p-Index From 2021 - 2026
8.776
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pelita Pendidikan Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Daya Matematis INSPIRATIF JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika PRISMA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Journal on Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Perspektif CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme EDUTEC : Journal of Education And Technology PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Darma Agung Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Continuous Education : Journal of Science and Research Inovasi Kurikulum Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of General Education and Humanities Cartesius Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Jurnal Pendidikan Amartha JGK (Jurnal Guru Kita) JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Didaktik Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMA NEGERI 1 DANAU PARIS MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Adi Semarto Berutu; Izwita Dewi; Mukhtar Mukhtar
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 2 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v12i2.23720

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) Mengetahui apakah peningkatan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang diberi pembelajaran kontekstual lebih tinggi dari siswa yang diberi pembelajaran biasa, (2) Mengetahui apakah peningkatan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang diberi pembelajaran kontekstual lebih tinggi dari siswa yang diberi pembelajaran biasa, (3) Mengetahui  interaksi antara  pembelajaran dan pengetahuan awal matematika siswa terhadap kemampuan koneksi matematis siswa, (4) Mengetahui  interaksi antara pembelajaran dan pengetahuan awal matematika siswa terhadap  kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMAN 1 Danau Paris tahun pembelajaran 2017/2018 yang berjumlah 120 siswa, dengan mengambil sampel dua kelas berjumlah 60 siswa melalui tekhnik purposif random sampling. Analisis data dilakukan dengan Uji t dan Anava dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) peningkatan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang diberi pembelajaran kontekstual lebih tinggi dari siswa yang diberi pembelajaran biasa, (2) peningkatan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diberi pembelajaran kontekstual lebih tinggi dari siswa yang diberi pembelajaran biasa, (3)  terdapat interaksi antara  pembelajaran dan pengetahuan awal matematika siswa terhadap kemampuan koneksi matematis siswa, (4) terdapat interaksi antara pembelajaran dan pengetahuan awal matematika siswa terhadap  kemampuan komunikasi matematis siswa.Kata Kunci: Pembelajaran Kontekstual, Kemampuan Koneksi Matematis Siswa, KemampuanKomunikasi Matematis.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN MODEL VISUALIZATION, AUDITORY, KINESTHETIC (VAK) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN SELF-CONFIDENCE Milda Rizky Novriani; Elamanani Simamora; Izwita Dewi
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 1 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v12i1.22949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan: 1) perangkat pembelajaran yang valid dikembangkan dengan model VAK; 2) perangkat pembelajaran yang praktis dikembangkan dengan model VAK; 3) perangkat pembelajaran yang efektif dikembangkan dengan model VAK; 4) peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa diajarkan menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model VAK; 5) peningkatan self-confidence siswa diajarkan menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model VAK. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D. Dari hasil uji coba I, uji coba II dan tahap penyebaran diperoleh: 1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model VAK telah memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli; 2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model VAK memenuhi kriteria praktis ditinjau dari: a) penilaian ahli; dan b) hasil pengamatan keterlaksanaan perangkat pembelajaran; 3) perangkat  pembelajaran yang dikembangkan dengan model VAK memenuhi kriteria efektif ditinjau dari: a) ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai pada uji coba II sebesar 88,57% dan tahap penyebaran 91,43%; b) ketercapaian tujuan pembelajaran setiap butir soal; c.) respon siswa positif terhadap perangkat pembelajaran; d) waktu pembelajaran tidak melebihi waktu pembelajaran biasa; 4) kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model VAK meningkat, ditinjau dari skor N-Gain pada uji coba I sebesar 0,29 meningkat menjadi 0,34 pada uji coba II serta meningkat menjadi 0,57 pada tahap penyebaran; 5) self-confidence siswa menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model VAK meningkat, ditinjau dari rata-rata hasil angket self-confidence pada uji coba I sebesar 75,91 meningkat menjadi 78,77 pada uji coba II serta meningkat menjadi 79,97 pada tahap penyebaran.Kata Kunci: VAK, Kemampuan Penalaran Matematis, Self-Confidence
