Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan model pembelajaran reciprocal teaching ditinjau dari kemampuan penalaran matematis peserta didik pada materi bangun datar segiempat Trini Andira; Budi Santoso; Muhammad Yusup
Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1: June 2018
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.128 KB) | DOI: 10.21831/pg.v13i1.16579

Abstract

Penalaran matematis merupakan salah satu aspek penting yang sangat dibutuhkan peserta didik dalam mempelajari matematika. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik, salah satunya dengan penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dan kemampuan penalaran matematis peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi bangun datar segiempat di kelas VII. Subjek penelitian ini adalah 34 peserta didik kelas VII.5 yang berasal dari SMP Negeri 13 Palembang. Data dikum­pulkan menggunakan observasi dan tes. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data hasil observasi kegiatan peserta didik pada saat diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching dan data hasil tes untuk melihat kemampuan penalaran matematis peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran Reci­procal Teaching. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil pene­litian menun­jukkan bahwa (1) keaktifan peserta didik selama diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching berada pada kategori “sangat aktif” dengan persentase rata-rata 88,71%; (2) kemampuan penalaran matematis peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching berada pada kategori “cukup” dengan rata-rata skor sebesar 67,89.Kata kunci: Pembelajaran Reciprocal Teaching, penalaran  matematis, pembelajaran matematika Applying of reciprocal teaching-learning model viewed from students’ mathematical reasoning on the quadrilateral matter AbstractThe mathematical reasoning was one of the important aspects that students need in learning mathematics. Various efforts have been made to improve students’ mathematical reasoning skills, one of which was the application of the Reciprocal Teaching learning model. This research was a quantitative descriptive research that aims to explain the process of learning implementation and student’s mathematical reasoning ability by using the Reciprocal Teaching learning model on the quadrilateral matter in class VII. The subjects of this research were 34 students of class VII.5 from SMP (Junior High School) Negeri 13 Palembang, South Sumatera, Indonesia. Data were collected using observations and tests. The data obtained in this research were the observation data of students activities when applied the Reciprocal Teaching learning model and the test results data to see students’ mathematical reasoning abilities after applying the Reciprocal Teaching learning model. The results of research showed that (1) student activity during applying the Reciprocal Teaching learning model was in the “very active” category with an average percentage of 88.71%; (2) students’ mathematical reasoning abilities after applying the Reciprocal Teaching learning model was in the “enough” category with an average score of 67.89.
PENGEMBANGAN SOAL PENALARAN MODEL TIMSS PADA MATERI GEOMETRI DAN PENGUKURAN SMP Adi Pribadi; Somakim Somakim; Muhammad Yusup
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v1i2.30

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengembangkan  soal  penalaran  matematika  model TIMSS konten geometri dan pengukuran  yang valid baik secara logis dan empiris serta mempunyai efek potensial terhadap peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Design Reseacrh tipe Development Studies. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri  1 Palembang kelas VIII.7 yang berjumlah 26 orang siswa. Proses pene litian ini melalui tahapan Preliminary Evaluation dan Formative Evaluation. Berdasarkan hasil penelitian , diperoleh 5  soal penalaran matematika. Soal–soal tersebut  memenuhi karakteristik TIMSS dan memenuhi indikator soal penalaran TIMSS.  Dari hasil fie ld test yang dilakukan , diketahui terdapat 17 siswa (63,3846%)  yang mendapatkan  nilai di atas rata-rata , dimana rata-rata nilai siswa yaitu 70,55.
PENDAMPINGAN PENDESAINAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM-BASED LEARNING BAGI GURU-GURU MATEMATIKA KOTA LUBUKLINGGAU Hapizah Hapizah; Indaryanti Indaryanti; Ely Susanti; Muhammad Yusup; Novita Sari; Jeri Araiku; Scristia Scristia; Weni Dwi Pratiwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1512-1523

