Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Pseudocode

APLIKASI TES BUTA WARNA DENGAN METODE ISHIHARA PADA SMARTPHONE ANDROID Randy Viyata Dhika; Ernawati Ernawati; Desi Andreswari
Jurnal Pseudocode Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.827 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.1.1.51-59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu aplikasi tes buta warna dengan metode Ishihara pada smartphone android yang dapat digunakan oleh pengguna untuk pemeriksaan sejak dini. Penentuan jenis buta warna dilakukan dengan menghitung jumlah nilai benar yang mengimplementasikan metode Ishihara. Metode Ishihara masih menjadi salah satu pilihan utama hampir di semua negara untuk mengidentifikasi seseorang yang mengalami buta warna. Aplikasi ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java for Android dengan IDE Eclipse 3.5. Metode pengembangan sistem yang digunakan untuk membangun aplikasi ini adalah model sekuensial linier dan Unified Modeling Langauge (UML) sebagai perancangan sistem. Pengujian Stratified Sampling dilakukan pada user acak baik buta warna maupun berpenglihatan normal. Hasil akhir dari penelitian ini adalah terciptanya sebuah aplikasi tes buta warna yang sesuai dengan metode Ishihara yang dapat digunakan pada smartphone android dengan tingkat keberhasilan pengenalan 100%.Kata Kunci: Android Environment, Buta Warna, Ishihara, Java, UML.
Model Prediksi Kesesuaian Lahan Budidaya Tanaman Pangan Dengan Backpropagation Neural Network (Studi Kasus : Sub-DAS Bengkulu Hilir) Ernawati Ernawati; Desi Andreswari; Tommy Alexander
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Februari 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.566 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.1.35-40

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk membuat Sistem Pendukung Keputusan Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Tempat penelitian dilaksanakan di Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Kelompok Usaha Bersama (KUBE) merupakan media dan sekaligus metode dalam penanggulangan kemiskinan perkotaan. KUBE ini diarahkan untuk terciptanya aktifitas sosial dan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan sosial mereka.Dalam proses pemberian bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu tidak melakukan seleksi yang terlalu ketat dalam hal menindak lanjuti siapa yang berhak mendapatkan bantuan atau yang tidak berhak mendapatkan bantuan. Terkadang bantuan diberikan karena masih ada hubungan keluarga. Hal ini justru menimbulkan suatu masalah bagi masyarakat yang harusnya menerima bantuan, tapi malah tidak menerima bantuan, sehingga kesenjangan sosial pun terjadi. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis membuat suatu sistem pendukung keputusan yang dapat menentukan siapa saja yang layak mendapatkan bantuan dan tidak layak mendapatkan bantuan berdasarkan kriteria-kriteria penilaian yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Sistem pendukung keputusan bantuan kelompok usaha bersama (KUBE) Pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu merupakan aplikasi yang dapat membantu dalam mengambil keputusan kelayakan pemberian bantuan kepada masing-masing Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Aplikasi ini telah menyediakan 18 (delapan belas) kriteria penilaian yang dinilai pada masing-masing KUBE. Hasil dari penilaian tersebut diproses menggunakan metode Weighted Product (WP), kemudian melakukan perankingan berdasarkan nilai WP yang paling tinggi.Kata Kunci: Sistem, Pendukung, Keputusan, KUBE, Dinas, Kesejahteraan, Sosial, Bengkulu. 
Sistem Pakar Menentukan Kekurangan Unsur Hara Dan Penggunaan Pupuk Pada Tanaman Jagung Pasca Penanaman Menggunakan Metode Forward Chaining (FC) Ahmad Fauzi; Desi Andreswari; Bambang Gonggo Murcitro
Jurnal Pseudocode Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 September 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1138.487 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.6.2.104-113

