Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH TOUGHT STOPING THERAPY DAN PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP TANDA DAN GEJALA PADA KLIEN HIPERTENSI Zaini, Mad
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 2 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.545 KB) | DOI: 10.32528/ijhs.v10i2.1860

Abstract

Seseorang yang mempunyai pengalaman hipertensi dapat mengalami masalah kesehatan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan aplikasi tought stoping dan psikoedukasi keluarga pada klien hipertensi. Metode yang digunakan adalah analisis kasus pada klien hipertensi. Jumlah klien yaitu 23 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan tanda dan gejala hipertensi serta peningkatan kemampuan untuk mengontrol hipertensi lebih tinggi pada klien yang mendapatkan dua terapi. Tought stoping dan psikoedukasi keluarga direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan pada klien hipertensi.Kata Kunci: Hipertensi, Tought Stoping Terapi, Psikoedukasi Keluarga
Resiliensi Perawat Selama Masa Pandemi Covid-19 Mad Zaini
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.4.2021.779-786

Abstract

Perawat menjadi salah satu garda terdepan dalam penanganan, pencegahan, dan perawatan pasien Covid-19. Beberapa masalah psikososial pada perawat muncul sebagai respon dari koping yang maladaptif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui resiliensi perawat dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi cross-sectional, dilakukan pada perawat di Kabupaten Jember dari bulan Juli-Agustus 2020. Sebanyak 117 responden diambil menggunakan teknik insidental sampling. Analisis data bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji pearson correlation. Hasil analisis univariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi sebagian besar perawat di Kabupaten Jember pada tingkat yang cukup, sedangkan analisa bivariat, menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan tempat bekerja berpengaruh terhadap resiliensi seorang perawat. Selama pandemi covid-19, perawat bekerja pada lingkungan yang terbatas (small space), sehingga resiko masalah kesehatan juga lebih tinggi. Jika perawat tidak siap dengan kondisi tersebut, maka dapat memunculkan mekanisme koping yang maladaptif. Koping yang maladaptif dapat mengurangi resiliensi perawat.
Studi Masalah Psikososial pada Masyarakat Jawa dan Madura Mad Zaini
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah psikososial terjadi karena adanya stressor. Pandemic covid-19 merupakan salah satu bentuk stressor yang menimbulkan dampak negative terhadap kesehatan fisik dan psikolososial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan masalah psikososial masyarakat budaya jawa dan Madura. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif untuk membandingkan 1 atau lebih pada variabel pada sampel yang berbeda. Subjek dalam penelitian ini adalah masayarakat jawa dan Madura di Kabupaten Jember. Sebanyak 107 responden dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling. Ciri responden dalam penelitian ini adalah individu usia >40 tahun, berasal dari masyarakat jawa dan madura. Analisa data menggunakan uji beda (paired sample test). Hasil analisa univariat diperoleh bahwa sebagian besar responden dengan latar belakang budaya jawa, mengalami masalah psikososial sedang (50.9%). Sedangkan responden dengan latar belakang budaya Madura, sebagian besar mengalami masalah psikososial berat (64.8%). Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada masalah psikososial antar masayarakat jawa dan Madura dengan nilai signifikan sebesar 0,000.
Hubungan Stress Psikososial Dengan Status Gizi Pada Mahasiswa Kesehatan Di Kabupaten Jember Mad Zaini
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.009 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v8i1.38

Abstract

Stres merupakan respon tubuh tidak spesifik terhadap kebutuhan tubuh yang terganggu. Status nutrisi dapat diukur dari indeks massa tubuh. Kondisi psikologis sseeorang seringkali menyebabkan individu cenderung melakukan mekanisme coping mechanism. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 92 responden. Penelitian dilakukan di Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan di Kabupaten Jember. Berdasarkan analisis statistik diperoleh nilai signifikansi (p) yang didapatkan adalah 0,458 (p>0,05) yang artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat stres psikososial dengan status gizi pada mahasiswa. Perubahan nutrisi pada kondisi stress dapat terjadi melalui adanya gangguan makan atau gangguan penyerapan gizi dalam tubuh. Kondisi psikologis seorang mahasiswa yang penuh stress akan menyebabkan individu cenderung melakukan mekanisme koping. Mekanisme koping dapat berupa positif dan negatif. Peneliti berpendapat bahwa stress psikososial tidak secara langsung berpengaruh pada status nutrisi, melainkan pada pola perilaku dalam pemenuhan nutrisi atau pola makan. Selain itu dampak stress psikososial akan dapat dinilai apabila kondisi stress berlangsung lama atau bersifat kronis.Kata kunci : stress psikososial, status nutrisi
KELOMPOK SUPORTIF HIPERTENSI DI DESA SAMBIMULYO DAN DESA SENEPOREJO KABUPATEN BANYUWANGI Mad Zaini
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v3i2.1038

