Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

RESPONS BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) AKIBAT PEMBERIANPUPUK ORGANIK CAIR DAUN LAMTORO (Leucaena leucocephala) BERBAGAI DOSIS YANG DIAPLIKASIKAN PADA BERBAGAI WAKTU Dewi, Wulan Kusuma; Isnaini, Soni; Khasbullah, Fizzaria; Yatmin, Yatmin; Syafiuddin, Syafiuddin
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 4 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, NOVEMBER 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i4.6275

Abstract

Daun lamtoro (Leucaenaleucocephala) mengandung unsur hara N, P, dan K untuk menambah unsur hara pada tanaman.Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemupukan organik cair (POC) daun lamtoro yang diaplikasikan pada berbagai waktu berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.).  Penelitian ini dilaksanakan di KebunPercobaan 2 STIPER Dharma Wacana Metro di Jalan Wana Bakti 3, KelurahanMargerejo, Kecamatan Metro Selatan,Kota Metro. Pelaksaan penelitian dilakukan pada bulan November 2021 – Januari 2022. Rancangan penelitian ini disusun secara faktor tunggal menggunakan Rancangan Kelompok Teracak Lengkap (RKTL) terdiri atas POC daun lamtoro 150, 300, dan 450  mL polybag-1 yang diaplikasikan dengan interval waktu pemberian masing-masing 5 hari sekali, 7 hari sekali,dan 9 hari sekali. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 (tiga) kali, data yang diperoleh diuji dengan analisis ragam yang sebelumnya telah diuji homogenitasnya dengan uji Bartlet dan ketidakaditifan diuji dengan uji Tuckey dan dilanjutkan dengan perbandingan orthogonal kontras, semua pengujian dilakukan pada taraf nyata 5%.  Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian POC daun lamtoro tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap semua peubah, yaitu: tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, hasil tanaman per polybag, laju pertumbuhan relatif, laju asimilasi bersih, kecuali pada nisbah luas daun melalui uji ortogonal yang diberikan pada dosis 150 mL polybag-1 dengan interval waktu 7 hari sekali lebih tinggi 25,59% daripada pengaplikasian dosis 300 dan 450 mL polybag-1.
TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM OPTIMALISASI PRODUKSI “JHAMOE” DI KWT SEKAR MEWANGI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Mardliyah, Ainul; Suri, Alima Maolidea; Khasbullah, Fizzaria
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11301

Abstract

Kampung Untoro merupakan penghasil dari serbuk minuman jamu instan yang dalam proses produksi masih manual menggunakan tenaga manusia dalam mengolah serbuk minuman jamu instan yang kurang efisien dan efektif dalam proses produksi dan pemasaran. sehingga perlu adanya teknologi tepat guna dalam pengolah produk untuk membantu proses pengolahan dari penghalusan sehingga proses pengadukan agar produksi meningkat. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan teknologi tepat guna serta pemasaran secara online. Setelah dilakukan pelatihan tersebut teknologi tepat guna siap diaplikasikan dalam proses produksi yang diharapkan berdampak pada peningkatan jumlah produksi yang dihasilkan sehingga meningkatkan pendapatan tambahan keluarga anggota Kelompok Wanita Tani (KWT)
Pendampingan Izin PIRT sebagai Penguatan Produk dan Perluasan Pasar Produk KWT Sekar Mewangi di Desa Untoro, Trimurjo, Lampung Tengah Feby Musti Ariska; Khasbullah, Fizzaria; Kurniawati, Nurleni; Mardliyah, Ainul; Mangiring, Windu; Alima Maolidea Suri; Yatmin
Jurnal Mitrawarga Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v2i2.33

Abstract

Desa Untoro memiliki Kelompok Wanita tani (KWT) aktif bernama Sekar Mewangi. KWT yang aktif tersebut merupakan mitra binaan STIPER Dharma Wacana Metro. Diketahui bahwa KWT Sekar Mewangi memiliki produk berupa bubuk rempah instan dalam bentuk minuman serbuk. Akan tetapi, produk tersebut belum memiliki izin edar (nomor PIRT) sehingga masih diedarkan atapun dipasarkan secara lokal dan terbatas. Dalam pengelolaan produk KWT tersebut memiliki banyak permasalahan seperti dalam pengurusan P-IRT dan pengembangan produk minuman, seperti (a) minimnya pengetahuan sumber daya manusian (SDM) terkait produksi minuman yang baik guna memenuhi syarat pengurusan izin edar, (b) terbatasnya pengetahuan terkait manajemen tata kelola P-IRT, (c) jangkauan pemasaran yang terbatas karena belum adanya memiliki izin edar produk. Tujuan Pelaksanaan pengabdian dalam pengurusan P-IRT di KWT Sekar Mewangi di Desa Untoro yaitu meningkatkan pengetahuan dan wawasan anggota KWT mengenai sistem dan standar produk KWT yang baik agar memenuhi standar izin edar produk. Hasil kegiatan pengabdian pendampingan dalam mengurus ijin P-IRT berdampak dengan adanya perubahan dalam usaha minuman instan oleh anggota KWT. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) diketahui bahwa sarana produksi yang digunakan dalam proses pembuatan produk telah memenuhi standar yang ditetapkan. Produk hadir dengan kemasan dan label yang menarik serta telah memenuhi kriteria pelabelan yang distandarkan. Untuk kualitas produk yang dihasilkan sudah memenuhi standar produk minuman dan memiliki kualitas yang baik. Kata kunci: KWT, Minuman Instan, dan P-IRT
The Effect of Applying Role Playing Model to Improve Indonesian Language Learning Outcomes Class IV SD Negeri 1 Metro Pusat Khasbullah, Firada; Herpratiwi, Herpratiwi; Firdaus, Rangga; Khasbullah, Fizzaria
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 10 No. 2 (2025): April
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v10i2.15208

