Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas Dan Capital Intensity Terhadap Tax Avoidance Dengan Leverage Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Sub Sektor Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023 Kusrina, Bertilia Lina; Lestari , Suci Riesna; Subiyakto, Gatot
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18735

Abstract

Taktik Tax avoidance memungkinkan perusahaan untuk mengurangi beban pajak secara legal dan aman. Tax avoidance pada subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2019 dan 2023 didorong oleh capital intensity dan profitabilitas, dengan leverage sebagai variabel perantara. Pemilihan sampel secara purposif memungkinkan kami untuk memilih delapan perusahaan potensial untuk diteliti. Data sekunder untuk penelitian ini diperoleh dari situs web resmi perusahaan dan www.idx.co.id. Untuk analisis jalur, digunakan SPSS 25. Berdasarkan hasil temuan, Tax avoidance dipengaruhi oleh intensitas modal dan profitabilitas. Perusahaan-perusahaan di subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga 2023 yang melakukan Tax avoidance melalui leverage secara tidak langsung dipengaruhi oleh capital intensity dan profitabilitas
ANALISIS FUNDAMENTAL SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI MENGGUNAKAN PENDEKATAN DIVIDEND DISCOUNT MODEL (DDM) DAN PRICE EARNING RATIO (PER) PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR BATU BARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2018-2022 Sudaryono, Sudaryono; Darmawati, Sri Sapto; Kusrina, Bertilia Lina; Astani, Rafif Febroaldo
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 5 No. 2 (2024): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v5i2.43144

Abstract

Penilaian saham investor adalah untuk mengurangi risiko dan meningkatkan keuntungan. karakteristik investasi pada saham adalah memiliki imbal hasil yang tinggi namun juga memiliki risiko tinggi pula. Untuk meminimalkan risiko, investor dapat melakukan analisis fundamental yaitu dengan mempertimbangkan kinerja keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga wajar saham perusahaan sub sektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018-2022 dengan dua pendekatan, yaitu Dividend Discount Model (DDM) dan Price Earning Ratio (PER). Sampel terpilih terdiri dari 7 perusahaan memenuhi kriteria dari 29 perusahaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, menurut Dividend Discount Model (DDM), saham BYAN, PTBA, ITMG, ADRO, dan MBAP berada dalam kondisi undervalued, sehingga disarankan untuk membeli saham tersebut. Sementara itu, saham BSSR dalam kondisi correctly valued, dengan rekomendasi untuk menahan sahamnya. Saham GEMS, berdasarkan DDM, berada dalam kondisi overvalued, sehingga disarankan untuk tidak membeli. Dengan pendekatan Price Earning Ratio (PER), saham BYAN, PTBA, dan GEMS juga ditemukan undervalued dan dianjurkan untuk dibeli. Namun, saham ITMG, ADRO, BSSR, dan MBAP berada dalam kondisi overvalued, sehingga keputusan yang tepat adalah tidak membeli saham tersebut.
TAX PLANNING PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 STUDI KASUS PADA YAYASAN PENDIDIKAN Z Bertilia Lina Kusrina; Masodah; Gatot Subiyakto
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jekma.v5i1.2554

Abstract

Manajemen pajak diawali dengan melakukan perencanaan pajak (Tax Planning) yaitu merencanakan pembayaran pajak, penelitian dan pemahaman terhadap peraturan perpajakan sebagai dasar seleksi dan tindakan pajak yang akan dilakukan. Tax planning dikenal sebagai effective tax planning, yaitu seorang wajib pajak berusaha mendapat penghematan pajak ( tax saving) melalui prosedur penghindaran pajak (tax avoidance) secara sistematis sesuai ketentuan Undang-undang Perpajakan. Pajak penghasilan pasal 21 (PPh 21) merupakan pajak yang dikenakan pegawai yang bekerja di suatu instansi atau perusahaan dimana pemungutannya menggunakan mekanisme potput (pemotongan dan pemungutan) atau sering disebut witholding tax. Dari hasil analisis diketahui bahwa perhitungan PPh 21 menggunakan metode Gross (Gross Method) masih relevan digunakan, mengingat badan usaha berbentuk yayasan dan lembaga pendidikan yang di kelola masih dalam skala kecil sehingga strategi penghematan pajak bukan menjadi prioritas utama. Dengan menggunakan gross method sisa lebih yayasan mendapatkan hasil paling tinggi, hal ini justru dapat dimanfaatkan/ditanamkan kembali ke dalam bentuk sarana dan prasarana penunjang sekolah tinggi yang dikelola yayasan. Alternatif kedua jika pertimbangan perhitungan PPh 21 adalah kesejahteraan karyawan, Yayasan dapat menerapkan metode Net (net method). Karena dengan metode ini karyawan tidak perlu menanggung pajak sehingga take home pay yang diterima menjadi lebih besar.