dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Unknown Affiliation

Published : 74 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA I Made Hendra Haryadi .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7959

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 4 Negara tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 35 orang siswa dengan rincian 18 siswa putra dan 17 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola (kaki bagian dalam) dapat diketahui aktivitas siswa yang berada pada katagori sangat aktif 4 orang, katagori aktif 31 dan katagori cukup aktif, kurang aktif dan sangat kurang aktif tidak ada. Dengan rata-rata presentase aktivitas belajar siswa secara klasikal adalah 7,93 yang tergolong aktif. Sedang hasil analisis data hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola (kaki bagian dalam) dapat diketahui hasil belajr siswa yang berada pada katagori sangat baik 17 orang (48.57%), siswa dengan katagori baik 18 orang (51,43%), dan siswa dengan katagiori cukup baik, kurang baik dan sangat kurang baik tidak ada (0%). Dengan rata-rata presentase hasil blajar siswa secara klasikal adalah 85,13% yang tergolong sangat baik. Ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing sepak bola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan berbantuan media gambar pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 4 Negara tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola pada siswa.Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif, STAD, Kegiatan Belajar, Hasil Belajar, sepak bola Passing Kontrol This research aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of passing control of football mi plementasi cooperative learning model in class C SMP N 4 State school year 2015/2016, totaling 35 students with details of 18 male and 17 female student Dat analyzed using analysis statstuk descriptive, the data analysis activities and achievement of learning the basic techniques of passing control of football (foot interior) can be known activity of students in the category of very active 4 people, category active 31 and the category quite active, less active and less active there with the average percentage of student activity in the classical style is classified as active 7,93. Average results of data analysis result of learning the basic techniques of passing control of football (foot interior) can be seen the results of students in the study is a very good category 17 (48.57%), students with good category 18 (51.43%), and students with both category, less good and very poorly no (0%). the percentage of students in classical lerned result is 85.13%, which is in excellent It can be concluded that the activities and achievement of passing football techniques eningkat through the implementation of cooperative learning model type STAD with media aided drawing in class VIII C SMP Negeri 1 year State subject is 2015/2016. Peniasorkes recommended to teachers to implement STAD cooperative learning because it can increase the activity and results of learning the basic techniques of passing control to the student footballkeyword : Cooperative Learning, STAD, Learning Activities, Learning Results, football Passing Control
PENERAPAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET Nyoman Agus Wiranata .; Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola baket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII J SMP Negeri 5 Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII J SMP Negeri 5 Singaraja berjumlah 30, terdiri dari 15 orang putra dan 15 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik dasar passing bola basket pada observasi awal 5,64, dan pada siklus I meningkat menjadi 6,84 dan 8,6 pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik passing bola basket dari observasi awal sebesar 34%, pada siklus I 57% dan 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (cest pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII J SMP Negeri 5 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif NHT, aktivitas belajar, hasil belajar, passing bola basket. This study aims to improve the activity and learning outcomes passing the of basketball in grade VIII J SMP Negeri 5 Singaraja academic year 2015/2016.This study classified the classroom action research was conducted in two cycles. Research subject is class VIII J SMP Negeri 5 Singaraja tota\ling 30 people made up of 15 male and 15 female, were analyzed using descriptive statistics. Observation data analysis results early learning activities in the classical basketball passing by 5,64 after being given the first cycle of action learning activities increased to 6,84 and increased to 8,6 in the second cycle. Analysis of learning outcomes data passing basketball at the beginning of the observation study results kentuntasan percentage of 34%, in the first cycle 57% and 100% in the second cycle. Based on the analysis of the data concluded that the activity and learning outcomes passing basketball improved through the implementation of the NHT cooperative learning VIII J SMP Negeri 5 Singaraja academic year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers in order to implement NHT cooperative learning model because it can increase activity and learning outcomes in students passing basketball.keyword : Cooperative NHT, activity, learning outcomes, passing basket ball.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI I Made Ady Setyadi .; Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 orang yang terdiri dari 14 orang putra dan 10 orang putri. Data aktivitas dinilai oleh 2 orang observer menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan hasil belajar dinilai oleh 2 orang evaluator menggunakan assesmen hasil belajar. