Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Fourier Descriptor on Lontara Scripts Handwriting Recognition Fitriyani Umar; Herdianti Darwis; Purnawansyah Purnawansyah
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v15i1.1040.193-200

Abstract

Hal yang kritis dalam proses pengenalan pola adalah ekstraksi fitur. Merupakan suatu metode untuk mendapatkan ciri-ciri suatu citra (image) sehingga dapat dikenali satu sama lain. Pada penelitian ini, metode deskriptor Fourier digunakan untuk mengekstraksi pola aksara Lontara yang terdiri dari 23 huruf. Deskriptor Fourier adalah metode yang digunakan dalam pengenalan objek dan pemrosesan citra untuk merepresentasikan bentuk batas segmen citra. Pengenalan karakter dilakukan dengan menggunakan jarak Euclidean dan Manhattan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat pengenalan tertinggi mencapai akurasi 91,30% dengan menggunakan koefisien Fourier sebesar 50. Pengenalan huruf menggunakan Manhattan dan Euclidean cenderung sama atau menghasilkan akurasi yang cenderung serupa. Akurasi tertinggi dicapai saat menggunakan Manhattan sebesar 91,30%.
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK MELALUI PENGOLAHAN IKAN TERI DI DESA KUPA KABUPATEN BARRU Nurul Hikmah Baharuddin; Asmayanti Asmayanti; Fitriyani Umar; Nur Hidayati Islamiah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3566-3572

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah gangguan gizi yang dialami oleh anak-anak, baik saat masih bayi maupun balita. Observasi yang telah dilakukan ditemukan bahwa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru terdapat 25 bayi dua tahun (baduta) mengalami stunting, 8 diantaranya di Desa Kupa. Ikan teri menjadi salah satu intervensi stunting yang bisa dilakukan dengan mengolah menjadi camilan dan sebagai asupan gizi yang baik bagi anak. Ikan teri mengandung kalsium tinggi yang menunjang pembentukan tulang dan gigi serta memungkinkan berfungsinya otak dan organ lainnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan stunting melalui edukasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Desa Kupa Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru melalu tiga tahapan yaitu mengukur pemahaman pengetahuan melalui pre test, intervensi berupa edukasi dan evaluasi peningkatan pengetahuan melalui post test. Peserta yang hadir dalam program pengabdian masyarakat berjumlah 21 anggota kelompok Teri Kupa.Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat kelompok Teri Kupa terhadap permasalahan stunting terjadi peningkatan setelah intervensi dilakukan dengan rata-rata tingkat pengetahuan di atas 90%. Informasi yang telah disampaikan dan direspon baik oleh masyarakat dan hal ini juga menambah pengetahuan masyarakat bahwa ikan teri yang mereka olah dapat dijadikan camilan anak-anak dalam mendukung penurunan angka kejadian stunting.