Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Pengelolaan Zakat bagi Petugas Kantor Layanan di Lingkungan LAZISMU Jember Dhofir Catur Bashori; Dhian Wahana Putra; Hasna' Huwaida; Farah Isrofillah
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.82 KB) | DOI: 10.32528/mujtama'.v2i2.7666

Abstract

LAZISMU Jember merupakan salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional yang berkedudukan di Kabupaten Jember, yang memiliki tugas dan kewenangan untuk mengelola zakat. Dalam menjalankan tugasnya, LAZISMU Jember membentuk Kantor Layanan yang berada di Cabang atau Ranting Muhammadiyah. Kantor Layanan ini memiliki tugas dan fungsi yang sangat penting guna menghimpun dan mengelola zakat. Hal ini disebabkan karena Kantor Layanan sangat dekat dengan masyarakat secara langsung. Namun beberapa Kantor Layanan yang dimiliki oleh LAZISMU belum berjalan secara optimal. Kondisi tersebut disebabkan karena para pengurus kantor layanan belum memahami tugas dan fungsinya. Ketidak sinkronan antara program kerja LAZISMU Jember dan Kantor Layanan juga menjadi salah satu penyebab belum optimalanya peran Kantor Layanan. Oleh sebab itu perlu diadakan pelatihan manajemen pengelolaan zakat bagi para pengurus Kantor Layanan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pelatihan dan pendampingan. Metode pelatihan di fokuskan pada upaya-upaya untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan manajemen. Adapun pendampingan dilakukan dalam rangka menyusun program-program Kantor Layanan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan yang sintensif terhadap Kantor Layanan yang ada di tingkatan cabang dan ranting agar lebih optimal dalam mengelola dan zakat.
Pendidikan Tauhid dalam Kegiatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah: Studi Lapangan di Padepokan Bina Menggala Tapak Suci Pimda 04 Jember Hasna’ Huwaida
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 2 No. 1 (2022): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v2i1.37

Abstract

Islam sebagai agama yang membawa pengertian tauhid dalam ajarannya, tak ayal haruslah menjadi jalan hidup atau way of life bagi setiap pengikutnya. Islam merupakan cara pandang setiap muslim terhadap dunia dan kehidupan yang menyertainya. Hal ini menjadi wajar sebab agama Islam telah memberikan penjelasan yang amat rinci di segala bidang kehidupan. Tak hanya masalah ibadah saja, tetapi termasuk di dalamnya masalah politik, sosial dan budaya. Karenanya, kehidupan seorang muslim tidak akan mungkin lepas dari nafas Islam utamanya dari nilai tauhid. Tapak Suci Putera Muhammadiyah merupakan salah satu wadah pengkaderan Muhammadiyah bagi generasi muda. Sebagai wadah bagi anak muda tersebut, tentu ada upaya-upaya yang dilakukan dalam pemenuhan misi penanaman nilai-nilai tauhid dalam setiap kegiatannya. Salah satu padepokan yang aktif bagi kegiatan tapak suci adalah Padepokan Bina Menggala Tapak Suci Pimda 04 Jember. Penelitian ini bertujuan mengupas berbagai macam kegiatan yang mengandung pendidikan tauhid bagi anggota muda Tapak Suci di Padepokan Bina Menggala Tapak Suci Pimda 04 Jember. Serta menjelaskan tentang metode pelaksaan pendidikan tauhid dalam Tapak Suci yang digunakan. Jenis penelitian yang telah lakukan ini adalah field research, atau studi lapangan dengan cara peneliti terjun secara langsung ke tempat penelitian. Adapun metode penelitian yang kami gunakan adalah metode deskriptif, sedangkan pendekatannya adalah pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menggambarkan beberapa kegiatan yang dilakukan Tapak Suci untuk menanamkan nilai tauhid, serta metode-metode pendidikan tauhid yang digunakan di setiap kegiatan tersebut. Hasil ini menunjukkan kepedulian Tapak Suci sebagai ortom Muhammadiyah atas pentingnya penanaman pendidikan tauhid bagi seluruh anggotanya
Da'wah Training for Teenagers in the Ambulu Branch of Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Bashori, Dhofir Catur; Huwaida, Hasna
Mujtama Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v3i2.22189

