Implementasi konsep Computational Thinking (CT) pada kegiatan pembelajaran di SD Negeri Bhaktikarya, Jl. Gambir Anom, Manukan, Condongcatur, Depok, Sleman, DI Yogyakarta adalah kegiatan untuk memberikan pelatihan konsep berpikir dengan konsep Computational Thinking kepada siswa agar mampu memahami dan mengimplementasikan konsep berpikir Computational Thinking pada mata pelajaran tematik materi gerak tari yang dipelajarinya dan mengukur berat benda dalam satuan baku. Minimnya praktik dan minimnya pemahaman dalam mengimplementasikan konsep berpikir Computational Thinking memberikan kesempatan bagi peneliti untuk berkontribusi. Computational Thinking (CT) sebagai keterampilan kognitif dalam mengidentifikasi pola, memecahkan masalah yang rumit menjadi langkah-langkah yang lebih sederhana, mengatur dan membuat rangkaian langkah-langkah dalam memberikan solusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pondasi pengenalan pola,abstraksi, algoritma, dan dekomposi pada siswa sekolah dasar melalui penerapan pendekatan Computational Thinking. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan jenis penelitian study case. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 27 siswa kelas II SD Negeri Bhaktikarya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Computational Thinking (CT) pada hasil lembar kerja peserta didik (LKPD) yang menerapkan beberapa pondasi Computational Thinking (CT) diperoleh rerata persentase sebesar 85% pada setiap pondasi dengan rincian : Pondasi pengenalan pola 85%, 96% pada pondasi abstraksi, 85% pada pondasi algoritma, dan 96% pada pondasi abstraksi, dimana keseluruhan pondasi masuk dalam kategori sangat baik. Kata Kunci: Computational Thinking, Studi Kasus