Abstract

Hipertensi pada seorang menjadi pemicu terjadinya masalah dalam kehidupan, tidak hanya masalah fisik, tetapi juga masalah dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan fungsi tubuh akibat hipertensi, ancaman terhadap integritas diri, pengobatan serta perubahan peran dalam kehidupan sehari-hari diyakini menjadi penyebab munculnya masalah sosial dan ekonomi. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka perlu pelayanan yang komprehensif. Pelayanan dapat dilakukan dalam bentuk menggerakkan dan memberdayakan potensi di masyarakat, terutama warga masyarakat, tokoh masyarakat serta profesi di bidang kesehatan. Sebagai wujud partisipasi profesi bidang kesehatan, maka dilaksanakan program kemitraan masyarakat “kelompok suportif hipertensi” yang berlokasi di Desa Sambimulyo dan Desa Seneporejo Kabupaten Banyuwangi. Tujuan kegiatan kemitraan ini adalah mengatasi masalah utama yang dihadapi penderita hipertensi yaitu kurangnya pengetahuan tentang perawatan hipertensi serta kurangnya kemampuan yang adaptif pada penderita dan keluarga. Luaran yang didapatkan adalah terbentuk kelompok suportif hipertensi dan tersusun modul suportif hipertensi. Selain itu, kegiatan kemitraan ini berjalanan dengan baik dan mendapatkan dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat yang ada di Desa Sambimulyo dan Desa Seneporejo,
Zoom in Fatigue pada Mahasiswa Keperawatan selama Periode Pandemic Covid-19 Mad Zaini; Supriyadi Supriyadi
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 5, No 1 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v5i1.257

Abstract

AbstrakKebijakan pembelajaran daring selama periode pandemi COVID-19 menjadi alternatif bagi perguruan tinggi supaya proses belajar mengajar dapat dilaksanakan. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran daring di perguruan tinggi memiliki dampak positif dan negatif terutama di bidang kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terjadinya zoom in fatigue pada mahasiswa keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember selama masa pandemic COVID-19. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa durasi waktu yang digunakan dalam pembelajaran daring memiliki korelasi yang signifikan terhadap terjadinya zoom in fatigue pada mahasiswa keperawatan selama periode pandemi COVID-19. Durasi waktu yang lama dalam pembelajaran daring membutuhkan perhatian yang lebih intens disertai informasi yang banyak melalui media daring menyebabkan beban kognitif dan energi yang lebih besar sehingga mengakibatkan terjadinya zoom in fatigue pada mahasiswa selama periode pandemi COVID-19.Kata kunci: daring, fatigue, pandemic  AbstractOnline learning policies during the COVID-19 pandemic period became an alternative for universities so that the teaching and learning process could be carried out. In its implementation, online learning in university has positive and negative impacts, especially in the health sector. The purpose of this study was to determine the occurrence of zoom in fatigue in nursing students of the Faculty of Health Sciences, University Muhammadiyah of Jember during the COVID-19 pandemic. The design of this study was cross-sectional. The results of this study indicate that the time duration of using online learning has a significant correlation with the occurrence of zoom in fatigue in nursing students during the COVID-19 pandemic period. The long time duration in online learning requires more intense attention accompanied by a lot of information through online media causing a greater cognitive load and energy, it leads to a zoom in fatigue among students during the COVID-19 pandemic period.Keywords: online learning, fatigue, pandemic
Progressive Muscle Relaxation in Families With Psychosocial Health Problems Mad Zaini; Dian Dwi Cahya Ningrum; Intan Isnaini Agustina
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46815/jk.v11i1.74