Abstract

This community service activity aims to equip teenagers under the auspices of the Ambulu branch of Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) with the skills to preach in the midst of society. These teenagers have great potential to make changes through the messages they convey. Therefore, this potential must be able to be managed and maximized as well as possible. The approach used in this service activity is the Participatory Action Research (PAR) approach which involves community groups as objects of service in analyzing problems and planning activities. While the implementation method uses training and lecture methods in delivering service materials. Before the implementation of the service, several stages were carried out in the form of planning, implementation, and evaluation. Furthermore, they were asked to develop a follow-up agenda in the form of making preaching materials or lectures as a follow-up to this training activity. In the future, the Muhammadiyah Youth Force (AMM) is required to organize more positive activities in order to channel the potential of teenagers in the field of da'wah
IMROVING THE STUDENTS’ SKILLS OF MUHADHOROH AT MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL AL MUKHTAR WATUKEBO THROUGH POWER VOICE TECHNIQUES : IMPROVISASI KEMAMPUAN MUHADHOROH SANTRI MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL AL MUKHTAR WATUKEBO MELALUI TEKNIK POWER VOICE Huwaida, Hasna'
Khadimul Ummah Vol. 7 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v7i2.11942

Abstract

Islamic da'wah has traditionally been conducted through lectures; the Prophet Muhammad himself served as an example of this practice. It's true that not everyone has the ability to lecture soon after birth. This skill has to be regularly taught and practiced. The goals of the Muhadhoroh operations, which were supported by MBS Al Mukhtar Watukebo, were impeded by a number of issues. Among these are the students' lack of confidence when rehearsing speeches and the speakers' repetitive methods, which make the students bored. This exercise concentrates on these two issues by providing guidance and support for students to improvise their speech abilities in muhadhoroh activities using power voice techniques, a method that is frequently employed. The findings from observations, conversations, and interviews with officials at MBS Al Mukhtar revealed notable shifts in the students' passion and interest in giving presentations. This is in line with the training activities' goals, particularly when using power voice techniques during Muhadhoroh activities.
Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Al Islam Melalui Perkaderan Profesi Putra, Dhian Wahana; Huwaida, Hasna’
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 3 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v3i2.162

Abstract

Kompetensi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah berdampak pada mutu guru dalam melakukan aktivitas belajar mengajar di kelas. Pernyataan tersebut memperkuat teori kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership) bahwa faktor penting untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam organisasi sekolah diperlukan kualitas kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah yang kompeten. Selain faktor kepala sekolah, guru juga memiliki peranan pokok dalam aktivitas belajar mengajar. Tugas guru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru sebagai fasilitator, motivator, pemacu, perekayasa pembelajaran, dan pemberi inspirasi belajar bagi peserta didik. Upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyajikan pembelajaran, maka kepala sekolah dituntut dapat memainkan peran kepemimpinan pembelajaran. Tujuan penelitian ini mengetahui strategi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru Al Islam sekaligus mengembangkan produk dalam bentuk modul perkaderan profesi yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan dengan metode pengembangan atau Research and Development (R & D). Adapun R & D yang diambil menggunakan model ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dilakukan melalui pengembangan kurikulum, implementasi visi dan misi sekolah, serta peran kepala sekolah dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Taṭwīr al-Mawād at-Taʿlīmiyyah fī al-Insyā’ li ‘l-Faṣli ats-Tsānī bi Kulliyyati al-Muʿallimāt al-Islāmiyyah Maʿhadi al-Īmān al-Islāmiy li ‘l-Banāt Ponorogo Huwaida, Hasna
Al-Arabi: Jurnal Bahasa Arab dan Pengajarannya = Al-Arabi: Journal of Teaching Arabic as a Foreign Language Vol 7, No 2 (2023): Al-Arabi: Journal of Teaching Arabic as a Foreign Language
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um056v7i2p176-194

