Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Online Affirmation and Peer Support are Effective for Reducing Medical Personnel Stress in Dealing with Covid-19 Patients Saleha, Nurmukaromatis; Delfina, Rina; Nurlaili, Nurlaili; Ardiansyah, Fourni; Nafratilova, Mercy
Unnes Journal of Public Health Vol 10 No 2 (2021): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v10i2.42861

Abstract

The Covid-19 outbreak has psychological impacts on frontline medical personnel at risk of infection. Therefore, this study aimed to evaluate the effect of online affirmations and peer support on medical personnel stress level in dealing with Covid-19 patients, as well as social support and spiritual intelligence's influence. It was a quasi-experiment with pre- and post-test administered to 25 and 30 medical personnel as the intervention and control groups, respectively. The intervention was carried out on WhatsApp group for 4 weeks. The stress level pair T-test results showed p = 0.000 in the intervention group and p = 0.238 in the control, while the independent T-test results showed p = 0.009. Social support did not affect medical personnel’s stress (p=0.978), but the effect of spiritual intelligence was significant (p=0.000). According to the results of multiple regression test conducted using the Enter method, the coefficient value (R2) = 0.584. This intervention was effective in helping medical personnel to manage stress. Hence, hospital managers need to carry out stress management training to maintain medical personnel’s mental health.
Sosialisasi Program Undewear Rules untuk Meningkatkan Keterampilan Melindungi Diri pada Anak Prasekolah Nurmukaromatis Saleha; Rina Delfina; Nova Yustisia; Titin Aprilatutini; Nurlaili Nurlaili; Sardaniah Sardaniah
Media Karya Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v4i2.32275

Abstract

Anak korban kejahatan seksual sering kali mengalami kesulitan dalam mengungkapkan kejadian yang menimpa mereka. Hal tersebut menyebabkan banyaknya penemuan kasus kekerasan seksual sudah berdampak lanjut bahkan sampai dengan penghilangan nyawa. Kasus kekerasan seksual di Kota Bengkulu sudah dalam katagori “Darurat” yang dampaknya telah meluas ke masalah sosial. Tujuan dari kegiatan ini untuk menganalisis pengaruh sosialisasi program Underwear Rules terhadap keterampilan anak melindungi diri dari risiko kekerasan seksual/Personal Safety Skill (PSS) dan hubungan sikap pemberian edukasi seksual orang tua dengan pengetahuan anak tentang PSS. Metode pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini adalah pendidikan masyarakat dalam bentuk sosialisasi program Underwear Rules kepada anak prasekolah. Sebanyak 107 orang anak prasekolah direkrut sebagai peserta. Pengetahuan anak tentang PSS diukur pre dan post menggunakan kuesioner yang berisikan tentang keterampilan dalam melindungi diri dari risiko kekerasan seksual yang diadaptasi dari program “Underwear Rules”. Selanjutnya PSS dianalisis dengan Uji Wilcoxon didapatkan hasil p value= 0,000. Hasil analisis terhadap hubungan antara gambaran sikap pemberian edukasi orang tua dengan pengetahuan PSS anak menggunakan Pearson Correlation tests didapatkan kedua variabel memiliki hubungan bermakna (p=0,000). Simpulan yang dapat diambil adalah terdapat pengaruh yang bermakna antara sosialisasi program Underwear Rules terhadap  keterampilan anak dalam melindungi diri, sikap orang tua dalam pemberian edukasi seksual memiliki hubungan yang erat dengan keterampilan anak dalam melindungi diri dari risiko kekerasan seksual. Dengan demikian sosialisasi ini perlu dilakukan secara optimal dan berkesinambungan melibatkan orang tua serta pada anak usia sekolah. Kata kunci: Edukasi seksual, keterampilan melindungi diri, prasekolah.
Dukungan sosial dan kecerdasan spiritual sebagai faktor yang memengaruhi stres Perawat di masa pandemi Covid-19 Nurmukaromatis Saleha; Rina Delfina; Nurlaili Nurlaili; Fourni Ardiansyah; Mercy Nafratilova
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.6.2.57-65

