Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .
Unknown Affiliation

Published : 41 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DALAM PENENTUAN HARGA POKOK JASA SNORKELING KARANG SARI PEMUTERAN DI DESA PEMUTERAN, KECAMATAN GEROKGAK, KABUPATEN BULELENG Luh Ayu Paramita Wulandari .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .; Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, S.S.T .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang (1) identifikasi komponen-komponen biaya yang dikeluarkan oleh usaha snorkeling Karang Sari Pemuteran pada metode ABC, (2) penyusunan perhitungan dalam penentuan harga pokok jasa snorkeling Karang Sari Pemuteran, (3) perbandingan penentuan harga pokok jasa antara metode ABC dengan metode yang digunakan perusahaan. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian kualitatif. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) harga berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa tarif jasa snorkeling pada Karang Sari Pemuteran berbeda tiap destinasinya, (2) terdapat perbedaan harga berdasarkan perhitungan dengan metode ABC dibandingkan dengan harga yang ditentukan oleh usaha jasa snorkeling Karang Sari Pemuteran, yang dimana pada pantai pemuteran terdapat selisih harga sebesar Rp. 18.772, pulau menjangan terdapat selisih harga sebesar 56.684, pantai lovina terdapat selisih harga sebesar Rp 79.033, dan pantai tulamben sebesar Rp. 55.116.Kata Kunci : Harga Pokok Jasa, Metode Activity Based Costing, Metode Yang Digunakan Perusahaan This study aimed at providing knowledge on (1) identification of cost components expensed by Karang Sari Pemuteran Snorkeling Company on ABC method, (2) calculation writing in determining servive cost at Karang Sari Pemuteran Snorkeling Company, (3) comparison determining service cost between the ABC method and the method used by this company. This research used qualitative research method. The type of data used in this study was qualitative data obtained through interview, observation, and documentation. Data analysis technique used was descriptive analysis with the stages of data collection, namely: data reduction, data presentation, and decision making. The results of this study indicated that (1) the cost based on calculation that have been done stated that the rate of service at Karang Sari Pemuteran Snorkeling was different each destination, (2) there was a cost difference based on the calculation by ABC method compared to the cost determined by Karang Sari Pemuteran Snorkeling, in which at Pemuteran Beach there was cost difference of Rp. 18.772, there was cost difference of Rp 56.684, at Menjangan Island, and there was cost difference of Rp 79.033 in Lovina Beach, and there was cost difference of Rp. 55.116 in Tulamben Beach.keyword : Service Cost, Activity Based Costing Method, Method that used by the Company
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN, SERTA PERAN PENDAMPING DESA TERHADAP EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SISTEM KEUANGAN DESA (SISKEUDES) (STUDI PADA DESA PENERIMA DANA DESA DI KABUPATEN BULELENG) I Made Deva Premana Dharma Wiguna .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .; Made Aristia Prayudi, S.A., M.Sc., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh kualitas sumber daya manusia, pendidikan dan pelatihan serta peran pendamping desa terhadap efektivitas penggunaan sistem keuangan desa (siskeudes) pada desa penerima dana desa di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Surat Keputusan Bupati Nomor: 900/78/HK/2017 Tentang Alokasi Keuangan Pemerintahan Desa di Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2017 serta data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur menggunakan skala likert. Populasi penelitian menggunakan seluruh sekretaris desa dan bendahara desa di Kabupaten Buleleng. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling, yaitu peneliti memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu sendiri. Kriteria sampel sekretaris desa dan bendahara desa di Kabupaten Buleleng sebanyak 112 orang. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 18. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel kualitas sumber daya manusia (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penggunaan siskeudes, variabel pendidikan dan pelatihan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penggunaan siskeudes, dan variabel peran pendamping desa (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penggunaan siskeudes. Kata Kunci : Efektivitas Penggunaan siskeudes, Kualitas Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Pelatihan, Peran Pendamping Desa This study aimed at empirically proving the effect of human resource quality, education and training, and role of village partner to the effectiveness of the use of village finance system in the villages receiving village fund in Buleleng Regency. This study was a quantitative research using secondary data obtained from the