support 21st century on flat shape materials Nonong Rahimah; Dina Afriani
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 1 (2021): Januari - April 2021
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v7i1.1130

Abstract

This study aims to develop and produce good quality learning tools on rectangular flat shape material and see the effectiveness of the learning. The population was the VII grade students at Junior High School in South Banjarmasin. Determination of the sample using purposive sampling with research samples SMPN 23 and 28 Banjarmasin. The research design used is a type of development research with a development process using the 4D model and has been adjusted to the research objectives. The results of the development of learning tools in the form of a Learning Implementation Plan (RPP), Student Worksheet (LKPD), and Learning Outcomes Test (THB) are good, namely valid with a little revision, THB meets the criteria of minimum validity is sufficient, the reliability test shows very high correlation practical, and effective seen from effective student activities, positive student responses, and completeness of learning classically achieved, namely 93.54% students complete learning for SMP 23 Banjarmasin and 93.33% students complete studying for SMPN 28 Banjarmasin. The urgency of the results of this study is to contribute to teachers at SMPN 23 and SMPN 28 Banjarmasin to be able to implement and develop the resulting products in the form of contextual-based learning tools. Since this product is a new thing for the schools of SMPN 23 and SMPN 28 Banjarmasin, it can be used as an alternative in learning activities.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Mahasiswa Memilih Program Studi di STKIP PGRI Banjarmasin Dina Afriani; Kenti Yuliana; Akhmad Syarwani
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.793 KB)

Abstract

Pendidikan adalah suatu usaha mutlak yang digunakan untuk membentuk manusia seutuhnya. Daya saing dalam memperoleh pekerjaan menuntut setiap individu untuk memiliki jenjang pendidikan yang tinggi, setidaknya strata 1. Seperti halnya persaingan dalam memperoleh pekerjaaan, terjadi juga persaingan antar lembaga pendidikan dalam menarik peminatnya. Persaingan dapat berdampak pada penurunan jumlah peminat dan tidak meratanya sebaran mahasiswa dalam program studi. Banyak faktor yang dapat menyebabkan hal tersebut terjadi. Namun perlu diwaspadai dan dilakukan evaluasi sedini mungkin penyebab terjadinya penurunan tersebut. Berdasarkan observasi, jumlah peminat di STKIP PGRI Banjarmasin mengalami fluktuasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam memilih Program Studi di STKIP PGRI Banjarmasin. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa STKIP PGRI Banjarmasin yang tersebar dalam enam program studi. Instrumen yang digunakan yaitu angket langsung dan tertutup. Agar tercapai tujuan penelitian tersebut maka perlu dilakukan analisis faktor terhadap data yang diperoleh. Berdasarkan kajian masalah dan teori, dirumuskan 45 variabel yang dapat mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 variabel yang dibentuk, dapat terbentuk 14 faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa, yaitu: (1) tuntutan sekarang dan keinginan masa depan; (2) teman dan orang tua; (3) kualitas diri; (4) bonafiditas, fasilitas, dan promosi; (5) linearitas pendidikan; (6) kualitas Program Studi; (7) potensi diri; (8) sarana dan pengetahuan; (9) dosen dan mahasiswa; (10) dukungan proses belajar-mengajar; (11) ekonomi dan informasi; (12) luaran alumni; (13) keluarga; dan (14) mata kuliah.
Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Dina Afriani; Kenti Yuliana
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 17 No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/jpl.v17i1.1798

