Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Dampak Belanja Pemerintah Sektor Kesehatan, Sektor Pendidikan dan Perlindungan Sosial Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Aceh Amelia Rizky Fahraini; Puti Andiny; Safuridar Safuridar
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.4650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak belanja pemerintah di sektor kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan mengandalkan data sekunder. Periode sampelnya adalah tahun 2008 hingga tahun 2022. Penelitian ini menerapkan teknik analisis data regresi linier berganda dengan bantuan software Eviews 10. Temuan menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah di sektor kesehatan mempunyai dampak yang dapat diabaikan dan tidak signifikan secara statistik terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Aceh. Sebaliknya Belanja Pemerintah pada sektor Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Aceh. Dampak Belanja Pemerintah pada sektor Perlindungan Sosial terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Aceh cukup baik, namun tidak signifikan secara statistik. Alokasi kolektif Belanja Pemerintah pada sektor Kesehatan, Pendidikan, dan Perlindungan Sosial mempunyai dampak yang cukup besar terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Aceh.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN GAYO LUES TAHUN 2010 – 2024 Yessi Tamba; Sri Asmaul Husnah; Asnidar Asnidar; Puti Andiny; Nurlaila Hanum; Safuridar Safuridar
Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE) Vol 6 No 2 (2025): Desember : Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbfe.v6i2.7730

Abstract

Gayo Lues Regency has the second highest poverty rate in Aceh Province. This condition indicates structural problems related to employment, health, and education. This study aims to analyze the influence of open poverty, health levels, and educational attainment on poverty levels in Gayo Lues Regency during the 2010–2024 period. This study uses a quantitative approach utilizing secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Aceh Province. The analytical methods used include time series analysis and multiple linear regression to identify the relationship and magnitude of influence between variables. The results show that health and open poverty variables have a positive but insignificant influence on poverty levels. Meanwhile, education levels show a significant negative influence on poverty, indicating that improving education plays a significant role in reducing poverty rates. These findings emphasize that poverty alleviation efforts in Gayo Lues Regency need to be directed at improving the quality and access to education and creating productive and sustainable employment opportunities to improve overall community welfare.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Objek Wisata Air Terjun Sangkapane Kabupaten Aceh Tamiang Anggun Syahri Ramadhaniah; Puti Andiny; Yani Rizal
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 5 (2023): IJEMA - Mei 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan untuk memahami Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Objek Wisata Air Terjun Sangkapane di Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Populasi penelitian terdiri dari wisatawan yang mengunjungi objek wisata Air Terjun Sangkapane, dan metode penarikan sampel yang digunakan adalah judgmental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner dengan alat ukur berupa uji validitas dan uji reliabilitas. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan uji hipotesis menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi Y = 19.572 - 0.013 X1 + 0,406 X2 + 0,066 X3. Hasil uji t menunjukkan pengaruh Fasilitas Layanan (X1) terhadap Pendapatan (Y) sebesar -0.270 dengan nilai t-sig lebih besar dari alpha yaitu 0.788 > 0.05; pengaruh Daya Tarik (X2) terhadap Pendapatan (Y) sebesar 5.894 dengan nilai t-sig lebih kecil dari alpha yaitu 0.001 < 0.05; dan pengaruh Aksesibilitas (X3) terhadap Pendapatan (Y) sebesar 1.347 dengan nilai t-sig lebih besar dari alpha yaitu 0.183 > 0.05. Hasil uji F adalah sebesar 12.863 dengan nilai signifikansi 0.001 < 0.05
Pelatihan Komersialisasi Produk Bagi UMKM Keripik Di Gampong Karang Anyar Kota Langsa Puti Andiny; Dewi Rosa Indah; Rahmi Meutia
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 3, No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v3i1.3212