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas passing bola voli pada observasi awal secara klasikal sebesar 5,95 (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,05 (cukup aktif) dan 7,92 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil passing bola voli pada observasi awal secara klasikal sebesar 25,00%, pada siklus I 83,33% dan 100% pada siklus II. Berdasarkan analisis data dan pembahasan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli siswa meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XC SMA Negeri 1 Baturiti Tahun Pelajaran 2015/2016, untuk itu disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT untuk meningkatkan aktivitas dan hasil passing bola voliKata Kunci : Kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola voli This study aimed to improve students’ activity and their learning outcome of volleyball passing technique through the implementation of cooperative learning model team games tournament. This research was classroom action research which consisted of two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation/evaluation and reflection. Research’ subjects were 24 students with 14 male and 10 female students. The data activity were assessed by 2 observers meanwhile learning outcomes were assessed by 2 evaluators which depended of assessment instrument The date were analysed by using descriptive statistical analysis. Based on the result of data analysis, it is showed that on primary observation the result was 5,95 (very lack), and increased to 7,05 (moderate active) on cycle I and 7,92 (active) on cycle II. Meanwhile the result’s percentage of volley passing technique on primary observation was about 25.00%, and increased to 83,33% on cycle I and 100% on cycle II. It can be concluded that the activity and learning outcome of football passing technique was improved trough the implementation of cooperative learning model TGT on XC graders students of SMA Negeri 1 Baturiti academic year 2015/2016. Penjasorkes teachers were recommended to implemented this cooperative learning model TGT to improve students’ learning activity and outcomes volley passing technique.keyword : Kooperatif, activity and learning outcome, volley passing technique
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Gd Jefri Prastya Herbawa .; Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dasar passing bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas X 5 SMA Negeri 1 Seririt, berjumlah 27 orang terdiri dari 18 orang putra dan 9 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal 6,9% (cukup aktif) dan hasil belajar pada siklus I mencapai 70,37% (cukup baik). Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal 8,78% (aktif) dan hasil belajar mencapai 88,89% (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X 5 SMA Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Kata-kata Kunci: kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola basket. Kata Kunci : kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola basket. This study aimed at improving the activity and learning outcome of passing basketball through the implementation of cooperative learning model NHT type student of X 5 SMA Negeri 1 Seririt in the academic year 2015/2016. This study is a classroom action research means that the teacher is the researcher it was conducted in two cycles consists of stages of planning, action, observation/evaluation and reflection. The subjects of the research 27 students of X 5 SMA Negeri 1 Seririt, consisting 18 boys and 9 girls. Data were analyzed using the descriptive statistics. The result of analysis the first cycle classically was 6,9% (active enough) and the learnig outcomes achieved 70,37% (good enouht). The activity of the second cycle classically was 8,78% (active) and the learning outcomes was at 88,89% (very good). Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes of passing basketball is increased through the implementation of cooperative learning model NHT type student of X 5 SMA Negeri 1 Seririt in the academic year 2015/2016. The teachers of Penjasorkes are recommended to implement of cooperative learning model NHT type, because can increase to improve the activity and learning outcomes. Keywords: cooperative, activity, learning outcomes, basketball. keyword : cooperative, activity, learning outcomes, basketball
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI Putu Ogik Artana .; Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.8254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar Passing (passing atas passing bawah) bola voli pada siswa kelas VIII. 1 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian dibagi 2 siklus. yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VIII. 1 SMP Negeri 3 Banjar, jumlahnya 32 orang, 11 orang putra dan 21 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus 1 yaitu rata-rata aktivitas belajar 6,78 (cukup aktif) dan ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola voli secara klasikal 78.12% (tuntas). Sedangkan hasil analisis data siklus 2 yaitu rata-rata aktivitas belajar 8.8 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola voli secara klasikal 93.75% (tuntas). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar Passing bola voli (passing atas passing bawah) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII. 1 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan guru penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Kata Kunci : STAD, aktivitas belajar, hasil belajar, passing, bola voli. This study aims to improve the activity and learning outcomes Passing the basic techniques (passing on passing down) volleyball in the VIII. 1 SMP Negeri 3 Banjar academic year 2015/2016. This research is a class act that is teacher as researcher. research divided by 2 cycles. Which consists of a plan of action, action, evaluation, and reflection. Eighth grade students study the subject. 1 SMP Negeri 3 Banjar, the numbers 32, 11 sons and 21 daughters student. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of data analysis in cycle 1 which is an average of 6.78 learning activities (quite active) and completeness result learn the basic techniques in classical volleyball passing 78.12% (not finished). While the results of the data analysis cycle 2 at an average of 8.8% learning activity (active) and the completeness of the results of learning basic techniques in classical volleyball passing 93.75 % (complete). Based on data analysis and discussion can be concluded that the activity and learning outcomes Passing the basic techniques of volleyball (passing on passing below) increased through the implementation of cooperative learning model STAD in class VIII. 1 SMP Negeri 3 Banjar academic year 2015/2016. It is therefore advisable penjasorkes teachers in order to implement cooperative learning model type STAD. keyword : learning activities, learning outcomes, passing, volleyball.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Untuk meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Teknik Dasar Service Bulutangkis Putu Angga Gargita .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.8263