Abstract

Pendahuluan:Perawat sebagai pemberi pelayanan kesehatan dengan sifat profesinya sangat sulit untuk menghindari kontak yang erat terhadap pasiennya. Tingginya risiko keterpaparan infeksi Covid-19 serta faktor-faktor lain memengaruhi psycological well beingperawat yang berdampak pada resistensi mereka terhadap profesi. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh faktor dukungan social dan kecerdasan spiritual perawat terhadap stress. Metode: Studi ini merupakan cross sectionaldengan alat pengumpulan data menggunakan kuisioner modifikasi dari ISEL untuk dukungan sosial, SISRI untuk kecerdasan spiritual dan PSS untuk menilai stress. Hasil:Data dianalisa dengan regresi linier berganda, didapatkan hasil  nilai R=0,726; R2=0,527; F=59,105; p = 0,000 (p<0,000). Simpulan:bahwa dukungan sosial dan kecerdasan spiritual perawat secara simultan memiliki pengaruh terhadap stres sebesar 52,7% sisanya 47,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak menjadi fokus penelitian ini. 
KOMUNIKASI, EDUKASI DAN INFORMASI: UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT BERESIKO TINGGI TERHADAP PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDA (PSTW) KOTA BENGKULU Rina Delfina; Nurmukaromatis Saleha; Umim Salamah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v1i3.1373

Abstract

Kasus pandemi COVID-19 saat ini tengah mengemparkan dunia, termasuk Indonesia. Angka kejadian masyarakat yang tertular virus ini semakin hari semakin meningkat. Di Indonesia kasus COVID-19 pertanggal 26 September 2020 di kutip dari pusat informasi COVID-19 Indonesia, positif COVID-19 sebanyak 271.339 kasus, sembuh 199.403 kasus dan meninggal 10.308 kasus. Sementara kasus di Bengkulu pertanggal 26 September 2020, total kasus positif 600 kasus, suspek 2407 orang, sembuh 364 dan meninggal 34 orang. Kejadian ini menimbulkan keresahan dan ketakutan pada masyarakat yang memahami penularan virus ini, tetapi masih ada sebagian masyarakat yang tidak paham bahaya dari virus corona ini. Dan ada kelompok masyarakat yang beresiko tinggi tertular COVID-19 seperti lansia terutama lansia yang memiliki penyakit jantung, diabetes dan lain-lain. Dimana masih ditemukan banyak lansia yang masih belum menggunakan alat pelindung agar terhindar dari penularan COVID-19. Hal ini menggambarkan bahwa masih kurangnya pemahaman masyarakat resiko tinggi ini tentang penularan virus COVID-19. Kelompok resiko tinggi harus mendapatkan informasi dan edukasi yang jelas tentang bahaya virus corona dan apa upaya yang harus dilakukan untuk mencegah agar terhindar dari virus ini.
UNIB PEDULI TENAGA MEDIS PEJUANG COVID-19 Nurmukaromatis Saleha; Dri Asmawanti; Rina Delfina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i2.1374

Abstract

Risiko kerja tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan telah menjadikan mereka sebagai cluster terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagai garda terdepan penanganan wabah ini maka diperlukan perhatian khusus terhadap mereka. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di RSUD dr. M.Yunus Bengkulu dengan tujuan untuk memberikan dukungan sosial kepada tenaga medis. Bentuk kegiatan berupa pemberian donasi bubuk jahe, kunyit temulawak sebagai minuman suplemen yang dapat meningkatkan imunitas. Ramuan tersebut mengandung Curcumin yang dapat mencegah terjadinya badai sitokin respon biologis terhadap virus Corona yang dapat membahayakan jiwa. Tahapan kegiatan berupa pembuatan suplemen Bersama mitra masyarakat dan tahapan distribusi suplemen ke RSUD dr. M. Yunus. Sebanyak 250 bungkus bubuk diberikan dalam dua tahap. Hasil evaluasi tenaga medis merasakan khasiat minuman tersebut dalam menjaga stamina. Simpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah dukungan sosial masyarakat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan ketahanan fisik dan mental tenaga medis. Menimbang kemungkinan serta efek pandemi yang panjang maka kegiatan-kegiatan serupa perlu dipertahankan.
PENGUATAN KELOMPOK REMAJA ISLAM MASJID SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KOTA BENGKULU Nurmukaromatis Saleha; Rina Delfina; Maiyulis Abdurrohim
DHARMA RAFLESIA Vol 18, No 1 (2020): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v18i1.11101