Abstract

Jagung merupakan salah satu tanaman  pangan yang banyak dibudidayakan di dunia. Indonesia salah satu negara yang memiliki potensi yang sangat besar dalam sektor Pertanian, maka diperlukan berbagai upaya untuk meningkatkan hasil panen salah satunya dengan melakukan pemupukan yang baik dan benar. tanaman jagung sangat rentan dengan kekurangan unsur hara, Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Sistem pakar menentukan kekurangan unsur hara dan penggunaan pupuk pada tanam jagung pasca penanaman menggunakan metode forward chaining (FC). Gejala yang terdapat pada sistem sebanyak 32 gejala dari seluruh gejala yang ada baik pada daun, batang, akar dan tongkol jagung. Sistem pakar ini dibuat menggunakan MySQL sebagai database, PHP (Hypertext Preprocessor) untuk bahasa pemrograman dan UML (Unified Modeling Languange ) sebagai pemodelan perancangan perangkat lunak (software). Pengujian sistem dilakukan dengan dua tahap yaitu Black Box Testing dan White Box Testing, sedangkan untuk pengujian kelayakan sistem menggunakan Skala Liker dan Probabiltas Klasik. Jumlah responden yang diajukan sebanyak 31 orang, kuesioner terdiri atas 8 pertanyaan. 4 tentang tampilan sistem dan 4 tentang kemudahan menggunakan sistem. perolehan yang didapat untuk tampilan sistem dengan rata-rata persentase 90,49 % termasuk ke dalam interval “Sangat Baik”, kemudahan menggunakan aplikasi dengan rata-rata persentase sebesar 82,67 % termasuk ke dalam interval “Baik” dan  hasil dari  uji kelayakan diperoleh presentase sebesar 53,12  jadi sistem dapat dikatakan Layak.Kata Kunci: Forward Chaining, MySQL, PHP, Unsur Hara, Tanaman Pangan.
Ekstraksi Fitur Warna dan Tekstur Untuk Temu Kembali Citra Batik Besurek Endina Putri Purwandari; Desi Andreswari; Ulva Faraditha
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Februari 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.723 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.1.17-25

Abstract

Abstrak: Batik Besurek merupakan warisan budaya Bengkulu yang mempunyai ciri khas berupa motif huruf Arab gundul yang dipadukan dengan motif bunga Raflesia Arnoldi. Penelitian ini bertujuan mendesain aplikasi temu kembali citra Batik Besurek menggunakan ekstraksi fitur Color Histogram, Gray Level Co-occurrence Matrix, dan Moment Invariant. Citra yang menjadi dataset yaitu citra Batik Besurek yang terdiri dari 5 motif seperti Kaligrafi, Bunga Raflesia, Burung Kuau, Relung Paku, dan Motif Rembulan. Banyaknya macam citra Batik Besurek yang digunakan sebagai database sesuai dengan banyaknya motif Batik Besurek yang ada di Bengkulu dengan jumlah citra yang ada di database adalah 100 citra training, 30 citra uji database, 30 citra uji luar database, 5 citra uji dari internet. Hasil pencarian citra adalah citra yang memiliki kemiripan mendekati citra uji. Semakin kecil selisih kemiripan maka citra training semakin mirip dengan citra uji. Berdasarkan hasil eksperimen menunjukkan tingkat akurasi aplikasi ini mencapai 75% untuk citra tanpa serangan, 77% untuk citra rotasi 90 derajat, 67% untuk citra Blur Gaussian 1, 68% untuk citra dengan noise, dan 67% untuk citra dengan perubahan warna.Kata Kunci: batik besurek, temu kembali citra, tekstur, warna,  Gray Level Co-occurrence Matrix
Keefektifan Metode MFEP, MAUT, dan VIKOR Dalam Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Mahasiswa Berprestasi (Studi Kasus: Poltekkes Kemenkes Bengkulu) Desi Andreswari; Boko Susilo; Novia Bella Vista
Jurnal Pseudocode Vol 10 No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pseudocode.10.1.1-11

