Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan penulisan artikel ilmiah untuk menunjang jabatan fungsional bagi guru MTS Nurul Ishlah Gegelang Lombok Barat Linda Sekar Utami; M. Firman Ramadhan; Zulkarnain Zulkarnain; Emilia Oktaviani; Riski Mini Rupiati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31457

Abstract

AbstrakPelatihan penulisan artikel ilmiah merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru, khususnya untuk memenuhi persyaratan kenaikan jabatan fungsional. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan di MTs Nurul Ishlah Gegelang dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menulis artikel ilmiah yang layak publikasi. Pelatihan ini diikuti oleh para guru yang diharapkan dapat menghasilkan artikel yang sesuai dengan standar jurnal ilmiah dan memiliki kontribusi bagi bidang pendidikan. Metode pelatihan mencakup sesi teori tentang struktur artikel ilmiah, teknik penulisan yang efektif, serta proses publikasi. Selain itu, sesi praktik memberikan kesempatan bagi peserta untuk menulis dan mendapatkan umpan balik dari para fasilitator. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun artikel ilmiah, serta menumbuhkan motivasi untuk aktif berkontribusi dalam publikasi ilmiah. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para guru dapat lebih mudah mencapai persyaratan jabatan fungsional dan terus berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan. Kata kunci: pelatihan; artikel ilmiah; jabatan fungsional AbstractScientific Article Writing Training is an important step in supporting the professional development of teachers, particularly in meeting the requirements for functional position promotion. This training was held at MTs Nurul Ishlah Gegelang with the aim of enhancing teachers’ understanding and skills in writing publishable scientific articles. The training was attended by teachers who were expected to produce articles that meet scientific journal standards and contribute to the field of education. The training methods included theoretical sessions on the structure of scientific articles, effective writing techniques, and the publication process. In addition, practical sessions provided participants with the opportunity to write and receive feedback from facilitators. The results of the training showed an improvement in teachers’ understanding and ability to write scientific articles, as well as increased motivation to actively contribute to scientific publications. Through this training, it is hoped that teachers will be better able to meet the requirements for functional promotion and continue to play a role in the advancement of science and education. Keywords: trining; scientific article; academic rank
Pelatihan produk ecoprint bagi siswa untuk penguatan P5 kurikulum merdeka SDN 2 Danger Lombok Timur Linda Sekar Utami; M. Firman Ramadhan; Johri Sabaryati; Islahudin Islahudin; Arief Rahman; Fira Andriani; Jaenab Jaenab; Nurhidayati Nurhidayati; Samsiah Samsiah; Putri Winda Sudia Febrianti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26953

Abstract

Abstrak Pelatihan Ecoprint di SDN 2 Danger, Lombok Timur, diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada siswa tentang konsep keberlanjutan lingkungan melalui teknik ecoprint, yaitu teknik pewarnaan kain yang ramah lingkungan menggunakan bahan-bahan alami. Kegiatan ini melibatkan kelas 6 yang terdiri dari 45 siswa gabungan kelas A dan B dalam proses kreatif pembuatan motif pada kain dengan memanfaatkan daun, bunga, dan tumbuhan lainnya, sehingga siswa dapat memahami pentingnya menjaga kelestarian alam serta menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Hasil dari pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran lingkungan siswa dan memperkuat nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, kemandirian, dan tanggung jawab sosial. Pelatihan ecoprint tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran. Kata kunci: ecoprint; P5; kurikulum merdeka AbstractThe Ecoprint Workshop at SDN 2 Danger, East Lombok, was held as part of efforts to strengthen the Pancasila Student Profile Enhancement Project (P5) within the Merdeka Curriculum. The workshop aimed to provide practical understanding to students about the concept of environmental sustainability through the ecoprint technique, an eco-friendly fabric dyeing method using natural materials. The activity involved 45 sixth-grade students from classes A and B in a creative process of creating patterns on fabric using leaves, flowers, and other plants. This allowed students to understand the importance of preserving nature and foster a love for the environment. The outcomes of this workshop not only increased students' environmental awareness but also reinforced Pancasila values such as mutual cooperation, independence, and social responsibility. The ecoprint workshop not only equipped students with new skills but also served as a medium to integrate character values into the learning process. Keywords: ecoprint; P5; independent curriculum
Sosialisasi program makan bersama guna pembentukan karakter siswa di SMPN 1 Sukamulia kabupaten Lombok Timur Aliahardi Winata; Baiq Nurhayatun; Zedi Muttaqin; Deviana Mayasari; Muhamad Yunus; Sintayana Muhardini; Sirajuddin Sirajuddin; M. Firman Ramadhan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24633

Abstract

AbstrakProgram pendidikan karakter telah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu pendekatan yang diadopsi oleh sekolah adalah program makan bersama, yang bertujuan untuk menggabungkan aspek interaksi sosial, nilai-nilai, dan kesadaran nutrisi sebagai sarana pembentukan karakter siswa. Kegiatan pengabdian ini  dilakukan di SMP 1 Sukamulia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Mitra sasaran terdiri dari siswa SMP 1 Sukamulia. Kegiatan ini mengungkapkan bahwa program makan bersama di SMP 1 Sukamulia secara signifikan berkontribusi terhadap pembentukan karakter positif siswa. Terdapat peningkatan yang bermakna dalam aspek kerjasama, tanggung jawab, dan kesadaran sosial di antara peserta program ini. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang nutrisi dan pentingnya makanan seimbang. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan karakter. Program makan bersama bukan hanya berperan dalam memenuhi aspek gizi siswa, tetapi juga dalam membentuk karakter mereka secara menyeluruh. Implikasi dari temuan ini menggarisbawahi perlunya pengintegrasian program serupa dalam kurikulum pendidikan nasional untuk memajukan pendidikan karakter di Indonesia. Kata kunci : pembentukan karakter; pendidikan karakter; program makan bersama.AbstractCharacter education programs have become the main focus in efforts to improve the quality of education in Indonesia. One of the approaches adopted by schools is the community meal program, which aims to combine aspects of social interaction, values, and nutritional awareness as a means of building student character. This service activity was carried out at SMP 1 Sukamulia, East Lombok, West Nusa Tenggara. The target partners consist of students from SMP 1 Sukamulia. This activity revealed that the communal eating program at SMP 1 Sukamulia significantly contributed to the formation of students’ positive character. There is a significant increase in aspects of cooperation, responsibility, and social awareness among participants in this program. Apart from that, this program also succeeded in increasing students’ understanding of nutrition and the importance of a balanced diet. The results of this research highlight the importance of a holistic approach to character education. The shared meal program not only plays a role in fulfilling students’ nutritional aspects but also in shaping their overall character. The implications of these findings underscore the need to integrate similar programs into the national education curriculum to advance character education in Indonesia. Keywords : character formation; character education; communal dining program