Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EFIKASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BUAH PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Rijalul Fikri Al Mubarok; Bagus Tripama; Bejo Suroso
AGRITROP Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v17i1.2189

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat karena merupakan sumber gizi, vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh serta memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan manusia, Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian POC buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilaksanaan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang. Waktu 3 bulan mulai Desember 2018 sampai  Februari 2019, dengan ketinggian tempat +60 meter di atas permukaan laut. Rancangan yang digunakan  rancangan Acak Kelompok Non Faktorial  dengan satu faktor diulang 3 kali, yaitu dosis POC pepaya , terdiri dari 10 taraf yaitu P0 : Kontrol, P1 : 10ml/l, P2 : 20 ml/l, P3 : 30 ml/l, P4 : 40 ml/l, P5 : 50ml/l, P6 : 60 ml/l, P7 : 70 ml/l, P8 : 80 ml/l, P9 : 90 ml/l. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis POC pepaya berpengaruh nyata pada variabel pengamatan tinggi tanaman umur 14 hst dan panjang buah mentimun. Berpengaruh sangat nyata pada diameter buah, jumlah buah per tanaman, jumlah buah per plot, berat buah per tanaman, berat buah per plot. Tidak berpengaruh nyata pada, berat berangkasan basah, dan berat berangkasan kering tanaman mentimun.
Identifikasi Nitrat, Karotenoid Dan Vitamin C Pada Tanaman Sawi Hijau (Brassica Chinensis L) Di Beberapa Ketinggian Tempat Budidaya Yang Berbeda Ahmad Undi Witonoa; Iskandar Umarie; Bagus Tripama
AGRITROP Vol 20, No 2 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v20i2.5941

Abstract

Tujuan riset ini adalah identifikasi kandungan nitrat, karotenoid, dan vitamin C pada tanaman sawi hijau (Brasica chinensis L) yang dipengaruhi oleh beberapa ketinggian tempat budidaya yang berbeda. Jenis penelitian cross sectional dengan teknik sekali bidik (one snapshot) digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian adalah sawi hijau yang diambil dari beberapa titik yang memiliki ketinggian berbeda, yaitu dataran rendah (Desa Pabean, Dringu, Probolinggo), sedang (Desa Curahdami, Sukorambi, Jember) dan tinggi (Desa Kandang Tepus, Senduro, Lumajang). Analisis data dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil identifikasi nitrat, karotenoid dan vitamin C diperoleh ketinggian tempat mempunyai pengaruh positif dan bermakna terhadap kandungan nitrat, karotenoid dan vitamin C dengan kecenderungan bahwa semakin tinggi tempat budidayanya maka kandungan nitrat, karotenoid vitamin C juga akan semakin meningkat.
Response of NaCl stress to morphology and content of phenolic compounds, flavonoids, and antioxidant activity in clove seeds (Syzycum aromaticum.L) Bagus Tripama; Tri Agus Siswoyo; Parawita Dewanti; Sigit Soeparjono
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v23i1.2504

Abstract

NaCl stress in plants affects various physiological and biochemical processes that result in reduced biomass production. This study aims to determine the aspects of morphological and physiological changes of plants with indications of the induction of secondary metabolism in survival, which is indicated by an indication of an increase in bioactive compounds, including phenolic compounds, flavonoids, single oxygen (O2), hydroxyl radicals (OH-), radicals ( O-2), and superoxide. The clove seed pot experiment under NaCl stress used a randomized block design with three replications. Data are presented as mean ± standard deviation. The significance of the difference between the mean values was tested by analysis of variance, if there was a significant effect, then Duncan Multiple Range Test (DMRT). The results of the NaCl stress study on clove seeds showed fluctuating phenolic and flavonoid content, almost all NaCl treatment with the optimum plant value obtained at a NaCl concentration of 200 mM, with a content of (1.18μg GAE/g) and flavonoids (0.158 g QE/g) ( 1.18μg GAE/g). The antioxidant activity of DPPH, Hydroxyl activity, Superoxide is also affected by the concentration of NaCl
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentu, Mill.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Pupuk NPK Pada Tanah Entisol Dedi Kurniawan; Bagus Tripama; Wiwit Widiarti
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.286 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.67

