Ruslan Ruslan
Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, Universitas Negeri Gorontalo

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Latihan Multibal Terhadap Ketepatan Smash Forehand Tenis Meja Fikriyanto Djuna; Ruslan Ruslan; Haerul Ikhsan; Moh. Faisal Lutfi Amri
Jambura Arena Sport Vol 1, No 2 (2024): July 2024. Pengembangan Keterampilan Olahraga Siswa
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i2.24235

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Pengaruh Latihan Multiball Terhadap Ketepatan Smash Forehand Pada Ekstra Kulikuler di SMP Negeri 1 Telaga Biru” Data yang diperoleh melalui pengukuran tes awal adalah hasil dari ketepatan smash forehand tenis meja. Hasil pengujian diperoleh thitung = 8,297 nilai ttabel pada a = 0,05; dk=n-1 (0,05 ; 20-1=19) diperoleh ttabel sebesar 1.729. Dengan demikian thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 8,297 ttabel = 1.729). Berdasarkan kritenia pengujian hahwa terima Ha : jika thitung ttabel pada a = 0,05 ; n-1, oleh karena itu hipotesis alternative atau Ha dapat diterima, sehingga dapat dinyatakan terdapat pengaruh latihan multiball terhadap ketepatan smash forehand tenis meja pada Ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Telaga Biru. Berdasarkan hasil eksperimen yang telah dilakukan, mempenganuhi kemampuan siswa secara signifikan dalam ketepatan smash forehand tenis meja setelah pelaksanaan eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penulis yang berbunyi “Terdapat Peningkatan Kemampuan Ketepatan Smash Forehand yang Signifikan melalui Latihan Multiball pada Ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Telaga Biru” dapat diterima.
Meningkatkan Kemampuan Smash Bola Voli Melalui Metode Discovery Iska Berkah Adam; Aisah R. Pomatahu; Ruslan Ruslan
Jambura Arena Sport Vol 1, No 2 (2024): July 2024. Pengembangan Keterampilan Olahraga Siswa
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i2.23332

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini, adalah untuk mengetahui kemampuan Smash melalui metode Discovery Learning pada permainan bola voli. Penelitian ini menggunakan Peneitian Tindak Kelas (PTK) penelitian tindakan adalah penerapan berbagai fakta yang ditemukan untuk memecahkan masalah dalam situasi sosial untuk meningkatkan kualitas tindakan yang dilakukan dengan melibatkan kolaborasi dan kerja sama peneliti dan praktisi. Berdasarkan Hasil Penelitian Metode Discovery Learning Ini juga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan Smash. Berdasarkan hasil data awal pembelajaran kemampuan Smash ini dalam permainan bola voli pada siswa kelas XI Kriya Tekstil Pada data awal memperoleh nilai rata-rata sebesar 33,09 . Hasil pengamatan tes kemampuan Smash siswa pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 60,00. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kemampuan Smash pada siklus II sebesar 83,73%.Hasil tersebut tentunya mendukung keberhasilan pembelajaran kemampuan Smash Menggunakan Metode Discovery Learning. 
Meningkatkan Hasil Belajar Sepak Sila Permainan Sepak Takraw Melalui Model Latihan Berpasangan Moh Fajri Hasim; Ahmad Lamusu; Ruslan Ruslan; Juni Isnanto
Jambura Arena Sport Vol 1, No 1 (2024): Maret 2024. Peningkatan Keterampilan Olahraga Siswa
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i1.23997

