Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Kontekstual Menggunakan Hypercontent untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Disposisi Matematis Siswa Yenni Padila Siregar; Elmanani Simamora; Waminton Rajagukguk
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i2.1437

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) menganalisis validitas, kepraktisan dan efektivitas perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual menggunakan hypercontent yang dikembangkan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan; (2) menganalisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual menggunakan hypercontent yang dikembangkan; (3) menganalisis peningkatan Disposisi Matematis siswa melalui perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual menggunakan hypercontent yang dikembangkan. penelitian ini dikategorikan ke dalam jenis penelitian pengembangan (development & research) dengan menggunakan model pengembangan Thiagarajan, yaitu model 4-D. Penelitian ini dilakukan di MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 pada materi aritmatika sosial. Hasil penelitian diperoleh bahwa : 1) Validitas Perangkat pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan termasuk kategori valid, dengan nilai rata-rata dari para ahli yang berada pada kategori tinggi; 2) Perangkat pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan temasuk kategori praktis dengan penilaian para ahli diperoleh bahwa: (1) perangkat dapat dipergunakan dengan sedikit revisi dan hasil pengamatan; (pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan masing masing termasuk dalam kategori efektif dengan indikator; (2) Kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan perangkat pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan meningkat.
Development of Open-Ended Based Learning Tools to Improve Creative Thinking and Self-Efficacy Putri Elmaretha Purba; Elmanani Simamora; Izwita Dewi
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jdm.v10i2.35030

Abstract

This study aims to: 1) obtain learning tools developed based on the Open-Ended approach using Hypercontent that meet validity, practicality and effectiveness to improve students' creative thinking skills and self-efficacy; 2) describe how the improvement of students' creative thinking skills and self-efficacy is implemented by using learning tools based on the Open-Ended approach using Hypercontent. This study uses the ADDIE development model. The results showed that 1) Learning tools based on the Open-Ended approach using hypercontent to improve the creative thinking skills and self-efficacy of SMK students that were developed had met the valid, practical and effective criteria; 2) Improved creative thinking skills and self-efficacy of SMK students using learning tools based on the Open-Ended approach using hypercontent which was developed on the material of sequences and series seen from the normalized gain index. It was found that the increase in students' creative thinking skills in the first try there was an increase in the score with the "low" criteria and in the second trial there was an increase in the score with the "medium" criteria, while the increase in students' self-efficacy was seen from the increase in the average value of the self-efficacy results from trial I to II.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemandirian Belajar Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah di SMP Negeri 2 Tanjung Balai Permata Sari Manurung; Elmanani Simamora; Edy Surya
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i2.1608

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari siswa yang mendapat pembelajaran biasa, (2) Mengetahui apakah peningkatan kemandirian belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari siswa yang mendapat pembelajaran biasa, (3) Mengetahui apakah terdapat interaksi antara pembelajaran berbasis masalah dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, (4) Mengetahui apakah terdapat interaksi antara pembelajaran berbasis masalah dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tanjung Balai yang berjumlah 183 siswa, dengan mengambil 2 kelas berjumlah 60 siswa sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan Anava dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (2) Peningkatan kemandirian belajar matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (3) Terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, (4) Terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Matematika Realistik Menggunakan Hypercontent untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Kemandirian Belajar Siswa Nur Indah Simamora; Elmanani Simamora; Izwita Dewi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i3.1740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis validitas, kepraktisan dan keefektifan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik menggunakan hypercontent untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian belajar siswa; 2) menganalis peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik menggunakan hypercontent; 3) menganalisis peningkatan kemandirian belajar siswa dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik menggunakan hypercontent. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs S Hajijah Amalia Sari tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan analisisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perangkat pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik menggunakan hypercontent untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif; 2) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah menggunakan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik menggunakan hypercontent yang telah dikembangkan dilihat dari nilai N-gain pada uji coba I sebesar 0,42 (sedang) meningkat menjadi 0,62 (sedang) pada uji coba II; 3) Peningkatan kemandirian belajar menggunakan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik menggunakan hypercontent yang telah dikembangkan dilihat dari nilai N-gain pada uji coba I sebesar 0,492 (sedang) meningkat menjadi 0,556 (sedang) pada uji coba II.
Keterkaitan antara Filsafat Matematika dengan Model Pembelajaran Berbasis Budaya Haris Hidayat Ismail; Izwita Dewi; Elmanani Simamora
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 15, No 2 (2022): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v15i2.40922