Abstract

Pengabdian masyarakat ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan kepada remaja untuk mewujudkan remaja Tegar. Remaja Tegar adalah remaja yang terhindar dari tiga masalah kesehatan reproduksi. Tiga masalah ini disebut dengan Triad Kesehatan Remaja (KRR) yaitu Seksualitas, Napza dan HIV-AIDS. Kegiatan ini dilakukan pada dua kelompok Remaja Islam Masjid di Kota Bengkulu yaitu Risma Nurul Ilmi dan Risma Nurul Iman. Metode yang dilakukan berupa Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang topik Triad KRR sehingga menghasilkan peningkatan pengetahuan remaja yang dinilai melalui pre dan post tes tingkat pengetahuan remaja. Tindak lanjut dari kegiatan ini diharapkan remaja dapat menjadi Agent of Change bagi teman sebaya dalam mengatasi masalah Triad KRR. 
Pengembangan Media Interaktif Sexual Education For Children berbasis Android Sebagai Bekal Perlindungan Diri Dari Sexual Abuse Nanda Satriawan; Desi Andreswari; Nurmukaromatis Saleha
Rekursif: Jurnal Informatika Vol 10 No 2 (2022): Volume 10 Nomor 2 November 2022
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi terhadap anak mengenai pendidikan seksual dan cara melindungi diri dari kekerasan seksual harus diintegrasikan ke dalam sektor pendidikan, karena pendidikan menjadi faktor utama dalam menunjang tingkat pemahaman anak terhadap edukasi seksual. Menggunakan teknologi smartphone sebagai media edukasi seksual untuk anak  merupakan pilihan alternatif media edukasi yang dapat menunjang proses edukasi di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi smartphone sebagai media edukasi seksual untuk anak dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan serta mengetahui ada tidaknya pengaruh aplikasi ini terhadap aspek pemahaman cara melindungi diri dari kekerasan seksual. Aplikasi ini menyediakan interaksi  dari media video animasi dan materi-materi edukasi yang dapat menunjang pembelajaran mengenai edukasi seksual anak dan cara melindungi diri dari kekerasan seksual, aplikasi ini juga menyediakan kuis evaluasi pembelajaran. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, hasil pre-tes dan post-tes t_tabel = 1,990 dan nilai t = -4,72 maka H_0 ditolak dan H_1 diterima, menunjukkan bahwa Pengembangan Media Interaktif Sexual Education For Children Berbasis Android Sebagai Bekal Perlindungan Diri Dari Sexual Abuse berpengaruh terhadap aspek pemahaman anak mengenai pembelajaran melindungi diri dari kejahatan seksual. Hasil yang diperoleh dari uji kelayakan aplikasi termasuk dalam kategori “SANGAT BAIK” dengan rata-rata persentase pengoperasian aplikasi sebesar 76,25%, tampilan 47% dan isi tampilan 65,63%.
PERBEDAAN STATUS PEKERJAAN DAN PENYAKIT LANSIA DENGAN DUKUNGAN CAREGIVER DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS LANSIA Nova Yustisia; Titin Aprilatutini; Nurmukaromatis Saleha; Nurkartika Sari
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 10 No 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v10i2.3881

Abstract

Aging can increase the prevalence of non-communicable diseases. Long-term care for the elderly is needed to maintain a level of independence, reduce dependence, prevent disease complications and feel dignified, so as to achieve the quality of life of the elderly. The purpose of this study was to determine the differences in the work and illness of the elderly with the support of a Caregiver in fulfilling activities in the elderly. This research is quantitative research that uses a cross-sectional study design. This study uses a non-probability sampling technique with purposive sampling. The sample of this research is 66 respondents. Analysis of the data used in the form of univariate test and bivariate analysis using the Chi-Square test. The results of the study showed that there was a significant difference between work status and illness in the elderly with caregiver support. The support provided by the caregiver consists of emotional support by providing a safe and comfortable place, information support related to how the elderly should maintain health, instrumental support in fulfilling activities for the elderly, and appreciation support that is needed in fulfilling activities because with the fulfillment of activities the quality of life of the elderly can be improved. to be better.
Tingkat Ansietas Ibu Hamil Selama Pandemi Covid-19 di Kota Pontianak Fitri Fujiana; Sari Eka Pratiwi; Tamara Septia Chairunisa; Triyana Harlia Putri; Nurmukaromatis Saleha
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i5.7703

