Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Kemadha

PENGENALAN BERBAGAI JENIS KAYU SOLID DAN KONSTRUKSINYA UNTUK FURNITURE KAYU Dina Kristiana Seftianingsih
JURNAL KEMADHA Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Kemadha Vol. 8 No 1 April 2018
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu solid merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan furniture yang ada di Indonesia. Furnitureadalah istilah yang biasa digunakan untuk perabot rumah tangga yang berfungsi sebagai tempat menyimpanbarang, tempat tidur, tempat duduk dan lain sebagainya. Adapun jenis-jenis kayu solid yang dapat dimanfaatkansebagai furniture diantaranya adalah dari pohon jati, pohon mahoni, pohon nangka, pohon sonokeling, pohonpinus, pohon eboni dan lain sebagainya. Pohon-pohon tersebut menyebar diberbagai daerah di Indonesia dan tidak susah untuk didapatkan sehingga banyak sekali perusahaan furniture atau pengrajin yang mencarinya. Kayu solid sendiri selain digunakan untuk furniture juga dapat digunakan sebagai konstruksi bangunan. Tetapisekarang ini masyarakat banyak menggunakan kayu-kayu solid untuk dijadikan karya dalam pembuatan furniture dan hasil kriya kayu.Selain mengenal jenis-jenis kayu dalam pembuatan furniture, masyarakat juga harus mengetahui konstruksi dari furniture yang akan dibuat. Konstruksi adalah sambungan antara komponen satu dengan komponen lainnya yang tersusun secara struktural. Dari berbagai desain furniture tersebut konstruksi yang dipakai juga berbeda dengan desain furniture lainnya. Metode pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan, yang kemudian disimpulkan menjadi sebuah pedoman untuk analisis pengenanalan berbagai jenis kayu solid dan konstruksinya untuk furniture berbahan utama kayu. Hasil dari pengenalan tentang furniture kayu adalah sebagai ilmu bagi masyarakat yang ingin mengembangkan ide melalui perancangan furniture kayu.
PENERAPAN KONSEP DESAIN INTEROR RAMAH ANAK PADA PAUD MUTIARA BUNDA CONDONGCATUR YOGYAKARTA Dina Kristiana Seftianingsih
JURNAL KEMADHA Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Kemadha Vol. 7 No.1 April 2017
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengangkat sebuah permasalahan respon desain Paud terhadap perilaku anak didik untuk merasakan suasana aman dan nyaman dalam menjalankan aktifitas belajar dan bermain. Bangunan yang akan menjadi bahan penelitian adalah sebuah bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mutiara Bunda Yogyakarta dengan pengguna utama, yaitu anak usia dini usia 1-5 tahun. Penelitian bertujuan untuk mengaplikasikan desain interior yang ramah terhadap anak pada PAUD,dengan merespon aktifitas bermain dan belajar anak. Pengaplikasian desain ramah anak, sebelumnya sudah ditetapkan oleh UNESCO yang menyatakan bahwa lingkungan pembelajaran yang ramah berarti ramah kepada anak dan guru, artinya anak dan guru belajar bersama sebagai suatu komunitas belajar, menempatkan anak sebagai pusat pembelajaran, mendorong partisipasi aktif anak dalam belajar, dan guru memiliki niat untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Hal tersebut yang menjadikanmetode penelitian terapan dipilih untuk menerapkan standar desain interior ramah anak, pada sebuah desain interior PAUD ramah anak. Metode pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan, yang kemudian disimpulkan menjadi sebuah pedoman untuk analisis perancangan interior PAUD ramah anak. Dari analisis pendekatan konsep tersebut, didapat hasil penerapan desain ramah anak dengan merespon perilaku unik anak yang difokuskan pada penataan area interior PAUD ramah anak.
PENGENALAN BERBAGAI JENIS FURNITURE DENGAN KOMBINASI MATERIAL BESERTA KONSTRUKSINYA Dina Kristiana Seftianingsih
JURNAL KEMADHA Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Kemadha Vol. 7 No.1 April 2017
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Furniture merupakan jenis perabotan yang paling utama dibutuhkan dalam suatu ruangan yang berfungsi sebagai elemen dekoratif maupun fungsional. Jenis konstruksi furniture juga wajib menjadi pertimbangan dalam pemilihan jenis furniture yang dibutuhkan sesuai dengan keadaan ruangan. Ada beberapa jenis furniture dengankombinasi material atau bahan yang memiliki konstruksi berbeda, diantaranya Free Standing Furniture, Knockdown Furniture, Mobile Furniture, Built In Furniture, Inflatable Furniture, Transformable Furniture, dan lain sebagainya. Berkaitan dengan pengenalan jenis furniture dengan konstruksinya, jenis-jenis konstruksi furniture ini merupakan konstruksi yang disesuaikan dengan tema desain rumah dan kebutuhan. Dengan bentuk-bentuk desain furniture yang telah dihasilkan dapat dicermati adanya jenis material yang digunakan. Material tersebut juga merupakan salah satu hal terpenting dalam mendesain sebuah furniture untuk kepentingan kekuatan konstruksi, estetika dan bentuknya. Metode yang dibutuhkan dalam pengenalan jenis furniture dan konstruksinya adalah metode dengan survei lapangan dengan pengamatan dan analisa objek. Survei lapangan sangat dibutuhkan dalam pengamatan suatu objek penelitian dalam hal ini pengenalan furniture. Adapun manfaat dan hasil dari penelitian ini adalah untukmemeperkenalkan jenis furniture sebagai perabot dalam rumah dengan berbagai kegunaan dan konstruksinya untuk masyarakat guna mempertimbangkan kembali jenis furniture yang lebih pantas untuk dimiliki di dalam sebuah ruang pada bangunan atau rumah.
KAJIAN ERGONOMI DAN TATA RUANG TERHADAP RUANG DOSEN PRODI DESAIN INTERIOR USAHID SURAKARTA Dina Kristiana Seftianingsih
JURNAL KEMADHA Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Kemadha Vol.7 No.2 Oktober 2017
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar ergonomi pada tata ruang kerja dosen program studi Desain Interior di Usahid Surakartaberpengaruh pada sistem kinerja dosen. Pengaturan sikap, tata cara kerja dan perencanaan kerja yang tepat menjadi langkah awal dalam mengkaji ergonomi dan tata ruang pada ruang dosen. Tata ruang kerja dosen diartikan sebagai pengaturan dan penyusunan seluruh alat perlengkapan kantor, perabot, dan furniture kantor pada tempat yang tepat, sehingga pengguna ruang dapat bekerja dengan baik, nyaman, leluasa dan bebas untuk bergerak, guna mencapai efisiensi kerja. Pada permasalahan ruang dosen ini adalah luas ruangan yang tidak sebanding dengan banyaknya perabotan yang ada di dalam ruang tersebut pada akhirnya memberikan dampak untuk sirkulasi dan aktifitas kerja pengguna ruang. Penelitian yang dilakukan merupakan studi kualitatif berupa studi kasus, dengan pengguna ruang dosen dan mahasiswa yang menggunakan ruangan sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluasan ruang kerja dosen mempengaruhi ergonomi dan tata ruang sehingga perabotan ruang tersebut hanya ditata selayaknya. Hal ini menyebabkanpara dosen dan mahasiswa yang sering menggunakan ruang dosen mengalami rasa tidak nyaman dan aman menggunakan ruangan tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa upaya mewujudkan ruang kerja dosen yang aman, nyaman dan bersih masih berproses dan belum menyeluruh.
Pemanfaatan Sampah Kaleng Berbahan Plastik Menjadi Furniture Jenis Dingklik Kristiana Seftianingsih, Dina; Syahnas Paradita, Dea; Rifai, Dian Muhammad
JURNAL KEMADHA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Kemadha Vol. 13 No. 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/ke.v13i2.1563