decree of the Regent Number 900/78 / HK / 2017 about village government finance allocation in Buleleng Regency in Budget Year 2017, and primary data obtained from the questionnaire and measured by using Likert scale. The populations were all village secretaries and village treasurers in Buleleng Regency. The sampling technique was probability sampling, in which the researcher gave equal opportunity for every element (member) of the population to be selected to be a random sample member regardless of the strata in the population itself. The sample number of the village secretaries and the village treasurers in Buleleng Regency were 112 people. The technique of data analysis was multiple linear regression analysis with the help of SPSS version 18. The results showed that the variable of human resource quality (X1) had a positive and significant effect on the effectiveness of the use of village finance system, the variable of education and training (X2) had a positive and significant effect on the effectiveness of the use of village finance system, and the variable of role of village partner (X3) had a positive and significant effect on the effectiveness of use of village finance system.keyword : The effectiveness of the use of village finance system, quality of human resource, education and training, role of village partner
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Sistem Pengendalian Internal Pemerintah, Proactive Fraud Audit, dan Whistleblowing System Terhadap Pencegahan Fraud Pada Pengelolaan Dana Bos Se-kabupaten Klungkung Ni Kadek Dwi Ariastini .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .; Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13291

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian internal pemerintah (SPIP), proactive fraud audit, dan whistleblowing system secara parsial dan simultan terhadap pencegahan fraud pada pengelolaan dana BOS di Kabupaten Klungkung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK di Kabupaten Klungkung sebanyak 182 sekolah. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode cluster sapling dengan kriteria antara lain kecamatan yang ada di Pulau Bali dan didapat 3 kecamatan, dari 3 kecamatan didapat 53 sekolah menggunakan metode simple random sampling. Sumber data yang digunakan yaitu hasil dari kuesioner yang telah disebar ke seluruh sampel yaitu ke 53 sekolah yang tersebar di 3 kecamatan yang ada di Klungkung. Teknik pengujian data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia, SPIP, proactive fraud audit, dan whistleblowing system berpengaruh positif secara parsial dan simultan terhadap pencegahan fraud pada pengelolaan dana BOS di Kabupaten Klungkung.Kata Kunci : Kompetensi SDM, SPIP, Proactive fraud audit, whistleblowing, BOS The purpose of this research was to know partially and simultaneously, the influence of human resources competence, government internal control system (SPIP), proactive fraud audit, and whistle blowing system on fraud prevention on BOS fund management in Klungkung Regency. The population of this research was all of elementary schools, junior high and high schools/ vocational schools in Klungkung Regency, which were as many as 182 schools. The sample was determined through cluster sampling method with the criteria such as the sub-districts existed on Bali Island, and it was obtained 3 sub-districts, from the 3 sub-districts taken 53 schools through simple random sampling method. The source of data used was the results of questionnaires that had been distributed to all samples, that is, to 53 schools spreading across 3 sub-districts in Klungkung. The technique of testing the data was through multiple linear regression analysis. The results showed that the competence of human resource, SPIP, proactive fraud audit, and whistle blowing system had a partial and simultaneous positive effect on fraud prevention on the management of BOS funds in Klungkung Regency.keyword : Human Resource Competence, SPIP, Proactive fraud audit, whistle blowing, BOS
PENGARUH MORALITAS, INTEGRITAS, KOMITMEN ORGANISASI, DAN PENGENDALIAN INTERNAL KAS TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN (FRAUD) DALAM PELAKSANAAN PROGRAM SUBSIDI BERAS BAGI MASYARAKAT BERPENDAPATAN RENDAH (STUDI PADA DESA DI KABUPATEN BULELENG) Putu Feny Kharisma Dewi .