Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HAKIKAT PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DIRI PADA ANAK USIA DINI Silva Ardiyanti; Dina Khairiah
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.981 KB) | DOI: 10.24952/alathfal.v1i2.3024

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu usaha sadar yang dilakukan guru kepada siswanya guna terbentuknya kepribadian seseorang melalui pelatihan dan pembiasaan yang berlandasan al-Quran dan hadist. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hakikat pendidikan karakter dan pada saat usia berapa dapat menanamkan nila-nilai karakter dalam meningkatkan kualitas diri pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat liberary reseach. Penelitian ini memakai sumber data primer berupa buku karya Thomas Lickona “Education for Character: Mendidik untuk Membentuk Karakter. Bagaimana Sekolah Dapat Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jawab,” serta menggunakan beberapa buku, jurnal dan artikel yang terkait guna menyempurnakan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik analisi berupa “content analisis.”Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa dalam membentuk pendidikan karakter dan meningkatkan kualitas diri hal yang perlu diperhatikan pertama adalah mengetahui tahap perkembangan anak-anaknya, kedua dibutukannya strategi dan pembiasaan yang bersifat holistic-integratif yang berkesinambungan sehingga nilai-nilai baik yang diberikan diharapkan dapat melekat dalam diri anak. Karena untuk menjadi manusia yang insan kamil pengetahuan umum tidaklah cukup, maka dibutukannya pendidikan karakter dalam kehidupan anak sehingga dapat bersosial dan mengarahkan dirinya ke hal-hal yang benar sesuai yang diharapkan Bangsa, Negara dan Agama. Serta dibutuhkan pendidik yang teladan dalam membina dan membentuk karakter anak sejak usia dini.
FILSAFAT PAUD: KAJIAN AKHLAK MENURUT IBNU MISKAWAIH Dina Khairiah; Ali Wardhana Manalu
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.805 KB) | DOI: 10.24952/alathfal.v1i1.3863

Abstract

Abu Ali Al-Khozin Ahmad Ibnu bin Muhammad Bin Ya’qub lebih dikenal dengan nama Ibnu Masakawih. Beliau lahir di Ray pada tahun 320 Hijriah, menetap di Isfahan dan meninggal dunia di kota ini pada tahun 421 Hijriah bertepatan dengan tahun 1030 Masehi. Menekuni bidang kimia, fisafat dan logika untuk masa yang cukup lama. Kemudian menonjol dalam bidang satra, sejarah dan kepengarangan. Pengaruhnya sangat besar sekali di Ray, beliau dengan julukan Al- Khazin  (pustakawan), karena dipercaya untuk menangani buku Ibnu Al-Amid dan Adhua Al Daulah bin Suwaihi.Menurut Ahmad Amin semua karya Ibnu Miskawaih tersebut tidak luput dari kepentingan filsafat etika. Ajaran Pokok Etika Islam Ibnu Miskawaih yakni Teori Fadlail (Keutamaan), Teori Kamal (kesempurnaan), Teori Sa’adah (kebahagiaan), Teori khairat (Kebaikan), Teori Mahabbah. Menurut Ibnu Miskawaih tujuan pendidikan ialah terwujudnya sikap batin yang mendorong secara spontan untuk melahirkan semua perbuatan yang bernilai baik, sehingga mencapai kesempurnaan dan memperoleh kebahagiaan sejati dan sempurna Pendidik sejati yang dimaksudkan Ibnu Miskawaih adalah manusia ideal sepeti terdapat pada konsepsinya tentang manusia yang ideal. Hal demikian terlihat jelas, karena ia menjajarkan posisi mereka sama dengan posisi nabi, terutama dalam hal cinta kasih.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 DENGAN MEDIA GAMBAR Dina Khairiah; Efrida Mandasari Dalimunthe; Ika Nuraini Nasution
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol 2 No 01 (2020): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v2i01.193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 dengan media gambar di kelas 1 B SD Sihitang. Kemampuan mengenal angka meliputi menyebut angka, menjodohkan angka, dengan gambar dan menulis angka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan secara kolaboratif dengan tinjauan pustaka. Subyek penelitian adalah anak kelas 1 B yang berjumlah 15 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media gambar dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal angka 1-10 dengan cara (1) memberi penjelasan untuk gambar dan kemiripannya dengan angka 1-10, (2) melakukan permainan dengan gambar untuk menguatkan ingatan antusiasme anak, dan (3) melakukan berbagai variasi dalam setiap siklus agar anak tidak bosan.
Strategi Pembelajaran Pada Anak Usia Dini Di Masa Pendemi Covid-19 Leni Indriani; Dina Khairiah; Ali Wardhana Manalu
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol 3 No 01 (2021): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v3i01.1510

