Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Counsellia

PENTINGNYA KONSEP DIRI POSITIF DAN PENGALAMAN MENGIKUTI BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENUMBUHKEMBANGKAN MOTIVASI BERPRESTASI Kurniawan, Wisnu; Chotim, Muh
Jurnal Counsellia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

        Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh konsep diri positif terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan; (2) pengaruh pengalaman mengikuti bimbingan kelompok terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan; (3) pengaruh konsep diri dan pengalaman mengikuti bimbingan kelompok terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan Kabupaten Magetan.       Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post-facto. Populasi penelitian yaitu kelas VIII SMPN 1 Kawedanan dengan jumlah 240 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Simple Random Sampling diperoleh sebanyak 55 siswa atau 23% dari jumlah populasi 240 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan regresi dua prediktor.       Hasil penelitian membuktikan, bahwa : (1) ada pengaruh konsep diri positif terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan ; (2) ada pengaruh pengalaman mengikuti bimbingan kelompok terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan; (3) ada pengaruh secara simultan konsep diri positif dan pengalaman mengikuti bimbingan kelompok terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan Kabupaten Magetan.       Simpulan, bahwa konsep diri positif dan pengalaman mengikuti bimbingan kelompok, baik secara simultan maupun secara individual (terpisah) dapat dan penting untuk menumbuhkembangkan motivasi berprestasi siswa Kata Kunci : Konsep Diri Positif, Pengalaman Mengikuti Bimbingan Kelompok, dan Motivasi Berprestasi
Teknik self control sebagai intervensi efektif untuk mereduksi kecanduan game online pada remaja Kurniawan, Wisnu; Arifin, Samsul; Rizal, Agus; Setiyadi, Dwi; Ekawati, Sutri
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 15 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v15i2.23455

Abstract

Fenomena kecanduan game online semakin banyak ditemukan pada peserta didik, termasuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Permasalahan ini berdampak pada motivasi belajar, prestasi akademik, serta kemampuan regulasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling behavior teknik self control dalam mereduksi kecanduan game online pada siswa SMK. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan model one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa dengan tingkat kecanduan game online tinggi berdasarkan kuisioner Game Addiction Scale (GAS). Analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest, yang mengindikasikan bahwa konseling behavior teknik self control efektif mereduksi kecanduan game online pada siswa SMK. Implikasinya, guru BK dapat mengintegrasikan teknik ini pada layanan program responsive untuk meningkatkan regulasi diri siswa terhadap penggunaan teknologi.Abstract. The phenomenon of online game addiction is increasingly being found among students, including vocational high school (SMK) students. This problem impacts learning motivation, academic achievement, and self-regulation skills. This study aims to determine the effectiveness of behavioral counseling and self-control techniques in reducing online game addiction in vocational high school students. The study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest model. The study subjects were 10 students with high levels of online game addiction based on the Game Addiction Scale (GAS). Data analysis used a paired sample t-test. The results showed a significant difference between pretest and posttest scores, indicating that behavioral counseling using self-control techniques is effective in reducing online game addiction in vocational high school students. The implication is that guidance and counseling teachers can integrate this technique into responsive program services to improve students' self-regulation of technology use.