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bulutangkis melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada siswa kelas X Multimedia SMK TI BALI GLOBAL Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan masing-masing tahapan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Multimedia SMK TI BALI GLOBAL Singaraja, berjumlah 21 orang dengan rincian 12 orang putra dan 9 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar service bulutangkis secara klasikal sebesar 6,14 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar teknik dasar service bulutangkis secara klasikal sebesar 7,37 (aktif), dan pada siklus II sebesar 8,42 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,07. Hasil analisis data observasi awal hasil belajar service bulutangkis secara klasikal sebesar 19,05% (sangat kurang), setelah diberi tindakan pada siklus I persentase hasil belajar teknik dasar service bulu tangkis secara klasikal sebesar 71,42% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 95,23% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 23,81%.from the first until second cycle Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bulutangkis meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas X Multimedia SMK TI BALI GLOBAL Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam proses pembelajaran penjasorkes.Kata Kunci : Pembelajaran GI, aktivitas, hasil belajar, service bulutangkis. The aim of this research is improving students’ activity and learning achievement of badminton service through the implementation of cooperative learning model, GI type for the tenth grade students of multimedia SMK TI BALI GLOBAL Singaraja in academic year 2015/2016. This research is a classroom action research which was conducted in two cycles and each step was conducted in twice meeting. The subject of this research were the 21 students in tenth grade of multimedia in SMK TI BALI GLOBAL Singaraja, 12 male and 9 female. The data were analyzed using statistic descriptive method. The results of this research for pre-observation data of analysis service learning activities in the classical badminton is 6,14 (moderately active), after giving the action in first cycle, learning activity of badminton service is about 7,37 in classical (active), and the second cycle is 8 , 42 (active). From the first cycle to the second cycle is increased to 1.07. The result of pre-observation learning activity of badminton service in classical is 19,05 % (fair),after giving the action in first cycle, the percentage of learning activity badminton service in classical is about 71,42% (good) and in second cycle is about 95,23 % (excellent) From cycle I to cycle II was increased by 23,81%. Based on the data analysis and the discussion, it could be concluded that learning activity and learning achievement of basic skill badminton service is increased through the implementation of cooperative learning model, GI type for the grade X students of Multimedia in SMK TI BALI GLOBAL Singaraja in academic year 2015/2016. It is suggested to the physical exercise teacher to implement cooperative learning model, GI type sincet it could improve the students’ activity and learning achievement.keyword : GI Learning, activities, learning outcome, badminton service.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET Gede Reza Sunarya Juliadipa .; I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i3.8616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian meliputi siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Seririt yang berjumlah 32 orang terdiri dari 15 orang putra dan 17 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal 7,38 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar pada siklus I mencapai 53% (belum tuntas). Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal 8,11 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar mencapai 90,6% (tuntas). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Model pembelajaran, kooperatif, STAD, aktivitas, hasil belajar, bola basket. This study aims to improve the activity and learning outcomes basic techniques of passing (chest pass and bounce pass) basketball through the implementation of cooperative learning model STAD. This research is a form of class action with the teacher as researcher, who conducted in two cycles, comprising the steps of action planning, action, observation/evaluation and reflection. Subjects of study include class IX A SMP Negeri 1 Seririt which numbered 32 people consisting of 15 sons and 17 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the data analysis of learning activities in the first cycle in the classical 7.38 (active) and learning outcomes in the first cycle reaches 53% (not complete). In the second cycle, the classical learning activity 8.11 (active) and learning outcomes reached 90,6% (complete). Based on the results of the data analysis and discussion concluded that the activities and learning outcomes passing (chest pass and bounce pass) basketball increased through the implementation of cooperative learning model STAD in class IX A SMP Negeri 1 Seririt academic year 2016/2017. It is recommended to teachers penjasorkes can implement cooperative learning model STAD, as shown to increase the activity and learning outcomeskeyword : learning models, cooperative, STAD, activities, learning outcomes, basketball.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA Made Agus Rumaket u .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division terhadap hasil belajar teknik dasar passing sepak bola . Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sunguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretest- posttest control group the same subject design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 banjar tahun pelajaran 2016/2017 yang berdistribusi ke dalam 12 kelas.Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling.Sampel penelitian ini adalah kelas VII B dan Kelas VII D. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan melalui observasi, tes objektif, dan unjuk kerja.Data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar passing sepak bola antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan rata-rata gain score0,29 dan standar deviasi 0,83. Sedangkan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan rata-rata gain score0,15 dan standar deviasi 0,70. Angka signifikansi yang diperoleh melalui uji-t adalah p=0,000.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola pada siswa.Dan model pembelajaran ini dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas.Kata Kunci : STAD, hasil belajar teknik dasar passing sepak bola This research aimed to determine the effect of implementing cooperative learning model student team achievement division (STAD) to the learning outcomes of basic techniques of passing football. This research was a true-experimental researching the randomized pretest-posttest control group the same subject design. The population wasstudents of class VII SMPNegeri 1 Banjar academic year 2016/2017 yhat distributed twelve classes. Sampling technique used was simple random sampling. The sample used in this class VII B and clas VII D. Data were collected through essay tests, observation and performance tests.Data analysis using t-test. The result of research shows the difference learning outcome football passing between students who following learning model cooperative type STAD with average on gain score 0,29 and standard deviation 0,83.While studentswho following learning model conventional with average on gain score 0,15 and standard deviation 0,70. Significance obtained through t-test was p=0,000. Based on the above exposure, implementation of learning model cooperative type STAD effect significantly to the result of learning basic techniques passing football. And this learning model can found one alternative learning that can be implementing in the class.keyword : :*STAD, learning outcome techniques passing football*
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI I Nyoman Agus Adi Kesuma .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan the randomized pretest post-test control group the same subject design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas IX SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 yang berdistribusi ke dalam 4 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas IX4 sebagai kelompok eksperimen dan IX3 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan melalui tes objektif, observasi, dan unjuk kerja. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar passing bola voli antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan rata-rata gain score 0,43. Sedangkan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan rata-rata gain score 0,18. Angka signifikansi yang diperoleh melalui uji normalitas adalah 0,20, uji homogenitas adalah 0.27, dan uji-t adalah 0,00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa. Dan model pembelajaran ini dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas.Kata Kunci : STAD, hasil belajar teknik dasar passing bola voli This study aims to determine the effect of applying cooperative learning model of Student Teams Achievement Division type to the learning result of basic technique of volley ball passing. This study is a real experimental study using a randomized pretest post-test control group of the same subject design. The research population of all students of class IX SMP Laboratorium Undiksha Singaraja academic year 2016/2017 which is distributed into 4 classes. The sample is determined by simple random sampling technique. The class that is the research sample is the class IX4 as the experimental group and IX3 as the control group. Data collection uses learning result test through objective test, observation, and performance. Data were analyzed using a t-test with the help of SPSS 16.0 for Windows. The results showed the difference of learning result of volleyball passing between students who followed the STAD type cooperative learning model with the average gain score of 0.43. While students who follow the conventional learning model with an average gain score of 0.18. The number of significances obtained by the normality test is 0.20, the homogeneity test is 0.27, and the t test is 0.00. Thus it can be concluded that STAD type cooperative learning model has a significant effect on the improvement of learning outcomes of basic technique of passing volley ball on the students. And this learning model can be used as an alternative learning that can be applied in the classroom.keyword : : STAD, learning outcome techniques passing volley ball
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli I Wayan Wijaya Kusuma .; Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11265

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (Problem based Learning) terhadap hasil belajar passing bawah bola voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretests-postest control group the same subject design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII C dan VIII D SMP Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017 berjumlah 68 orang siswa. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan melalui pretest dan posttest. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen nilai pretest diperoleh rata-rata nilai 69,32 sedangkan kelompok kontrol 67 kemudian hasil nilai posttest didapatkan hasil nilai pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 83,29. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 70,41. Didapatkan peningkatan pada kelompok eksperimen lebih tinggi yaitu 13.97 sedangkan kelompok control hanya mengalami peningkatan 1,05. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah sig