Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Islam dan Tata Negara: Pemikiran Sosial Politik Muhammad Natsir Khumaidi, Khumaidi
Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 20, No 1 (2005)
Publisher : Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to explain Natsir’s thought on state, its implications and the factors which influence his thoughts. This research employs historical approach. Formerly, Natsir was the proponent of those who accepted The Five Pillars (Pancasila). But not long after that he declared his opposition against this sole-principle (azas Tunggal). He is in the opinion that Muslims has had a definite, clear and perfect ideology, that is Islam. He dreamed of the Islamic-based ideologt in Indonesia. His thinking brings him about into jails for several time by the ruling party at his given time and his party, Masyumi, was banned as well. The factors that changed Natsirs thoughts were the conditions of social-politics, his religious informal education background of radical Islam and also his struggle in the name of Masyumi party.
PERAN ORGANISASI KEAGAMAAN DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELOMPOK MASYARAKAT (POKMAS) PEREMPUAN BERBASIS MODAL SOSIAL Khumaidi, Khumaidi
MUWAZAH Vol 3 No 1: Juni 2011
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1341.703 KB)

Abstract

Abstract : This writing is to show how women religion organization has  an interlationship  use social capital by giving economical benefit to green vendors in local term called “Mlijo” in Malang. Social capital which performs social informal relationship, also contribute to the proses of how the community group help others aspecially women green vendors as community group which have role in rising fund to empower their efforts.
Design of Village, Community and Private Government Partnership Model in Labor: Study in Gempol Subdistrict, Pasuruan Regency Khumaidi, Khumaidi
JPAS (Journal of Public Administration Studies) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.446 KB) | DOI: 10.21776/ub.jpas.2019.004.01.1

Abstract

This research is focused on the implementation of partnerships which includes the legal basis of implementation, the role of each party, form and model of partnership. In fact, the employment partnership of the village government, the private sector and the community lasts quite a long time, but it has not been able to improve the quality of employment services. The results of the study show that employment partnerships are carried out by two parties, namely the village-private and public-private governments, which are based on the outcome of the agreement through an agreement, in the implementation there is no equality of position between the partners, the coordination relationship is low and there is no balance of benefits and risks. While the partnership form is similar to the build own operate, the partnership model is franchise and free market.
PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL (IQ), CARA BELAJAR, DAN KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 BANGSRI KABUPATEN JEPARA Khumaidi, Khumaidi; Tarmudji, Tarsis
Economic Education Analysis Journal Vol 3 No 2 (2014): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar mengajar tidak selamanya selalu berhasil, adakalanya mengalami suatu hambatan atau kesulitan. Hambatan-hambatan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern, diantaranya adalah kecerdasan intelektual, cara belajar, dan kreativitas guru dalam pembelajaran. Observasi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa prestasi belajar ekonomi siswa belum mencapai KKM yang ditentukan yaitu 73, sedangkan tingkat kecerdasan intelektual, cara belajar dan kreativitas guru dalam pembelajaran tergolong baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intelektual, cara belajar, dan kreativitas guru dalam pembelajaran terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Bangsri tahun ajaran 2013/2014 baik secara simultan maupun. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bangsri Tahun Ajaran 2013/2014 yang berjumlah 167 orang.Penelitian ini merupakan penelitian sampel karena lebih dari 100 orang sehingga diambil 114 orang sebagai objek penelitian dengan teknik proporsional random sampling.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Uji hipotesis yang digunakan regresi linear berganda. Proses belajar mengajar tidak selamanya selalu berhasil, adakalanya mengalami suatu hambatan atau kesulitan. Hambatan-hambatan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern, diantaranya adalah kecerdasan intelektual, cara belajar, dan kreativitas guru dalam pembelajaran. Observasi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa prestasi belajar ekonomi siswa belum mencapai KKM yang ditentukan yaitu 73, sedangkan  tingkat kecerdasan intelektual, cara belajar dan kreativitas guru dalam pembelajaran tergolong baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intelektual, cara belajar, dan kreativitas guru dalam pembelajaran terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Bangsri tahun ajaran 2013/2014 baik secara simultan maupun. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bangsri Tahun Ajaran 2013/2014 yang berjumlah 167 orang.Penelitian ini merupakan penelitian sampel karena lebih dari 100 orang sehingga diambil 114 orang sebagai objek penelitian dengan teknik proporsional random sampling.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Uji hipotesis yang digunakan regresi linear berganda.
PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL (IQ), CARA BELAJAR, DAN KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 BANGSRI KABUPATEN JEPARA Khumaidi, Khumaidi; Tarmudji, Tarsis
Economic Education Analysis Journal Vol 3 No 2 (2014): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar mengajar tidak selamanya selalu berhasil, adakalanya mengalami suatu hambatan atau kesulitan. Hambatan-hambatan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern, diantaranya adalah kecerdasan intelektual, cara belajar, dan kreativitas guru dalam pembelajaran. Observasi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa prestasi belajar ekonomi siswa belum mencapai KKM yang ditentukan yaitu 73, sedangkan tingkat kecerdasan intelektual, cara belajar dan kreativitas guru dalam pembelajaran tergolong baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intelektual, cara belajar, dan kreativitas guru dalam pembelajaran terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Bangsri tahun ajaran 2013/2014 baik secara simultan maupun. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bangsri Tahun Ajaran 2013/2014 yang berjumlah 167 orang.Penelitian ini merupakan penelitian sampel karena lebih dari 100 orang sehingga diambil 114 orang sebagai objek penelitian dengan teknik proporsional random sampling.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Uji hipotesis yang digunakan regresi linear berganda. Proses belajar mengajar tidak selamanya selalu berhasil, adakalanya mengalami suatu hambatan atau kesulitan. Hambatan-hambatan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern, diantaranya adalah kecerdasan intelektual, cara belajar, dan kreativitas guru dalam pembelajaran. Observasi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa prestasi belajar ekonomi siswa belum mencapai KKM yang ditentukan yaitu 73, sedangkan  tingkat kecerdasan intelektual, cara belajar dan kreativitas guru dalam pembelajaran tergolong baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intelektual, cara belajar, dan kreativitas guru dalam pembelajaran terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Bangsri tahun ajaran 2013/2014 baik secara simultan maupun. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bangsri Tahun Ajaran 2013/2014 yang berjumlah 167 orang.Penelitian ini merupakan penelitian sampel karena lebih dari 100 orang sehingga diambil 114 orang sebagai objek penelitian dengan teknik proporsional random sampling.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Uji hipotesis yang digunakan regresi linear berganda.
Application of Sitting and Lying Diabetic Leg Exercises with a Decrease Blood Sugar Levels on Diabetes Mellitus Type 2 Patients Heri, Heri; Muda, Iskandar; Khumaidi, Khumaidi; Sukmana, Mayusef
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 6, No 2 (2023): JKPBK Desember 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v6i2.11451