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic has caused various kinds of impacts for the people of Indonesia, including psychological impacts, one of which is anxiety. Pregnant women are one of the vulnerable groups to experience serious anxiety due to hormonal changes that are physiologically experienced with increasing gestational age. Anxiety in pregnancy can result in the condition of the fetus being not prosperous which leads to high rates of maternal and infant mortality. This study aims to identify the level of anxiety of pregnant women in the city of Pontianak which aims to determine the provision of interventions to reduce complications or the impact of anxiety on pregnant women. This is a quantitative research, descriptive method with a sample of 100 people based on Lemeshow's calculations. The study was conducted in six sub-districts in Pontianak by distributing online questionnaires through local health centers. There were five respondents with very severe anxiety category, 14 respondents with severe anxiety, 34 respondents with moderate anxiety category, and 47 respondents experiencing mild anxiety during the covid-19 pandemic. The COVID-19 pandemic has a very influential psychological impact, especially pregnant women. Some respondents are known to have very severe anxiety and severe anxiety which needs to be the focus of attention in order to minimize infant mortality and maternal mortality rates in Indonesia. Keywords: Pandemic, Covid 19, Anxiety, Pregnancy  ABSTRAK Pandemi covid-19 menimbulkan berbagai macam dampak bagi masyarakat Indonesia termasuk dampak psikologis yang salah satunya adalah kecemasan. Ibu hamil merupakan salah satu kelompok rentan mengalami kecemasan yang cukup serius lantaran perubahan hormonal yang secara fisiologis dialami seiring bertambahnya usia kehamilan. Kecemasan dalam kehamilan dapat mengakibatkan kondisi janin tidak sejahtera yang berujung pada tingginya angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan ibu hamil di kota Pontianak yang bertujuan dalam menentukan pemberian intervensi agar menekan komplikasi atau dampak yang ditimbulkan dari ansietas pada ibu hamil. Merupakan penelitian kuantitatif, metode deskriptif dengan jumlah sampel 100 orang berdasarkan perhitungan Lemeshow. Penelitian dilakukan di enam kecamatan di Pontianak dengan menyebarkan kuesioner online melalui puskesmas setempat. Terdapat lima orang responden dengan kategori ansietas sangat berat, 14 responden dengan ansietas berat, 34 responden dengan kategori ansietas sedang, dan 47 responden mengalami ansietas ringan selama masa pandemic covid-19. Pandemic covid-19 memberikan dampak psikologis yang sangat berpengaruh khususnya ibu hamil. Beberapa responden diketahui mengalami ansietas dengan tingkatan sangat berat serta ansietas berat yang perlu menjadi focus perhatian agar meminimalisir angka kematian bayi dan angka kematian ibu di Indonesia Kata Kunci: Pandemi, Covid-19, Kecemasan, Ibu Hamil
PUBLIC PREPAREDNESS FOR FACING EARTHQUAKE DISASTER IN LEMPUING AREA Tuti Anggriani Utama; Rina Delfina; Nurmukaromatis Saleha
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 2 No. 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v2i1.9122

Abstract

Disaster preparedness is a series of activities carried out to anticipate disasters through organizing and through appropriate and efficient steps. Bengkulu Province is one of the areas prone to earthquake disasters. One of them is the lempuing village located in the long coastal area of Bengkulu City, which is adjacent to a residential area of around 2 meters which has a very strong impact when the earthquake occurs. The purpose of this study was to describe community preparedness in the region of the earthquake against earthquake disasters. This type of research is descriptive research, the sample in this study was the head of the family taken by accidental sampling. The results of the study showed that the majority of respondents 66% with categories not ready for disaster. Researchers suggest that disaster preparedness needs to be improved in an effort to increase community preparedness in the face of disasters.