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .; Made Arie Wahyuni, S.E., M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh moralitas, integritas, komitmen organisasi, dan pengendalian internal kas terhadap pencegahan kecurangan (fraud) dalam pelaksanaan Program Subsidi Beras bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah pada desa di Kabupaten Buleleng. Populasi penelitian ini adalah seluruh desa di Kabupaten Buleleng yaitu sebanyak 129 desa dan sampel penelitian sebanyak 56 desa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari data kuesioner yang diukur menggunakan skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan analisis deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Moralitas tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan (fraud); (2) Integritas berpengaruh positif signifikan terhadap pencegahan kecurangan (fraud); (3) Komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap pencegahan kecurangan (fraud); (4) Pengendalian internal kas berpengaruh positif signifikan terhadap pencegahan kecurangan (fraud); (5) Moralitas, integritas, komitmen organisasi, dan pengendalian internal kas berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan (fraud).Kata Kunci : moralitas, integritas, komitmen organisasi, pengendalian internal kas, pencegahan kecurangan (fraud) This study aimed at determining the effect of morality, integrity, organizational commitment, and internal control of cash on fraud prevention in the implementation of rice subsidy program for low-income community on the villages in Buleleng Regency. The population of this research were all the villages in Buleleng Regency as many as 129 villages and 56 research samples. This research method was quantitative method with primary data obtained from questionnaire and measured by using likert scale. Data analysis technique in this research used descriptive analysis, instrument test, classical assumption test, multiple linear regression analysis, and hypothesis test. The results of this study indicated that: (1) morality did not have any significant effect on fraud prevention; (2) integrity had a positive and significant effect on fraud prevention; (3) organizational commitment had a positive and significant effect on fraud prevention; (4) the internal control of cash had positive and significant effect on fraud prevention; (5) morality, integrity, organizational commitment, and internal control of cash had significant effect on fraud prevention.keyword : morality, integrity, organizational commitment, internal control of cash, fraud prevention
ANALISIS PENGENDALIAN RISIKO KREDIT MACET DENGAN IMPLEMENTASI KONSEP TAT TWAM ASI PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA TIGAWASA PUTU YUNITA SARI .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13312

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) penyebab terjadinya ketidaklancaran pembayaran angsuran pokok dan cicilan bunga pada Lembaga Perkreditan Desa Tigawasa, (2) implementasi konsep Tat Twam Asi dalam mengendalikan risiko kredit macet di Lembaga Perkreditan Desa Tigawasa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Informan penelitian dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penyebab terjadinya ketidaklancaran pembayaran angsuran pokok dan cicilan bunga pada Lembaga Perkreditan Desa Tigawasa adalah kegagalan panen pada tahun kemarin (2017), keterlambatan pembayaran oleh pengepul kepada warga yang menganyam sokasi dan bedeg, dan faktor lainnya yaitu sakit. (2) implementasi konsep Tat Twam Asi dalam mengendalikan risiko kredit macet di Lembaga Perkreditan Desa Tigawasa dengan pendekatan persuasif kepada debitur yang menunggak. LPD Tigawasa untuk menanamkan rasa jengah memberikan penyuluhan agar LPD Tigawasa berkembang seperti LPD yang ada di desa lain. Akibatnya debitur yang menunggak ini mulai mau melaporkan atau membahas solusi bersama- sama dengan pengurus LPD untuk tetap dapat membayar kewajibannya. Sehingga debitur dan LPD Tigawasa sama-sama mendapatkan keuntungan.Kata Kunci : Lembaga Perkreditan Desa, Pengendalian Risiko Kredit Macet, Konsep Tat Twam Asi. This research was conducted to find out (1) the cause of unpayable principal and interest installment at the Tigawasa Village Credit Institution, (2) implementation of Tat Twam Asi concept in controlling unpayable credit risks at the Tigawasa Village Credit Institution. This research employed qualitative descriptive approach method. The type of data used in this study was qualitative data obtained through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used was descriptive analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusions drawing. The research informants were chosen through purposive sampling method. The results of this study indicated that (1) the cause of unpayable principal and interest installment at the Tigawasa Village Credit Institution was due to last year crop failure (2017), late payment by the collectors to the craftsmen weaving sokasi and bedeg, and other factors, namely illness. (2) The implementation of Tat Twam Asi concept in controlling the risk of unpayable credit at the Tigawasa Village Credit Institution with a persuasive approach to the debtor in arrears. LPD Tigawasa to instill a sense of embarrassment provided counseling in order that LPD Tigawasa developed like other LPDs in other villages. As a result, these debtors in arrears started to report or discuss solutions together with LPD officials to keep paying their obligations. Thus, the debtor and LPD Tigawasa both obtained benefits.keyword : Village Credit Institution, Unpayable Credit Risk Control, Tat Twam Asi Concept.