Abstract

Psychosocial health problems in a family could arise as a result of the condition of family member(s) who is sick. This condition can cause increased emotional stress in the family. One of the efforts that can be done due to the condition is to increase the family's ability to control the stress experienced. This study aims to determine the effect of Progressive Muscle Relaxation therapy on families with psychosocial health problems. This study is a quasi-experimental design with a pre-test post-test without control group design, which was conducted from January to February 2022. A total of 40 respondents were taken using total sampling. The data was analyzed using bivariate data analysis (paired t-test). The result of the study showed that Progressive Muscle Relaxation has an effect on reducing anxiety as psychosocial health problems in families.  
Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Memutus Kasus Hepatitis Di Desa Sukokerto Kabupaten Jember Mad Zaini; Wifi Pinki Damayanti
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 2, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.715 KB) | DOI: 10.32528/jiwakerta.v2i2.6732

Abstract

Hepatitis A merupakan salah satu jenis hepatitis yang saat ini menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan menginfeksi banyak masyarakat di Kabupaten Jember. Virus Hepatitis A berhubungan erat dengan standar sanitasi dan kesehatan suatu daerah. Untuk mengatasi masalah tersebut pengadaan program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sangat penting dilakukan yang berguna untuk menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku bersih dan sehat. Keberadaan kader kesehatan sangat penting untuk mendukung berlangsungnya program PHBS pada suatu daerah. Sebagai wujud partisipasi bidang akademisi, maka dilaksanakan suatu pemberdayaan dengan memberi pelatihan dan edukasi mengenai periaku hidup bersih dan sehat yang bertuajuan untuk memutus penularan penyakit hepatitis di Desa Sukokerto, dan membentuk perilaku yang adaptif pada masyarakat agar terhidar dari wabah penyakit. 
PENGARUH TOUGHT STOPING THERAPY DAN PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP TANDA DAN GEJALA PADA KLIEN HIPERTENSI Mad Zaini
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 2 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v10i2.1860

Abstract

Seseorang yang mempunyai pengalaman hipertensi dapat mengalami masalah kesehatan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan aplikasi tought stoping dan psikoedukasi keluarga pada klien hipertensi. Metode yang digunakan adalah analisis kasus pada klien hipertensi. Jumlah klien yaitu 23 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan tanda dan gejala hipertensi serta peningkatan kemampuan untuk mengontrol hipertensi lebih tinggi pada klien yang mendapatkan dua terapi. Tought stoping dan psikoedukasi keluarga direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan pada klien hipertensi.Kata Kunci: Hipertensi, Tought Stoping Terapi, Psikoedukasi Keluarga
Deteksi Dini Kesehatan Jiwa di Masyarakat Desa Sukorambi Tahun 2022 Mad Zaini; Komarudin Komarudin
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.195 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.980

Abstract

Sehat jiwa dapat diartikan sebagai kondisi sejahtera baik fisik, psikologi, social dan spiritual serta terbebas dari tekanan atau stressor. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah Kesehatan jiwa terutama di masyarakat adalah melalui kegiatan deteksi dini. Deteksi dini Kesehatan jiwa dapat dimaknai sebagai upaya penapisan terhadap munculnya gejala-gejala yang mengarah pada Kesehatan jiwa seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi masalah kesehatan jiwa di masyarakat yang terdiri dari sehat jiwa, resiko masalah kejiwaan (ODMK) dan gangguan jiwa (ODGJ). Penelitian ini adalah jenis penelitian non eksperimen dengan desain survei deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 168 responden dan diambil secara purposive sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner self reporting questionnaire (SRQ). Hasil peneliktian ini menunjukkan bahwa dari keseluruhan responden yang diteliti, sebanyak 89 (56,7%) responden sehat jiwa, 65 (41,4%) mengalami resiko masalah kejiwaan (ODMK) dan sebanyk 14 (8,9%) mengalami gangguan jiwa. Deteksi dini Kesehatan jiwa sangat penting untuk dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan derajat Kesehatan individu yang sehat jiwa, mencegah individu yang beresiko mengalami masalah kejiwaan dan memandirikan atau mencegah kekambuhan pada individu yang gangguan jiwa.