Abstract

Filsafat merupakan suatu hal penting yang diperhatikan di dalam pendidikan. Filsafat berperan dalam membentuk kepribadian siswa, dan membantu menyelesaikan permasalahan pendidikan. Namun, sampai saat ini, implementasi filsafat di dalam pendidikan terutama di dalam pembelajaran matematika masih jauh dari harapan. Hal ini ditunjukkan dari studi sebelumnya bahwa masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam menerapkan filsafat di dalam pembelajaran matematika. Penyebabnya adalah guru mengalami kesulitan dalam menemukan strategi yang tepat dalam menyampaikan materi matematika yang abstrak ke dalam konteks dunia nyata sehingga mudah untuk dimengerti oleh siswa. Fenomena ini menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika dan implemantasinya dalam konteks dunia nyata. Etnomatematika merupakan suatu strategi pembelajaran yang menghubungkan matematika dengan budaya lokal yang diharapkan mampu menyelesaikan kesenjangan tersebut. Tujuan dari studi ini adalah melihat keterkaitan filsafat matematika dengan etnomatematika dengan kajian pustaka. Pengumpulan data dilakukan dengan menerapkan prosedur dari Creswell dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian dalam studi ini diperoleh bahwa berhasil tidaknya pembelajaran matematika berkaitan erat dengan penerapan filsafat pada alur input, proses, dan output dalam pelaksanaan pembelajaran. Etnomatematika dan filsafat matematika mempunyai keterkaitan satu sama lain. Etnomatematika berperan sebagai alat dalam menyampaikan konsep matematika yang abstrak sehingga dapat dipahami oleh siswa. Sementara filsafat berperan sebagai perencanaan, strategi, penilaian, dan evaluasi dalam menyampaikan konsep matematika yang abstrak sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai oleh siswa di akhir pembelajaran. Penerapan etnomatematika tidak dibatasi model pembelajaran yang digunakan namun perlu diperhatikan penerapan filsafat matematika dalam pembelajaran karena berkaitan erat dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika dalam dunia nyata.
Bootstrap Estimation of Confidence Intervals of Multiple Regression Model Parameters in the Presence of Multicollinearity Using Principal Component Analysis Chindy Eskana Nababan; Elmanani Simamora
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): January, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v2i1.2851

Abstract

Multicollinearity in multiple regression can result in biased parameter estimators and increase the risk of accepting the null hypothesis of the regression model as an insignificant variable. This study aims to determine the use of the Principal Component Analysis method in overcoming multicollinearity problems that occur in Facebook metric data and to implement the use of the PCA (Principal Component Analysis) method with Bootstrap in overcoming multicollinearity problems that occur in Facebook metric data. One method that can be used to overcome multicollinearity is principal component regression analysis. Principal component regression will produce a point estimate. To measure the accuracy of the point estimation, the bootstrap method can be used, which generates confidence intervals by resampling the data with returns. The results of this study indicate that the problem of multicollinearity in Facebook metric data can be resolved using Principal component analysis and point estimation and classical confidence intervals in principal component regression are not significantly different from the results of estimated means and bootstrap confidence intervals.
Development of Hypercontent-Based Open-Ended Approach-Based Learning Devices to Improve SMK Students' Creative Thinking Abilities Putri Elmaretha Purba; Elmanani Simamora; Izwita Dewi
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (January - June 2023)
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v16i1.42621

