Isnania Isnania
Universitas Sam Ratulangi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

AKTIVITAS DIURETIK DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) Isnania, Isnania
PHARMACON Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.3.2014.5365

Abstract

ABSTRACT Papaya (Carica papaya L.) is one of the most important fruit plant in the fulfillment of calcium and source of vitamins A and C. This research aimed to examine diuretics effecct in male rats and identification of chemical contents in the ethanol extract of papaya seed. As much 15 test animals were divided into 5 groups, that is negative control (0,5% CMC suspension), positive control (suspension furosemide 5,04 mg / kgBB), dose of extract 0,03 g/kgBB dose of extract 0,06 g/kgBB, and dose of extract 0,12 g/KgBB. The test is done by measuring of diuretics effect the urine volume incurred for 6 hours. Data obtained were analyzed with SPSS ver.20, one way ANOVA test and advanced test that is Duncan test. Statistical analysis showed a significant difference (α <0.05) between the negative control and positive control and dose of extract. Phytochemical screening results obtained are alcaloids and saponins, but is efficacious as of diuretics is an alcaloid. Based on these results we can conclude the ethanol extract of papaya seeds have a diuretic effect in male  white rats wistar strain and identified the active compounds contained alcaloids and saponins.   Key words : papaya seeds, diuretic effect, Rattus norvegicus, phytochemical screening.       ABSTRAK Pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu tanaman buah yang sangat penting dalam pemenuhan kalsium dan sumber vitamin A dan C. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek diuretik pada tikus jantan dan identifikasi kandungan kimia pada ekstrak etanol biji pepaya.Sebanyak 15 ekor hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (suspensi CMC 0,5%), kontrol positif (suspensi furosemid 5,04 mg/KgBB), ekstrak dosis 0,03 g/KgBB, ekstrak dosis 0,06 g/KgBB, dan ekstrak dosis 0,12 g/KgBB. Pengujian efek diuretik dilakukan dengan mengukur volume urin yang dikeluarkan selama 6 jam. Data yang diperoleh dianalisis dengan SPSS ver.20, uji one way ANOVA dan uji lanjutan yaitu uji Duncan.Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan (α < 0,05) antara kontrol negatif dan kontrol positif serta dosis ekstrak. Hasil skrining fitokimia yang diperoleh adalah senyawa alkaloid dan saponin, namun yang berkhasiat sebagai diuretik adalah alkaloid. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan ekstrak etanol biji pepaya memiliki efek diuretik pada tikus putih jantan galur wistar dan senyawa aktif yang diidentifikasi terdapat senyawa alkaloid dan saponin.   Kata kunci : biji pepaya, efek diuretik, Rattus norvegicus, Skrining fitokimia  
AKTIVITAS DIURETIK DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) Isnania, Isnania
PHARMACON Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.3.2014.5416

