Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan

Model Pembelajaran (Passing) Atas Bola Voli Dengan Pola Pendekatan Bermain PadaPendidikan Jasmani AHMAD MUZAFFAR
Cerdas Sifa Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.668 KB) | DOI: 10.22437/csp.v4i1.2644

Abstract

ABSTRAK Secara umum tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran (passing) atas dengan pola pendekatan bermain pada pendidikan jasmani bagi siswa kelas IV SD Negeri 150 Kota Jambi. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang penerapan model pembelajaran dengan pola pendekatan bermain pada pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian  tindakan(Action Research). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD 150 Kota Jambi, yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini dilakukan dengan enam kali pertemuan terdiri dari dua siklus, setiap siklus 3 kali pertemuan, siklus pertama yang direalisasikan melalui tindakan memberikan motivasi kepada siswa sesuai rencana dan model pembelajaran, hasilnya nilai rata-rata siswa dalam pembelajaran (passing) atas bola voli 63,97 atau 60% siswa tuntas. siklus ke dua yang direalisasikan melalui tindakan hasil refleksi dari siklus 1 memberikan motivasi kepada siswa sesuai rencana dan model pembelajaran, hasilnya rata-rata 70,92 atau 83% siswa tuntas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Dengan model pembelajaran (passing) atas bola voli dengan pola pendekatan bermain hasil belajar   siswa meningkat, (2) Dengan model pembelajaran dengan pola pendekatan bermain siswa  termotivasi serta aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Kata Kunci : Model pembelajaran, (passing) Atas bola voli, Pola Pendekatan Bermain.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL HITAM HIJAU UNTUK PEMANASAN ATLET PEMULA SEPAK BOLA SSB GELORA KARYA KECAMATAN TELANAIPURA Adhe Saputra; Ahmad Muzaffar
Cerdas Sifa Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2018): Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.019 KB) | DOI: 10.22437/csp.v7i2.5392

Abstract

Dari sekian banyaknya cabang olahraga yang memiliki unsur ketegangan, bersifat kompetitif dan yang saat ini paling banyak digemari oleh berbagai lapisan masyarakat di seluruh dunia adalah cabang olahraga sepakbola.Proses berlatih terkadang membosankan bagi anak-anak, tidak adanya daya kreatif dan inovatif dari para pelatih membuat anak-anak berhenti berlatih sewaktu-waktu, terkadang sasaran dan tujuan dari berlatih belum tercapai anak-anak sudah berhenti berlatih karena merasakan kebosanan, Salah satunya pada saat melakukan pemanasan, sebelum melakukan olahraga pemanasan diawal adalah sebuah kewajiban agar terhindar dari cedera, salah satunya cedera otot, pada saat melakukan pemanasan cenderung materi yang diberikan monoton contohnya seperti lari keliling lapangan dalam permainan sepakbola. Dalam upaya menghilangkan rasa kebosanan melakukan pemanasan dalam permainan sepakbola proses latihan bisa dilakukan dengan melalui permainan tradisional salah satunya permainan tradisional hitam hijau karena dalam permainan disamping menyenangkan hati, juga didalamnya banyak unsur gerak, seperti berlari. Oleh karena itu kami akan menyampaikan materi terkait penerapan permainan tradisional hitam hijau untuk pemanasan atlet pemula, sehingga latihan di SSB Gelora Karya kecamatan Telanaipura berdampak pencapaian prestasi sesuai dengan yang diharapkan.
PEMBERIAN MATERI MOTORIK KASAR MELALUI KEGIATAN BERMAIN PADA TAMAN KANAK-KANAK PAUD RA AL – KHAIRIYAH KOTA JAMBI Ahmad Muzaffar; Adhe Saputra; Ade Setiowati
Cerdas Sifa Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2019): Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.389 KB) | DOI: 10.22437/csp.v8i2.8000