Abstract

Abstract Plastic cans are often produced by toast traders or people who like food that uses bread filled with jam. These plastic cans are usually thrown away or collected and sold to waste collectors. Plastic waste will, of course, take longer to decompose and harm the ecosystem and survival. One way to reduce the impact of plastic can waste is to reuse cans into furnitures with new functions for home furnishings, such as chairs. Plastic cans are short and cannot be formed into chairs of standard sizes. A collection of plastic cans of the same size can be created into a small chair called a "dingklik". Dingklik in Javanese is a small, short chair usually used by mothers who cook in the kitchen. Chairs made from plastic cans can also be used anywhere because the chairs made from the primary material of plastic cans are lightweight with a neater and more aesthetic appearance using supporting materials such as vinyl cloth foam for the seat and hemp rope for covering the can. The results of utilizing plastic cans in valuable chairs are described using a qualitative descriptive design method approach. By utilizing plastic can waste in table products, plastic cans can become a new product that is valuable and can also help reduce the impact of plastic product waste so that environmental sustainability can be well maintained.
Perancangan Interior Ruang Tamu Dengan Gaya Natural Rafia, Indy; Sulistyo, Anom; Muhammad Rifa'i, Dian; Syahnas Paradita, Dea; Kristiana Seftianingsih, Dina
JURNAL KEMADHA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Kemadha Vol. 13 No. 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/ke.v13i2.1619

