Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemanfaatan Aplikasi Busuu Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Jepang Tingkat Pemula Ranti Azura; Nana Rahayu; Sri Wahyu Widiati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1103

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan aplikasi sebagai media pembelajaran pada bahasa Jepang. Media pembelajaran yang dibahas pada penelitian ini adalah aplikasi Busuu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Penelitian ini mengkaji fitur-fitur utama Busuu, termasuk materi pembelajaran yang beragam dari tingkat pemula hingga mahir, fitur latihan interaktif dengan pengguna lain, kosakata, dan catatan pribadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Busuu dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bahasa Jepang tingkat pemula. Karena Busuu menawarkan antarmuka yang ramah pengguna, materi yang terstruktur dengan dukungan visual dan audio, serta kesempatan untuk berinteraksi dengan penutur asli. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Busuu memiliki potensi signifikan sebagai alat bantu pembelajaran bahasa Jepang mandiri yang menyenangkan dan mudah diakses.
Visual Literacy of Traditional Play (Dentou Tekina Asobi) To Stimulate Cross-Cultural Understanding in The Dokkai Course Sri Wahyu Widiati; Nur 'Izzati
KIRYOKU Vol 10, No 1 (2026): Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan (On Progress)
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v10i1.171-183

Abstract

This study aims to explain how visual literacy using digital photos supports students’ reading comprehension and cross-cultural understanding in a dokkai (reading) course. Visual literacy in this study was implemented through digital photos and texts with a focus on traditional Japanese and Indonesian games, which provided a meaningful cultural context for comparison. Digital photos were obtained from online sources and were used to help students observe traditional play (dentoteki na asobi) and connect vocabulary, textual meaning, and cultural elements. Visual literacy provided initial support for reading, stimulated prediction and interpretation, and encouraged critical thinking about cross-cultural phenomena. This research employed a qualitative descriptive method to examine how digital photos were used as a dokkai learning medium and how visual literacy supported students’ exploration of cross-cultural understanding. The results showed that students were able to identify similarities and differences between traditional Japanese and Indonesian games, appreciated the cultural value of traditional play, and developed critical awareness of shifts between traditional and modern play culture.