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan siswa kelas VIII Smp Negeri 1 Telaga dalam meningkatkan sepaksila melalui penerapan latihan berpasangan sepaktakraw. Apabila model latihan berpasangan diterapkan maka hasil belajar sepaksila dalam permainan sepaktakraw di Kelas VIII Smp Negeri 1 Telaga, dapat ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Pembelajaran melalui model latihan berpasangan dapat meningkatkan hasil belajar sepak sila dalam permainan sepak takraw pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari observasi awal, siklus I dan siklus II. Hasil belajar sepak sila dalam permainan sepak takraw pada observasi awal dengan rata-rata 50,5 meningkat menjadi 68,4 pada siklus I dengan jumlah siswa yang tuntas mencapai 5 orang. Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 80.
MENINGKATKAN TEKNIK DASAR PASSING BAWAH PADA PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI MODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS IV DI SDN 98 KOTA UTARA Lisnawati A.kude; Sarjan Mile; Ruslan Ruslan
Jambura Arena Sport Vol 2, No 2 (2025): July 2025. Physical Education Skills
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v2i2.25686

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana meningkatkan Teknik dasar passing bawah pada permainan bola voli melalui modifikasi media pembelajaran siswa kelas IV SDN 98 Kota Utara. Dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan siswa kelas IV SDN 98 Kota Utara dalam melakukan teknik passing bawah.Berdasarkan data yang telah diperoleh pada penelitian tindakan kelas ini dengan penerapan modifikasi media pembelajaran sebagai kunci utama dalam pembelajaran teknik passing bawah yang telah dilaksanakan  dengan dua siklus, tampak terlihat terjadi peningkatan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan pada observasi awal hasil belajar teknik dasar passing bawah oleh siswa kelas IV SDN 98 Kota Utara yakni 58,59. Meningkat setelah diberi tindakan siklus I menjadi 74.82 dan pada akhir siklus II menjadi 86.02. Dengan demikian ini membuktikan bahwa Memodifikasi Media Pembelajaran dalam pembelajran penjaskesrek mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar teknik dasar passing bawah.
Pengembangan Model Latihan Shooting “Delihu” Pada Permainan Sepak Bola Delfiani Hunowu; Ruslan Ruslan; Muhammad Faisal Lutfi Amri
Jambura Arena Sport Vol 2, No 2 (2025): July 2025. Physical Education Skills
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v2i2.33726

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian (RD) yang dikembangkan dengan menggunakan model Borg and Gall yang terdiri dari 10 tahapan yaitu : 1). Research and information collecting, 2). Planning, 3). Develop preliminary form of product, 4). Preliminary field testing, 5). Main revision product, 6). Main field testing, 7). Operasional product revision, 8). Operasional field testing, 9). Final product revision, 10). Dissemination and implementation. Penelitian ini menghasilkan 23 model latihan shooting “Delihu” pada permainan sepakbola dalam bentuk buku yang di dalamnya terdapat tulisan dan gambar. Berdasarkan validasi yang telah dilakukan menunjukkan produk model latihan shooting “Delihu” Pada Permainan Sepak bola yang dibuat oleh peneliti dinyatakan  layak dan baik  untuk digunakan dalam proses latihan, khususnya model latihan pada teknik dasar shooting. Dari hasil uji coba lapangan dapat disimpulkan bahwa : 23 model latihan shooting dapat dilakukan dan diterapkan oleh pemain. Para pemain dapat memahami model latihan shooting dengan cepat dan efektifnya model latihan shooting yang di buat oleh peneliti.
Meningkatkan Hasil Belajar Menendang Bola dengan Kaki Bagian Dalam pada Permainan Sepakbola Melalui Modifikasi Media Pembelajaran Siswa Kelas V SD Negeri 8 Batudaa Tristan Ali; Sarjan Mile; Ruslan Ruslan
Jambura Arena Sport Vol 1, No 3 (2024): November 2024. Peningkatan Hasil Belajar Olahraga
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i3.25037

