Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Momentum

Sistem Pentanahan Grid Pada Gardu Induk PLTU Teluk Sirih Andi Syofian
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 No 1 Februari 2013
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2733.514 KB)

Abstract

Sistem pentanahan bertujuan untuk mengamankan peralatan-peralatan listrik maupun manusia yang berlokasi di sekitar gangguan dengan cara mengalirkan arus gangguan ke tanah. Salah satu faktor untuk mendapatkan nilai tahanan pentanahan yang kecilyaitu letak elektroda yang akan ditanam dan kondisi tanah di daerah dimana sistem pentanahan tersebut akan dipasang. Analisa ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tahanan pentanahan pada Gardu Induk PLTU Teluk Sirih dengan melakukan pengukuran langsung kemudian membandingkannya dengan hasil design, dimana hasil yang diperoleh mengacu pada standar IEEE Std 80-1986. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa nilai tahanan pentanahan sangat dipengaruhi oleh kedalaman elektroda yang ditanam, jumlah elektroda, jarak antar elektroda, ukuran konduktor dan kondisi tanah dimana elektroda tersebut ditanam.
HELM UNTUK MEMBERITAHU KONDISI FISIK PENGENDARA SEPEDA MOTOR SAAT MENGEMUDI BERBASIS MIKROKONTROLER Andi Syofian; Yultrisna Yultrisna
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 21, No 1 (2019): Volume 21 No. 1 Februari 2019
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor telah berlangsung sejak tahun 1986. Salah satu dampak dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor adalah grafik tingkat kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan jenis kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016-2017, persentase terbanyak dipegang oleh sepeda motor (67-68%) yang telah menelan korban jiwa hingga 18 ribu nyawa (Kemenkes RI, 2017). Metode penelitian yang digunakan yaitu mengambil data detak jantung. Namun, penelitian ini difokuskan pada denyut jantung pengemudi saat berkendara sepeda motor menggunakan.Sensor denyut jantung (Pulse Heart Rate). Dengan melakukan percobaan, hasil pengukuran dapat diketahui bahwa nilai pembacaan data tegangan ketika sensor mendeteksi ≤80 bpm pada osiloskop adalah  3.27 V DC dan frekunsi adalah 0.77 Hz, sehingga membuat Motor Vibrator dan speaker  ON. dan yang terukur ketika sensor mendeteksi 80 bpm pada osiloskop adalah  3.89 V DC dan frekunsi adalah 0.131 Hz, sehingga membuat Motor Vibrator dan speaker OFF. Hasil akhir dari penggunaan alat ini adalah untuk memberitahu kondisi fit atau kelelahannya  pengemudi sepeda motor yang sedang perjalanan jauh.