Abstract

The development of teaching materials is needed in order to improve learning in schools. Specifically, Arabic instruction at modern Islamic Boarding Schools in Indonesia. The Islamic Boarding School al-Īmān for Girls Ponorogo is one of the Islamic Boarding Schools that requires the development of Arabic teaching materials. The pesantren has attempted to present teaching materials for learning material Insyā’ that are consistent with its learning objectives, which have existed since the pesantren’s inception. However, the author found flaws in the teaching materials for the second grade after the observation. Therefore, the author hopes to be able to carry out the development of insyā’ teaching materials for the second grade, namely by presenting new teaching materials that are in accordance with the needs of second-grade students at the Islamic Boarding School al-Īmān. This research will try to answer two questions: what is the description of the teaching material in the book Insyā’ that is suitable for second-grade students at the Islamic Boarding School al-Īmān? And how effective is the teaching material for second-grade students at the Islamic Boarding School al-Īmān? This research is a research and development project, so the results will be analyzed through pre- and post-testing. The results of this study showed that the t-test was 8,844 larger than the t-test table of 2.02. This indicates that there is a difference between the pre-test and post-test scores, and the new teaching materials are effective in teaching insyā’ for the second grade at the Islamic Boarding School al-Īmān and have the potential to improve students’s insyā’ ability.
Psikoedukasi Pendidikan Anti Bullying Siswa SD Negeri Sidomulyo 02 Jember Hasna’ Huwaida*, Dhofir Catur Bashori, Riska Noviani
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu bullying sebenarnya telah muncul bahkan sebelum maraknya berita-berita dalam media. Namun dewasa ini, berbagai macam kasus bullying di kalangan anak-anak, remaja bahkan dewasa kian ramai. Salah satu yang menjadi bentuk kekhawatiran bagi pendidik khususnya adalah tindakan bullying di sekolah. Anak-anak di usia sekolah dasar saat ini ternyata cukup membutuhkan arahan yang spesifik terkait anti-bullying. Hal ini sebagai harapan akan munculnya kesadaran siswa untuk tidak melakukan tindakan tidak terpuji tersebut, serta kesanggupan menghindarinya saat berhadapan dengan pem-bully. Program psikoedukasi yang mengangkat masalah bullying di sekolah dasar ini merupakan upaya penting dalam mengatasi masalah bullying di lingkungan Pendidikan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan tanya jawab seputar pengetahuan tindakan anti bullying. Kegiatan berisi tentang konsep bullying, kemampuan mengenali tanda-tanda perilaku bullying, serta dalam mempromosikan sikap pro-sosial yang membantu mencegah dan mengatasi perilaku bullying. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SD kelas 4, 5, dan 6 yang dipilih secara acak. Hasil kegiatan ini menunjukkan minat siswa yang besar akan pendidikan anti bullying dan pemahaman yang cukup atas materi yang disampaikan.
IMPLEMENTASI NILAI AGAMA ISLAM BAGI SANTRI USIA DINI DI TAUD SAQU JEMBER Hasna' Huwaida
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 7 No. 1 (2024): TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v7i1.1607