Abstract

Sebuah perguruan tinggi tentu memiliki banyak permasalahan yang perlu diselesaikan dengan sebuah tindakan pengambilan keputusan. Salah satunya yaitu proses pemilihan mahasiswa berprestasi. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan dalam pemilihan mahasiswa berprestasi. Tujuan penelitian ini adalah (i) merancang dan membangun sistem pendukung keputusan pemilihan mahasiswa berprestasi yang mampu memberikan rekomendasi yang akurat. (ii) mengetahui tingkat keefektifan dari  metode MFEP, MAUT, dan VIKOR dalam melakukan pemilihan mahasiswa berprestasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah metode MFEP, MAUT, dan VIKOR. Hasil penelitian menunjukkan keefektifan metode MFEP = 60%, MAUT = 80%, dan VIKOR = 100%. Dari ketiga metode tersebut, metode VIKOR adalah yang paling efektif digunakan dalam menentukan mahasiswa berprestasi.Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Mahasiswa Berprestasi, Metode MFEP, Metode MAUT, Metode VIKOR.
PENERAPAN METODE VARIABLE-CENTERED INTELLIGENT RULE SYSTEM (VCIRS) DAN CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI HAMA TANAMAN SORGUM Desi Andreswari; Sempurna Ginting; Febridila Nurul Masyita
Jurnal Pseudocode Vol 10 No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pseudocode.10.1.45-56

Abstract

Dalam rangka kurangi ketergantungan terhadap bahan pangan impor maka butuh dikembangkan bahan pangan lokal yaitu sorgum yang toleran terhadap tanah yang kurang subur mengingat ketersediaan lahan sawah yang terbatas sehingga dapat dijadikan sebagai tanaman diversifikasi pangan pokok beras serta mengurangi konsumsi terigu. Akan tetapi dalam proses budidaya sorgum terdapat hambatan yaitu adanya serangan hama yang dapat menghabiskan hasil tanam. Perihal yang kerap terjadi, banyak kerugian yang disebabkan oleh terdapatnya hama tumbuhan yang terlambat buat diidentifikasi serta telah menggapai tahap yang parah serta menimbulkan terbentuknya gagal panen. Untuk itu, diperlukan sistem yang dapat mengidentifikasi hama tanaman sorgum hingga memberikan solusi penanganannya. Salah satunya sistem yang menerapkan metode Variable-Centered Intelligent Rule System dan Certainty Factor berbasis web. Sehingga, sistem dapat menjembatani petani untuk menyelesaikan permasalahannya tanpa harus bertemu langsung dengan ahlinya. Berdasarkan hasil pengujian dari 26 data uji pada hama tanaman sorgum, sistem memiliki nilai akurasi sebesar 96% sehingga dapat disimpulkan sistem dapat mengidentifikasi hama tanaman sorgum dengan baik.
Penerapan Metode MOORA Pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lahan yang Sesuai Untuk Perkebunan Kelapa Sawit Berbasis Website Desi Andreswari; Julia Purnama Sari; Nur Annisa Apriliani Herman Putri
Jurnal Pseudocode Vol 10 No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pseudocode.10.1.57-64

Abstract

Bengkulu merupakan salah satu provinsi yang memiliki luas perkebunan kelapa sawit s. Meningkatnya luas perkebunan kelapa sawit tanpa memperhatikan kesesuaian kriteria perkebunan kelapa sawit dapat membuat penurunan produktivitas kelapa sawit, hal ini dapat dilihat di beberapa kabupaten di Provinsi Bengkulu mengalami penurunan jumlah produksi meskipun terjadi peningkatan luas lahan. Oleh karena itu, diperlukan Decision Support System untuk memberikan informasi lahan untuk pendirian perkebunan kelapa sawit dengan metode MOORA. Output dari penelitian ini adalah pemeringkatan nilai tertinggi hingga terendah dari 26 lahan yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini, seperti Mukomuko, Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, dan Kota Bengkulu. Akurasi sistem pada data yang diuji adalah 100% dengan hasil lahan tertinggi di Pondok Kelapa dengan Yi 20.9675. Kata Kunci: Kelapa Sawit, Sistem Pendukung Keputusan, Metode MOORA, kesesuaian lahan, produktivitas kelapa sawit.