Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Penggunaan Zahir Accounting dengan Pendekatan Technology Acceptance Model Prasasti Herdiarti Putri; Praptiningsih Praptiningsih; Agus Maulana
Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 4 No 2 (2021): Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia (SAKI)
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/saki.4.2.178-205

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penerimaan dan penggunaan Zahir Accounting. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 mahasiswa. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Path Coefficients dengan melihat t-statistik dan Original Sample menggunakan program SmartPLS 3.0. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa (1) adanya pengaruh positif signifikan antara kemampuan menggunakan komputer terhadap persepsi kegunaan, (2) adanya pengaruh positif signifikan antara kemampuan menggunakan komputer terhadap persepsi kemudahan penggunaan, (3) adanya pengaruh positif tidak signifikan antara persepsi kemudahan penggunaan terhadap persepsi kegunaan, (4) adanya pengaruh positif signifikan antara persepsi kegunaan terhadap sikap pengguna, (5) adanya pengaruh positif signifikan antara persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap pengguna, (6) adanya pengaruh positif signifikan antara sikap pengguna terhadap minat perilaku, dan (7) adanya pengaruh positif signifikan antara minat perilaku terhadap penggunaan aktual. Penelitian ini memiiki keterbatasan yaitu, waktu peneliti untuk menyebarkan kuesioner terbatas, penyebaran kuisioner secara online, dan uji coba kuesioner tidak dilakukan. Penelitian ini diharapkan dapat membuka pikiran bahwa penggunaan teknologi sangat penting di era saat ini dimana transaksi bisnis yang kian hari makin rumit.
Institutional Ownership as Moderation Variable of Fraud Triangle on Fraudulent Financial Statement Retno Wulandari; Agus Maulana
Jurnal ASET (Akuntansi Riset) Vol 14, No 2 (2022): JURNAL ASET (AKUNTANSI RISET) JULI-DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaset.v14i2.44183

Abstract

Deliberate misstatement in the presentation of financial statements is a form of fraud. This study was conducted to assess the risk of occurrence of financial statement events. The correlation relationship in this study is moderated by institutional ownership. This research was conducted on 128 companies selected by purposive sampling technique from 195 population. The measurement of the level of financial statement fraud is carried out using the F-score model, and using the panel data regression analysis method. The results showed that from the element of fraud, only the element of pressure which was proxied by finance had no significant effect on financial reporting practices. While the other second element is the opportunity proxied by ineffective supervision and rationalization proxied by auditor switching does not show a significant effect on the level of financial reporting. The existence of institutional ownership is only able to moderate the relationship between financial stability and financial statement fraud.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS GREEN ECONOMY PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI POC BAGI DESA SIMPANGAN CIKARANG UTARA Tatik Juwariyah; Mitha Puspitasari; Sri Sulasmingsih; Mayanda M Santoni; Agus Maulana
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v5i3.20400

