Aliati Iswantari
Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Jl. Agatis, Kampus IPB Darmaga, Bogor, 16680, Indonesia

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

MIKROPLASTIK DALAM SALURAN PERNCERNAAN IKAN DI WADUK JATIGEDE Radityani, Fitri Afina; Pratiwi, Niken Tunjung Murti; Kamal, Mohammad Mukhlis; Iswantari, Aliati; Wulandari, Dwi Yuni; Panggabean, Grin Tommy; Ayu, Inna Puspa; Sakina, Edna
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v15i1.29836

Abstract

Jatigede Reservoir receives water masses and materials from the Cimanuk River, such as nutrients, sediments, and waste, including microplastics. This study aims to analyze the presence of microplastics in the digestive tract of caught fish in Jatigede Reservoir. Fish samples were obtained from fishermen, fish collectors, and fish farmers. Microplastic observations were carried out in the stomach and intestines of fish through the stages of observing fish eating habits, extraction, followed by FTIR analysis to determine the presence, abundance, and type of polymer. Carnivorous fish have the highest amount of microplastics. There is a marked difference between the amount of microplastics and the origin of fish intake. The shorter the fish's gut, the greater the amount of microplastics found. Based on their shape, the type of microplastic is dominated by fibers with a blue color. The most common polymer found is nylon. The digestive tract of fish in Jatigede Reservoir already contains microplastics of various types and colors, with varying amounts, according to the nature of eating fish.
Estimation of phytoplankton carbon content in Jatigede Reservoir, Sumedang, West Java Panggabean, Grin Tommy; Pratiwi, Niken Tunjung Murti; Hariyadi, Sigid; Ayu, Inna Puspa; Iswantari, Aliati; Wulandari, Dwi Yuni; Zulmi, Reza
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.12.3.414-422

Abstract

Waduk Jatigede merupakan perairan daratan tergenang yang terbentuk dari pembendungan sungai Cimanuk. Waduk Jatigede, sebagaimana waduk umunnya, secara horizontal terbagi atas tiga wilayah, yaitu riverin, transisi, dan lakustrin. Perbedaan karakteristik setiap zona juga berdampak pada komposisi dan komunitas fitoplankton, status trofik, dan kandungan karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengalkulasi seberapa besar kandungan karbon pada fitoplankton di perairan Waduk Jatigede pada setiap zona dengan komposisi dan komunitas fitoplankton pada status trofik tertentu. Stasiun penelitian dipilih menggunakan purposive sampling dengan pemilihan stasiun berdasarkan zona dalam waduk, yaitu riverin, transisi, dan lakustrin. Analisis status trofik dan kandungan karbon digunakan untuk mengetahui kondisi dan keberadaan karbon di Waduk Jatiged. Status trofik Waduk Jatigede berdasarkan Indeks Nygaard dan TSI (Tropic State Index) dikategorikan ke dalam tingkat kesuburan eutrofik. Jenis-jenis dari Kelas Cyanophyceae memiliki kelimpahan tertinggi, tetapi kandungan karbon tertinggi berada di kelas Dinophyceae. Zonasi riverin, transisi, dan lakustrin memiliki status kesuburan yang sama, tetapi memiliki komposisi dan komunitas fitoplankton yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kandungan karbon fitoplankton relatif tinggi di zona riverin dan lakustrin, dan rendah di zona transisi.
Edukasi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga dan Pembuatan Lubang Biopori Iswantari, Aliati; Yulandari, Dwi Yuni; Yulianto, Gatot
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.1.1-9

Abstract

Pencemaran sungai perlu diupayakan solusinya mengingat dampaknya terhadap kehidupan biota perairan dan sosial ekonomi masyarakat. Salah satu sumber pencemaran sungai berasal dari sampah organik rumah tangga yang banyak dibuang ke lingkungan perairan. Sampah tersebut dapat meningkatkan kandungan bahan organik di perairan. Tujuan kegiatan ini adalah menyajikan dan menganalisis pelaksanaan edukasi pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair dan kompos agar sampah tidak dibuang lagi ke sungai. Kegiatan dilaksanakan di Kampung Arban Bawah, Desa Gunung Bunder 2, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor pada bulan Mei sampai Juni 2022. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, memberikan materi pelatihan, praktik langsung, dan melakukan pemantauan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Edukasi dan aksi dilakukan melalui kegiatan pelatihan, pembuatan pupuk cair dan kompos dari sampah, pembuatan lubang biopori serta pemberian bantuan bak sampah dan pelubang biopori. Hasil pre-test menunjukkan bahwa masyarakat tidak mengetahui tentang mikroorganisme dalam sampah organik dan masyarakat belum mengetahui tentang pengelolaan sampah yang baik. Setelah dilakukan kegiatan pelatihan, diperoleh hasil bahwa masyarakat mengetahui tentang mikroorganisme dalam sampah organik, lubang biopori, dapat mengelola sampah, dan mau melakukan pengelolaan sampah menjadi pupuk cair dan kompos.