Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Tingkat Kepuasan Nelayan dengan Jasa Penyediaan Kebutuhan Laut di Pelabuhan Perikanan Kota Dumai Provinsi Riau Anggi Marsela; Isnaniah Isnaniah; Jonny Zain
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 11 No. 1 (2023): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s/d April 2022. Penelitian dilakukan dengan metode survey yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan penyediaan alat tangkap ikan di Pelabuhan Perikanan Kota Dumai Provinsi Riau. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 33 responden. Penentuan nilai tingkat kepuasan ditentukan dengan menggunakan analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan analisis Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai Customer Satisfaction Index (CSI) untuk pabrik es sebesar 71,36% yang berarti puas dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk bahan bakar sebesar 69,79% yang berarti puas. Secara keseluruhan berdasarkan pengolahan data yang dilakukan mengenai tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan penyediaan kebutuhan ikan di Pelabuhan Perikanan Kota Dumai dapat disimpulkan bahwa nelayan puas terhadap kinerja pelabuhan.
Analisis Tingkat Kepuasan Nelayan Pelayanan Harbourmaster Pelabuhan Pantai Carocok Tarusan Fitri Andriyani; Isnaniah Isnaniah; Jonny Zain
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 11 No. 2 (2023): Juli
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok menyediakan jasa Syahbandar yang berfungsi mengendalikan, mengawasi, dan menjaga keamanan dan keselamatan operasional kapal penangkap ikan. Keberhasilan pelayanan dapat dilihat dari kepuasan pengguna jasa (nelayan), sehingga penyedia jasa dapat meningkatkan kualitas kinerja pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan Syahbandar dengan menggunakan Customer Satisfaction Index dan Importance Performance Analysis pada 14 atribut pelayanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yaitu observasi langsung di lapangan dan melakukan wawancara dengan nelayan, kemudian hasil wawancara tersebut diolah dengan menggunakan Ms. Excel dan dianalisis dengan menggunakan metode CSI dan IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 atribut pelayanan yang dianggap telah memenuhi kepuasan nelayan. Terdapat 2 atribut pelayanan yang belum memuaskan nelayan dan perlu adanya perbaikan oleh Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan pada atribut tersebut. Selain itu secara keseluruhan nelayan merasa sangat puas dengan pelayanan yang diberikan, hal ini terlihat dari tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan Syahbandar di Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan yaitu sebesar 91,45%.
Tingkat Pemanfaatan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) yang di Tangkap dengan Kapal Bagan Perahu yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan Provinsi Sumatera Barat Rezi Tri Yumni; Isnaniah Isnaniah; Alit Hindri Yani
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 3 (2022): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan ikan tuna yang didaratkan di PPP Carocok Tarusan belum mencapai tingkat potensi sumber daya berkelanjutan (MSY) tuna yang optimal dan masih memungkinkan untuk ditingkatkan hasil tangkapannya berdasarkan kegiatan penangkapan. Berdasarkan hasil penelitian, hubungan antara effort dan CPUE menunjukkan bahwa sumberdaya tuna pernah mengalami overfishing pada tahun 2018, 2019 dan 2020, dalam beberapa tahun terjadi overexploited yang dapat menjadi faktor overfishing, namun dalam 5 tahun terakhir, di 2016 -2020 tingkat pemanfaatan ikan tuna masih memungkinkan untuk dimanfaatkan yaitu sebesar 11,03% dari potensi lestari maksimumnya atau 4.764,96 kg/tahun.
Studi Pemanfaatan Fasilitas Dasar Pendaratan Ikan (PPI) Gaung Kota Padang Provinsi Sumatera Barat Ella Sawitri; Isnaniah Isnaniah; Jonny Zain
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 2 (2022): Juli
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Serangkaian kegiatan survei dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi dan keberadaan fasilitas pangkalan pendaratan ikan gaung di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, serta untuk mengetahui jenis dan kapasitas fasilitas tersebut. Semua informasi ini berguna untuk mengevaluasi tingkat pemanfaatan fasilitas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2021 di PPI Gaung. Metode yang digunakan alah metode survey. Hasil penelitian menunjukkan utilisasi untuk dermaga muat sebesar 9,4% artinya kurang termanfaatkan, pemanfaatan luas kolam pelabuhan sebesar 2,837% artinya sangat termanfaatkan, pemanfaatan untuk kedalaman kolam pelabuhan sebesar 180,5% artinya sangat termanfaatkan, dan pemanfaatan untuk tempat pelelangan ikan sebesar 159,69% artinya sangat termanfaatkan. Berdasarkan analisis komparatif, Pangkalan Pendaratan Ikan terletak di Gaung, dan memiliki potensi untuk dikembangkan di masa mendatang.
Analisis Tingkat Kepuasan Nelayan terhadap Layanan Kesyahbandaran di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pelabuhanratu Sukabumi Jawa Barat Dhara Rosmaita; Jonny Zain; Isnaniah Isnaniah
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.428-433

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pelabuhanratu berada pada Teluk Pelabuhanratu yang merupakan bagian perairan Samudera Hindia, Wilayah Pengelolaan Pengelolaan (WPP)-RI 573. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan kesyahbandaran pada PPN Pelabuhanratu. Menurut undang-undang no 17 tahun 2008 tentang pelayaran, syahbandar adalah pejabat pemerintah atau kepala pelabuhan yang ditunjuk oleh menteri dengan tugas melaksanakan pengawasan, penegakan hukum dibidang keselamatan dan keamanan pelayaran dan mengkoordinasikan kegiatan pemerintah di pelabuhan. Tugas pokok Kantor Kesyahbandaran Utama adalah melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, koordinasi kegiatan pemerintahan di pelabuhan serta pengaturan, pengendalian dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan pada pelabuhan yang diusahakan secara komersial. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei yaitu dengan cara wawancara secara langsung ke pemilik atau pengurus kapal. Dari penelitian yang telah di lakukan tersebut dapat dilihat dari hasil perhitungan Customer Satisfaction Indeks (CSI) yang tinggi yaitu sebesar 91.17%, nilai tersebut termasuk kepada kategori sangat memuaskan dengan rentang nilai 81%-100%, nilai tersebut didapatkan dengan cara melakukan uji validitas dan juga reliabilitas
Strategi Peningkatan Kepatuhan Pelaku Usaha Kapal Penangkapan Ikan Terhadap Regulasi Penangkapan Ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus Ranti Anggraini Hasman; Polaris Nasution; Isnaniah Isnaniah
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.434-440

