Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Variasi Konsentrasi Tepung Rebung Pada Pembuatan Roti Tawar Terhadap Kadar Serat, Umur Simpan dan Uji Organoleptik Vefty Novita Putri; Yenni Okfrianti; Kamsiah Kamsiah
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.219 KB) | DOI: 10.37676/agritepa.v4i2.673

Abstract

Roti Tawar tepung rebung merupakan produk makanan yang dibuat dari bahan baku roti tawar dengan penambahan variasi konsentrasi tepung rebung betung (Dendrocalamus asper). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh penambahan berbagai konsentrasi tepung rebung dalam pembuatan roti tawar terhadap kadar serat dan uji organoleptik. Metode Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat ekserimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Penilaian organoleptik dilakukan oleh panelis agak terlatih sebanyak 40 orang yaitu mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Setelah didapat roti tawar yang paling disukai panelis maka dilanjutkan dengan uji kadar serat. Analisis hasil uji organoleptik menggunakan aplikasi statistik Uji Kruskal Wallis dengan tingkat signifikansi menggunakan p < 0,05 makan silanjutkan dengan Uji Man Whithey. Hasil Penelitian ini menunjukkan rata-rata panelis menyukai roti tawar penambahan tepung rebung formula 1 (0%) dan 2 (3%) yaitu 0 gram dan 10 gram tepung rebung dengan hasil kadar serat 0,60% dan 2,16%. Saran setelah dilakukan uji organoleptik (warna, aroma,rasa dan tekstur) dapat diterima oleh panelis dengan kadar serat yang tinggi. Diharapkan produk roti tawar penambahan tepung rebung dapat dikenal oleh masyarakat luas dan disarankan pula masyarakat dapat mengkonsumsi sumber serat dari bahan pangan lainnya. Kata kunci : Roti Tawar, tepung rebung, kadar serat, uji organoleptik
Biskuit “Fishbean” sebagai Alternatif MP-ASI Lokal Tinggi Protein dan Vitamin A Emy Yuliantini; Kamsiah Kamsiah; Meriwati Meriwati
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 6 No 1 (2018): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.506 KB) | DOI: 10.32668/jitek.v6i1.79

Abstract

Less energy protein (PEM) and vitamin A deficiency have a close relationship. PEM in children can lead to a deficiency of vitamin A because it can lead to inhibition of absorption, transport, and the conversion of vitamin A. One of the local food sources of protein that can be used as a complementary feeding biscuits are catfish and red beans (Pangasius spp). This study aims to analyze the contribution of complementary feeding baby biscuit with substitution catfish and red beans on the adequacy of protein and vitamin A in infants. This research is purely experimental and quasi using a randomized block design (RBD) were performed with a preliminary study fishebean biscuit formulation development and the value of the nutrient content in the laboratory of Food Technology Ministry of Health polytechnic Bengkulu. The population is infants and toddlers in PHC Banyan Kingdom as the case group and control group Lempuing health centers. Total sample of 30 people, the sampling method Non-Probability Sampling. Data were collected by questionnaire respondents, organoleptic test form, and food recall intake for 3 days. Data were analyzed by one-way ANOVA and the average difference test by the independent method sample t-test. The result showed no difference in the intake of protein and vitamin A in the treatment group (fed babies biscuit fishbean) and control groups (infants fed biscuit pabrikkan) . There are differences in the intake of protein and vitamin A between the control group with the cases at an average contribution of the adequacy of protein biscuit fishbean baby was 19.60 grams .
PENGARUH PEMBERIAN PANGAN SETENGAH JADI BERBASIS IKAN (SOSIS ANALOG) DENGAN KECUKUPAN PROTEIN BALITA DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN SELUMA Eliana Eliana; Emy Yuniantini; Kamsiah Kamsiah; Andi Eka Yunianto
GIZI INDONESIA Vol 45, No 2 (2022): September 2022
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v45i2.665

Abstract

The Stunting rate in Seluma Regency is quite high in Bengkulu Province reaching 38.5 percent. The decline in the Stunting rate in Seluma in 2019 was 10.35 percent or down 28.15 percent from 38.5 percent. The purpose of this study was to analyze the effect of providing fish-based semi-finished food (analog sausage) as an alternative to increasing protein adequacy to reduce stunting rates in Seluma Regency. The study used a quasi-experimental design by presenting analog sausages to children under five, which was held from July to November 2021. The research location is in Seluma Regency. The population is children under five in Seluma Regency with a total sample of 75 children under five determined by purposive sampling. The intervention was carried out by giving 50 g/day sausages in intervention group I and 100 g/day in intervention group II, while the control group was given 50 g/day commercial sausages with an intervention duration of 4 weeks. Data analysis using the Anova test to analyze differences in energy and protein consumption and status of the intervention and control groups. The results showed significant differences in energy adequacy levels (TKE) and protein adequacy levels (TKP) in the three groups before and after the analog sausage intervention. The results of the Anova test showed that there was no significant difference in nutritional status in the three groups (p0.05)
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Terhadap Penguasaan Kosa Kata dan Kemampuan Menulis Bahasa Inggris di SMP Negeri 10 Bengkalis Kamsiah Kamsiah; Musnar Indra Daulay; Kasman Ediputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap penguasaan kosa kata dan kemampuan menulis bahasa Inggris di SMP Negeri 10 Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran CTL dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan kosa kata dan tes kemampuan menulis sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam penguasaan kosa kata dan kemampuan menulis pada kelas yang menggunakan model CTL dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata skor tes untuk penguasaan kosa kata dan kemampuan menulis pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa model CTL efektif dalam meningkatkan penguasaan kosa kata dan kemampuan menulis bahasa Inggris siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan model CTL dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan hasil belajar siswa.