Abstract

Tomat merupakan sayuran populer di Indonesia karena dapat mencegah berbagai macam penyakit. Kebutuhan tomat di Indonesia semakin meningkat, sementara produksi mengalami penurunan. Tanah entisol merupakan tanah berpasir yang miskin unsur hara, oleh karenanya harus ditambah pupuk kandang untuk meningkatkan kualitasnya. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dengan pemberian pupuk kandang di tanah entisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pertana : pemberian pupuk kandang sapi dengan K0 (tanpa pupuk), K1:187,5g/tanaman, K2:375g/tanaman, K3:562,5g/tanaman, faktor kedua pupuk NPK; N0:tanpa pupuk, N1:3,75 g/tanaman, N2:7,5g/tanaman dan N3: 11,25g/tanamana. Hasil penelitian menujukkan bahwa pemberian pupuk kandang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat dengan dosis 562,5 g/tanaman (K3) sebagai dosis terbaik terhadap parameter jumlah cabang produktif, diameter batang, dan berat buah per tanaman, pemberian pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman tomat dengan dosis 7,5 g/tanaman (N2) dosis dan 11,25 gram/tanaman terbaik terhadap tinggi tanaman, diameter batang, interaksi dosis pupuk kandang sapi dan dosis pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman tomat dengan kombinasi perlakuan dosis pupuk kandang sapi 562,5 g/tanaman dan dosis pupuk NPK 0 g/tanaman (K3N0) sebagai dosis yang terbaik terhadap jumlah cabang produktif, diameter batang.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Home Industri Besek Ikan Di Desa Pekem Kabupaten Bondowoso Bagus Tripama; Abdul Jalil; Ferdian Agung Wahyudi; Andri Wahyudi; Pio Tivar Ananda; Alvan Maulana Azzaini
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 6, No 1 (2023): PELITA ILMU (JUNI 2023)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mipi.v6i1.341

Abstract

Desa Pakem merupakan salah satu Desa di Kecamatan Pakem yang termasuk dari bagian Kabupaten Bondowoso. Masyarakat desa Pakem mayoritas masih dalam kategori miskin yang memerlukan sebuah penanganan serius agar lebih sejahtera. Adanya kerajinan Besek ikan cukup membantu masyarakat khususnya dalam peningkatan perekonomian. Ketersediaan bahan baku berupa bambu sangatlah melimpah di desa pakem karena desa pakem merupakan daerah penghasil bambu, namun yang seringkali menjadi masalah adalah modal untuk membeli bahan baku bambu serta  alat yang digunakan untuk membuat besek ikan  seringkali menjadi penghambat dalam proses pembuatan besek ikan karena harga dan modal untuk membeli bambu dan alat berupa pisau dan gergaji seringkali habis terpakai untuk biaya hidup sehari hari. Solusi permasalahan mitra yakni dengan diadakan sosialisasi menajemen permodalan dan memeribantuan modal dan peralatan Home Industri Besek Ikan. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, maka dilakukan pretest sebelum dimulai pelaksanaan program dan postest setelah kegiatan. Kegiatan Peningakatan pengetahunan masyarakat menegenai mananjemen permodalan berjalan dengan baik dan lancar, tidak ada kendala yang berarti, bahkan terdapat peningkatan pengetuahan tentang manajemen permodalan dalam berwirausaha agar usaha yang dijalankan dapat berkelanjutan. Dari 24 peserta yang hadir di bagi menajdi 2 kelompok KUBE dan draf kepenguruan di serahkan kepada kepala desa untuk ditindaklanjuti dangan legalitas tingkat desa. Pemberian alat dan bahan besek ikan sebagai modal penunjang kesejahtraan mayarakat berhasil karena dari bantuan tersebut memperoleh pendapatan sebesar Rp. 200.000 – 240.000 per orang, perolehan tersebut 50% untuk kebutuhan pokok sehari dan 50% untuk tabungan sebagai modal selanjutnya. Artinya model awal akan terus berkelanjutan dan dapat dijadikan pengasilan untuk kebutuhan sehari hari sehingga dapat tercipta kesejahtraan masyarakat
Respon pertumbuhan dan hasil tanaman terung (solanum melongena l.) Terhadap perbedaan penggunaan mulsa organik dan konsentrasi poc urine kelinci Holida pradani; bagus tripama; Bejo Suroso
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v1i1.1859

Abstract

Produksi perlu ditambah seiring meningkatnya permintaan terung. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) terhadap Variasi Penggunaan Mulsa Organik dan Konsentrasi POC. 2 faktor dalam penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dalam 3 ulangan. Faktor yang pertama mulsa organik M1 (Tanpa mulsa) M2 (Jerami) M3 (Seresah daun bambu) M4 (Alang – alang), dan faktor yang kedua konsentrasi POC urine kelinci K1 (12 ml/l) K2 (18 ml/l) K3 (24 ml/l). Mulsa organik berpengaruh secara nyata terhadap parameter. Jumlah pada daun 14, 28, dan 42 hst, tinggi pada tanaman 14, 28, serta 42 hst, temperatur tanah, kelembapan tanah, panjang buah, diameter, berat perbuah dan berat perplot. Perlakuan terbaik ada pada M2. Konsentrasi POC urine pada kelinci berpengaruh secara nyata terhadap parameter tinggi tanaman 42 hst, tempratur tanah, umur berbunga panjang buah, diameter buah, berat perbuah, berat perplot. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan K3. Interaksi antara mulsa organik dan POC urine kelinci berbeda secara nyata terhadap parameter tinggi tanaman 14 hst ,tempratur tanah, panjang buah, diameter buah, berat perbuah.