Abstract

North Cikarang Simpangan Village community is an urban community that inhabits densely populated areas. In RT 02/RW014, an average of 200-400 kilograms of organic waste is produced every day. Of course, this is very worrying if the waste is not managed and utilized in a new product. This article describes education to Simpangan Village residents regarding how to process household organic waste into liquid organic fertilizer (POC). Education is carried out in two stages, first starting with counseling regarding the importance of managing waste by sorting the types of waste into three types of waste, namely plastic waste or cans, paper waste, and organic waste. Based on data collection, 85% of the participants succeeded in practicing waste sorting. The second stage is training on how to produce POC without using an EM4 bio activator but utilizing local microorganisms. In this training, there were six groups of residents who practiced POC production methods with an average POC harvesting time of 13 days. The POC raw materials used are varied or come from various organic wastes such as vegetables, rice washing water, fruit skins, tempeh mushrooms, shrimp paste, shrimp heads, and brown sugar. The POC products were then tested for the content of four nutrients, namely C-organic, nitrogen, phosphorus, and potassium. Overall, the results of the nutrient content test are still far from the POC standard that is worth selling. However, from the results of the application of POC to plants, there was a significant effect in fertilizing plants. Based on the results of the monitoring and evaluation questionnaire related to the implementation of this educational activity, an average score of almost 100% of the residents was satisfied. Globally, the results of this activity can help solve environmental problems by educating the public on the importance of a sustainable ecosystem ABSTRAK: Masyarakat Desa Simpangan Cikarang Utara merupakan masyarakat urban yang mendiami wilayah padat penduduk. Di RT 02/RW 014 rata-rata dihasilkan sampah organik sekitar 200 – 400 kilogram setiap harinya. Tentu hal ini sangat memprihatinkan jika limbah tersebut tidak dikelola dan dimanfaatkan menjadi suatu produk baru. Artikel ini menjelaskan edukasi kepada warga Desa Simpangan terkait cara pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC). Edukasi dilakukan melalui dua tahap, pertama dimulai dengan penyuluhan terkait pentingnya mengelola sampah dengan memilah jenis sampah menjadi tiga jenis sampah yaitu sampah plastik atau kaleng, sampah kertas dan sampah organik. Berdasarkan pengambilan data diperoleh 85% peserta berhasil mempraktekkan pemilahan sampah. Tahap kedua adalah pelatihan cara memproduksi POC tanpa menggunakan bioaktivator EM4 tetapi memanfaatkan mikroorganisme lokal. Pada pelatihan ini terdapat enam kelompok warga yang mempraktikkan cara produksi POC dengan hasil rata-rata waktu pemanenan POC selama 13 hari. Bahan baku POC yang digunakan beraneka ragam atau berasal dari berbagai sampah organik seperti sayuran, air cucian beras, kulit buah-buahan, jamur tempe, terasi, kepala udang, dan gula merah. Produk POC selanjutnya diuji kandungan empat unsur hara yaitu C-organik, nitrogen, fosfor, dan kalium. Secara keseluruhan hasil uji kandungan unsur hara masih jauh dari standar POC yang layak jual. Namun demikian, dari hasil pengaplikasian POC ke tanaman terdapat pengaruh signifikan dalam menyuburkan tanaman.  Berdasarkan hasil kuesioner monitoring dan evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan edukasi ini diperoleh nilai rata-rata hampir 100 % warga puas. Secara global hasil kegiatan ini dapat membantu menyelesaikan masalah lingkungan dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya ekosistem berkelanjutan (sustainable ecosystem).
Gerakan Gaya Hidup Halal di SMKN 3 Depok: Food, Fashion & Transaction Prima Dwi Priyatno; Dewi Darmastuti; Agus Maulana
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.10089

Abstract

Survei “Kesadaran Halal  Generasi Milenial Muslim  di Indonesia” menunjukkan bahwa sebagian besar generasi milenial Muslim masih kurang memahami kriteria produk halal. Kesadaran Halal atau Halal awareness merupakan tingkat pemahaman umat Islam dalam mengenali permasalahan terkait konsep Halal. Tujuan dilaksanakannya layanan ini adalah untuk mensosialisasikan  sekaligus meningkatkan kesadaran tentang gerakan gaya hidup halal. Diharapkan para peserta mendapatkan lebih banyak informasi dan  pengetahuan terkait gaya hidup Halal khususnya di bidang makanan, fashion dan keuangan. Metode yang dilakuan dengan cara sosialasi dan kampanye, dengan tahapan pertama melakukan audiensi dengan Pimpinan SMA Negeri 3 Depok untuk mengetahui profil sivitas akademika di lingkungan sekolah lalu melakukan memberikan pre-test/kuesioner kepada  peserta, hal ini dilakukan untuk mengetahui dan mengukur pemahaman peserta terhadap gaya hidup halal. Melaksanakan kegiatan peningkatan kesadaran dalam bentuk seminar/konferensi. Hasil kegiatan ini dapat dilihat adanya peningkatan, menunjukan pergerakan yang positif, dapat dilihat dari grafik pada gambar 5, nilai terendah masih ada diangka 20 untuk 1 orang siswa, namun nilai tertinggi naik menjadi 100 pada lebih dari 5 orang siswa, dan rata-rata nilai yang dihasilkan dari post-test adalah 77.88, nilai rata-rata bertambah sebesar 67%, dimana nilai rata-rata hasil pre-test 52.50.
Peranan Audit Internal dalam Pengendalian Fraud di Era Digital Cecilia Ancelin Feodora Anthony; Wira Natali Angeline Lumban Gaol; Hans Nehemia Natanael Purba; Helga Claresta Raudina; Agus Maulana
Accounting Student Research Journal Vol 2 No 1 (2023): ASRJ - Maret 2023
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62108/asrj.v2i1.5332

