Dharminta Soeryana
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Gestus Journal

Sumpah Suci Anggun Nan Tongga : Indang Piaman Pada Penciptaan Teater Musikal Putra Ridho Ilahi; Yusril Yusril; Dharminta Soeryana
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 1 No 2 (2021): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v1i2.28217

Abstract

Sumpah Suci Anggun Nan Tongga adalah pertunjukan teater yang menggunakan pendekatan bentuk teater musikal dan memanfaatkan pola Indang Piama. Rumusan masalah dari proses penciptaan teater ini adalah bagaimana mewujudkan pertunjukan teater musikal Sumpah Suci Anggun Nan Tongga dengan pola indang piaman. Tujuan dari penciptaan karya ini terbagi menjadi dua, yaitu praktis dan akademis. Secara praktis karya ini bertujuan untuk menawarkan dan mengenalkan bentuk teater musikal kepada masyarakat. Secara akademis karya ini bertujuan untuk menawarkan konsep dan metode untuk menciptakan pertunjukan teater musikal berbasis seni tradisi. Metode penciptaan yang digunakan terdiri dari dua metode, yaitu metode penelitian dan metode penyutradaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara, sedangkan metode penyutradaraan yang digunakan adalah menentukan cerita, penyeleksian pemeran, pelatihan akting, komposisi musik, koreografi tari, latihan gabungan.  Hasil yang dicapai dari proses penciptaan karya teater ini adalah pertunjukan teater musikal yang menitikberatkan pada kekuatan akting dan nyanyian. Kata Kunci: Anggun Nan Tongga, Indang Piaman, Teater Musikal
Aspek Sosial dalam Pementasan Teater œAwak Tam Ong oleh Kelompok Teater Kosong Aceh Dharminta Soeryana
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 2 No 1 (2022): GESTUS JOURNAL : PENGKAJIAN DAN PENCIPTAAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v2i1.36622

Abstract

Drama œAwak Tam Ong menarik diteliti karena berupaya memaknai situasi sosial, budaya, ekonomi, hukum, dan politik di tengah masyarakat terkait kehadiran para pendatang pasca tsunami di Aceh. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini pertama, untuk mengetahui kondisi sosial historis pasca tsunami di Aceh yang mempengaruhi penciptaan naskah ATO. Kedua, mengetahui tema dan permasalan drama ATO. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Selanjutnya data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan teori struktur dan tekstur yang dirumuskan oleh George  Kernodle. Selanjutnya menggunakan pendekatan semiotika teater yang dirumuskan oleh Peirce tentang semiotika didasari pada logika, yakni bagaimana logika orang bernalar berdasarkan tanda-tanda berkaitan dengan objek-objek yang menyerupainya. Penelitian ini juga menggunakan  sosiologi teater yang dirumuskan Fortier tentang materialism Marxis tradisional.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa (1) naskah ATO adalah garapan teater rakyat dengan sentuhan teater modern. (2) adanya penawaran agar memodifikasi pemulia jamee (memuliakan tamu) sebagai salah satu aplikasi budaya yang sesuai dengan perkembangan jaman tanpa menghilangkan nilai-nilai yang telah ada. (3) adanya usaha saling mempengaruhi antara kelompok Teater Kosong dengan masyarakat Aceh dalam proses penciptaan naskah ATO. (4) selain sebagai media hiburan, pementasan ATO juga media efektif sebagai ruang ekspresi dan komunikasi yang memuat unsur pendidikan (norma, historis, ekonomi, politik, dan religius), sarana pengembangan diri, pengembangan kemahiran bersosial dan berbudaya.Kata Kunci: Teater komedi, pendatang, kondisi sosial budaya dan politik