Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Respon Guru Matematika terhadap Keberlangsungan Belajar Siswa Selama Pandemi Apriani, Maria Suci; Rianasari, Veronika Fitri; Julie, Hongki
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 3 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Desember 2022)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.345 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v11i03.14077

Abstract

The continuity of student learning in the midst of a pandemic is important. This encourages teachers to choose priorities in implementing distance learning. Teachers' efforts to accommodate inclusive learning in the midst of social and economic challenges and gaps in distance learning are a step in realizing student learning sustainability in the midst of a pandemic. The research conducted on 374 Mathematics teachers in Indonesia aims to determine the responses of Mathematics teachers to the continuity of student learning during the pandemic. These responses are seen from the teacher's priorities in distance learning and the efforts made in implementing inclusive learning during the pandemic. This research is descriptive research. Sampling was done using snowball sampling technique. Data collection was done by distributing online questionnaires. Several semi-open questions were asked which were then analyzed qualitatively using the Miles and Huberman framework and using descriptive statistics. The results showed that 81,18% teachers still prioritize the right of students to continue to acquire knowledge, by not pursuing the achievement of curriculum targets. To accommodate these student rights, teachers were encouraged to carry out inclusive learning. As many 100% teachers tended to apply the principles of flexible learning and 0,94% teachers collaborated with the student's parents by apllying the type of communication initiated by Epstein, namely by designing effective communication with parents through home visit activities.
Analisis Kemampuan Pemodelan Siswa SMA pada Topik Program Linear Larasati, Stephani Rangga; Julie, Hongki
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 1 No. 1 (2021): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v1i1.46

Abstract

Berdasarkan tes yang dilakukan oleh peneliti pada siswa kelas XII di sebuah SMA di Yogyakarta, terdapat beberapa masalah terkait program linear, yaitu (1) siswa kesulitan dalam memodelkan masalah matematika ke dalam fungsi kendala dan objektif, (2) siswa terlalu terpaku dengan langkah pengerjaan yang diberikan guru, (3) siswa mengalami keputusasaan karena masalah program linear seringkali berupa kalimat panjang yang membuat siswa kebingungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level kemampuan memodelkan siswa yang dilihat dari tes hasil belajar. Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas XI IPS 1 di sebuah SMA di Yogyakarta. Data penelitian berupa hasil tes. Data tersebut diklasifikasi berdasarkan jawaban-jawaban yang sejenis lalu dianalisis berdasarkan indikator kemampuan memodelkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan soal tes nomor 1, 70,96% siswa berada pada level situasional, 22,58% siswa berada pada level referensial, dan 6,45% siswa berada pada level formal.Dalam menyelesaikan soal tes nomor 2, 93,59% siswa berada pada level situasional dan 6,45% siswa berada pada level formal.
Hypothetical Learning Trajectory (HLT) to Build Understanding of Mathematics Education Students about What is and How to Apply Problem Based Learning (PBL) to Learn Mathematics Surya, Francisca Yenuacrista; Dewi, Friesca Pra Utami; Julie, Hongki
Proceeding International Conference on Mathematics and Learning Research 2021: Proceeding International Conference on Mathematics and Learning Research
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to (1) find out how Hypothetical Learning Trajectory (HLT) in problem base learning on teh topic of volume and surface area of a cube; (2) find out how the understanding of S1 students who take class D Micro Teaching courses regrading teh Problem Based Learning model. This type of research is design research. The subjects in this study were 15 students who took the Micro Teaching course in class D. The data analysis used in this study was data analysis by Miles and Huberman, namely reducing data, presenting data, drawing conclusions and verifying. In general, the research steps carried out are (1) the researcher conveys the learning objectives, namely helping students understand problem based learning; (2) the resercher gives apperception to the topic that is used as a problem-solving medium; (3) the researcher conveys the problem to be solved by the students; (4) students solve the problems given and are guided by researcher, then students present them; (5) evaluate the results of problem solving, then students draw conclusions from the activities they do during learning. Based on the results of interviews after going through the learning process, it can be concluded tha eleven students can only explain that PBL must begin by solving problem that aim to find a Mathematical concept, and four students can explain how the stages of learning that must be passed by students starting from giving problems to by discovering a Mathematical concept.
PELATIHAN INOVASI PEMBELAJARAN STEAM MELALUI PENDEKATAN PROYEK DAN KAJIAN MASALAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL Enny Murwaningtyas, Chatarina; Tiara Gunawan, Monica; Maharani, Wayan; Marfiani Tapo, Maria; Turnip, Grace; Andy Rudhito, Marcellinus; Julie, Hongki
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.309-321