Abstract

Pelabuhan Perikanan merupakan penunjang utama bagi kegiatan perikanan tangkap di perairan laut, yang berperan penting dalam sistem Pemantauan, Pengendalian, dan Pengawasan. Penurunan signifikan dalam pengurusan dokumen perizinan, seperti yang tercatat dalam Laporan Tahunan PPS Bungus 2021, dapat berdampak pada tingkat kepatuhan. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan pelaku usaha kapal penangkap ikan dan merumuskan strategi peningkatan kepatuhan mereka dalam mendukung regulasi di PPS Bungus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan melakukan pengamatan langsung dilapangan, dimana setiap subjek dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Analisis data menggunakan skala Likert dan metode SWOT, menghasilkan strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kepatuhan, termasuk peningkatan kesadaran akan pentingnya kelengkapan dokumen perizinan dan evaluasi solusi efisien untuk pemantauan kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha kapal penangkap ikan yaitu (a). Meningkatkan kesadaran dan edukasi pelaku usaha kapal penangkap ikan tentang pentingnya kelengkapan dokumen perizinan pada keberangkatan kapal dan jenis alat penangkap ikan yang sesuai dengan SIPI; (b). Mengevaluasi dan mencari solusi yang efisien untuk memasang transmitter SPKP pada kapal di atas 30 GT dengan mempertimbangkan keterbatasan sumberdaya perikanan; (c). Membangun infrastruktur untuk monitoring tracking kapal sebagai langkah proaktif dalam mengatasi isu-isu strategis yang berpotensi mengancam kelestarian sumberdaya ikan dan lingkungan
Analisis Kebutuhan Perbekalan Melaut pada Kapal Purse Seine di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga, Sumatera Utara Yemima Hotmaida; Isnaniah Isnaniah; Arthur Brown
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.441-448

Abstract

Salah satu alat tangkap yang digunakan di pelabuhan perikanan nusantara Sibolga adalah alat tangkap Purse seine. Perikanan pukat cincin (Purse seine) merupakan alat tangkap yang paling banyak digunakan di perairan Sibolga. Selain dari alat tangkap proses pengisian perbekalan melaut adalah salah satu aktivitas penting di pelabuhan perikanan. Hal ini disebabkan oleh aktivitas tersebut akan sangat menentukan dalam keberhasilan operasi penangkapan ikan oleh nelayan. Kebutuhan perbekalan melaut yang diperlukan oleh nelayan antara lain BBM, air tawar, pengisian es, kebutuhan logistik berupa bahan makanan dan lain-lain. Sehingga perlu mengidentifikasi jenis kebutuhan perbekalan melaut kapal Purse seine, menghitung jumlah aktual kebutuhan perbekalan, serta menentukan sistem penanganan perbekalan melaut pada kapal Purse seine. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli 2023 di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan. Survei yang dilakukan dengan melakukan observasi lapangan dan wawancara. Hasil selama penelitian kebutuhan solar sebanyak 75.004 ton/tahun, air bersih sebanyak 112.908 ton/tahun, oli sebanyak 871.124 L/tahun dan perbekalan konsumsi sebanyak 1390 ton/trip. Saran dari penelitian ini yakni perlu pengoptimalan komponen jumlah perbekalan dan biaya pengadaan perbekalan melaut pada kapal Purse seine.
Composition Analysis of Bubu Catches in the Napangga River, Tanjung Medan District, Rokan Hilir Regency Robby Septian; Isnaniah Isnaniah; Arthur Brown
Tropical Marine Enviromental Sciences Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/tromes.1.2.36-41

Abstract

This study aims to determine the types of main catches and bycatch and to identify the dominant types and sizes of fish caught. This research was conducted from January to February 2023 in the waters of the Napangga River, Tanjung Medan Village, Tanjung Medan District, Rokan Hilir Regency. The method used in this study was a survey method by directly observing the catch of bubu and then identifying the type of fish, the number of individuals, and the weight of the fish. The results showed that the main catches were two types of fish, namely Kissing gourami (Helostoma temminckii) totaling 30 individuals, and Ompok hypophthalmus totaling 24 individuals. Bycatch caught were 8 types of fish with a total of 47 individuals
Composition of Catch Results from Gombang Fishing Tools in Prapat Tunggal Village, Bengkalis District, Riau Province Desi Mahrani; Jonny Zain; Isnaniah Isnaniah
Tropical Marine Enviromental Sciences Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/tromes.2.1.21-25

Abstract

One of the livelihoods of the people of Prapat Tunggal Village, Bengkalis Regency, Riau Province, is fishing. The fishing gear fishermen operate is longline, gombang, drier, and gill nets. The research was conducted in June to determine the composition of catches from gombang fishing gear in Prapat Tunggal Village. The method used is a survey method and descriptive analysis. From the results of this research, the number of catches from gombang fishing equipment was 153.77 kg or 433,290 fish. The dominant net is rebon shrimp, which is the main catch of 77.90% of the total weight of the trap and the bycatch catch of 20.92%, as well as the discard catch of 1.17%.