Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Informatika

RESTORASI CITRA BLUR DENGAN ALGORITMA JARINGAN SARAF TIRUAN HOPFIELD Herman Maryanto; Sri Suwarno; Lucia Dwi Krisnawati
Jurnal Informatika Vol 7, No 1 (2011): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.955 KB) | DOI: 10.21460/inf.2011.71.96

Abstract

Kebutuhan terhadap citra digital dalam masyarakat kita dewasa ini semakin meningkat dan merambah di berbagai bidang kehidupan seperti dalam pendidikan, bisnis, fotografi, bahkan kriminologi. Pengolahan citra digital merupakan teknologi yang dapat digunakan dalam memanipulasi citra untuk mengatasi ketrbatasan alat akuisisi citra atau untuk meningkatkan kualitas citra tersebut. Penelitian ini mencoba untuk melakukan restorasi terhadap citra kabur. Citra digital akan didegradasi dengan menggunakan Gaussian blur , kemudian direstorasi menggunakan jaringan Hopfield yang merupakan salah satu cabang dari jaringan saraf tiruan. Tujuan akhir dari proses restorasi adalah memperbaiki citra yang diberikan. Teknik restorasi secara umum berorientasi ke arah pemodelan degradasi dan penerapan proses kebalikannya (invers) untuk kembali mendapatkan citra asli. Berdasarkan analisis dari hasil uji coba hasil restorasi yang diperoleh belum optimal mendekati citra aslinya karena citra hasil perbaikan cenderung lebih gelap dan masih mengalamai degradasi atau kerusakan. Kemungkinan hal ini terjadi pada proses normalisasi yang kurang tepat. Kata Kunci : Restorasi Citra, Hopfield, Jaringan Saraf Tiruan, Blur
IMPLEMENTASI CARD DALAM PERANCANGAN PROGRAM BANTU PEMBELAJARAN MEMBACA Nanik Triastuti; Lucia Dwi Krisnawati; Andronicus Riyono
Jurnal Informatika Vol 6, No 2 (2010): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.034 KB) | DOI: 10.21460/inf.2010.62.87

Abstract

Pada saat ini, komputer merupakan media yang banyak digunakan untuk berbagai macam bidang seperti perbankan, keuangan, manajemen dan bahkan pendidikan. Pemanfaatan teknologi ini sangat baik digunakan untuk anak-anak tetapi masih belum banyak yang memenuhi kebutuhan anak penyandang cacat. Pemanfaatan teknologi komputer digunakan untuk mengembangkan aplikasi program bantu pembelajaran yang memiliki antarmuka yang baik dan mudah dipahami oleh anak dengan kebutuhan khusus. Perancangan dan pengembangan aplikasi dilakukan dengan metode Collaborative Analysis of Requirement and Design (CARD).  Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan penelitian dan pengujian antarmuka aplikasi kepada pengguna menunjukkan bahwa penerapan metode CARD dalam pengembangan aplikasi program bantu pembelajaran membaca dapat menghasilkan antarmuka yang baik bagi pengguna dengan kebutuhan khusus. Hal ini ditunjukan dengan tingkat keberhasilan sistem yang mencapai 79,26% dengan hasil uji preferensi sebesar 60% menyatakan aplikasi program bantu pembelajaran membaca baik bagi pengguna dengan kebutuhan khusus. Antarmuka aplikasi ini memberikan pemahaman yang baik dan memberikan kemudahan bagi pengguna dengan kebutuhan khusus dalam menggunakan aplikasi tersebut.
Implementasi Prinsip Usability F-Shape Pattern Pada Konten Website Jimmy Hendisaro Zebua; Restyandito Dito; Lucia Dwi Krisnawati
Jurnal Informatika Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2874.746 KB) | DOI: 10.21460/inf.2012.81.113

Abstract

Website as a medium of information can not be separated from website content itself. How visitors get the information they want is very dependent on the placement of such information. This research which involve the design and testing of respondents concluded that in general, users tend to read using n “F” pattern , therefore the lay out of the most important content must be placed on both the recommended reading area of the “F” pattern. This research is using the Informatics Engineering’s website as case study and propose a better design to improve the readibility of the information based on “F” pattern. Kata Kunci : Website, F-Pattern, Konten Website, Usability
Implementasi Metode Enumerasi Implisit Untuk Penyusunan Menu Makanan Berdasarkan Kebutuhan Kalori Adhie Saputra; Jong Jek Siang; Lucia Dwi Krisnawati
Jurnal Informatika Vol 8, No 2 (2012): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4055.654 KB) | DOI: 10.21460/inf.2012.82.122

Abstract

A simple eating disorder can create variety of disease. In this research, a diet menu created based on the needs of nutrition, using implicit enumeration method. The system will produce minimum price diet menu arrangement 3 times a day for a week, yet still fulfill customer’s nutrition need. Implicit Enumeration Method is used to generate the menu with minimum  price. More foods used in this calculation, the implicit enumeration utilization become more optimal. For 10 menus were used in the calculation, the node exploration will be 27.3% of the actual solution, whereas for 15 menus were used, the node exploration will be just 10.9%.
Clustering Tagg Status Facebook Dengan Menggunakan Algoritma K-MEDOIDS Sefia Chandra; Antonius Rachmat Chrismanto; Lucia Dwi Krisnawati
Jurnal Informatika Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.092 KB) | DOI: 10.21460/inf.2012.81.118

Abstract

This research is implementing K-Medoids algorithm to discover clusters on a friend list of a Facebook user. To find those clusters, the system uses the strongest path which is based on the tag frequency of status update of the facebook user to measure the tie strength from a friend to other friends. The experiments of using 3 clusters, 5 clusters, and 7 clusters, which resulted in average purity score 0.7430. The experiment resulted in rank of highest average purity score, at the first rank is experiment which used 3 clusters with the average score 0.8806, at the second rank is experiment which used 7 clusters with the average score 0.7114, and the third rank is experiment which used 5 clusters with the average score 0.6368.   Keywords: cluster, Dijkstra, Facebook, strongest path, K-Medoids, purity, status update, tag