Abstract

ABSTRAK Anak usia dini adalah anak yang berumur 0 sampai 6 tahun, yang dimana pada usia ini merupakan suatu hal yang sangat penting bagi perkembangan dan pembentukkan sikap, perilaku, dan karakter kepribadian pada anak tersebut, Karena usia 0 sampai 6 tahun adalah usia yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat atau disebut dengan masa emas (golden age). Perkembangan motorik kasar merupakan perkembangan jasmani yang melalui kegiatan pada pusat syaraf, dan otot yang terkoordinasi. Pada saat anak berumur 4-5 tahun anak dapat mengendalikan gerakan secara kasar yang melibatkan bagian badan seperti berjalan, berlari melompat dan lain-lain. Taman kanak-kanak Ra al – Khairiyah, motorik kasar anak usia dini belum berkembang baik, kenyataan ini ditunjang pula dari wawancara dengan dua orang guru yaitu adapun motorik kasar anak usia dini dikembangkan dengan menggunakan alat bermain sepeti ayunan, gantungan, prosatan dan lain-lain yang dapat menunjang perkembangan motorik kasar anak usia dini sehingga media permainan yang digunakan disekolah ini juga belum maksimal untuk meningkatkan motorik kasar pada anak usia dini. Perbaikan untuk pelaksanaan, kegiatan, pandangan seperti ini haruslah diadakan guna untuk meningkatkan motorik kasar pada anak usia dini, khususnya pada permainan dengan menggunakan bola karet yang dimodifikasi dari warna dan dibikin suatu permainan lempar tangkap bola dengan berjalan, berlari, dan diam ditempat. Kata Kunci: Motorik Kasar, Bermain.
Pengembangan Model Permainan Tradisional Bentenganterhadap Kualitas Fisik Siswa Sekolah Dasar: Development Of Traditional Game Model Forts For The Physical Quality Of Primary School Students Adhe Saputra; Ahmad Muzaffar
Cerdas Sifa Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2020): Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v9i2.10732

Abstract

Secara umum tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan pengembangan modelpermainan tradisional bentengan bagi siswa Sekolah Dasar Negeri 211/XI Muaro Jambi. Selain itu,penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang:pengembangan dan penerapan model permainan tradisional bentengan bagi anak kelas V Sekolah Dasardan mengetahui efektivitas, efisiensi dan hasil kualitas fisik bagi anak kelas V Sekolah Dasar. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan metodePenelitian pengembangan Research & Development (R & D). Subyek dalam penelitian dan pengembanganini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 211/XI Muaro Jambi. Instrumen yang digunakan dalampenelitian dan pengembangan ini adalah angket, kuisioner, serta tes kualitas fisik yang digunakan untukmengumpulkan data pada tahap: (1) analisis kebutuhan; (2) evaluasi ahli (evaluasi produk awal); (3) ujicoba terbatas (ujicoba kelompok kecil); dan (4) ujicoba utama (field testing). Uji efektifitas modelmenggunakan kualitas fisik. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan meliputi persiapan sampai pelaporan. Penelitian menggunakan penelitian deskriptif merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan objek atau subjek yang diteliti, dengan tujuan menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objekyang diteliti secara tepat. Adapun teknik pengambilan datanya menggunakan tes dan metode yangdigunakan adalah dengan metode survei. Penelitian ini melibatkan tenaga keolahragaan yang mengerti tentang tes dan pengukuran kebugaran jasmani atlet.
Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Muaro Jambi Pasca Masa Pandemi Ariffah Sriratih; Ahmad Muzaffar
Cerdas Sifa Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v11i2.19712