MEMBACA PIKIRAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Izwita Dewi
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2008): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

No single method we ever learned in college to "read minds" of students in learning. Whereas in mathematics, reading the minds of students is necessary to know the students' thought processes in solving mathematical problems. It can be imagined if a math teacher does not know the thought process of students, the teacher was like walking in a dark cave with no tools or a speck of light that can be guided to the exit. This paper will discuss how teachers can read the minds of students and why we need to read the minds of students in mathematics.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN SELF-CONCEPT SISWA Nenta Dumalia Siregar; Elmanani Simamora; Izwita Dewi
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v13i1.23710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan PMR; 2) efektivitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan PMR; 3) kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan PMR; 4) peningkatkan kemampuan penalaran matematis dan Self-Concept siswa menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan PMR. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Dari hasil uji coba I, uji coba II dan tahap penyebaran diperoleh: 1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dengan rata-rata total validitas RPP = 4,38, LKPD = 4,47, buku guru =4,50, buku siswa = 4,49; 2) perangkat  pembelajaran yang dikembangkan dengan PMR memenuhi kriteria efektif ditinjau dari: a.) ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai pada uji coba II yaitu 87,5% dan tahap penyebaran 90,63%; b.) waktu pembelajaran yang digunakan tidak melebihi waktu pembelajaran biasa.; c.) respon siswa pada uji coba II sebesar 92,03% dan tahap penyebaran sebesar 97,34%,, telah menunjukkan respon positif terhadap perangkat pembelajaran; 3) perangkat  pembelajaran yang dikembangkan dengan PMR memenuhi kriteria praktis ditinjau dari: a.) penilaian ahli dapat digunakan dengan sedikit revisi; dan b.) hasil pengamatan keterlaksanaan perangkat pembelajaran di kelas termasuk dalam kategori baik. 4) kemampuan penalaran matematis dan self-concept siswa menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan PMR meningkat, ditinjau dari : a.) Skor N-Gain tes kemampuan penalaran matematis siswa mengalami peningkatan yaitu pada uji coba mencapai 0,291 meningkat menjadi 0,604 pada uji coba II serta meningkat menjadi 0,627 pada tahap penyebaran; b.) rata-rata hasil angket self-concept pada uji coba I adalah 73,63 meningkat menjadi 78,2 pada uji coba II serta tahap penyebaran meningkat menjadi 80,07.Kata Kunci: PMR, Kemampuan Penalaran Matematis, Self-Concept
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN METAKOGNISI MATEMATIKA ANTARA SISWA YANG DIBERI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN PEMBELAJARAN EKSPOSITORI Nurhadijah Nurhadijah; sahat Saragih; Izwita dewi
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v7i3.2966

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui :( (1) perbadaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang diberi model pembelajaran berbais masalah dengan siswa yang diberi model pembelajaran ekspositori. (2) perbedaan kemampuan metakognisi matematika antara siswa yang diberi model pembelajaran yang berbasis masalah dengan siswa yang diberi model pembelajaran ekspositori. (3) interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. (4) interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal matematika siswa terhadap komunikasi matematik siswa . (5) mendeskripsikan kadar aktivitas aktif siswaselama proses model pembelajaran berbasis masalah. (6) proses penyelesaian jawaban yang dibuat siswa dalam meyelesaikan masalah pada model pembelajaran ekspositori. Analisis data dilakukan dengan analisis kovarian (ANACOVA) dengan analisi varian (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang diberi Model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang diberi model pembelajaran ekspositori . (2) Terdapat kemampuan metakognisi matematika antara siswa yang diberi model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang diberi model pembelajaran ekspositori. (3) Kadar aktivitas siswa telah memenuhi waktu persentase ideal yang di tetapkan. (4) Proses penyelesaian jawaban siswa yang pembelajarannya dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan dengan model pembelajarann ekspositori.
PERBEDAAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN KOOPERATIF TIPE STAD DI SMP AL-WASHLIYAH 8 MEDAN Rosliana Harahap; Izwita Dewi; Sumarno .
