Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Utilization of Internet-Based School TV Media as an Educational Media and Means of Documenting Student’s Artwork at SMP Frater Padang Fauzan Yusman, Ahmad; Ardipal, Ardipal; Efi, Agusti; Mansyera Pratama, Vischa; Aulya, Vinna
SENDRATASIK UNP Vol 13, No 4 (2024): (in progress)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/js.v13i4.130807

Abstract

This article discusses the use of internet-based school TV media as a means of educational media and a means of documentation of students' artworks at Brother Padang Junior High School. The research method uses qualitative research with a descriptive analysis approach. Data collection techniques used in this study used observation techniques, documentation studies and interviews. This research found that Frater Junior High School Padang developed school TV by utilizing the internet with the Youtube platform. Students of Frater Junior High School Padang are given media to utilize technology in operating and producing audio-visual media. Apart from being an educational tool, Frater TV is also utilized in documenting the artwork of students in the form of various performing arts, such as vocal, choir, dance and theater. From this utilization, students have direct experience in using technological media as well as documentation of cultural works of art.
From Classical Repertoire to Piano Accompaniment: Development of a Learning Model Based on the needs of the Music Industry Yogha Pratama, Olan; Sabetra, Firnando; Dilfa, Alrizka Hairi; Yusman, Ahmad Fauzan; sari, Ayuthia Mayang
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 14 No. 1 (2025): Jan: Education and Humanities
Publisher : Insan Akademika Publications

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formal music education in college, especially for piano majors, has emphasized classical repertoire and profound solo playing techniques. However, previous graduate evaluations show that many have difficulty adjusting to the demands of the popular music industry, which demands more flexibility in piano accompaniment, improvisation, and harmony. This research aims to practice the piano accompaniment learning model in grade 3 of the current major. Action research is the methodology used, and a descriptive qualitative approach is needed using document analysis, observation, and interviews. The findings of this study are expected to help music education institutions better understand their students’ business demands and professional requirements after graduation.
The Function of Dampeang in Luambek Performances in Sintuk Toboh Gadang Oktavina, Lucia; Armez Hidayat, Hengki; Fauzan Yusman, Ahmad
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 26, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v26i1.132973

Abstract

This study aims to reveal and describe the function of Dampeang in the Luambek performance in Sintuk Toboh Gadang. This study is qualitative research, using descriptive methods and conducting an analytical approach to Dampeang in the Luambek performance and the relationship between the two. The main instrument of the study is the researcher himself, assisted by stationery and a mobile phone. Data collection techniques are carried out through literature studies, direct observation, interviews, and documentation. The analysis of research data carried out is reducing data, presenting data, and verifying conclusions. The results of this study include; 1) the origin of Dampeang; 2) the description of the Dampeang text; and 3) the form of presentation of Dampeang in the Luambek performance. Then an analysis of the function of Dampeang in the Luambek performance was carried out until it was found; a) the function of emotional expression; b) the function of entertainment; c) the function of communication; d) the function of physical response; e) the function in carrying out the conformity of social norms, f) the function of ratifying social and religious institutions; and g) the function of contributing to the preservation and stability of culture. And, h) The function of Dampeang in Luambek performances from an educational value perspective.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Sites sebagai Literasi Digital dan Apresiasi Seni Murid di SMA Pembangunan Laboratorium UNP Bayu Dimas Saputra; Ardipal Ardipal; Ahmad Fauzan Yusman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.5125

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi digital sekaligus memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kreativitas dan apresiasi seni. Namun, pemanfaatan media pembelajaran digital pada mata pelajaran Seni Budaya di SMA Pembangunan Laboratorium UNP masih belum optimal sehingga diperlukan inovasi media yang interaktif, mudah diakses, dan mendukung pembelajaran secara mandiri. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites sebagai sarana penguatan literasi digital dan apresiasi seni murid pada mata pelajaran Seni Budaya di SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli, angket praktikalitas guru dan murid, serta tes efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Google Sites memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil uji praktikalitas menunjukkan persentase sebesar 93% oleh guru dan 89% oleh murid dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa media pembelajaran cukup efektif digunakan dalam pembelajaran Seni Budaya, dengan mayoritas murid memperoleh hasil belajar pada kategori baik dan cukup. Selain berfungsi sebagai media pembelajaran digital, Google Sites juga menjadi wadah apresiasi seni melalui fitur pameran virtual karya murid yang mendorong kreativitas, kepercayaan diri, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Google Sites dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mendukung literasi digital dan apresiasi seni murid di SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites pada materi, jenjang pendidikan, atau mata pelajaran yang berbeda serta mengintegrasikan fitur interaktif yang lebih inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran digital.