Abstract

Masa emas (golden age) anak usia dini merupakan masa terpenting bagi pendidik dalam rangka menanamkan nilai-nilai baik bagi mereka. Dengan berbagai tantangannya, di usia ini anak akan mendapatkan landasan pertama bagi kehidupan selanjutnya kelak. Islam pun memandang masa ini penting, dilihat dari bagaimana Rasulullah saw mencontohkan secara langsung pendidikan anak usia dini tersebut. Sekolah TAUD Sahabat Qur’an Jember turut serta mengusahakan penanaman nilai baik dari agama Islam pada diri anak sejak dini, khususnya melalui program tahfidz. Penelitian ini merupakan field research yang berusaha menguak langsung implementasi pendidikan agama Islam bagi santri TAUD SAQU Jember. Data dari penelitian didapatkan melalui dokumen, observasi dan wawancara bersama Mudirah TAUD SAQU Jember. Dalam prosesnya, penulis menggunakan teknik Miles and Huberman untuk menganalisis data yang diperoleh. Hasil dari penelitian ini terangkum dalam beberapa kegiatan di dalam kelas dan juga luar kelas sebagai bentuk implementasi pendidikan agama Islam bagi santri usia dini TAUD, khususnya dari program tahfidz. Implementasi tersebut sebagai usaha pihak sekolah demi mewujudkan visi TAUD SAQU yakni membumikan al Qur’an di Jember yang mana tidak hanya dengan menghafalnya saja, namun juga mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
LEARNING MODEL OF TAHFIDZ-BASED ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN TAUD SAQU JEMBER Huwaida, Hasna'; Fahrany, Sofia
Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/tahdzib.v7i2.4353

Abstract

The Qur'an is both light and illumination for all humanity. It acts as a “hudan,” which becomes a lamp in the darkness of a world without knowledge. The Qur'an is the source of all knowledge, including education, as has been exemplified directly by the Prophet Muhammad PBUH. Therefore, Islamic Religious Education directly has a clear principle in its concept and practice, namely the Qur'an. Sahabat Qur'an Early Childhood Tahfidz School comes with a unique tahfidzil Qur'an program using the At Tibyan method, especially using Arabic language media in its delivery. This research seeks to explain how Islamic Religious Education is provided at TAUD SAQU Jember along with the learning model used. This study uses qualitative research methods. The results of this study show the ability of TAUD SAQU Jember to integrate Tahfidz learning with the core of Islamic Education while maintaining PAIKEM. The learning model used is contextual learning (Contextual Teaching and Learning / CTL), which is adapted to the needs and conditions of students in the Jember area. TAUD SAQU's focus on tahfidz with At Tibyan and Tahajji methods formulates the realization of Islamic Religious Education well. The implementation of At Tibyan is carried out in the form of formal and non-formal learning by integrating teaching methods tailored to the situation and conditions of TAUD SAQU and its main objectives.
FILSAFAT MANUSIA DALAM ILMU PENGETAHUAN SYARIAH DI LINGKUNGAN SOSIAL KEAGAMAAN INDONESIA Fahrany, Sofia; Mamang, Damrah; Huwaida, Hasna'; Sirojuddin, Sirojuddin; Yasin, Rahman
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 7 No 1 (2025): Spektra : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v7i1.4577

Abstract

Human philosophy is a servant of Allah SWT who has the task of preaching to command goodness and avoid the prohibitions of Allah as stated in the At-Tahrim Letter verse 6 "Protect yourselves and your families from the fire of hell". Humans as believers or people who believe should ensure the improvement and enhancement of their personal lives. Islam is not a religion that only consists of dogma, worship and ceremonies. Islam is actually a complete way of life, which guides humans according to the guidance given by Allah to His Messenger, Muhammad. Islam is a system and rule of life.the spiritual and moral values ​​taught by sharia. Islamic legal system derived from the Qur'an and Sunnah. Sharia regulates various aspects of human life, from worship, muamalah (social interaction), to social sharia. The philosophy of a knowledgeable or knowledgeable person is an achievement that is in the process of seeking the ultimate truth. This article will discuss the relationship between humans and sharia, and how sharia guides humans towards a blessed life in social society. To answer this problem, the researcher uses a qualitative descriptive research method through library data such as online journals, e-books and scientific books, law of books, yuridis normatif in order to obtain systematic, good and correct results. The social benefits of religion are building solidarity and unity, increasing community welfare, maintaining harmony between religious communities.