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2009): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v5i2.1092

Abstract

The objectives of this study are to investigate: (1) The diffrences of improving students’ mathematical communication ability in contextual learning and cooperative learning type STAD at SMP Al-Washliyah 8 Medan, (2) The diffrences of improving students’ mathematical connection ability in contextual learning and cooperative learning type STAD at SMP Al-Washliyah 8 Medan This study is an experimental research there were six classes of Grade VII, the samples were taken two classes randomly. The first class was treated by using contextual learning  and the second class was treated by using cooperative learning type STAD. The instruments which were used; Mathematical Communication ability test, and Mathematical Connection ability test. The instruments were eligible content validity and reliability about 0,81 and 0,82 to mathematical commmunication and connection ability. The Data analyzed by appling multivariate analysis (MANOVA). The results reveal that this study, generally the students were treated by contextual learning are better than the students were treated by cooperative  learning type STAD. Based on the study, the reseacher suggested (1) Contextual learning in teaching mathemaics for improving students’mathematical  communication and connection ability would become an alternative for applying innovative mathematical learning. (2)  Students’activity through contextual learning categorized as either. This study is also expected to be useful for mathematics teacher to created good atmosphere and give a chance to the sudents for presenting their idea by themselves.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN LOGIS DAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DI SMP NEGERI 24 MEDAN Siti Zahara H.Harahap; Izwita Dewi; Ida Karnasih
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v7i3.2967

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah: (1) peningkatan kemampuan penalaran logis siswa yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih tinggi dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran ekspositori, (2) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh  model  pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih tinggi dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran ekspositori, penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 24 Medan dengan sampe 56 siswa. Penelitian ini merupakan suatu studi eksperimen semua dengan pretest dan postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang mengambil dua kelas (kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2) melalui nteknik random sampling. Instrumen yang di gunakan terdiri dari tes kemampuan penalaran logis dan tes kemampuan komunikasi matematis yang berbentuk uraian. Data analisis dengan uji t. Sebelum digunakan uji t terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas dengan taraf signifikan 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain tes kemampuan penalaran logis kelas eksperimen adalah 0,65 dan kelas kontrol adalah 0,53 dengan nilai sig=0,007 dengan 0,007< a=0,05 maka peningkatan kemampuan logis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Sedangkan rata-rata N-Gain tes kemampuan komunikasi matematis eksperimen adalah 0,62 dan kelas kontrol o,38 dengan nilai sig-0,000 dengan 0< a=0,05 maka peningkatan kemampuan logis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Kata kunci: Pembelajaran kooperatif tipe TPS, kemampuan penalaran logis kemempuan komunikasi matematis.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL ELICTING ACTIVITIES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA KELAS X SMKN 2 MEDAN Novita Sari; Izwita Dewi; Edy Surya
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i2.22888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model eliciting activities; 2) Menganalisis kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model eliciting activities.; 3) Menganalisis efektivitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model eliciting activities.; 4) Menganalisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa yang belajar menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model eliciting activities. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pengembangan perangkat pembelajaran melalui model eliciting activities dengan menggunakan model pengembangan Dick & Carey dan tahap kedua mengujicobakan perangkat pembelajaran melalui model eliciting activities  yang dikembangkan di kelas X-TG1, X-TG2 dan X-KR1. Dari hasil uji coba I, uji coba II dan tahap penyebaran diperoleh: 1) perangkat pembelajaran melalui model eliciting activities yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif ditinjau dari kriteria masing-masing; 2) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan perangkat pembelajaran berbasis model eliciting activities meningkat, ditinjau dari ketuntasan klasikal posttest uji coba I sebesar 70,00% meningkat menjadi 86,67% pada uji coba II dan meningkat 93,33% pada tahap penyebaran; 3) pencapaian disposisi matematis siswa menggunakan perangkat pembelajaran berbasis model eliciting activities meningkat, ditinjau dari hasil analisis angket disposisi matematis siswa pada uji coba I sebesar 76,78  meningkat menjadi 82,15 pada uji coba II dan meningkat 87,84 pada tahap penyebaran.Kata Kunci: perangkat pembelajaran, model pengembangan Dick & Carry, model eliciting activities (MEAs) kemampuan pemecahan masalah matematis, disposisi matematis.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN SELF-ESTEEM SISWA SMP NEGERI 24 MEDAN Ana Febrianti Siregar; Izwita Dewi; Hasratuddin Siregar
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 2 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v12i3.22970