Abstract

Semua aspek kehidupan sekarang ini sudah semakin dimudahkan teknologi, termasuk auditing dan akuntansi. Seorang tenaga akuntan dituntut untuk mampu mengikuti arus perkembangan zaman. Usaha yang dapat dilakukan salah satunya dengan menguasai berbagai software akuntansi. Audit internal adalah pekerjaan untuk mengevaluasi perusahaan dalam mengurus keuangan. Fraud adalah kecurangan, sering kali terjadi di perusahaan, namun dapat dikendalikan dengan beberapa hal termasuk audit internal. Tujuan penelitian ini membuktikan bahwa audit internal memiliki peran dalam pengendalian kecurangan yang sering kali terjadi di perusahaan, terutama pengendalian fraud menggunakan teknologi. Metode penelitian menggunakan kualitatif studi literatur dengan sumber-sumber penelitian berasal jurnal yang relevan sebanyak delapan jurnal. Hasil penelitian adalah pengendalian fraud di era digital yang bisa dilakukan audit: deteksi, investigasi, pemantauan dan evaluasi serta tindak lanjut atas tindak fraud dengan penerapan metode Whistleblowing system, penggunaan software khusus audit, aplikasi audit seperti Electronic Data Interchange (EDI) dan metode lainnya. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini dengan kecurangan semakin beragam, solusi dari permasalahan ini adalah perusahaan harus mengambil tindakan dengan memperkuat pengawasan internal dengan ditunjang kemajuan teknologi informasi pula. Audit internal berperan besar dalam pengendalian fraud.
Peluang Bisnis Digital di Indonesia Pada Era Society 5.0 Hanin Febriana; Kartika Vela Andita; Raisha Adinda Rismarina; Agus Maulana
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.595

Abstract

Masa menuju Society 5.0 ditandai dengan adanya perkembangan Artificial Intelligence, Robotics, Automation, Big Data, serta Internet of Things. Konsep Society 5.0 menjelaskan bahwa setiap hal yang dilakukan manusia akan sangat bergantung pada teknologi. Bisnis digital adalah bisnis yang memanfaatkan teknologi untuk menjalankannya. Bisnis digital bermula dari perkembangan teknologi yang terus dilakukan oleh manusia. Akhirnya setiap sektor kehidupan beralih menjadi digital. Contoh bisnis digital yang paling umum adalah e-commerce. Pada penelitian ini menggunakan metode konseptual. Peneliti melakukan riset berbasis literatur terbaru sesuai dengan kebutuhan penelitian. Dengan adanya konsep era Society 5.0 memungkinkan bisnis digital berkembang dan berinovasi lebih cepat. Dalam menghadapi era Society 5.0 tentunya para pebisnis menemukan peluang bisnis digital dan tantangannya dalam mempertahankan bisnis mereka. Bisnis digital dapat diperluas pemasarannya baik skala nasional maupun internasional. Kemudian terdapat strategi bisnis di era Society 5.0 untuk meminimalisir kerugian yang ada dan bisnis digital mereka akan terus mengalami kemajuan. Era Society 5.0 memberikan banyak manfaat, kemudahan, dan efisiensi dalam pemenuhan kebutuhan. Inovasi terbaru harus digaungkan, masyarakat harus bisa beradaptasi pada era ini. Pebisnis harus mengikuti perubahan teknologi dan memiliki pengetahuan yang luas. Hal ini dibutuhkan karena pebisnis dituntut untuk dapat melakukan inovasi dan merancang strategi logis agar tidak tertinggal kompetitornya dan bisnis digital dapat terus berkembang.
PELATIHAN PELAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN APLIKASI BERBASIS CLOUD BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN CIPAYUNG Andy Setiawan; Dewi Darmastuti; Agus Maulana; Munasiron Miftah; Dwi Jaya Kirana
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2: Mei 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i2.1584