Abstract

Rumah merupakan tujuan pulang setiap orang setelah beraktivitas di luar seharian tentu rumah menjadi tujuan yang paling dirindukan karena merupakan tempat yang paling nyaman. Ruang tamu adalah area dalam rumah yang dirancang sesuai namanya, yakni sebagai tempat menerima tamu, tetapi tidak hanya berfungsi untuk menerima tamu area ini bisa juga untuk tempat bersantai. Dalam perancangan ruang tamu tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan karna area ini yang pertama kali akan dilihat oleh tamu dan juga pemilik rumah, harus mempertimbangkan pemakaian furniture, pemilihan warna, kenyamanan pengguna, penghawaan, pencahayaan, dan estetikanya.untuk mencapai hal tersebut, diperlukan seorang desainer interior. Desain interior adalah proses menciptakan tata letak, penataan, dan pengaturan elemen-elemen dalam sebuah ruangan untuk mencapai tujuan estetika, fungsional, dan nyaman. Hal ini melibatkan pemilihan furniture, warna, pencahayaan, tekstur, dan aksesori yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan penghuni ruangan. Oleh karna itu penulis mendesain ruang tamu dengan gaya natural. Kata kunci : rumah, ruang tamu, desain interior, natural
Pemanfaatan Sampah Kaleng Berbahan Plastik Menjadi Furniture Jenis Dingklik Kristiana Seftianingsih, Dina; Syahnas Paradita, Dea; Rifai, Dian Muhammad
JURNAL KEMADHA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Kemadha Vol. 13 No. 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/ke.v13i2.1563

Abstract

Abstract Plastic cans are often produced by toast traders or people who like food that uses bread filled with jam. These plastic cans are usually thrown away or collected and sold to waste collectors. Plastic waste will, of course, take longer to decompose and harm the ecosystem and survival. One way to reduce the impact of plastic can waste is to reuse cans into furnitures with new functions for home furnishings, such as chairs. Plastic cans are short and cannot be formed into chairs of standard sizes. A collection of plastic cans of the same size can be created into a small chair called a "dingklik". Dingklik in Javanese is a small, short chair usually used by mothers who cook in the kitchen. Chairs made from plastic cans can also be used anywhere because the chairs made from the primary material of plastic cans are lightweight with a neater and more aesthetic appearance using supporting materials such as vinyl cloth foam for the seat and hemp rope for covering the can. The results of utilizing plastic cans in valuable chairs are described using a qualitative descriptive design method approach. By utilizing plastic can waste in table products, plastic cans can become a new product that is valuable and can also help reduce the impact of plastic product waste so that environmental sustainability can be well maintained.
Perancangan Interior Ruang Tamu Dengan Gaya Natural Rafia, Indy; Sulistyo, Anom; Muhammad Rifa'i, Dian; Syahnas Paradita, Dea; Kristiana Seftianingsih, Dina
JURNAL KEMADHA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Kemadha Vol. 13 No. 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/ke.v13i2.1619

Abstract

Rumah merupakan tujuan pulang setiap orang setelah beraktivitas di luar seharian tentu rumah menjadi tujuan yang paling dirindukan karena merupakan tempat yang paling nyaman. Ruang tamu adalah area dalam rumah yang dirancang sesuai namanya, yakni sebagai tempat menerima tamu, tetapi tidak hanya berfungsi untuk menerima tamu area ini bisa juga untuk tempat bersantai. Dalam perancangan ruang tamu tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan karna area ini yang pertama kali akan dilihat oleh tamu dan juga pemilik rumah, harus mempertimbangkan pemakaian furniture, pemilihan warna, kenyamanan pengguna, penghawaan, pencahayaan, dan estetikanya.untuk mencapai hal tersebut, diperlukan seorang desainer interior. Desain interior adalah proses menciptakan tata letak, penataan, dan pengaturan elemen-elemen dalam sebuah ruangan untuk mencapai tujuan estetika, fungsional, dan nyaman. Hal ini melibatkan pemilihan furniture, warna, pencahayaan, tekstur, dan aksesori yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan penghuni ruangan. Oleh karna itu penulis mendesain ruang tamu dengan gaya natural. Kata kunci : rumah, ruang tamu, desain interior, natural