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis dan self-esteem siswa. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing, 2) menganalisis kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing, 3) menganalisis efektivitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing, 4) menganalisis peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang belajar dengan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing, dan 5) menganalisis peningkatan self-esteem siswa yang belajar dengan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli; (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing memenuhi kriteria praktis, ditinjau dari a) penilaian ahli dan b) hasil observasi keterlaksanaan perangkat pembelajaran; (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing memenuhi kriteria efektif, ditinjau dari a) ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai pada uji coba II sebesar 91,43% dan tahap penyebaran sebesar 94,29%, b) ketercapaian tujuan pembelajaran telah tercapai untuk setiap butir soal, c) waktu pembelajaran yang digunakan tidak melebihi atau sama dengan waktu pembelajaran biasa, dan d) respon siswa positif terhadap perangkat pembelajaran; (4) kemampuan penalaran matematis siswa meningkat dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,53 pada kategori sedang; dan (5) self-esteem siswa meningkat dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,49 pada kategori sedang.Kata Kunci: pengembangan perangkat pembelajaran, model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel, pembelajaran berbasis penemuan terbimbing, kemampuan penalaran matematis, self-esteem
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DI KELAS IX SMP SWASTA GAJAH MADA MEDAN Jonter . Situngkir; Izwita . Dewi
INSPIRATIF : JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2019): Inspiratif : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpmi.v5i1.13525

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung di kelas IX. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Researh). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IX-A yang berjumlah 32 orang sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Instrumen penelitian ini melalui tes kemampuan komunikasi dan observasi. Soal tes hasil belajar berbentuk uraian, disetiap akhir siklus diberikan tes kemampuan komunikasi matematis yang terdiri dari empat soal. Sebelum tes diujikan, terlebih dahulu soal-soal divalidkan.Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang masing-masing terdiri dari 3 pertemuan. Dari tes kemampuan komunikasi matematis pada siklus I diperoleh 17 siswa (53,125%) yang memenuhi kemampuan komunikasi matematis (nilainya ≥ 70) dan 15 siswa (46,875%) yang belum memenuhi kemampuan komunikasi matematis dengan rata-rata kelas 66,32. Pada siklus II diperoleh 28 siswa (87,5%) yang memenuhi kemampuan komunikasi matematis dan 4 siswa (12,5%) yang tidak memenuhi tingkat kemampuan komunikasi matematis dengan rata-rata kelas 77,64. Dari siklus I ke siklus II diperoleh peningkatan jumlah siswa yang memenuhi kemampuan komunikasi matematis sebanyak 11 siswa dan rata-rata kelas meningkat sebesar 11,32. Berdasarkan rata-rata hasil observasi yang dilakukan oleh observer, diperoleh pengelolaan pembelajaran yang dilakasanakan oleh guru (peneliti) mengalami peningkatan sebesar = 18,94%, rata-rata observasi guru  siklus I = 73,86% (kategori cukup baik), sedangkan pada siklus II rata-rata hasil observasi guru = 92,80% (kategori sangat baik) dan rata-rata hasil observasi siswa juga mengalami peningkatan sebesar 20,83%, rata-rata observasi siswa siklus I = 70,83% (kategori cukup baik) sedangkan rata-rata observasi siswa siklus II = 91,66% (kategori sangat baik).Karena telah memenuhi kriteria kemampuan komunikasi matematis siswa (Indikator keberhasilan dalam penelitian telah tercapai) dan mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Kata Kunci: Kemampuan komunikasi matematis, Pembelajaran Group  Investigation. ABSTRACTThe aimed of this research was to know the improvement of the students’ ability in mathematical communication that being taught by using cooperative learning method with the type Group Investigation in side of the arch solidsmaterial at the 3rd grade of SMP Swasta Gajah Mada Medan of the year 2017/2018. The type of this researh is Clasroom Action Research . The subject of this research is the third grade students, class 9-A that consisits of 32 students while the object of this research is the students ability in mathematical communication by using cooperative learning method  typeGroup Investigationin side of the arch solids.The instrument of this reseach was done by testing the students skill in communication and doing observations. The type of the test is in form of  essay-test, at the end  of each cycle the students were given a mathematical communication ability test that consists of four questions. The questions of the test being validated first before it given to the students.This research was done into two cycles that consists of three meetings in each cycle. Based on the mathematics communication ability test in cycle 1, there are 17 students (53,125%) who pass the mathematical communication ability test (the scores ) and there are 15 students (53,125%) who could not pass the mathematical communication ability test with the average score 66,32. In cycle 2 there are 28 students (87.5%)who can pass the mathematical communication ability test and there are 4 students who cannot pass themathematical communication ability test with the average score (77.64). From cycle 1 up to cycle 2, there are 11 students who can improve in terms of mathematical communication ability and thestudents average score improved up to 11.32 point. Based on the result of observation sheets that being collected by the observer, it showed that the teaching and learning process that had been conducted by the teacher (researcher) made animprovement (18.94%). The teacher observation sheets in cycle 1 is 73.86% (good level) while in the cycle 2 the teacher observation sheet become 92.80% (very goodlevel) and the result of the students observation sheet also improved up to 20.83%, the average of the students observation sheet in cycle 1 is 70.83% (good level) while the average score of the students observation sheets in cycle 2 is 91.66% (very good level).Since the results of the students ability in matematical communication had been revealed (it had been reached the minimum criteria) and as it stated that there is an improvement from cycle 1 up to cycle 2, so it can be concluded that Cooperative method type Group Investigation can improve the students’ mathematical communication ability in side of the arch solidsmaterial. Keyword: Mathematical comunication ability, Group  Investigation learning.
