Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGEMBANGAN MASALAH MATEMATIS BERNUANSA ETNOMATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN UNTUK SISWA KELAS VIII Nida Nida; Noor Fajriah; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol 1 No 3 (2021): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.035 KB) | DOI: 10.20527/jurmadikta.v1i3.972

Abstract

Matematika sering dinilai sulit dan rumit salah satunya berhubungan dengan masalah matematis ditambah rendahnya pengetahuan siswa tentang keterkaitan budaya dengan matematika yang disebut etnomatematika, sehingga diperlukan adanya sumber alternatif masalah matematis sebagai sarana pelestarian kebudayaan dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan masalah matematis bernuansa etnomatematika pada materi lingkaran untuk siswa kelas VIII yang valid. Metode penelitian yang digunakan Tipe Formative Research dengan dua tahap yaitu Self Evaluation dan Expert Review. Budaya Banjar yang diangkat adalah Topi Tanggui, Nyiru, Payung Kerajaan Banjar dan kue khas Banjar yaitu Lempeng Pisang, Bingka Berandam, Wadai Lapis, Wadai Amparan Tatak, Wadai Kakaraban, Wadai Sarimuka, Wadai Lapis. Hasil penelitian berupa masalah matematis yang divalidasi oleh tiga pakar pendidik matematika dengan kriteria telaah mencakup materi, konstruk, dan bahasa. Rata-rata kevalidan untuk masing-masing paket A dan B adalah 3,13 dan 3,01 yang masuk dalam kategori sangat valid.
Development of learning materials in recurrence relations based on blended learning and wet land environment to increase higher order thinking skill of students Noor Fajriah; Taufiq Hidayanto; Rizki Amalia
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v6i2.929

Abstract

Perguruan Tinggi diharapkan dapat menyiapkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mampu bersaing di dunia kerja khususnya pada revolusi industri 4.0. Salah satu bentuk jawaban dari tantangan revolusi industri 4.0 dalam praktik pembelajaran di Perguruan tinggi adalah pemanfaatan e-learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar materi relasi rekurensi berbasis blended learning yang valid dan efektif. Bahan ajar dikembangkan menurut prosedur pengembangan bahan ajar 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Pengembangan hanya difokuskan pada tahap Define, Design, dan Develop. Pada tahap develop, ahli yang dilibatkan sebagai validator sebanyak dua orang pada sesi penilaian ahli (expert appraisal). Hasil validasi bahan ajar adalah Va=3,38 dan berskor lebih dari atau sama dengan 2 pada setiap aspek di masing-masing validator, sehingga bahan ajar dinyatakan valid. Setelah bahan ajar divalidasi, bahan ajar diuji keefektifannya dengan melibatkan 42 mahasiswa sebagai subjek pada sesi Uji Pengembangan (Developmental Testing). Hasil uji keefektifannya yaitu Ka=3,30 dan berskor lebih dari atau sama dengan 2 pada setiap aspek di masing-masing subjek uji. Oleh karena itu, bahan ajar dinyatakan efektif.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP BERBASIS ETNOMATEMATIKA MAKANAN TRADISIONAL HULU SUNGAI TENGAH Al Madani, Muhammad Hasan; Noor Fajriah; Asdini Sari
Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2025): Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Tamansiswa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/nabla.v10i1.417

Abstract

Berdasarkan observasi disalah satu sekolah menengah pertama Hulu Sungai Tengah didapat kurang optimalnya pemahaman siswa dalam materi sistem persamaan linear dua variabel dan proses belajar mengajar kurang mengkaitkan materi dengan penerapan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa SMP berbasis etnomatematika makanan tradisional Hulu Sungai Tengah dalam materi sistem persamaan linear dua variabel. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, adapun populasi penelitian terdiri dari siswa kelas VIII disalah satu sekolah menengah pertama Hulu Sungai Tengah. Dengan menerapkan simple random sampling, sampel diambil dari lima kelas yang totalnya terdiri dari 126 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes soal uraian dan dianalisis menggunakan pendekatan penyelesaian Polya. Untuk analisis teknis, metode statistik deskriptif digunakan untuk data kuantitatif. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memecahkan masalah terkait etnomatematika pada makanan tradisional di Hulu Sungai Tengah dikategorikan kurang. Berikut adalah rincian perindikatornya: (1) dalam tahap memahami masalah, nilai rata-rata siswa tergolong cukup; (2) sementara dalam membuat rencana, rata-rata nilai siswa juga tergolong cukup; (3) sedangkan untuk melaksanakan rencana, nilai rata-rata siswa menunjukkan kategori sangat kurang; dan (4) terakhir pada indikator melihat kembali, rata-rata nilai siswa juga tergolong kategori sangat kurang.