Abstract

ABSTRACTPapaya (Carica papaya L.) is one of the most important fruit plant in the fulfillment ofcalcium and source of vitamins A and C. This research aimed to examine diuretics effecct inmale rats and identification of chemical contents in the ethanol extract of papaya seed. Asmuch 15 test animals were divided into 5 groups, that is negative control (0,5% CMCsuspension), positive control (suspension furosemide 5,04 mg / kgBB), dose of extract 0,03g/kgBB dose of extract 0,06 g/kgBB, and dose of extract 0,12 g/KgBB. The test is done bymeasuring of diuretics effect the urine volume incurred for 6 hours. Data obtained wereanalyzed with SPSS ver.20, one way ANOVA test and advanced test that is Duncan test.Statistical analysis showed a significant difference (α <0.05) between the negative controland positive control and dose of extract. Phytochemical screening results obtained arealcaloids and saponins, but is efficacious as of diuretics is an alcaloid. Based on these resultswe can conclude the ethanol extract of papaya seeds have a diuretic effect in male white ratswistar strain and identified the active compounds contained alcaloids and saponins.Key words : papaya seeds, diuretic effect, Rattus norvegicus, phytochemical screening.ABSTRAKPepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu tanaman buah yang sangat penting dalampemenuhan kalsium dan sumber vitamin A dan C. Penelitian ini bertujuan untuk mengujiefek diuretik pada tikus jantan dan identifikasi kandungan kimia pada ekstrak etanol bijipepaya.Sebanyak 15 ekor hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrolnegatif (suspensi CMC 0,5%), kontrol positif (suspensi furosemid 5,04 mg/KgBB), ekstrakdosis 0,03 g/KgBB, ekstrak dosis 0,06 g/KgBB, dan ekstrak dosis 0,12 g/KgBB. Pengujianefek diuretik dilakukan dengan mengukur volume urin yang dikeluarkan selama 6 jam. Datayang diperoleh dianalisis dengan SPSS ver.20, uji one way ANOVA dan uji lanjutan yaitu ujiDuncan.Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan (α < 0,05) antarakontrol negatif dan kontrol positif serta dosis ekstrak. Hasil skrining fitokimia yang diperolehadalah senyawa alkaloid dan saponin, namun yang berkhasiat sebagai diuretik adalahalkaloid. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan ekstrak etanol biji pepaya memilikiefek diuretik pada tikus putih jantan galur wistar dan senyawa aktif yang diidentifikasiterdapat senyawa alkaloid dan saponin.Kata kunci : biji pepaya, efek diuretik, Rattus norvegicus, Skrining fitokimia
STEM-PBL Based E-Module with Jambi Context: Development Research to Improve Students’ 4C Skills Pasaribu, Feri Tiona; Gustiningsi, Tria; Isnania, Isnania; Concepcion, Leizel P. Ariem
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v15i1.3529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi modul e-learning berbasis STEM-PBL yang terintegrasi dengan konteks budaya Jambi guna meningkatkan keterampilan 4C siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and development (R&D) dengan model ADDIE. Peserta penelitian terdiri dari 26 siswa dan 1 guru matematika dari kelas VII.1 MTs N 3 Batang Hari. Alat penelitian meliputi tes keterampilan 4C, lembar validasi ahli, kuesioner tanggapan guru dan siswa, serta lembar observasi. Validasi materi dan desain oleh ahli menghasilkan skor 92% dan 94%, masing-masing, dengan skor validitas keseluruhan 93%, menunjukkan bahwa e-module memenuhi standar kualitas akademik dan pedagogis. Dalam hal kepraktisan, uji coba individu memperoleh skor 92%, sementara uji coba kelompok kecil mendapatkan 89%, dengan skor kepraktisan rata-rata 90,5%, menunjukkan bahwa e-modul mudah digunakan dan mendukung pembelajaran yang efektif. Pengamatan di kelas menunjukkan skor 88,6%, menunjukkan bahwa implementasi e-modul sesuai dengan sintaks pembelajaran STEM-PBL. Selain itu, siswa mencapai skor n-gain rata-rata 0,78 pada tes keterampilan 4C. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa e-module yang dikembangkan valid dan praktis sebagai sumber belajar. Integrasi STEM-PBL dengan pedagogi yang relevan secara budaya dalam konteks pendidikan Indonesia menawarkan pendekatan yang menjanjikan untuk meningkatkan keterampilan 4C siswa. This study aimed to design and evaluate a STEM-PBL-based e-module integrated with the cultural context of Jambi to improve students’ 4C skills. The study employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model. The participants consisted of 26 students and 1 mathematics teachers from class VII.1 MTs N 3 Batang Hari. The research instruments included a 4C skills test, expert validation sheets, teacher and student response questionnaire, and observation sheets. The material and design expert validations yielded scores of 92% and 94%, respectively, resulting in an overall validity score of 93%, indicating that the e-module meets academic and pedagogical quality standards. In terms of practicality, the individual trial achieved a score of 92%, while the small-group trial obtained 89%, with an average practicality score of 90.5%, suggesting that the e-module is easy to use and supports effective learning. Classroom observations showed a score of 88.6%, indicating that the implementation of the e-module aligns well with the STEM-PBL learning syntax. Furthermore, students achieved an average n-gain score of 0.78 on the 4C skills test. Overall, the findings indicate that the developed e-module is valid and practical as a learning resource. Integrating STEM-PBL with culturally relevant pedagogy in the Indonesian educational context offers a promising approach to enhancing students’ 4C skills.
An Evaluation of Critical Thinking Assessment Instruments Based On Science Process Skills AJ, Suharli; Isnania, Isnania; Kriswantoro, Kriswantoro
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37135

Abstract

Pengembangan instrumen asesmen masih cenderung mengukur keterampilan kognitif tingkat rendah dan belum secara optimal mengintegrasikan keterampilan berpikir kritis dan proses ilmiah. Kedua aspek tersebut sangat penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran abad ke-21. Studi ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan reliabilitas instrumen asesmen pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan Riset dan Pengembangan (R&D) awal berdasarkan model Wilson, Oriondo, dan Antonio. Instrumen yang dikembangkan terdiri dari lima pertanyaan deskriptif tentang materi Fisika Inti yang dirancang menggunakan indikator keterampilan berpikir kritis dan proses ilmiah. Validasi isi dilakukan oleh tiga dosen ahli di bidang asesmen dan pendidikan fisika. Pengujian reliabilitas melibatkan 30 mahasiswa Pendidikan Fisika di Universitas Jambi. Analisis data menggunakan Aiken’s V untuk validitas dan Cronbach’s Alpha untuk reliabilitas. Hasil menunjukkan koefisien validitas 0,91 (tinggi) dan reliabilitas 0,90 (sangat tinggi), yang menunjukkan instrumen tersebut sesuai untuk asesmen pembelajaran fisika.