Abstract

The role of the wholesale and retail trade sector, car reparation and motorcycle repair ranks first among other sectors and has a direct effect in accelerating economic activity to produce goods and services. The role of this sector during the 2015-2019 period fluctuated to reach the level of 30.60 percent in 2019. Gampong Karang Anyar has 3 Cassava chip industries that are still underdeveloped. It is due to the lack of innovation in products, traditional marketing strategy and low information technology marketing utilization. Based on these problems, business actors need deeper knowledge of business management concept for product commercialization, especially related to packaging design and marketing that utilize information technology. The method of implementing this community service activities was counseling or socialization for improving packaging and marketing designs as well as training and mentoring for digital marketing by using Google My Business platform. By having this activity, partners are expected to be better in managing their business and capable to expand market share so that they can support business development and progress, which can increase business income.
Analisis Ketimpangan Antar Kabupaten/Kota Di Provinsi Sumatera Utara Ragel Yona Putri; Puti Andiny; Ahmad Ridha
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.13728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat ketimpangan pendapatan antar Kab/Kota di Provinsi Sumatera Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data jumlah pendapatan perkapita dan jumlah penduduk selama tahun 2010 sampai dengan 2024. Metode analisis data yang digunakan untuk mengukur ketimpangan pendapatan antar wilayah. Berdasarkan hasil perhitungan Indeks Williamson, secara rata-rata nilai Indeks Williamson Wilayah Kab/Kota di Provinsi Sumatera Utara selama tahun 2010 sampai dengan 2024 yaitu sebesar 0,64. Kab/Kota di Provinsi Sumatera Utara sudah menunjukan nilai yang baik, hal ini dikarenakan nilai Indeks Williamson cendorong mendekati angka 0.
ANALISIS PERKEMBANGAN EKONOMI WILAYAH DI INDONESIA Mila Wardani; Puti Andiny; Rinaldi Syaputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6146

Abstract

Abstract: Regional development in the economic sector focuses on increasing productivity, measured through indicators such as population, income, employment opportunities, and value added from the manufacturing sector. Meanwhile, social development emphasizes gradual changes from underdeveloped to more advanced conditions in line with expected goals. The development paradigm should be directed toward a balance between equity, growth, and sustainability. Differences in economic contributions among regions in Indonesia indicate significant inequality. This is influenced by varying regional characteristics that affect economic growth in each area. Therefore, it is necessary to analyze regional economic development by considering 17 sectors of economic activity. This study applies several analytical methods, including economic growth rate (LPE), Theil Entropy Index to measure inequality, and shift-share analysis to examine structural economic changes. Furthermore, the MCDM-TOPSIS method is used to rank economic sectors as a basis for determining development priorities. The results of this analysis are expected to provide insights into leading sectors and those requiring improvement. The sector ranking can serve as input for the government in formulating national development policies, particularly in strengthening inter-sector linkages so that leading sectors can drive the growth of other sectors in a sustainable manner. Keywords: Ranking, MCDM, TOPSIS   Abstrak: Pengembangan wilayah dalam bidang ekonomi berfokus pada peningkatan produktivitas yang diukur melalui indikator seperti jumlah penduduk, pendapatan, kesempatan kerja, dan nilai tambah sektor industri pengolahan. Sementara itu, pengembangan sosial menekankan perubahan bertahap dari kondisi kurang berkembang menuju maju sesuai harapan. Paradigma pembangunan perlu diarahkan pada keseimbangan antara pemerataan, pertumbuhan, dan keberlanjutan. Perbedaan kontribusi ekonomi antar wilayah di Indonesia menunjukkan adanya ketimpangan yang signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik tiap wilayah yang berdampak pada pertumbuhan ekonominya. Oleh karena itu, diperlukan analisis perkembangan ekonomi wilayah dengan mempertimbangkan 17 sektor lapangan usaha. Penelitian ini menggunakan beberapa metode analisis, yaitu laju pertumbuhan ekonomi (LPE), Indeks Entropi Theil untuk mengukur ketimpangan, serta analisis shift-share untuk melihat pergeseran struktur ekonomi. Selanjutnya, metode MCDM-TOPSIS digunakan untuk melakukan perangkingan sektor lapangan usaha sebagai dasar penentuan prioritas pembangunan. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sektor unggulan dan sektor yang perlu ditingkatkan. Perangkingan sektor tersebut dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan nasional, khususnya dalam memperkuat keterkaitan antar sektor sehingga sektor unggulan dapat mendorong pertumbuhan sektor lainnya secara berkelanjutan. Kata kunci: Perangkingan, MCDM, TOPSIS
Determinan Pendapatan UMKM Di Kota Langsa Mika Ardila; Nurjannah Nurjannah; Puti Andiny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 4 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh modal usaha, volume penjualan, lama usaha, upah, dan penyerapan tenaga kerja terhadap pendapatan UMKM bidang fashion di Kota Langsa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan, dan kuesioner terhadap 48 pelaku UMKM fashion. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan EViews 13, meliputi uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modal usaha tidak berpengaruh terhadap pendapatan, sedangkan volume penjualan, lama usaha, upah, dan penyerapan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,802284 menunjukkan bahwa 80,23% variasi pendapatan UMKM dijelaskan oleh variabel penelitian, sedangkan 19,77% dipengaruhi faktor lain di luar model.
The Potential of Calliandra (Calliandra calothyrus) As Conservation Plants Based on Economic Analysis Afrah Junita; Puti Andiny
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22124143