pengaruh red flags, whistleblowing, dan keahlian profesional terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada inspektorat di provinsi bali Putu Rayana Prayoga .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .; Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel red flags, whistleblowing dan keahlian profesional terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada inspektorat di provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari data kuesioner yang diukur menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan pada inspektorat di Provinsi Bali. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pejabat fungsional auditor pada kantor inspektorat yang berjumlah 97. Metode penarikan sampel dilakukan dengan metode sensus, sehingga jumlah sampel sama dengan populasi, yaitu 97 pejabat fungsional auditor. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang kemudian diolah dengan menggunakan beberapa uji statistik, yaitu: uji statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel red flags (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), variabel whistleblowing (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), dan keahlian profesional (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS)Kata Kunci : Pencegahan Kecurangan, Red Flags, Whistleblowing, Keahlian Profesional. The study aimed at finding out the effect of red flags, whistleblowing and professional expertise variables on the prevention of the fraud of school operational grants at the inspectorate offices in Bali. The study was conducted at the inspectorate offices in Bali by utilizing a quantitative method involving primary data obtained by using questionnaires measured by Liker scales. The population were about 97 auditor staff functional officials from which the same number of the samples were selected based on census techniques. The data were analysed by using statistical test, such descriptive statistics, data quality testing, classic assumption testing, and multiple linear regression analysis The result of the study indicated that red flags (X1) variable had a significant positive effect on the prevention of the fraud of school operational grants, whistleblowing (X2) variable had a significant positive effect on the prevention of the fraud of school operational grants, and professional expertise variables (X3) had a significant positive effect on the prevention of the fraud of school operational grants on the prevention of the fraud of school operational grants. keyword : Fraud prevention, Red Flags, Whistleblowing, professional expertise
pengaruh red flags, whistleblowing, dan keahlian profesional terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada inspektorat di provinsi bali Putu Rayana Prayoga .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .; Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel red flags, whistleblowing dan keahlian profesional terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada inspektorat di provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari data kuesioner yang diukur menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan pada inspektorat di Provinsi Bali. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pejabat fungsional auditor pada kantor inspektorat yang berjumlah 97. Metode penarikan sampel dilakukan dengan metode sensus, sehingga jumlah sampel sama dengan populasi, yaitu 97 pejabat fungsional auditor. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang kemudian diolah dengan menggunakan beberapa uji statistik, yaitu: uji statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel red flags (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), variabel whistleblowing (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), dan keahlian profesional (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS)Kata Kunci : Pencegahan Kecurangan, Red Flags, Whistleblowing, Keahlian Profesional. The study aimed at finding out the effect of red flags, whistleblowing and professional expertise variables on the prevention of the fraud of school operational grants at the inspectorate offices in Bali. The study was conducted at the inspectorate offices in Bali by utilizing a quantitative method involving primary data obtained by using questionnaires measured by Liker scales. The population were about 97 auditor staff functional officials from which the same number of the samples were selected based on census techniques. The data were analysed by using statistical test, such descriptive statistics, data quality testing, classic assumption testing, and multiple linear regression analysis The result of the study indicated that red flags (X1) variable had a significant positive effect on the prevention of the fraud of school operational grants, whistleblowing (X2) variable had a significant positive effect on the prevention of the fraud of school operational grants, and professional expertise variables (X3) had a significant positive effect on the prevention of the fraud of school operational grants on the prevention of the fraud of school operational grants. keyword : Fraud prevention, Red Flags, Whistleblowing, professional expertise