Abstract

The problem in this study is the low learning outcomes of Indonesian language in IV class students of SD Negeri 1 Metro Pusat. The purpose of this study was to determine the effect of the application of the role playing model on Indonesian learning outcomes. This study used a quasi-experimental method with the design form used was a non-equivalent control group design. The research sample amounted to 57 students. Data collection techniques using tests. Researchers collected data for 2 meetings in the experimental class and 2 times in the control class, students' Indonesian learning outcomes were assessed from pretest and posttest questions given by researchers. The questions used were in the form of multiple choice questions as many as 10 questions. The results showed that there was an influence in the application of the role playing model on Indonesian language learning outcomes in class IV A (experimental) at SD Negeri 1 Metro Pusat in 2022/2023.
Pemberdayaan Kwt Sekar Mewangi Dalam Optimalisasi Nilai Tambah Ampas Jahe Menjadi Pangan Olahan Dikecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Khasbullah, Fizzaria; Suri, Alima Maolidea; Lendra, I Wayan
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/scj21x12

Abstract

Kelompok Wanita Tani Sekar Mewangi yang beranggotakan 18 orang dan terletak di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, merupakan mitra yang memiliki permasalahan belum termanfaatkannya ampas jahe, padahal masih mengandung senyawa aktif yang berpotensi dikembangkan menjadi pangan olahan bernilai ekonomi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi melalui pengolahan ampas jahe menjadi produk pangan olahan berupa cookies, disertai penguatan branding dan pemasaran. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan praktik pengolahan menggunakan teknologi tepat guna berupa mesin penepung, pendampingan desain kemasan dan identitas merek, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dan pembahasan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kapasitas mitra, ditunjukkan oleh peningkatan kemampuan teknis pengolahan dari 54,5 persen menjadi 80 persen dan pemahaman branding serta kemasan dari 47,5 persen menjadi 82 persen. Selain itu, pemanfaatan limbah ampas jahe memberikan dampak ekonomi positif berupa peningkatan pendapatan mitra dari sekitar Rp300.000 menjadi Rp840.000–Rp900.000 per bulan. Kegiatan ini membuktikan bahwa inovasi pengolahan limbah berbasis teknologi sederhana mampu mendukung pemberdayaan perempuan, efisiensi sumber daya, dan pengembangan usaha pangan berkelanjutan
Pengaruh Konsentrasi dan Jenis Bahan Pembawa KMnO₄ (Kalium Permanganat) Sebagai Absorben Etilen Terhadap Kualitas Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Khasbullah, Fizzaria; Yatmin; Sekar Ayu Cahyaningrum; Rakhmiati
J-Plantasimbiosa Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jplantasimbiosa.v7i2.4143

Abstract

This research aims to determine the effect of providing various concentrations and types of appropriate KMnO₄ carrier material on tomato quality, as well as the interaction between the two. This research used the experimental method Complete Randomized Block Design (RAKL), arranged factorially, namely: (1) KMnO₄ concentration (k) consisting of 3 levels, namely: 0% (Control) (k₀), 5% (25 g/500 ml) (k₁), 10% (50 g/500 ml) (k₂), (2) The type of KMnO₄ carrier material (b) consists of 3 levels, namely: wood shavings (b₁), wood charcoal (b₂), and bricks (b₃ ). Data from observations in the Least Significant Difference (BNT) test at the 5% level. The research results showed that administering various concentrations of KMnO₄ had a real effect on vitamin C levels. The best KMnO₄ concentrations were KMnO₄ 10% and 5%. The use of various types of KMnO₄ carrier materials had no significant effect on all observed variables. The combination of KMnO₄ concentration and different types of carrier material had a real influence on the organoleptic tests observed, namely the color and taste of tomatoes. There is an interaction between various KMnO₄ concentrations and the type of KMnO₄ carrier material on the 8th day hardness level.