Abstract

Introduction: diabetes mellitus is a disease characterized by increased blood sugar levels. Blood sugar levels, if not controlled, will cause severe body system dysfunction. Diabetes mellitus has management in the form of physical exercise. The recommended exercise is diabetic foot exercise. Methods: This study used a descriptive research design with a case study approach carried out in March 2023 with two respondents in the Sidomulyo Health Center area using SOP for diabetic foot exercises. Results: The blood sugar levels results before being given therapy on the first day; R1=227 and R2=213. On the second day, R1=219 and R2=203. On the third day, R1=236 and R2=195. On the fourth day, R1=226 and R2=192. After being given therapy on the first day, R1=208 and R2=194. On the second day, R1=210 and R2=171. On the third day, R1=212 and R2=166. On the fourth day, R1=200 and R2=164. Conclusion: There is a decrease in type 2 diabetes mellitus patients after being given diabetic leg exercises while sitting and lying down.Keywords: Diabetic Foot Exercise, Blood Sugar Levels, Type 2 Diabetes Mellitus
ANALISIS KEBIJAKAN PERDA NO. 02 TAHUN 2013 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA PASURUAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK Hambali, Hambali; Khumaidi, Khumaidi; Aminullah, Aminullah
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v3i2.579

Abstract

Pandangan yang muncul terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima menyebabkan Pemerintah daerah wajib mengambil kebijakan yang bersifat ganda (double standart), satu sisi harus mengandung nilai positif bagi keberlangsungan usaha Pedagang Kaki Lima, disisi yang lain Pemerintah juga harus menjaga kondisi keasrian keindahan dan kenyamanan suasana kota. Munculnya Pedagang Kaki Lima sebagai salah satu atribut informal disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya ketidakmampuan sektor formal untuk menampung keberadaan mereka, hal tersebut disebabkan kegagalan pembangunan perekonomian kota.Meningkatnya pertumbuhan sektor informal disebabkan karena tidak membutuhkan pendidikan tinggi, modal besar atau pengalaman kerja. Dari segi pendidikan misalnya, pada umumnya karena memiliki tingkat pendidikan menengah ke bawah. Meskipun demikian bukan berarti tidak ada pekerja sektor informal yang memiliki tingkat pendidikan baik.
Edukasi Perawatan Kaki pada Pengidap Diabetes Melitus dalam Mencegah Luka Kaki di Kelurahan Sanga-Sanga Dalamm Kutai Kartanegara Khumaidi, Khumaidi; Syahrun, Syahrun; Sukmana, Mayusef; Metungku, Fanny; Rahma, Khairunnida
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease that often leads to serious complications such as diabetic foot ulcers if not properly managed. This community service activity aimed to increase knowledge and awareness of diabetic foot care among people with diabetes in Sanga-Sanga Dalam Village, Kutai Kartanegara. The program was carried out on July 23, 2025, through an educational session attended by 40 participants. The intervention included lectures, discussions, and demonstrations on proper foot hygiene, footwear selection, and adherence to treatment. Knowledge was assessed using pretest and posttest questionnaires. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, with an average score increase from 58.5 to 91.1 (32.6%). The findings demonstrate that structured and interactive education effectively enhances self-care abilities and preventive behaviors among diabetic patients. Continuous community-based education is essential to reduce the incidence of diabetic foot ulcers and improve quality of life.
The Application of Classical Music Therapy in Reducing Pain Levels in Post Operative Fracture Patients Putri, Vemya Agustiara Nursaini; Khumaidi, Khumaidi; Handayani, Sri Endah
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 8, No 2 (2025): JKPBK Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v8i2.23295