PENGARUH DUKUNGAN MANAJEMEN PUNCAK, PARTISIPASI PEMAKAI, KAPABILITAS PERSONAL, SERTA PELATIHAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (STUDI KASUS PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA DI KECAMATAN BULELENG) Komang Nita Handayani Tri Lestari .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .; I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan manajemen puncak, partisipasi pemakai, kapabilitas personal serta pelatihan dan pendidikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada Lembaga Perkreditan Desa di Kecamatan Buleleng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari data kuesioner yang diukur menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan pada Lembaga Perkreditan Desa di Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Populasi dalam penelitian ini adalah LPD yang ada di Kecamatan Buleleng yaitu sebanyak 21 LPD. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel ditentukan melalui beberapa kriteria, yaitu 54 responden. Teknik pengujian data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menngunakan Program SPSS 20.0 for Windows. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel dukungan manajemen puncak (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, partisipasi pemakai (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, kapabilitas personal (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi serta pelatihan dan pendidikan (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja system informasi akuntansi. Kata Kunci : Kata Kunci: Dukungan Manajemen Puncak, Partisipasi Pemakai, Kapabilitas Personal, Pelatihan Dan Pendidikan, Kinerja Sistem Informasi Akuntansi. The study was conducted at 21 village credit institution offices located around Buleleng sub-district in order to find out the effect of top management support, user participation, personal capabilities, as well as training and education on the performance of accountancy information system at the village credit institution located around Buleleng sub-district. A quantitative method was utilized involving primary data obtained by using questionnaires measured by Likert scale. There were 54 respondents were selected as the samples based on purposive sampling. The data were analyzed by using multiple linear regression technique supported by SPSS program version 20.0 for windows. The results of the study indicated that top management support (X1) had a significant positive effect on the performance of accountancy information system, user participation (X2) had a significant positive effect on the performance of accountancy information system, personal capabilities (X3) had a significant positive effect on the performance of accountancy information system, as well as training and education (X4) had a significant positive effect on the performance of accountancy information system. keyword : Key words: top management support, user participation, personal capabilities, training and education, performance of accountancy information system
PENGARUH PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN DAN AKUNTABILITAS PEMERINTAH DAERAH PADA SATUAN KERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KARANGASEM NI PUTU SRI MAHAYUNI .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .; I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pemanfaatan sistem informasi akuntansi keuangan daerah dan pengawasan keuangan daerah terhadap transparansi pelaporan keuangan daerah dan akuntabilitas pemerintah daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan data primer yang dari data kuisioner yang diukur menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan pada SKPD Kabupaten Karangasem. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai bagian akuntansi atau penatausahaan keuangan di 24 dinas yang terdaftar pada SKPD Kabupaten Karangasem yang berjumlah 243 orang. Metode pengumpulan sampel dilakukang dengan menggunakan Purposive Sampling, dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin sehingga jumlah sampel yang didapat sebanyak 140 orang. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang kemudian data diolah dengan menggunakan uji statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji analisis regresi berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: Pertama, variabel pemanfaatan sistem informasi akuntansi keuangan daerah (X1) dan pengawasan keuangan daerah (X2) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap transparansi pelaporan keuangan daerah (Y1). Kedua, variabel pemanfaatan sistem informasi akuntansi keuangan daerah (X1) dan pengawasan keuangan daerah (X2) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap transparansi pelaporan keuangan daerah (Y1). Ketiga, variabel pemanfaatan sistem informasi akuntansi keuangan daerah (X1) dan pengawasan keuangan daerah (X2) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pemerintah daerah (Y2). Keempat, variabel pemanfaatan sistem informasi akuntansi keuangan daerah (X1) dan pengawasan keuangan daerah (X2) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pemerintah daerah (Y2).Kata Kunci : akuntabilitas, pengawasan keuangan daerah, sistem informasi