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Menendang Bola Dengan Kaki Bagian Dalam Pada Permainan Sepak Bola Melalui Modifikasi Media Pembelajaran Siswa Kelas V SD Negeri 8 Batudaa. Hipotesis pada penelitian ini: jika guru menggunakan metode Modifikasi Media Pembelajaran maka kemampuan siswa Dalam Menendang bola pada permainan sepak bola kelas V SD Negeri 8 Batudaaa akan meningkat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian, observasi awal atau pra siklus ketuntasan dalam Menendang bola pada permainan sepak bola siswa kelas V SD Negeri 8 Batudaa yang belum mencapai ketuntasan. Pada siklus I yang memiliki kategori tuntas 35% sebanyak 7 siswa, kategori tidak tuntas 65% sebanyak 13 siswa. Setelah adanya penerapan metode Modifikasi Media Pembelajaran terlihat peningkatan yang cukup baik pada siswa. Dalam pelaksanaan siklus I tidak lepas dari ketidak tuntasan hasil belajar, yang mana ketidak tuntasan tersebut menjadi rencana perbaikan pada pelaksanaan siklus II. Rencana perbaikan yang didapat dari siklus I yang di jadikan persiapan tindakan dan menghasilkan ketuntasan yang memuaskan. Dari hasil tes pada siklus II menunjukkan bahwa Menendang Bola dengan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola yang dilakukan oleh siswa meningkat dari 0% pada observasi awal menjadi 62.80% Pada akhir siklus I dan meningkat menjadi 80.77% pada akhir siklus II. Perolehan Nilai tersebut telah mencapai kriteria pada indikator kinerja yang di tetapkan yakni 80% dari keseluruhan siswa mencapai KKM.Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan akhirnya penelitian di nyatakan selesai dan berhasil karena telah mencapai indikator yang telah ditentukan. Dengan demikian hipotesis penelitian tindakan kelas ini yang ternyata bahwa: “jika metode Modifikasi media pembelajaran diterapkan, maka teknik menendang dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SD Negeri 8 Batudaa dapat ditingkatkan”.
Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Dasar Sepak Sila Melalui Modifikasi Media Pembelajaran Pada SMA Muhammadiyah Batudaa Mohamad Ilham Uday; Ruslan Ruslan; Juni Isnanto
Jambura Arena Sport Vol 1, No 3 (2024): November 2024. Peningkatan Hasil Belajar Olahraga
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i3.25021

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana meningkatkan hasil belajar teknik dasar sepak sila melalui modifikasi media pembelajaran pada siswa SMA Muhammadiyah Batudaa. Tujuannya untuk mengetahui kemampuan siswa kelas XI D SMA Muhammadiyah Batudaa dalam melakukan teknik sepak sila. Berdasarkan data yang telah diperoleh pada penelitian tindakan kelas ini dengan penerapan modifikasi media pembelajaran sebagai kunci utama dalam pembelajaran teknik sepak sila yang telah dilaksanakan  dengan dua siklus, tampak terlihat terjadi peningkatan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan pada observasi awal hasil belajar teknik dasar sepak sila oleh siswa kelas XI D SMA Muhammadiyah Batudaa yakni 51,79. Meningkat setelah diberi tindakan siklus I menjadi 70.40 dan pada akhir siklus II menjadi 80.32. Dengan demikian ini membuktikan bahwa Memodifikasi Media Pembelajaran dalam pembelajran penjaskesrek mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar teknik dasar sepak sila.
Gerakan Remaja Bugar melalui Pelatihan Senam Penjas-UNG 22 di SMA Negeri 1 Telaga Ella H Tumaloto; Suriyadi Datau; Ruslan Ruslan; Sarjan Mile
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i3.40257

