Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAGUNG DI DESA TUALENE KECAMATAN BIBOKI UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Mardit N Nalle; Lukman Muhamad Masa; Bernadina Metboki
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.2089

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap agribisnis jagung di Desa Tualene, Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor Tengah Utara dan untuk merumuskan strategi perkembangan agribisnis jagung yang tepat untuk dilaksanakan di Desa Tualene Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tualene Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor Tengah Utara secara purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan mengambil 80 sampel sebagai responden. Teknik pengumpulan sampel dilakukan melalui wawancara dan metode angket kuesioner. Analisis data menggunakan Matriks SWOT dengan melihat faktor internal (kekuatan dan kelemanhan dan faktor ekstenal (peluang dan ancaman) dan Analisis QSPM (Quantitatif Strategic Planning Matric) dengan mencari strategi alternatif terhadap rumusan strategi yang tepat.  Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pengembangan agribisnis berada pada kuadran I (agresif), di sini potensi agribisnis memiliki kekuatan yang besar dengan memanfaatkan peluang yang ada. Alternatif steategi yang diperoleh Matrics QSPM adalah harus adan dukungan lembaga keuangan dalam bentuk koperasi untuk membantu petani dalam mengembangkan kegiatan usahatani jagung di Desa Tualene, petani harus mencari peluang pasar sesuai kebutuhan konsumen dengan industri dalam bentuk kemitraan dalam pengolahan pakan ternak, peningkatan akses pasar bagi produksi jagung di Desa Tualene
EVALUASI TINGKAT KEPUASAN PETANI TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI DESA DIRUN KECAMATAN LAMAKNEN KABUPATEN BELU Bernadina Metboki; Lusia Herlina Lawa Hale; Umbu Joka
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2759

Abstract

Extension workers have succeeded in conveying various agricultural innovations to farmers with all their methods so that farmers increase their knowledge and skills and can change farmers’ attitudes to be willing and able to implement new innovations. Agricultural extension workers in village were sent to provide guidance and implementation of field extension activities to 12 to farmer groups and 1 gapoktan. This study aims to determine performance of agricultural instructors, difference in real performance of extension workers according to the extension workers and real performance of extension workers according to farmers as well as level of farmer satisfaction with the performance of agricultural extension workers in the village of Dirun, Lamaknen District, Belu Regency. Population in this study were all members of farmer group, amounting to 315 people from 12 farmer groups with determination of sample using slovin method in order to obtain a research sample of 38 people. Data collection methods used in this study are: survey methods, interviews, primary data, secondary data. Data analysis used in this reseach is descriptive qualitative analisys and likert scale analisys. Results of qualitative descriptive analisys show that average real performance of agricultural extension workers in Dirun village is 40.1, meaning that agricultural instructor’s performance in Dirun village is in Yes category. Results of likert scale analisys show that farmer’s satisfaction with performance of agricultural instructors in Context, Input, Process and Product metodhs is categorized as quite satisfied. Results of average difference test show that there is a difference in real performance of extension workers between farmers and extension workers, farmers consider that performance of extension workers in Dirun village has not been carried out optimally, while extension workers on duty feel that they are doing has been done as much as possible.INTISARIPenyuluh telah berhasil menyampaikan berbagai inovasi pertanian kepada petani dengan segala metodenya sehingga para petani meningkat pengetahuan dan ketrampilan serta dapat mengubah sikap petani menjadi mau dan mampu menerapkan inovasi baru. Penyuluh pertanian di Desa Dirun melakukan pembinaan dan pelaksanaan penyuluhan lapangan pada 12 kelompok tani dan 1 gapoktan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja penyuluh pertanian, perbedaan kinerja riil penyuluh menurut penyuluh dan kinerja riil penyuluh menurut petani serta tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian di desa Dirun kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan anggota kelompok tani berjumlah 315 orang dari 12 kelompok tani dengan penentuan sampel menggunakan metode slovin sehingga diperoleh sampel 38 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah, metode survey, wawancara, data primer, sekunder. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan skala likert. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata kinerja riil penyuluh pertanian di Desa Dirun adalah 40,1 artinya kinerja penyuluh pertanian di Desa Dirun dalam kategori Ya. Hasil analisis skala likert menunjukkan bahwa kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian dalam metode context, input, process dan product tergolong dalam kategori cukup puas. Hasil analisis uji beda rata menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kinerja riil penyuluh antara petani dan penyuluh, petani menilai bahwa kinerja penyuluh belum dilakukan secara maksimal, sementara penyuluh yang bertugas merasa bahwa apa yang mereka kerjakan sudah dilakukan semaksimal mungkin.
SOSIALISASI MANAJEMEN PAKAN ALTERNATIF DAN MANAJEMEN AFKIR AYAM RAS PETELUR DI DESA UABAU KECAMATAN LAENMANEN KABUPATEN MALAKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Pasi, Maria Selfiana; Bernadina Metboki; Amrullah, Muhammad Fahmi; Wijanarko, Syahrir; Maria Angelina Tuas; Kristiana Irna Sari Naikofi; Magdalena Sunarty Pareira
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v5i1.651

Abstract

Desa Uabau, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka merupakan salah satu Desa yang meneriman bantuan dari Kementrian Dinas Sosial RI berupa ayam petelur. Desa ini membentuk kelompok tani yang beranggotakan 5 orang dengan jumlah ternak yang dipelihara sebanyak 300 ekor. Kelompok Tani Desa Uabau telah memelihara ayam petelur bantuan dinas sosial selama 1-2 tahun. Namun dalam seiring berjalannya waktu pemeliharaan ayam petelur banyak kendala yang dihadapi oleh petelur yakni kekurangan pakan, manajemen kandang dan manajemen kesehatan yang kurang baik. Oleh karena dari kami akademisi Universitas bersama rombongan Dinas Sosial RI melakukan sosialisasi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani Desa Uabau, kecamatan Laenmanen, Kecamatan Malaka. Kegiatan ini telah dilakukan pada bulan April 2024. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini adalah sosialisasi membuat pakan alternatif dan perbaikan kandang ayam betelur yang baik dan benar, penggunaan kotoran ayam petelur sebagai pupuk organik bagi tanaman. Disimpulkan kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif bagi kelompok tani Desa Uabau, karena adanya peningkatan pengetahuan tentang alternatif pakan buatan ayam petelur dan pembuatan kandang ayam petelur yang baik dan penggunaan kotoran ayam sebagai pupuk tanaman.