Claim Missing Document
Check
Articles

The use of UGM’s eLOK as a Student Learning Outcomes Evaluation Platform Marvianto, Ramadhan Dwi; Mustika, Haryanti; Kusumawardani, Sri Suning
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.79149

Abstract

The use of online platforms in testing is a necessity nowadays, especially in an academic context. The platform used in UGM, namely eLOK, provides a testing facility which enable the lecturers to simultaneously see the results of the test evaluations and questions directly from the platform. However, there haven’t been any studies that compare the evaluation results using UGM’s eLOK with other approaches. Therefore, this study compared evaluation results from UGM’s eLOK with the Classical Test Theory (CTT) and Item Response Theory 2-Parameter Logistics (IRT 2-PL) approach using the Graded Response Model (GRM). This study included 22 active students who took the test using the UGM’s eLOK platform in the Multivariate Statistics course during the even semester of 2020/2021 academic year. The results of the analysis showed that the evaluation using the UGM’s eLOK platform had close equivalence with the CTT approach, although each parameter’s value was slightly different. In addition, the results of the IRT analysis were found to have far differences with the other two methods, but these results only slightly reflect the actual parameters due to the minimal number of subjects. The results of this study can be used as a reference in using UGM’s eLOK as a student academic testing platform, where lecturers are able to evaluate the quality of the tests and items given to test.
Pengukuran Kepuasan Pengguna E-Learning Menggunakan Metode Evaluasi Heuristik dan System Usability Scale Iryanti, Emi; Zulfiqar, La Ode Mohamad; Kusumawardani, Sri Suning; Hidayah, Indriana
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 3: Juni 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022924631

Abstract

Pandemik COVID-19 yang terjadi saat ini mempengaruhi banyak aspek kehidupan termasuk pendidikan, dimana pembelajaran dilakukan dari rumah untuk mengurangi resiko penularan virus corona dengan menerapkan e-learning. Hal ini yang membuat implementasi e-learning harus baik, oleh karenanya harus dilakukan evaluasi agar e-learning mudah digunakan. Salah satu aspek penting yang harus dievaluasi yakni dari sisi usability-nya dimana dapat diketahui kepuasan pengguna dari sisi “kebergunaan”nya. Penelitian ini menggunakan dua metode evaluasi usability yaitu System Usability Scale (SUS) dan evaluasi heuristik (HE) digunakan untuk hal ini. Penggunaan kedua metode ini dilakukan untuk mendapatkan hasil evaluasi yang lebih mendalam agar dapat dilakukan perbaikan oleh pihak terkait. Dalam evaluasi usability menggunakan HE, evaluator yang dipilih adalah lima user expert yang ahli dalam bidang usability (tiga orang) ahli dalam bidang IT dan pengembangan pembelajaran (dua orang), sedangkan lingkup evaluasi pada penelitian ini yaitu proses login, edit profile, organisasi perkuliahan, dan aktivitas perkuliahan. Sedangkan pada evaluasi menggunakan kuesioner SUS diperoleh skor 63,3 (grade C-) dengan 162 responden, dengan hasil uji realibitas sebesar 0,818 dan uji validitas semua item pertanyaan di atas 0,129 yang berarti bersifat realible dan valid. Hasil evaluasi usability menggunakan HE, didapatkan bahwa terdapat satu prinsip yang dianggap sebagai permasalahan mayor oleh user expert yaitu prinsip user control and freedom, dimana sistem (e-learning) tidak memfasilitasi fungsi undo dan redo yang menyebabkan pengguna kebingungan apabila dengan sengaja/tidak memilih menu yang tidak dikehendaki. AbstractThe COVID-19 pandemic affects many aspects including education, where learning is carried out from home to reduce the risk of coronavirus transmission by implementing e-learning. One important aspect that must be evaluated is from the usability side, where we can find out the user satisfaction from the "usability" side. This study uses two usability evaluation methods, namely the System Usability Scale (SUS) and the heuristic evaluation (HE). The use of these two methods is carried out to obtain more in-depth evaluation results so that related parties can improve them. In the usability evaluation using HE, the selected evaluators are five user experts who are experts in the field of usability (three people) who are experts in the field of IT and learning development (two people), while the scope of evaluation in this study is the login process, edit profile, lecture organization, and lecture activities. While the evaluation using the SUS questionnaire obtained a score of 63.3 (grade C-) with 162 respondents. The results of the usability evaluation using HE, it was found that there is one principle that is considered a major problem by user experts, namely the principle of user control and freedom, where the system (e-learning) does not facilitate the undo and redo functions which causes confusion if the user click unwanted menu.
Pengujian Kegunaan Aplikasi APOA Menggunakan System Usability Scale untuk Mendukung Revolusi Industri 4.0 Destiyarto, Anggi; Kusumawardani, Sri Suning; Ferdiana, Ridi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 3 No. 1 (2019): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-III Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v3i1.516

Abstract

Revolusi Industri 4.0 mengubah pola kebutuhan pengguna terhadap aplikasi. Penerapan teknologi informasi dalam kegiatan keimigrasian merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan untuk menjaga kedaulatan negara. Peningkatan sektor pariwisata dan perdagangan internasional telah membuat pengamanan orang asing menjadi lebih kompleks. Keamanan pada wilayah Indonesia menghadapi lebih banyak unsur kriminal, penyeberangan ilegal, identitas dan dokumen palsu, atau penyelundupan. Aplikasi Pengawasan Orang Asing (APOA) dibangun untuk memantau lalu lintas orang asing serta keberadaan dan kegiatannya di wilayah Indonesia. Keberadaan orang asing dapat dilaporkan dalam waktu 1x24 jam sejak orang asing tersebut mulai menginap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kegunaan dari aplikasi berbasis web yang telah diimplementasikan. Fokus survei penelitian ini adalah pengujian kegunaan aplikasi APOA yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pengujian kegunaan dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden, yang diproses menggunakan System Usability Score (SUS). Rata-rata skor SUS adalah 58,18 menunjukkan bahwa aplikasi APOA berada pada posisi marginal rendah. Ini berarti bahwa aplikasi belum dapat digunakan dan membutuhkan pengembangan lebih lanjut, namun masih diperlukan untuk responden sebagai sarana pelaporan orang asing. Skor SUS tertinggi adalah 77,5 berarti dapat digunakan dan yang terendah adalah 45,0 yang berarti tidak dapat digunakan.