Abstract

 AbstractIntroduction: Fractures often cause postoperative pain that can hinder recovery. Classical music therapy, particularly Mozart’s compositions, has been proven effective as a non-pharmacological intervention to reduce pain through mechanisms involving the central nervous system and stress hormones. This method is non-invasive, safe, and easy to apply. This study aims to explore the application of Mozart’s classical music therapy in reducing pain intensity in post-operative fracture patients, as a means to support holistic nursing approaches and enhance patient comfort during the recovery period. Methode: The method used was a case study with an evidence-based nursing practice approach involving two post-operative fracture patients at Inche Abdoel Moeis Hospital. The pain level was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) after the administration of classical music therapy by Mozart. Result: The pain levels of both clients showed a significant decrease after receiving Mozart classical music therapy for 20 minutes, once a day for three consecutive days. Before the intervention, Mr. D reported a pain level of 6 and Mr. I reported a level of 5 on the Numeric Rating Scale (NRS). After the intervention, both of their pain levels decreased to 3 on the third day of evaluation. Conclusion: Classical music therapy by Mozart in two post-operative fracture patients showed a reduction in pain both clinically and subjectively. The music promoted relaxation, diverted attention from pain, and stimulated the body's natural analgesics. This intervention is effective, low-risk, and suitable for implementation as a non-pharmacological strategy in holistic nursing care. Keywords:  Pain, Post-Operative Fracture, Classical Music Therapy, Mozart
OPTIMALISASI PERAN KADER POSYANDU LANSIA DALAM PEMERIKSAAN TINGKAT KEMANDIRIAN, PENILAIAN RESIKO JATUH DAN PEMERIKSAAN STATUS KOGNITIF Bahtiar, Bahtiar; Nopriyanto, Dwi; Khumaidi, Khumaidi; Abdulloh, Ahmad Abdul Ghofar; Ahmad, Erwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 6. No. 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengawasan dan pengelolaan posyandu lansia harus ditingkatkan khususnya di wilayah Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda. Hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa banyak kader posyandu lansia yang belum memahami standar kementerian kesehatan untuk mengelola posyandu lansia. Akibatnya, pelayanan kesehatan yang diberikan kepada lansia belum optimal. Oleh karena itu,  tujuan dari kegiatan pengabdian masyarat ini adalah meningkatkan kapabilitas kader posyandu lansia di wilayah binaan Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda dalam melakukan pemeriksaan status kognitif, skrining tingkat kemandirian, dan penilaian risiko jatuh yang selama ini belum mereka ketahui. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dalam waktu dua hari dengan memberikan materi dalam bentuk ceramah, simulasi dan praktik. Adapun jumlah peserta sebanyak 20 orang dan kegiatan ini dilakukan evaluasi pre dan post test menggunakan instrumen pengetahuan dan keterampilan. Hasil pengabdian masyarakat didapatka peningkatan pengetahuan dari rata-rata  3 (kurang) menjadi 6 (Baik) dan keterampilan dari rata-rata 2 (kurang) menjadi 5 (baik) terkait pemberian pelatihan pemeriksaan status kognitif, skrining tingkat kemandirian, dan penilaian risiko jatuh pada kader posyandu lansia di Bengkuring, Kota Samarinda. Kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas dan kemampuan kader terkait skrining khusus bagi lansia sehingga diharapkan kegiatan ini dapat direplikasi di tempat lain. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan lansia berbasis komunitas.   ABSTRACT Supervision and management of the elderly posyandu must be improved, especially in the Bengkuring Health Center area of Samarinda City. The results of interviews and observations showed that many elderly posyandu cadres did not understand the health ministry standards for managing elderly posyandu. As a result, the health services provided to the elderly were not optimal and comprehensive. Therefore, the purpose of this community service activity is to increase the capability of elderly posyandu cadres in the area under the supervision of the Bengkuring Health Center, Samarinda City in conducting cognitive status checks, screening levels of independence, and assessing the risk of falls that they have not known so far. The results of community service found that there was an increase in knowledge and skills before and after the provision of training in checking cognitive status, screening the level of independence, and assessing the risk of falling on elderly posyandu cadres in Bengkuring, Samarinda City. This activity is able to improve the quality and ability of cadres related to special screening for the elderly who have rarely received attention so that it is hoped that this activity can be replicated in other places.