Abstract

Sektor UMKM merupkan sektor usaha yang sangat membantu perekonomian di masa pandemi Covid-19. Para enterpreneur di sektor UMKM pada umumnya masih kesulitan melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan usahanya. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab perkembangan usaha UMKM banyak yang gagal dalam pengembangan usahanya, bahkan sampai ada yang rugi dan menutup usahanya. Kami tim dosen program studi akuntansi UPN Veteran Jakarta bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur mengadakan pelatihan kepada para pelaku usaha UMKM yang tergabung dalam komunitas Jakpreneur Jakarta Timur. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada peserta agar para peserta dapat melakukan pencatatan dan membuat laporan keuangan usahanya menggunakan aplikasi digital SIAPIK yang dapat diakses melalui handphone. Aplikasi SIAPIK ini adalah aplikasi yang disedikan oleh Bank Indonesia untuk para pengusaha sektor UMKM secara gratis.
SOSIALISASI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) BAGI PERANGKAT DESA BAROS Akhmad Saebani; Dewi Darmastuti; Agus Maulana; Andy Setiawan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 7: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i7.6943

Abstract

Baros Village is a village located in Serang Regency, Banten. Baros Village is dominated as an agricultural area so that the economic activity of the majority of the population is in the agricultural and trade sectors. The education level of the majority of Baros villagers is high school graduates/equivalent and only approximately 5% of the population has a bachelor's degree. The weakness of Baros Village's economic activity is that there is no Village Original Income (Pendapatan Asli Desa/PADes). This is due to the absence of sources of village financial income that can be generated by operations from the village itself such as Village-Owned Enterprises (BUMDes), and also the lack of motivation and awareness of the village community to have BUMDes. In this community service activity, Baros Village officials will be given socialization and understanding of BUMDes. This activity was carried out by discussing the process of establishing and managing BUMDes by exploring the resources owned by Baros Village. With the socialization of BUMDes it is hoped that it can motivate village officials and communities to establish BUMDes and have an understanding of BUMDes governance so that in the end the Baros Village can generate Village Original Income (PADes), so that it can improve the welfare of the Baros villagers
Pelatihan Aplikasi Akuntansi Berbasis Cloud untuk Mendorong Lulusan SMK Di Depok Siap Kerja Maulana, Agus; Darmastuti, Dewi; Priyatno, Prima Dwi
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i1.65685

Abstract

Abstrak. Lulusan SMK menyumbang angka pengangguran terbuka tertinggi tahun 2023. Sekolah perlu menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia industri salah satunya adalah penguasaan teknologi terkini. Pelatihan aplikasi akuntansi Accurate Online ini dilakukan di SMKN 3 Depok agar meningkatkan pengetahuan dan kompetensi para siswa terkait aplikasi berbasis cloud. Pelatihan diadakan selama satu hari dimulai dengan pemberian materi pengantar, dan praktikum penggunaan aplikasi dari mulai setup saldo awal, input transaksi, dan pembuatan laporan keuangan. Dari hasil pengabdian ini diketahui terjadi peningkatan pemahaman siswa terhadap aplikasi accurate online dan cara penggunaanya.
KINERJA LINGKUNGAN MAMPU MENINGKATKAN ENVIRONMENTAL DISCLOSURE Jubilate, Eka Pantun; Maulana, Agus
Veteran Economics, Management, & Accounting Review Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59664/vemar.v2i2.7594

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dibuat dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, komite audit, kinerja lingkungan, dan media exposure terhadap environmental disclosure. Sampel riset ini berjumlah 98 perusahaan yang terbagi dalam beberapa sektor; kesehatan, bahan baku, infrastruktur,energi, industri, dan konsumen non primer periode 2021. Teknik analisis yang dipakai yaitu analisis regresi linear berganda dengan uji t parsial yang memakai aplikasi SPSS v.20. Hasil dari riset ini yaitu (1) environmental disclosure tidak dipengaruhi oleh kepemilikan institusional. (2) environmental disclosure tidak dipengaruhi oleh komite audit. (3) environmental disclosure dipengaruhi oleh kinerja lingkungan. (4) environmental disclosure tidak dipengaruhi oleh media exposure.