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di 2 tahun terakhir membawa dampak yang cukup serius. Bukan hanya ekonomi, kesehatan dan juga keamanan yang terdampak namun dunia pendidikan juga terkena dampaknya secara langsung. Pengaruh Covid-19 mempengaruhi proses belajar mengajar langsung (tatap muka) di dunia pendidikan memberikan pengaruh besar terhadap mental anak usia dini. Proses belajar pada anak usia dini di masa pandemi Covid-19 akan berjalan dengan baik apabila menerapkan strategi pembelajaran yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualilatif deskriptif. Bagaimana melihat strategi orangtua dalam melakukan proses pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Strategi pembelajaran sangat dibutuhkan agar proses belajar mengajar pada anak usia dini dapat tercapai dengan optimal sehingga tujuan yang diharapkan sesuai dengan yang direncanakan. Secara umum dapat menerapkan strategi inkuiri dan kontekstual dalam proses pembelajaran pada era Covid-19.
MODEL PEMBELAJARAN SENTRA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KB AL – FALAH KOTA GUNUNGSITOLI Dina Khairiah; Dinta Ismayana Kurinci
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v2i1.5289

Abstract

Pendekatan BCCT merupakan sebuah penghampiran penyelenggaraan  dalam forum PAUD yang tertuju dalam anak pada mana proses pembelajaran dilakukan pada aktivitas pusat–pusat main dan ruang lingkup memakai empat jenis pijakan (scaffolding) buat menstimulasi perkembangan anak. Proses pembelajaran pusat mencakup penempatan lingkungan main, penyambutan anak, main pembukaan, transisi, aktivitas inti dimasing-masing grup yang mencakup pijakan sebelum main, pijakan selama main, pijakan selesainya main, makan bekal bersama, dan aktivitas epilog buat menuntaskan segala aktivitas yang sudah dilakukan. Ancangan ini dilaksanakan menggunakan memakai pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi masalah turun eksklusif pada lapangan. Data yang terkumpul berupa data kualitatif berupa warta yang dihasilkan berdasarkan asal-asal informan pada sekolah tersebut. Hasil berdasarkan penelitian grup ini menerangkan bahwa sekolah melakukan pusat-pusat dalam setiap aktivitas, sebagai akibatnya anak eksklusif mencicipi aktivitas pusat tersebut. Dari apa yang sudah dihasilkan proses pembelajaran menggunakan cara ini sangat mudah dan, sebagai akibatnya anak usia dini sanggup menempatkan diri dalam posisi yang benar.
Model Pembelajaran Sentra Pendidikan Anak Usia Dini di KB Al – Falah Kota Gunungsitoli Dina Khairiah; Dinta Ismayana Kurinci
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.994 KB) | DOI: 10.24952/alathfal.v2i1.5289

Abstract

Pendekatan BCCT merupakan sebuah penghampiran penyelenggaraan  dalam forum PAUD yang tertuju dalam anak pada mana proses pembelajaran dilakukan pada aktivitas pusat–pusat main dan ruang lingkup memakai empat jenis pijakan (scaffolding) buat menstimulasi perkembangan anak. Proses pembelajaran pusat mencakup penempatan lingkungan main, penyambutan anak, main pembukaan, transisi, aktivitas inti dimasing-masing grup yang mencakup pijakan sebelum main, pijakan selama main, pijakan selesainya main, makan bekal bersama, dan aktivitas epilog buat menuntaskan segala aktivitas yang sudah dilakukan. Ancangan ini dilaksanakan menggunakan memakai pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi masalah turun eksklusif pada lapangan. Data yang terkumpul berupa data kualitatif berupa warta yang dihasilkan berdasarkan asal-asal informan pada sekolah tersebut. Hasil berdasarkan penelitian grup ini menerangkan bahwa sekolah melakukan pusat-pusat dalam setiap aktivitas, sebagai akibatnya anak eksklusif mencicipi aktivitas pusat tersebut. Dari apa yang sudah dihasilkan proses pembelajaran menggunakan cara ini sangat mudah dan, sebagai akibatnya anak usia dini sanggup menempatkan diri dalam posisi yang benar.
Hakikat Pendidikan Karakter dalam Meningkatkan Kualitas Diri pada Anak Usia Dini Silva Ardiyanti; Dina Khairiah
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.395 KB) | DOI: 10.24952/alathfal.v1i2.3024