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani pada siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Muaro Jambi Pasca Masa Pandemi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran, sehingga memberikan gambaran mengenai apa yang akan diteliti berupa angka-angka dan diukur secara pasti. Berdasarkan hasi analisis data Kebugaran tes lari 50 meter dari 26 orang yang memiliki kategori Baik Sekali dengan persentasi 4%, Baik dengan persentasi 69%, yang memiliki kategori sedang dengan persentasi 27%, kebugaran jasmani gantung angkat tubuh  kategori baik dengan persentasi 23%, kategori sedang dengan persentasi 77%, kebugaran jasmani tes baring duduk dari 26 orang yang memiliki kategori baik dengan persentasi 46%, yang memiliki kategori sedang degan persentasi 54%, kebugaran jasmani tes loncat tegak yang memiliki kategori baik dengan persentasi 31%, yang memiliki kategori sedang degan persentasi 54%, yang memiliki kategori kurang dengan persentasi 15%, kebugaran jasmani tes Lari 1000 meter dari 26 orang yang memiliki kategori baik dengan persentasi 15%, yang memiliki kategori sedang degan persentasi 85%. Dapat di simpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani pada siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Muaro Jambi Pasca Masa Pandemi berada pada kategori sedang.  Kata kunci: Kebugaran, Pandemi
Upaya Meningkatkan Proses Belajar Passing Atas Bola Voli Melalui Model Pembelajran Problem Based Learning pada Siswa SMK N 1 Sarolangun Aldi, Muhammad; Nugraha, Ugi; Muzaffar, Ahmad
Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v13i1.27350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan proses belajar passing atas bola voli pada siswa SMK Negeri 1 Sarolangun. Model PBL merupakan pendekatan pembelajaran yang mendorong siswa untuk aktif terlibat dalam pemecahan masalah, penelitian mandiri, dan kolaborasi dalam mencari solusi. Metode penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Proses penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan kualitas proses belajar passing atas bola voli pada siswa SMK Negeri 1 Sarolangun. Proses dari analisis data dalam penelitian dapat dikethui pada pra-siklus, siswa yang tuntas nilai nya sebanyak 11 siswa (36%) dari 30 siswa, dengan nilai rata-rata 70-79 dan 80-100. Setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas nilai nya menjadi 13 siswa (43%) dengan nilai rata-rata 70-79 dan 80-100. Pada siklus II diketahui bahwa semua siswa berproses tuntas nilai nya, dengan perolehan nilai rata-rata 70-79 dan 80-100. Berdasarkan pada proses ini maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat menuntaskan proses pembelajaran sesuai dengan yang direncanakan.
Survei Minat Siswa Terhadap Popularitas Materi PJOK di SMA Negeri 4 Kota Jambi Febrianti, Nur Intan; Widowati, Atri; Muzaffar, Ahmad
Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v13i2.35771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat siswa terhadap materi yang paling populer di antara siswa kelas XI selama mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMA Negeri 4 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar minat siswa SMA Negeri 4 terhadap popularitas konten PJOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1.296 siswa, diambil sampel kelas XI yang terdiri dari 375 siswa. Dari siswa yang mengikuti pembelajaran PJOK, materi bulutangkis memiliki persentase tertinggi dengan 206 siswa (54.9%), diikuti oleh materi renang dengan 89 siswa (23.7%), futsal atau sepakbola dengan 53 siswa (14.2%), lari jarak menengah dengan 11 siswa (3%), kebugaran jasmani dengan 9 siswa (2.4%), bola tangan dengan 4 siswa (1.1%), senam irama dengan 2 siswa (0.5%), dan senam lantai dengan 1 siswa (0.3%). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa minat siswa terhadap materi PJOK kategori bola besar (sepak bola, basket, voli, dan futsal) berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 14.2%. Minat siswa terhadap materi PJOK kategori bola kecil (bulutangkis) berada pada kategori sedang dengan persentase 54.9%, dan minat siswa terhadap materi PJOK kategori senam lantai berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 0.8%.
Keterampilan Forehand Tenis Meja pada Pemain Club PTM Srg Girimulyo Kabupaten Tebo Rahmadhan, Andre Wahyu; Ilham, Ilham; Muzaffar, Ahmad
Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v14i1.38831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan forehand tenis meja pada pemain Club PTM SRG Girimulyo, Kabupaten Tebo dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian mencakup seluruh pemain aktif klub yang berjumlah 6 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Jumlah sampel yang terbatas ini sesuai dengan tujuan penelitian yang bersifat deskriptif, yaitu untuk memberikan gambaran keterampilan forehand pemain dalam konteks klub secara spesifik dan tidak dimaksudkan untuk melakukan generalisasi secara luas. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan forehand pemain terbagi ke dalam dua kategori, yaitu sebanyak 2 orang (33%) berada pada kategori sangat baik dengan skor 15–21, sedangkan 4 orang (67%) berada pada kategori cukup baik dengan skor 8–14. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pemain memiliki keterampilan forehand pada tingkat cukup baik, meskipun terdapat beberapa pemain yang telah menunjukkan performa sangat baik. Secara keseluruhan, keterampilan forehand tenis meja pemain Club PTM SRG Girimulyo berada pada kategori cukup baik dan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi awal bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terarah serta menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya dengan jumlah sampel yang lebih besar