Abstract

This study aims to: 1) obtain learning tools developed using an open-ended approach using hypercontent that meet validity, practicability, and effectiveness to improve students' creative thinking skills; and 2) describe how to apply learning tools developed using an open-ended approach using hypercontent to improve students' creative thinking skills. This study is concerned with development. The ADDIE development paradigm was used in this study. 1) The development of learning tools based on an open-ended approach using hypercontent meets the criteria of validity, practicability, and effectiveness of learning tools; 2) In trial I and trial II, the ability to improve creative thinking skills using learning tools based on an open-ended approach using hypercontent increased from 0.22 with low criteria to 0.39 with moderate criteria.
Ethnomathematics approach integrated flipped classroom model: Culturally contextualized meaningful learning and flexibility Rahmi Ramadhani; Edi Syahputra; Elmanani Simamora
Jurnal Elemen Vol 9 No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v9i2.7871

Abstract

The student-centered learning model has yet to adapt to the environment around students, including cultural contexts and traditions, and is less applicable and less effective for improving students' mathematical abilities. The meaningfulness obtained from mathematics learning based on activity has yet to provide optimal results, and there are still contradictions between learning theories and the application results. Therefore, this study aims to provide recommendations for developing new models and theories to optimize flexible and meaningful learning implementation using qualitative research methods with an integrative literature review approach. The results show that student-centered learning needs attention to personal factors and behaviors. Furthermore, learning with a cultural approach through an ethnomathematics context and flexibility in learning are also needed. The implication of this research is to recommend developing a model that integrates the flipped classroom model and the ethnomathematics approach. Meanwhile, a new theory was also proposed due to the development of the Cognitive-Social-Cultural Constructivist Theory of Learning (CSCCTL). Further studies on developing theories from the ethno-flipped classroom model should be conducted.
The construct validity of self-regulated learning questionnaire for senior high school students: a Rasch model analysis Rahmi Ramadhani; Edi Syahputra; Elmanani Simamora
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 13, No 3: June 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v13i3.26816

Abstract

Self-regulated learning (SLR) is a condition in which students actively participate in the process of acquiring knowledge, and it closely relates to students’ metacognitive, motivational, and behavioral aspects. In order to measure this variable, an instrument was developed by referring to the Zimmerman cycle in the form of a questionnaire. Therefore, this study aims to analyze the construct validity of SLR questionnaires designed for high school students through Rasch model analysis. The method employed was descriptive quantitative research. The analyzed questionnaire consists of 50 positive statements, rated on 4-point Likert scale, and arranged of forethought, performance, and self-reflection phases. Furthermore, the construct validity was conducted on 235 third grade (XII) high school students in Gunungsitoli City (Indonesia), with a gender distribution of 58.29% female and 41.70% male. The results showed that the questionnaire with 4-rating scales satisfied the criteria for validity, gender inclusiveness, and unidimensionality based on Rasch model analysis for 25 statements. The implication of this research shows that the SLR questionnaire developed is valid and can be used in wider field research, especially in mathematics learning.
Metode Geographically Weighted Panel Regression (GWPR) Untuk Menganalisis Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Provinsi Sumatera Utara Andrew Lupe Tiopan Sitorus; Elmanani Simamora
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 6 No. 1 (2023): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v6i1.808

Abstract

This study aims to analyze the factors of population density, life expectancy, years of schooling, open unemployment rate, per capita monthly food expenditure, population with health complaints, economic growth, human development index, households with access to proper drinking water and households with access to proper sanitation on the percentage of poverty in North Sumatra province. This research is based on secondary data available at the North Sumatra Central Bureau of Statistics in 2017-2021. The factor analysis used in this study is Geographically Weighted Panel Regression (GWPR) which is a combination of the Geographically Weighted Regression (GWR) method with the panel data regression method. The results of the research analysis show that simultaneously the factors of population density, life expectancy, open unemployment rate, monthly per capita food expenditure, population with health complaints, households with access to proper drinking water have no significant effect. If tested simultaneously, only the factor of households having access to proper sanitation has a significant effect on the percentage of poverty. However, partially, these factors have a significant effect on the percentage of poverty.