Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Varia Humanika

Pola Berkesenian Jaran Kepang Paguyuban Setyo Langen Budi Utomo Kusumastuti, Eny
Varia Humanika Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paguyuban Setyo Langen Budi Utomo terletak di Dusun Suruhan, Desa Keji Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Paguyuban Setyo Langen Budi Utomo, selalu konsisten dalam melestarikan tari Jaran Kepang. Permasalahan yang muncul adalah masih minimnya kemampuan dasar tari yang dimiliki oleh anggota paguyuban tersebut. Program Kemitraan Masyarakat mempunyai tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan menari Jaran Kepang anggota Paguyuban Setyo Langen Budi Utomo, dengan sasaran 30 anak. Adapun ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditransfer adalah: Penyuluhan materi pengetahuan gerak dasar tari Jaran Kepang dan pelatihan gerak dasar tari Jaran Kepang. Proses transfer iptek dilaksanakan dengan pola penyuluhan, dan pelatihan. Penyuluhan materi pengetahuan gerak dasar tari meliputi bentuk tari, penampilan (wiraga, wirama, wirasa) dan penghayatan. Pelatihan materi gerak dasar tari meliputi demonstrasi bentuk tari, penampilan (wiraga, wirama, wirasa) dan penghayatan. Metode Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat meliputi ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, latihan, dan tugas. Pada proses penyampaian materi teori menggunakan beberapa metode seperti ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi secara bervariasi. Sedangkan pada materi praktek, proses pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode diskusi, demonstrasi, latihan, dan tugas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 6 bulan, diakhiri dengan evaluasi proses dan akhir. Evaluasi proses dilakukan dengan cara memperhatikan dan menilai perkembangan pengetahuan dan keterampilan gerak dasar tari selama proses pelatihan berlangsung. Sedangkan evaluasi akhir dilakukan dengan cara menampilkan tari Jaran Kepang hasil pelatihan secara keseluruhan. Kriteria keberhasilan Program Kemitraan Masyrakat ini adalah (1) peserta pelatihan memenuhi kuota yang disediakan pengabdi, (2) peserta pelatihan mengikuti setiap tahapan pelatihan sampai selesai, (3) peserta pelatihan mampu mendemostrasikan tari Jaran Kepang.
Pelatihan Tari Jaran Kepang Semarangan Berbasis Teknologi Kepada Generasi Milenial Kusumastuti, Eny; Putro, Bintang Hanggoro; Indriyanto, Indriyanto; Cahyono, Indrawan Nur
Varia Humanika Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v4i1.69127

Abstract

Remaja milenial atau yang biasa disebut dengan generasi milenial adalah remaja yang hidup di tengah perkembangan jaman yang serba modern. Di tengah gempuran teknologi dan masuknya revolusi industri, tari Jaran Kepang dapat dimanfaatkan sebagai modal sosial dan ekonomi bagi masyarakat untuk membangun karakter masyarakat tersebut dari gempuran teknologi dalam era industri 4.0. Generasi milenial dapat belajar kesenian tradisional kerakyatan melalui kemajuan teknologi. Salah satu paguyuban, yang selalu konsisten dalam pelestarian tari Jaran Kepang adalah Langen Budi Sedyo Utomo yang terletak di Dusun Sombron, Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan penulis dalam 1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan gerak dasar tari anggota paguyuban, 2) pembuatan video tutorial pembelajaran tari Jaran Kepang yang bisa digunakan sumber belajar secara mandiri oleh anggota paguyuban, 3) penyediaan pelatih tari dan iringan yang memiliki kompetensi di bidang tari dan iringan. Pelaksanaan Program pengabdian kepada masyarakat diikuti oleh 30 orang peserta, melalui tahapan penyuluhan materi pengetahuan dan pelatihan gerak dasar tari Jaran Kepang. Materi penyuluhan pengetahuan gerak dasar tari meliputi wiraga, wirama dan wirasa, yang diberikan dengan metode ceramah, tanya jawab, sedangkan materi pelatihan gerak tari dilakukan dengan metode demonstrasi. Tahapan pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan diawali dengan pemberian video tutorial Tari Jaran Kepang yang sudah disiapkan oleh pengabdi. Peserta terlebih dahulu melihat dan mempelajari video tersebut secara mandiri, selanjutnya berlatih bersama dengan tim pengabdi sesuai waktu yang sudah ditentukan. Hasil penyuluhan dan pelatihan diukur menggunakan evaluasi proses dengan cara memperhatikan dan menilai setiap tahapan progres yang dicapai peserta. Penilaian akhir dilakukan dengan mempergelarkan tari Jaran Kepang secara bersama-sama. Kriteria Program pengabdian kepada masyarakat adalah 1) jumlah peserta penyuluhan dan pelatihan memenuhi kuota yang tersedia, 2) peserta diwajibkan mengikuti setiap tahapan penyuluhan dan pelatihan sampai selesai, 3) peserta penyuluhan dan pelatihan mampu mempergelarkan tari Jaran Kepang dalam sebuah pertunjukan.