Co-Authors ADE ANDRIANI Ade Andriani Ade Irwansah Nasution Adi Semarto Berutu Agustia, Anjelly Ahmad Landong Ahyaningsih, Faiz Ahyaningsih, Faiz . Amry, Zul Ana Febrianti Siregar Andriani, Ade Aulia Anggun Mutiara Dewantara, Ki Hajar Dian Armanto Doriyani . Nasution Doriyani Nasution, Doriyani Dyan Wulan Sari Hs Edy Surya Edy Surya Eka Margareta Sinaga Elamanani Simamora Elfitra Elfitra Elia Elfani Elidar Tanjung Elmanani Simamora Elmanani Simamora Elvis Napitupulu, Elvis Erlinawaty Simanjuntak Fadhilah, Puji Chairu Fahrur Rozi Fairus, Fairus Fauzi, Kms. M. Amin Fitri Adhiningsih Rizky Halim Simatupang Haris Hidayat Ismail Hasibuan, Eka Khairani Hasratuddin Hasratuddin Hasratuddin Siregar Hasratuddin Siregar Hermawan Syahputra Hetty Elfina Husain, Yasmin Khamila Ida Karnasih Insan Taufik Irfan Hilmi Israil Sitepu Jonter . Situngkir Khairani, Dewi Khairani, Nerli KMS. M. Amin Fauzi Kms. Muhammad Amin Fauzi KMS. Muhammad Amin Fauzi Lasker Pangarapan Sinaga Lena Rosdiana Pangaribuan Lubis, Adelina Natalia Lubis, Rina Ardillah Manullang, Mindo Mendrofa, Ratna Natalia Michael Christian Simanullang Mifta Aqila Nasution Milda Rizky Novriani Monalisa Sianturi, Maria Muhammad Noer Fadlan Mukhtar Mukhtar Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Nailul Himmi Hasibuan, Nailul Himmi Nasution, Dinda Indriani Nasution, Doriyani . Nasution, Hamidah . Nazara, Erlina Nella Putri Sihombing Nenta Dumalia Siregar NETTI KARIANI MENDOFA Nina Fadilah Ningsih, Faiz Ahya Novita Sari Nur Indah Simamora Nur Rahmi Rizqi Nurhadijah Nurhadijah Nurhasanah Siregar . Nurliani Manurung Panjaitan, Sorta Corie Ivana Putri Elmaretha Purba Putri Elmaretha Purba Rahim, Rani Rajagukguk, Atma Wijaya Retno Windasari Robby Rahmatullah Ronahaya Pohan, Irna Dwi Rizki Rosliana Harahap Rusmini Rusmini Sahat Saragih Sahat Saragih Said . Iskandar Samosir, Yuni Samuel Tondang Sibarani, Sariayu Sidabutar, Natalia ayu Sihombing, W.L. Simamora, Elmanani Simanjuntak, Sinta Dameria Siregar, R.Maisaroh Rezyekiyah Siti Lisiani Siti Salamah Br Ginting Siti Zahara H.Harahap Soraya Shahabiah Sri Rahma Yani Harahap Sri Wahyuni Sumarno . Tambunan, Lois Tarigan, Yossie Camelia Sari Telaumbanua, Yakin Niat Tondang, Samuel Yulita Molliq Rangkuti Yunus Shobrun