Abstract

Kaliandra (Calliandra calothyrsus) is a leguminous plant native to Central America, belonging to the Fabaceae (Leguminosae) family. This plant is a multipurpose species known as a source of high-quality forage for livestock and mostly used for soil conservation. Therefore, Kaliandra is suitable for businesses in both plantation and livestock sectors. Primary data collection was conducted through field observations, captured in digital form (photos or images), and interviews with representative sources. Secondary data were obtained from literature reviews related to theories underlying the background and problem formulation, reviews of official documents or archives from the Seed Control Agency of the Department of Agriculture and Plantations in Aceh regarding the physical and non-physical data of the study objects, as well as journals, internet sources, and others. The financial feasibility analysis of the kaliandra business was conducted by calculating the Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), and Internal Rate of Return (IRR) using a discount factor of 10%. The results showed an NPV of IDR 416,538,245.51 (NPV > 0). Additionally, the B/C ratio was calculated to be 6.2 (B/C > 1), and the IRR was 12.3% (IRR > i). Based on these calculations, all evaluation criteria were met: NPV is positive, B/C is greater than 1, and IRR is 12.3%, which is higher than the Opportunity Cost of Capital of 10%. Thus, it can be concluded that the development of kaliandra (Calliandra calothyrsus) business is profitable and feasible.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Langkat Putri Wisdayanti; Nurlina Nurlina; Puti Andiny
Akuntansi Vol. 1 No. 4 (2022): Desember: Jurnal Riset Ilmu Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurnalrisetilmuakuntansi.v1i4.124

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Langkah periode 2008-2021. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Langkat. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi liner berganda yang diolah menggunakasi software Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pendapatan Asli Daerah berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Langkat (2) Dana Alokasi Umum tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Langkat (3) Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum Secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Langkat.
Pengaruh PDRB dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap IPM dan Kemiskinan di Kota Langsa Puja Silvia; Asyura; Renilda; Asnidar; Puti andiny
Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2023): Desember: Jurnal Riset Ilmu Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/akuntansi.v2i4.1413

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of GDP and government spending on HDI and poverty in the city Langsa. This type of research is quantitative descriptive in which the type of data used is secondary data. This research uses multiple linear regression approach. The results of this study indicate that GRDP has a positive and significant effect on HDI in the city of Langsa, government spending has a positive and insignificant effect on HDI in the city of Langsa, GRDP has a positive and significant effect on poverty levels in the city of Langsa, government spending has a positive and insignificant effect on poverty In city of Langsa, HDI has a negative and insignificant effect on poverty in the city of Langsa.