Abstract

The low level of physical activity among secondary school adolescents has become one of the contributing factors to declining physical fitness, increasing sedentary behavior, and limited awareness of the importance of a healthy lifestyle. Preliminary observations indicate that school gymnastics activities remain monotonous, lack innovative instructional models, and are not implemented consistently. These conditions have reduced students' motivation to participate in regular physical activity. Therefore, a community service program was designed through the Penjas-UNG 22 Gymnastics training as an innovative, easy-to-learn, engaging, and age-appropriate exercise model for secondary school students. This community service initiative aims to enhance students' knowledge, practical skills, and active participation, while strengthening the competencies of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers in implementing Penjas-UNG 22 Gymnastics as a sustainable school-based healthy lifestyle program. The implementation methods included partner needs assessment, program socialization, theoretical and practical training on Penjas-UNG 22 Gymnastics, implementation mentoring, monitoring, and evaluation. Program effectiveness was evaluated through pre- and post-tests of participants' knowledge, observation of movement skills, and assessment of participation levels throughout the activities. The expected outcomes include improved competencies of teachers and students in performing Penjas-UNG 22 Gymnastics, the development of a school gymnastics implementation guide, the establishment of a routine gymnastics program as part of a healthy school culture, publication of scientific articles in community service journals, dissemination through mass media, production of activity documentation videos, and strengthened collaboration between the Gorontalo State University and partner schools. The program is expected to contribute to improving adolescents' physical fitness, fostering discipline, teamwork, and responsibility, while promoting a sustainable culture of active and healthy living within the school environment.
PERAN OLAHRAGA TRADISIONAL BENTENG-BENTENGAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA Syamsurizal M Rahmola; Ruslan Ruslan; Al Ilham
Jambura Arena of Physical Education and Sports Vol 4, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/japes.v4i2.28189

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui peran olahraga tradisional Benteng- bentengan terhadap minat belajar siswa. Penelitian inidilakukan di SD Negeri 89 Sipatana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif, prosedur pengumpulan data dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi, dimana sampel yang digunakan adalah siswa kelas IV dan V dengan jumlah siswa 40 orang Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional, khususnya Benteng-bentengan, merupakan media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa, terutama di kalangan siswa laki-laki. Hasil penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa pendekatan pembelajaran berbasis aktivitas fisik dan permainan tradisional seperti Benteng-bentengan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Aktivitas fisik yang melibatkan strategi dan kerja sama tidak hanya memotivasi siswa untuk belajar. tetapi juga membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial dan kognitif. Permainan ini tidak hanya membuat suasana belajar lebih menyenangkan dan interaktif, tetapi juga membantu siswa memecahkan masalah, berkomunikasi secara efektif, dan bekerja sama dalam tim, yang semuanya merupakan keterampilan penting dalam dunia pendidikan.
Analysis of junior tennis development at azwa tennis academy (ata): a cipp model evaluation Ninik Purnaningsih; Ruslan Ruslan; Suriyadi Datau
Jambura Arena Sport Vol 3, No 2 (2026): July 2026. Innovative Sports Education
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v3i2.38762

Abstract

Junior athlete development is a primary determinant of achievement in competitive tennis, yet the effectiveness of privately managed academies in Indonesia has rarely been examined using a comprehensive program-evaluation framework. This study analyzed the junior tennis development program at Azwa Tennis Academy (ATA), the first tennis academy in Gorontalo Province, using Stufflebeam's Context, Input, Process, and Product (CIPP) evaluation model. A mixed-methods design combined a Likert-scale questionnaire with observation, interviews, and documentation, involving the entire population of 34 stakeholders (15 athletes, 4 coaches, 10 parents, and 5 management staff) selected through total sampling. Quantitative data were analyzed descriptively using mean scores and percentage distribution, while qualitative data from interviews and observation were used to substantiate the numerical findings. The results show that 70.6% of respondents rated the context component as very good, reflecting a clear alignment between the academy's objectives and its developmental program; 70.6% rated the input component as very good, supported by adequate athletes, coaches, and facilities despite a shortage of training balls; 55.9% rated the process component as good, characterized by regular but short-term, weekly-structured training; and 61.8% rated the product component as very good, evidenced by athletes' achievements in regional and inter-regional tournaments, although national-level achievement has not yet been attained. The novelty of this study lies in applying the CIPP model to an independently managed, non-government-affiliated sports club, showing that community-based academies can achieve strong contextual and product outcomes despite limited institutional supervision. The findings imply that ATA's sustainability depends on developing a structured long-term training program, diversifying training methods, and strengthening facility support and government partnership.