Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : TEKNO

ANALISIS BANGKITAN DAN TARIKAN PERGERAKAN PENDUDUK BERDASARKAN DATA MATRIKS ASAL TUJUAN KOTA MANADO Kumaat, Meike
TEKNO Vol 11, No 58 (2013): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kota dan pertumbuhan penduduk memberikan dampak positif bagi peningkatan kegiatan sosial ekonomi masyarakat perkotaan, namun juga mendatangkan dampak negatif bagi pemanfaatan ruang perkotaan. Pergerakan orang dengan tujuan bekerja, sekolah, belanja, sosial, rekreasi dan ibadah berimplikasi pada besarnya arus kendaraan di ruas jalan.Kemacetan yang terjadi di kota merupakan cerminan dari tingginya pergerakan sosial yang dilakukan masyarakat serta keterkaitan dengan terkonsentrasinya kegiatan di zona tertentu. Pergerakan penduduk kearah pusat aktifitas akan membawa implikasi terhadap sistem transportasi, dimana pemusatan aktivitas menyebabkan penduduk membutuhkan sarana dan prasarana transportasi dalam melakukan pergerakan .Berdasarkan hasil analisis pola pergerakan dan mobilitas penduduk di kota Manado menunjukan bahwa bangkitan pergerakan terbesar terjadi dari kecamatan Tuminting sebesar 15.1% sedangkan tarikan pergerakan terbesar menuju ke kecamatan Wenang sebesar 17.5% . Dimana kecamatan Wenang adalah merupakan pusat perdagangan dan pendidikan. Alasan terbanyak dalam melakukan pergerakan adalah dengan tujuan bekerja dan sekolah.Kata kunci : pergerakan, bangkitan , tarikan.
TRANSPORTASI DAN POLUSI PADA KAWASAN PENDIDIKAN Kumaat, Meike
TEKNO Vol 10, No 57 (2012): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas udara dewasa ini semakin menampakkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Berbagai kegiatan antara lain industri, transportasi, perkantoran, dan perumahan merupakan kontributor terbesar dari polusi udara yang dibuang ke udara bebas. Transportasi sebagai penyumbang terbesar polusi udara terjadi akibat penggunaan kendaraan bermotor yang makin meningkat setiap hari. Kemacetan di lingkungan sekolah yang terjadi pada pagi dan siang hari khususnya pada jam masuk dan pulang sekolah sangat berpengaruh bagi kesehatan anak sekolah pada umumnya.. Polusi akibat gas buang kendaraan bermotor saat terjadi kemacetan dapat menurunkan kapasitas darah untuk membawa oksigen ke otak sehingga melemahkan kemampuan berpikir , memperberat penyakit jantung dan pernapasan disertai sakit kepala (pusing). Dampakini dirasakan oleh orang dewasa maupun anak. Metodologi yang akan dipakai berupa studi literatur murni dengan mengangkat masalah gangguan kesehatan bagi anak sekolah akibat polusi udara di sekitar kawasan sekolah dan usulan penanganannya.Kata kunci : sistem transportasi, polusi, kawasan pendidikan
Analisa Hubungan Kinerja Simpang Bersinyal Dengan Konsumsi Bahan Bakar (Studi Kasus: Simpang Jl. A. A. Maramis – Jl. Ringroad II) Sinambela, Theodora Paulina; Kumaat, Meike; Pandey, Sisca V.
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan Jalan A.A Maramis - Jalan Ringroad II yang berlokasi di wilayah kecamatan Mapanget kota Manado adalah persimpangan sebidang dengan 4 (empat) lengan/pendekat. Persimpangan ini dilengkapi dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) untuk meminimalisir terjadinya konflik lalu lintas serta optimalisasi kinerja persimpangan. Pembangunan wilayah permukiman penduduk (wilayah kecamatan Mapanget) yang sangat cepat serta posisi strategis wilayah sekitar persimpangan untuk menjadi area bisnis mengakibatkan pertumbuhan volume arus lalu lintas yang signifikan, sementara ukuran dan dimensi geometrik persimpangan tidak mengalami perubahan. Peningkatan volume arus lalu lintas pada persimpangan akan mengakibatkan tundaan yang semakin besar. Tundaan yang semakin besar mengindikasikan kinerja persimpangan semakin menurun. Penelitian dilakukan untuk menganalisa kinerja persimpangan bersinyal melalui parameter derajat kejenuhan dan tundaan serta hubungannya dengan konsumsi bahan bakar minyak. Derajat kejenuhan adalah merupakan rasio arus lalu lintas terhadap kapasitas dan tundaan adalah waktu tempuh tambahan yang diperlukan untuk melewati suatu persimpangan dibandingkan dengan tanpa persimpangan. Tambahan waktu tempuh kendaraan akibat tundaan akan membutuhkan tambahan bahan bakar minyak sebagai sumber energi.  Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) digunakan untuk menentukan kinerja persimpangan melalui parameter derajat kejenuhan dan tundaan, serta penentuan konsumsi bahan bakar minyak dengan penekatan formula LAPI-ITB tahun 1996 yang telah dikonversi pada satuan mobil penumpang oleh Isnaeni 2003. Kinerja persimpangan Jalan A.A Maramis - Jalan Ringroad II hasil penelitian menunjukkan Derajat Kejenuhan 0.837 dan tundaan rata-rata persimpangan sebesar 29.345 det/smp, dengan kinerja persimpangan berada pada kategori D (kurang) serta tambahan konsumsi bahan bakar minyak rata-rata persimpangan sebesar 32.979 liter/persimpangan-jam.Kata kunci – bahan bakar minyak, persimpangan, tundaan