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi guru-guru matematika SMP dan SMA di Kota Lubuklinggau dalam mendesain perangkat pembelajaran matematika berbasis Problem Based Learning (PBL). Kegiatan PkM ini ditujukan kepada khalayak sebanyak 30 orang guru matematika SMP dan SMA di Kota Lubuklinggau. Lokasi dan tempat kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Sriwijaya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara hybrid, tatap muka maupun melalui aplikasi zoom meeting conference dan grup Whatsapp. Model pelaksanaan kegiatan adalah model pendampingan dengan metode demonstrasi, pendampingan secara mandiri dan kelompok kepada peserta. Kegiatan dilakukan dalam 4 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pendampingan, tahap follow up, dan tahap pelaporan. Hasil yang didapat melalui pendampingan ini yakni peserta dapat mendesain perangkat pembelajaran matematika berbasis Problem Based Learning yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Secara keseluruhan peserta memberikan respon yang sangat baik pada setiap pernyataan yang diberikan dengan rata-rata skor 3,77 dan persentase 84,38%.
Pemantapan Penguasaan Materi Geometri Guru Matematika Sekolah Pertama Melalui Penyusunan Bahan Ajar Indaryanti Indaryanti; Novita Sari; Muhammad Yusup; Zuli Nuraeni; Novika Sukmaningthias
Jurnal Anugerah Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v4i2.5160

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memantapkan penguasaan guru SMP pada materi geometri melalui penyusunan bahan ajar. Pengabdian kepada Masyarakat ini dalam pelaksanaannya menggunakan metode workshop dan pendampingan. Workshop berupa pemantapan materi Geometri, analisis KD, tujuan pembelajaran, dan materi prasyarat, sedangkan pendampingan berupa kegiatan mendampingi guru selama proses penyusunan bahan ajar materi Geometri. Khalayak sasarannya adalah guru-guru MGMP Matematika SMP di Kota Pagaralam sebanyak 13 orang. Sebanyak 82,08% peserta sangat setuju pengabdian seperti ini dapat memberikan pemantapan penguasaan materi Geometri, analisis KD, tujuan pembelajaran, dan materi prasyaratnya melalui penyusunan bahan ajar. Berdasarkan hasil angket, diketahui seluruh peserta menyatakan bahwa rangkaian kegiatan ini dapat menambah pemantapan pengetahuan mereka terkait materi geometri terutama dalam kemampuan menganalisis KD materi Geometri dan materi prasyaratnya, peserta menyatakan setuju bahwa kompetensi mereka dalam membuat bahan ajar materi Geometri meningkat. Dari 13 peserta pelatihan, diperoleh 7 produk berupa bahan ajar materi Geometri yang bervariasi. Berdasarkan analisis data tentang evaluasi bahan ajar, diperoleh rata-rata sebesar 4,0 dengan kategori menguasai. Artinya, peserta telah menguasai materi Geometri melalui penyusuan bahan ajar yang sesuai dengan kriteria materi selaras dengan KD, materi selaras dengan tujuan pembelajaran, tujuan pembelajaran sesuai dengan KD, memuat fakta, konsep, prinsip, prosedur, dan materi keterampilan.
Students Mathematical Representation Ability in Solving Numeracy Problem through Problem Based Learning Karenina Rizka Alifa; Jeri Araiku; Muhammad Yusup; Weni Dwi Pratiwi
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 6 No 1 (2022): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.514 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v6i1.1936

Abstract

This research is a descriptive study that aims to explain students' mathematical representation abilities in solving AKM numeracy questions after problem based learning is implemented, to explain the implementation of the problem based learning learning process and to explain students' responses to the problem based learning process. This research was conducted at SMP Negeri 45 Palembang. The subjects of this study were class VIII students in the odd semester of the 2021/2022 academic year. Data collection techniques used are tests, interviews, observations and questionnaires. Then the data were analyzed to get conclusions about the students' mathematical representation ability in solving the AKM numeracy questions after problem based learning was implemented, the implementation of the learning process and students' responses to the learning process with problem based learning. From the results obtained, it can be said that the mathematical representation ability of class VIII.2 students in solving AKM numeracy questions through problem based learning is good with all indicators of mathematical representation abilities appearing such as indicators of verbal representation, symbolic representation and visual representation. Keywords: Mathematical Representation Ability, Numeracy, Problem based learning.