Abstract

Pembelajaran Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) merupakan pendekatan terintegrasi dalam pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas siswa. Pendekatan ini menjadi lebih relevan ketika dikombinasikan dengan pembelajaran berbasis proyek dan kajian masalah yang berakar pada kearifan lokal, memungkinkan siswa untuk menghubungkan konsep-konsep ilmiah dengan konteks kehidupan nyata di lingkungan mereka. Untuk mendukung inovasi pembelajaran ini, sebuah program pelatihan khusus telah dirancang dengan tujuan memperdalam pemahaman guru mengenai pembelajaran STEAM melalui pendekatan proyek, meningkatkan keterampilan praktis dalam penerapannya, serta mengintegrasikan kajian masalah berbasis kearifan lokal. Melalui diskusi interaktif, tugas proyek kreatif, dan fokus pelatihan pada integrasi STEAM dengan kearifan lokal, program ini mendorong kolaborasi dan kreativitas di kalangan guru. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru untuk menerapkan STEAM dalam pembelajaran serta merancang proyek yang relevan dengan kearifan lokal, menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif dan menarik. Kemajuan ini tidak hanya meningkatkan motivasi guru dan kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah secara kreatif, tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman belajar siswa serta memberikan dampak positif pada pembelajaran matematika secara umum. Dengan integrasi STEAM dan kearifan lokal, pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, dan bermakna bagi siswa, mendukung perkembangan pendidikan yang lebih holistik dan kontekstual di Indonesia.
PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU-GURU MATEMATIKA DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Novianti Salsinha, Cecilia; Enny Murwaningtyas, Chatarina; Andhy Rudhito, Marcellinus; Julie, Hongki; Stanislaus, Amsikan; Nahak, Selestina; Bete, Hendrika
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.204-214

Abstract

Peluncuran Kurikulum Merdeka di Indonesia telah menandai perubahan penting dalam sektor pendidikan, khususnya bagi para guru matematika di Kabupaten Timor Tengah Utara. Tantangan baru dan peluang untuk pengembangan profesional ini menuntut pemahaman yang lebih mendalam tentang kurikulum dan adaptasi metode pengajaran yang sesuai. Untuk mendukung transisi ini, sebuah program pelatihan khusus telah dirancang, bertujuan untuk memperdalam pemahaman guru tentang berbagai aspek Kurikulum Merdeka dan meningkatkan keterampilan praktis mereka dalam penerapannya. Melalui diskusi interaktif dan tugas-tugas kreatif, fokus pelatihan diberikan pada pengembangan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan modul pembelajaran yang inovatif, mendorong pendekatan pengajaran yang lebih efektif dan kreatif. Hasilnya, terlihat peningkatan signifikan dalam kemampuan guru untuk menerapkan strategi dan metode yang diajarkan, menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis dan menarik. Kemajuan ini tidak hanya memperkuat keterampilan pedagogis guru tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman belajar siswa, memberikan dampak positif pada pengajaran matematika secara umum.
The elementary school teachers’ ability in adding and subtracting fraction, and interpreting and computing multiplication and division fraction Hongki Julie
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 1, No 1 (2017): International Journal of Science and Applied Science: Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.762 KB) | DOI: 10.20961/ijsascs.v1i1.5114

Abstract

The purpose of this study was to describe the elementary school teachers’ mathematical skills on the numbers, especially fractions after they have participated in a workshop. The teachers’ abilities which would be described by the researcher in this study were the ability to interpret, to order, to add and subtract, to interpret the meaning of the multiplication and division, to multiply and divide, and to make problems about fractions. In this paper, the author just only would describe the teachers’ mathematical skills in adding and subtracting two fractions, interpreting the multiplication and division of two fractions, multiplying and dividing two fractions. This capability was described base on the results of a test given to teachers after they have attended the workshop. Research subjects in this study were 17 Kanisius Demangan elementary school teachers at Yogyakarta. Of the 17 teachers, 16 teachers could add and subtract two fractions. Six teachers of 17 teachers could interpret what was the meaning of multiplication of two fractions. One teacher could interpret what was the meaning of division of two fractions. All of the teachers could divide two fractions. Sixteen teachers of 17 teachers could multiply two fractions.