Abstract

Arus globalisasi yang terjadi pada dunia saat ini menyebabkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin pesat, contohnya gadget. Pada kalangan mahasiswa, mempunyai gadget seperti sebuah keharusan. Terutama bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, yang dalam kesehariannya tidak bisa terlepas dari gadget. Gadget sejatinya memberikan dampak yang baik jika bijak dalam menggunakannya. Sebaliknya, ketergantungan gadget akan berakibat pada perubahan interaksi sosial. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan agar bijak dan cerdas dalam penggunaan gadget. Sebagai langkah awal maka dilakukan analisis dampak penggunaan teknologi informasi (gadget) terhadap interaksi sosial mahasiswa. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP PGRI Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua mahasiswa mempunyai gadget dengan jenis dan durasi penggunaan yang beragam. Perilaku mahasiswa dapat dikatakan masih baik, masih banyak mahasiswa yang menggunakan gadget sebagaimana mestinya. Mahasiswa memanfaatkan gadget untuk mengakses media sosial, sebagai penunjang dalam belajar, sarana hiburan, dan sarana bisnis online. Manfaat terbesar (dampak positif) yang dirasakan adalah mendapatkan informasi penunjang perkuliahan. Selain itu, mayoritas mahasiswa lebih memilih untuk berkomunikasi langsung dibandingkan dengan menggunakan gadget. Tingkat kepedulian dengan lingkungan juga cukup bagus. Namun yang perlu diperhatikan disini, rata-rata mahasiswa tidak bisa terlepas dari menggunakan gadget dan durasi penggunaan gadget masih cukup tinggi serta interaksi sosial yang berkurang karena penggunaan gadget bagi sebagian mahasiswa dianggap biasa. Padahal hal ini perlu dilakukan tindakan agar tidak menjadi kebiasaan dan menjadikannya anti sosial.
Pengembangan Media Belajar Mandiri Matematika Materi Segitiga dan Segiempat Berbasis Android Herfani Setiawan; Muhammad Rizki Zulkarnain; Dina Afriani
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v3i1.29258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media belajar mandiri berbasis android yang layak digunakan pada mata pelajaran Matematika materi Segitiga dan Segiempat di kelas VII untuk dapat menarik mibat siswa dalam mempelajari materi tersebut. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan mengadaptasi model Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi 5 tahapan, yaitu: studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba dan evaluasi serta produk akhir dan penyebaran. Hasil dari penelitian ini adalah media belajar mandiri pada mata pelajaran Matematika materi Segitiga dan Segiempat yang berupa aplikasi android dengan format apk. Berdasarkan penilaian kelayakan dari ahli media, ahli materi, hasil uji coba perorangan, dan hasil uji coba lapangan, media termasuk dalam ketegori sangat layak. Jadi, media belajar mandiri berbasis android pada mata pelajaran Matematika materi Segitiga dan Segiempat yang telah dikembangkan dalam penelitian ini layak untuk digunakan.
ARCHITECTURAL DESIGN OF BAKUNJANGAN TOURISM APPLICATION IN BANJARMASIN CITY USING ZACHMAN FRAMEWORK Muhammad Hidayat; Dina Afriani
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 9, No 4 (2023): September 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v9i4.2501

Abstract

Abstract: The implementation of Enterprise Architecture (EA) in Banjarmasin city's tourism sector is essential to improve the effectiveness of information provided to tourists accessing electronic-based services. Unfortunately, there are some crucial challenges to the fundamental requirements of EA in the tourism sector. There is still partial implementation, a lack of understanding of the technological advances used in Banjarmasin city tourism promotion, a lack of understanding of the implementation in an application architecture framework design and the technology to be used, not having good documentation in the design of application systems and slow services in tourism promotion. There is no certainty of normative standardization for system development operating procedures. This research aims to design the Zachman Framework (ZF) Application architecture as an Enterprise Architecture Planning (EAP) methodology, to visualize spatial data. This application is designed to assist users in displaying spatial data in the form of interactive maps that can be accessed via the internet. The software development method used is the iterative and incremental method with the Zachman Framework approach to application design. Data was collected through surveys and interviews at the Department of Culture, Youth, Sports and Tourism (DISBUDPORAPAR) of Banjarmasin City, with the current number of tourism data being 55 tourist attractions. This application can later be used to introduce tourist attractions in Banjarmasin City to the wider community, including tourists visiting this city.            Keywords: enterprise architecture (ea), tourism, zachman framework (zf) Abstrak: Penerapan Enterprise Architecture (EA) disektor pariwisata kota Banjarmasin amatlah penting untuk meningkatkan efektivitas informasi yang diberikan kepada wisatawan yang mengakses layanan berbasis elektronik. Sayangnya, ada beberapa tantangan krusial terhadap persyaratan mendasar EA di sektor pariwisata. Masih ada yang diimplitasikan seara parsial, kurangnya pemahaman dalam kemajuan teknologi yang digunakan pada promosi pariwisata kota Banjarmasin, kurangnya pemahaman akan implimentasi dalam sebuat perancangan kerangka kerja arsitektur aplikasi dan teknologi yang akan digunakan, tidak memiliki dokumentsai yang baik dalam perancangan sistem aplikasi serta pelayanan yang lambat dalam promosi pariwisata. Belum adanya kepastian standarisasi normatif untuk prosedur operasi pengembangan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur Aplikasi Bakunjangan Zachman Framework (ZF) sebagai metodologi Enterprise Architecture Planning (EAP),  untuk memvisualisasikan data spasial. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna dalam menampilkan data spasial dalam bentuk peta interaktif yang dapat diakses melalui internet. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah metode iteratif dan inkremental dengan pendekatan Zachman Framework untuk perancangan aplikasi. Data dikumpulkan melalui survey dan wawancara pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DISBUDPORAPAR) Kota Banjarmasin, dengan jumlah data pariwisata saat ini yakni 55 tempat wisata. Aplikasi ini nanti dapat digunakan untuk memperkenalkan objek wisata di Kota Banjarmasin kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan yang berkunjung ke kota ini. Kata kunci: enterprise architecture (ea), pariwisata, zachman framework (zf)