Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE KNOWLEDGE SHARING DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Mohammad Hadir; Moh. Afiful Hair
Al-Thifl: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2025): Al-Thiefl : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : STAI Nusantara Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the low achievement of student learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI) subjects at SMP Negeri 2 Proppo Pamekasan, which shows the need for implementing innovative learning strategies. The focus of this research is the application of the Active Knowledge Sharing (AKS) strategy in improving PAI learning outcomes, as well as identifying supporting and inhibiting factors that arise in the process. The aim of this research is to describe the implementation of the AKS strategy in class IX SMPN 2 Proppo, as well as explain the contribution of this strategy to improving student learning outcomes. The type of research used is qualitative research with a phenomenological approach. Primary data sources were obtained through interviews with school principals, PAI teachers and students, as well as direct observation of teaching and learning activities. Secondary data is supported by documentation in the form of school profiles, learning tools and grade archives. Data collection techniques were carried out using participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. The data obtained was analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that the implementation of the Active Knowledge Sharing learning strategy in Islamic Religious Education subjects at SMP Negeri 2 Proppo Pamekasan is effective. This strategy encourages students to be more active, dare to discuss and share knowledge with each other so that understanding of the material increases and the class atmosphere becomes conducive and participatory. Supporting factors include student enthusiasm and enthusiasm, a dynamic classroom atmosphere, school support, and teacher creativity. However, there are still obstacles such as differences in academic abilities, lack of self-confidence for some students, limited discussion time, and diverse family backgrounds. Overall, this strategy contributes positively to increasing student participation and learning outcomes, although further efforts are still needed to overcome existing obstacles so that its implementation is more optimal.
RESTORASI PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM TATANAN KEHIDUPAN SOSIAL Khair, Moh. Afiful
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2013)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.136 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v8i2.393

Abstract

Tulisan ini menguraikan sejumlah realitas sosial yang masih menjadi problema sebagian umat Islam dan bangsa Indonesia, misalnya konflik sosial dengan beragam latar belakang, kemiskinan, dan disorientasi kehidupan. Juga diuraikan tentang kondisi riil pendidikan Islam yang belum mampu memberikan kontribusi ke arah perbaikan kondisi tersebut. Terakhir, tulisan ini menyarankan pentingnya pendidikan Islam mengambil bagian untuk mengembangkan potensi fitrah manusia menuju terbentuknya manusia paripurna, yakni manusia yang memiliki kesalehan spiritual dan kesalehan sosial.
Implementasi Nilai Moderasi Beragama Pada Siswa Melalui Pembelajaran Aswaja NU di Madrasah Tsanawiyah As-Sirojiyah Palengaan  Laok Pamekasan Alfan Elsandi Ramadani; Moh. Afiful Hair
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Aswaja NU di MTs As-Sirojiyah Palengaan Laok, yang dilatarbelakangi oleh maraknya perilaku intoleran di kalangan pelajar, seperti intimidasi dan bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penerapan, teknik evaluasi, serta faktor penghambat nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis fenomenologi dan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan moderasi beragama tercermin pada nilai tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (adil). Evaluasi guru dilakukan melalui pemberian soal terkait pemahaman moderasi beragama dan pengamatan langsung terhadap sikap peserta didik. Faktor penghambat penerapan nilai moderasi beragama meliputi faktor internal yang berasal dari diri peserta didik dan faktor eksternal berupa lingkungan keluarga maupun masyarakat.