akuntansi keuangan daerah, transparansi pelaporan keuangan daerah Abstract This study was aimed at finding out the effect of the use of regional financial accounting information system and regional finance supervision on transparency in regional financial reporting. This study used quantitative research method with the primary data from questionnaire which were measured using likert scale. This study was done at 9 regional task forces SKPPD in Karangasem regency. The population consisted of all accounting division workers or finance officials in 24 offices registered in SKPD in Karangasem regency with the total number of 243 workers. The data were collected using purposive sampling technique, and the sample size was determined by using Slovin formula which resulted in the size sample of 140. The data were collected using questionnaire and processed using descriptive statistical test, data quality test, classic assumption test, multiple regression test and hypothesis test. The results showed that, first, the variable of the use of regional financial accounting information system (X1) and regional financial supervision (X2) partially have a positive and significant effect on regional financial reporting transparency (Y1). Secondly, the variable of the use of regional financial accounting information system (X1) and regional financial supervision (X2) simultaneously have a positive and significant effect on the transparency of regional financial reporting (Y1). Thirdly, the variable of the use of regional financial accounting information system (X1) and regional financial supervision (X2) partially and positively have a significant effect on regional government accountability (Y2). keyword : accountability, regional financial supervision, transparency of regional financial accounting information system and transparency of regional financial reporting.
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN TINGKAT PROFITABILITAS TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN LAPORAN KEUANGAN LPD DI KECAMATAN BANJAR, SERIRIT, BUSUNGBIU, DAN GEROKGAK Kadek Arsini .; Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. .; Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, S.S.T .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil pengujian dari pengaruh (1) sistem pengendalian internal terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, (2) pemanfaatan teknologi informasi terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, (3) tingkat profitabilitas terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, dan (4) sistem pengendalian internal, pemanfaatan teknologi informasi, dan tingkat profitabilitas terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal. Subjek penelitian ini adalah ketua atau wakil ketua LPD di kecamatan Banjar, Seririt, Busungbiu, dan Gerokgak dan objek dari penelitian ini adalah sistem pengendalian internal, pemanfaatan teknologi informasi, tingkat profitabilitas, dan ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan. Dalam penelitian ini, data yang digunakan adalah data primer yaitu kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sistem pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, (2) pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, (3) tingkat profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, dan (4) sistem pengendalian internal, pemanfaatan teknologi informasi, dan tingkat profitabilitas berpengaruh secara bersama-sama terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD.Kata Kunci : pengendalian, teknologi, profitabilitas, ketepatan waktu This study aimed at obtaining the test results from the influence of (1) the internal control system on the punctuality of LPD financial reporting reports, (2) the utilization of information technology on the punctuality of LPD financial reporting reports, (3) the level of profitability on the punctuality of LPD financial reporting reports, and (4) the internal control system, utilization of information technology, and level of profitability on the punctuality of LPD financial reporting reports. The research design used was a causal quantitative. The subjects of this research were the chairman or vice chairman of LPD in sub-district of Banjar, Seririt, Busungbiu, and Gerokgak and the object of this research was the internal control system, information technology utilization, profitability level, and financial reporting reports punctuality. In this study, the data used were primary data, that is, questionnaire and analyzed through multiple linear regression analysis. The results of this study indicated that (1) the internal control system significantly affected the punctuality of LPD financial reporting reports, (2) the utilization of information technology system significantly affected the punctuality of LPD financial reporting reports, (3) the level of profitability system significantly affected the punctuality of LPD financial reporting reports, and (4) the internal control system, utilization of information technology, and level of profitability simultaneously affected the punctuality of LPD financial reporting reports.keyword : control, technology, profitability, punctuality