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu usaha sadar yang dilakukan guru kepada siswanya guna terbentuknya kepribadian seseorang melalui pelatihan dan pembiasaan yang berlandasan al-Quran dan hadist. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hakikat pendidikan karakter dan pada saat usia berapa dapat menanamkan nila-nilai karakter dalam meningkatkan kualitas diri pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat liberary reseach. Penelitian ini memakai sumber data primer berupa buku karya Thomas Lickona “Education for Character: Mendidik untuk Membentuk Karakter. Bagaimana Sekolah Dapat Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jawab,” serta menggunakan beberapa buku, jurnal dan artikel yang terkait guna menyempurnakan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik analisi berupa “content analisis.”Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa dalam membentuk pendidikan karakter dan meningkatkan kualitas diri hal yang perlu diperhatikan pertama adalah mengetahui tahap perkembangan anak-anaknya, kedua dibutukannya strategi dan pembiasaan yang bersifat holistic-integratif yang berkesinambungan sehingga nilai-nilai baik yang diberikan diharapkan dapat melekat dalam diri anak. Karena untuk menjadi manusia yang insan kamil pengetahuan umum tidaklah cukup, maka dibutukannya pendidikan karakter dalam kehidupan anak sehingga dapat bersosial dan mengarahkan dirinya ke hal-hal yang benar sesuai yang diharapkan Bangsa, Negara dan Agama. Serta dibutuhkan pendidik yang teladan dalam membina dan membentuk karakter anak sejak usia dini.
Fisafat PAUD: Kajian Akhlak Menurut Ibnu Miskawaih Dina Khairiah; Ali Wardhana Manalu
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.805 KB) | DOI: 10.24952/alathfal.v1i1.3863

Abstract

Abu Ali Al-Khozin Ahmad Ibnu bin Muhammad Bin Ya’qub lebih dikenal dengan nama Ibnu Masakawih. Beliau lahir di Ray pada tahun 320 Hijriah, menetap di Isfahan dan meninggal dunia di kota ini pada tahun 421 Hijriah bertepatan dengan tahun 1030 Masehi. Menekuni bidang kimia, fisafat dan logika untuk masa yang cukup lama. Kemudian menonjol dalam bidang satra, sejarah dan kepengarangan. Pengaruhnya sangat besar sekali di Ray, beliau dengan julukan Al- Khazin  (pustakawan), karena dipercaya untuk menangani buku Ibnu Al-Amid dan Adhua Al Daulah bin Suwaihi.Menurut Ahmad Amin semua karya Ibnu Miskawaih tersebut tidak luput dari kepentingan filsafat etika. Ajaran Pokok Etika Islam Ibnu Miskawaih yakni Teori Fadlail (Keutamaan), Teori Kamal (kesempurnaan), Teori Sa’adah (kebahagiaan), Teori khairat (Kebaikan), Teori Mahabbah. Menurut Ibnu Miskawaih tujuan pendidikan ialah terwujudnya sikap batin yang mendorong secara spontan untuk melahirkan semua perbuatan yang bernilai baik, sehingga mencapai kesempurnaan dan memperoleh kebahagiaan sejati dan sempurna Pendidik sejati yang dimaksudkan Ibnu Miskawaih adalah manusia ideal sepeti terdapat pada konsepsinya tentang manusia yang ideal. Hal demikian terlihat jelas, karena ia menjajarkan posisi mereka sama dengan posisi nabi, terutama dalam hal cinta kasih.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS 4 SD NEGERI 042 AEK GARUT MANDAILING NATAL Dina Khairiah Khairiah
FORUM PAEDAGOGIK Vol 11, No 1 (2020): 10 Articles, Pages 1-148
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/paedagogik.v12i1.2604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran IPS menggunakan based internet dan pictorical riddle. Pembelajaran seperti ini memungkinkan siswa untuk menemukan konsep yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah dengan berbagai penjelasan yang dapat mengungkap dan menyelesaikan masalah tersebut, serta dapat lebih merasakan manfaat pembelajaran yang dilakukan. Pendekatan penelitian ini kami menggunakan penelitian tindakan kelas sebagai tempat atau sumber acuan. Berdasakan hasil penelitian siswa dapat memahami dengan mencari tahu apa yang menjadi topik inti dan dapat mengkomunikasikan dengan baik dari kegiatan menunjukkan gambar-gambar maupun video animasi bergambar
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI DALAM MODEL PEMBELAJARAN SECARA LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN BAHASA ANAK Dina Khairiah; Nurul Amelia; Nadia Aisya; Silva Ardiyanti
FORUM PAEDAGOGIK Vol 11, No 2 (2020): 10 Articles, Pages 1-132
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/paedagogik.v12i2.3153

Abstract

The main objective of this research is to explain that the serial image media has a sequence of images so that it can stimulate the child's mind to speak and produce a continuous story. This serial image media can increase children's interest in speaking so that children's language skills increase. The design of this research is classroom action research (PTK) using. The research instruments used included observations, tests, and field notes to measure teacher activity using observations, children's learning outcomes used test sheets while to find out the obstacles that arose during the implementation of learning. The analysis technique for observation and test data used descriptive and quantitative, while the analysis of field notes used descriptive and qualitative. The results of the study on the learning activities of the teacher's activity have increased from cycle I and cycle II. In the cycle, 1 teacher activity reached 78.3% and in cycle I teacher activity reached 93.3%. While the children's activity in cycle 1 reached 67.5% and cycle II children's activity reached 95%. Data on the results of children's tests in cycle 1 reached 66.7% and cycle I reached 86.7%. Based on the description above, it can be concluded that learning uses image media and direct learning models.Â